Blog Penting Dede Wijaya

28 Oktober 2009

MAYAT BAWA MOBIL?

Diarsipkan di bawah: CALVINISME — dedewijaya @ 8:35 AM

MATI SECARA ROHANI MENURUT ALKITAB YANG SESUNGGUHNYA

Betul sekali ada banyak ayat Alkitab yang menyatakan bahwa sebelum kita diselamatkan kita tadinya adalah mati (Ef.2:1, Kol.2:13 dll.). Tentu yang dimaksudkan ayat-ayat tersebut bukanlah mati secara jasmani, karena orang-orang yang dimaksudkan adalah yang ditulisi surat oleh Rasul Paulus. Karena sudah pasti bukan mati secara jasmani, maka tidak ada pilihan lain selain menafsirkan bahwa itu adalah mati secara rohani. Lalu apakah ‘mati secara rohani’ yang dimaksudkan Alkitab?

Kematian jasmani seseorang adalah sebuah keadaan dimana jantung seseorang tidak bekerja sehingga tidak berhasil memompa darah ke otak serta bagian tubuh lain, yang menyebabkan kematian tubuh orang itu secara keseluruhan. Terputusnya supply makanan ke otak dan bagian tubuh lain menyebabkan bagian-bagian itu mati. Bagian-bagian tubuh itu akan hidup kembali jika dalam jangka waktu yang masih ditolerir kembali mendapat aliran darah segar kembali.

Kelihatannya ketika Rasul Paulus berkata bahwa dahulu kamu mati dan sekarang telah dihidupkan kembali dalam Yesus Kristus, ia memaksudkan bahwa dahulu kamu dalam kondisi “putus” hubungan dengan Allah yang maha kudus karena dosa dan pelanggaran, namun sekarang telah disambung kembali di dalam Yesus Kristus. (lagi…)

SEGAMBAR DAN SERUPA ALLAH

Diarsipkan di bawah: Fundamental — dedewijaya @ 8:09 AM

BENTUKNYA?

Banyak orang bertanya, “sebelum menciptakan manusia, apakah Allah tahu bahwa nanti manusia akan menentangNya?” Jawabannya, “tentu Allah tahu!” Lalu mereka akan melanjutkan pertanyaan mereka, “kalau begitu mengapakah Allah mau menciptakan manusia?” Dan belum sempat kita menjawab biasanya pertanyaan demi pertanyaan akan mereka lontarkan seperti peluru senjata otomatis.

Kalimat “kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita” menunjukkan bahwa Sang Pencipta memang telah merencanakan menciptakan Adam yang berbeda dengan semua makhluk lain. Makhluk lain tidak segambar dan serupa Allah, melainkan hanya Adam. Allah menghendaki agar ketika makhluk lain melihat Adam, mereka melihat Sang

Pencipta. Tujuan penciptaan telah diungkapkan dengan jelas yaitu “supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Allah berencana menciptakan makhluk yang mewakiliNya menguasai semua ciptaanNya yang lain. Ia menciptakan makhluk yang segambar dan serupa dengan diriNya sehingga ketika makhluk lain melihat Adam, mereka sepertinya melihat Sang Pencipta itu sendiri. (lagi…)

22 Oktober 2009

58 CIRI-CIRI GEREJA YANG ALKITABIAH

Diarsipkan di bawah: DOKTRIN GEREJA, Doktrin, Fundamental — dedewijaya @ 4:43 PM

Selamat Hari Reformasi Gereja dan Selamat Mereformasi Gereja, Darah Kaum Martir belum kering….Reformator masih hidup

31 Oktober 1517 – 31 Oktober 2009

58 CIRI-CIRI GEREJA YANG ALKITABIAH

1

Percaya bahwa Tuhan Tritunggal adalah Pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari biasa/literal yang terdiri dari dua puluh empat jam (Kej.1 &2; Perhatikan Kel 20:9-11).

2

Percaya bahwa manusia diciptakan sesuai dengan Rupa dan Gambar YHWH (Kej 1:29; 5:1; 9:6), bukan hasil evolusi. Percaya bahwa setiap orang yang dilahirkan dari keturunan Adam dan Hawa menempati/mewarisi POSISI orang berdosa atau Nature (sifat hati) yang berdosa adalah ALKITABIAH karena Adam dan Hawa telah jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan, (Rom.3:10,23).

3

Percaya bahwa Manusia adalah suatu Pribadi ciptaan Allah yang diberi kemampuan berpikir, kesadaran diri, kehendak bebas, dan ketika jatuh dalam dosa, hanya kehilangan Kemuliaan Allah dan hubungan/komunikasi dengan pencipta. Manusia tetap mempunyai kehendak bebas.

4

Percaya bahwa hanya ada satu cara untuk membereskan dosa yaitu dengan penghukuman. Dosa tidak dapat dihapus dengan perbuatan baik, ritual ibadah dan berbagai kerajinan keagamaan. Percaya bahwa Hanya ada SATU CARA untuk Menyelamatkan manusia dari PENGHUKUMAN, yaitu dengan mengirim JURUSELAMAT untuk dihukumkan sebagai pengganti manusia berdosa adalah ALKITABIAH, tegasnya DOSA hanya dapat diselesaikan melalui PENGHUKUMAN (II Kor.4:23, Rom.6:23).

5

Percaya bahwa Manusia yang berdosa mampu merespon terhadap berita Injil, sehingga Aktivitas penginjilan adalah KEHARUSAN. Mati secara rohani bukanlah mati seperti mayat yg tidak bisa merespon berita Injil.

6

Percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang diperanakkan oleh Roh Kudus, lahir dari anak Dara/Perawan Maria (Mat 1:23). Yesus Kristus adalah Tuhan sejati dan manusia Sejati, Satu Pribadi (One Person) dengan dua sifat/nature: Ilahi dan Insani (Mat 1:18-20; Yoh 1:1,2,14). Percaya Yesus Kristus telah mati (mat 27:45-56; Mrk 15:33-41; Luk 23:44-49; Yoh 19;28-30; I Kor 15:3), diutus untuk menanggung dosa semua manusia (1 Yoh 2:2), tinggal dirahim bumi 3 hari 3 malam (Mat 12:40; Yun 1:17). Bangkit pada hari ketiga sesuai dengan Kitab Suci (1 Kor 15:4-5), Naik ke Surga (Kis 1:6-9) dan Yesus akan datang Kembali (Maranatha) sebagai Hakim dan Raja.

7

Dosa manusia yang belum memiliki kesadaran diri (bayi), bahkan dosa Adam hingga dosa manusia terakhir telah ditanggung oleh Tuhan di kayu salib (Yoh.1:29, Ibr.2:9, I Yoh.2:2). Sehingga Bayi yg mati PASTI MASUK SURGA karena sudah ditebus oleh Darah Yesus. (lagi…)

PRINSIP DELAPAN/OKTA SOLA

Diarsipkan di bawah: DOKTRIN GEREJA, Doktrin — dedewijaya @ 4:36 PM

PRINSIP DELAPAN/OKTA SOLA yaitu

-SOLA GRATIA (Hanya karena Anugerah/Kasih Karunia saja kita diselamatkan, Ef 2:8-10),

-SOLA FIDE (Hanya karena IMAN saja kita diselamatkan, 1 Petrus 1:9, Ef 28-9, Yud 1:3, Ibrani 3:14, II Tim 4:7, 2 Tim 3:15),

-SOLA SCRIPTURA (Hanya karena Kitab Suci/Alkitab saja 2 Tim 3:15),

-SOLA AUTOGRAPHA (Hanya karena Naskah Asli Alkitab saja-yg sudah musnah-TANPA SALAH sedikitpun),

-SOLA APOGRAPHA (Hanya Naskah Salinan MT-Masoretic Text untuk PL bahasa Ibrani dan TR-Textus Receptus untuk PB bahasa Yunani-Tanpa SALAH SEDIKITPUN),

-SOLA SIDO (Hanya Pujian/Musik yang Terindah bagi Tuhan),

-SOLA/Solus CHRISTOS (Hanya lewat Tuhan Yesus Kristus kita diselamatkan) Kis 4:12, yang semuanya bermuara pada

-Solideo Gloria (Segala Kemuliaan HANYA bagi Tuhan). Rm 11:36

by Dede Wijaya
TOKO BUKU ROHANI DIGITAL
http://kristen-fundamental.blogspot.com
http://www.kristenfundamental.co.cc
http://www.dedewijaya.co.cc
http://dedewijaya.blogspot.com
http://dedewijaya83.blogspot.com
http://dedewijaya.multiply.com
http://dedewijaya83.multiply.com
http://dedewijaya.wordpress.com
http://www.webkristiani.co.cc Update Terbaru 10 Oktober
http://www.dede-wijaya.co.cc

17 Oktober 2009

Berita Mingguan 17 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 3:22 PM
PRESIDEN AMERIKA MENJANJIKAN BULAN BAGI PARA HOMOSEKSUAL DAN MENYATAKAN KETIDAKSENANGAN TERHADAP PARA PENDUKUNG PERNIKAHAN TRADISIONAL
Berikut ini disadur dari “Obama: Homosexual Relationships `Just as Real and Admirable’ as Heterosexual Marriage,” CNSNews.com, 13 Okt. 2009: “Presiden Obama menyampaikan suatu pesan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya kepada Kampanye Hak Asasi malam Sabtu. Lebih mirip seorang aktivis homoseksual daripada seorang presiden, Obama melakukan jauh lebih banyak dari sekedar menyampaikan pesan `Saya dukung kalian’ di agenda homoseksual tersebut. `Yang saya harapkan adalah bahwa jika nanti kita kilas balik tahun-tahun ini, kalian akan melihat suatu waktu saat mana kita menghentikan diskriminasi terhadap orang-orang gay dan lesbian – baik itu dalam hal menduduki jabatan tertentu atau di medan tempur,’ Obama berkata kepada sekitar 3000 orang. `Kalian akan melihat suatu waktu ketika kita sebagai suatu bangsa akhirnya mengakui bahwa hubungan antara dua orang lelaki atau dua orang perempuan, sama nyata dan dapat dikagumi seperti hubungan antara seorang laki-laki dan wanita.’ (lagi…)

Berita Mingguan 10 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 3:12 PM

MANUSIA KERA BARU DIUMUMKAN
Para paleoantropologis yang percaya evolusi telah mengumumkan penemuan seekor manusia-kera baru yang mereka sebut Ardipithecus ramidus. Dikatakan berumur 4,4 juta tahun, fosil pertama dari makhluk ini ditemukan 15 tahun lalu di Etiopia. Sebuah kerangka yang tidak lengkap dengan nama panggilan “Ardi” telah dipresentasikan kepada publik oleh para penemunya, di antaranya Tim White yang juga terlibat dalam penemuan “Lucy.” Ardi memiliki kepala kera, lengan kera, tangan kera, kaki dan telapak kaki kera, dan tidak ada alasan kuat untuk mengatakan ini bukanlah sejenis kera yang sudah punah, selain karena bias evolusionis para paleoantropologis modern. Setelah menolak Allah dalam Alkitab, mereka telah mencari-cari mata rantai yang terhilang selama 150 tahun. Hal ini terus berlanjut walaupun faktanya semua manusia kera evolusionis telah terbukti sebagai penipuan atau salah identitas (misal Neanderthal man, Java man, Piltdown man, Peking man, Nebraska man). Sama seperti kasus-kasus manusia kera sebelumnya, Ardi memiliki gambarnya sendiri. Dia digambarkan sebagai makhluk yang tegak dengan kepala dan kaki kera, tetapi ciri lainnya mirip seorang wanita yang berbulu. Ini semua adalah mitos. Ardi tidak diragukan lagi pasti sama sekali tidak mirip manusia. Para penemunya mengklaim bahwa ia berjalan tegak, tetapi, seperti juga dalam kasus Lucy, ini diperdebatkan bahkan oleh para ilmuwan evolusionis lainnya. Ian Tattersall, kurator American Museum of National History, mengakui di Radio Publik Nasional bahwa “sebagian orang bahkan mengajukan bahwa tidak ada bukti dia berjalan dengan dua kaki” (“Researchers Unearth A Hominid More Ancient Than Lucy,” NPR, Science Friday, 2 Okt. 2009). Saya pernah memperhatikan monyet-monyet rhesus macaque di Kathmandu, Nepal, berjalan tegak untuk jarak yang lumayan, tetapi mereka bukanlah makhluk yang “bipedal” dan juga bukanlah mata rantai yang hilang. Tujuh tahun yang lalu, majalah Science melaporkan bahwa “para skeptis berargumen bahwa fosil-fosil yang dipublikasikan [yaitu Ardi], sedemikian menyerupai simpanse sehingga ia bisa saja merupakan nenek moyang simpanse yang sudah lama hilang, dan bukan garis manusia” (Ann Gibbons, “In Search of the First Hominids,” Science, 15 Februari 2002). (lagi…)

8 Oktober 2009

We Should Love Indonesia

Diarsipkan di bawah: Fakta Unik — dedewijaya @ 11:14 AM

Jangan bilang kita ini orang Indonesia kalau belum pernah membanggakan  Indonesia

kepada Bangsa lain.

dan yg penting, tetap bersyukur !


PARIS …? no ini Lapangan Banteng

Lapangan Banteng

Lapangan Banteng

Midnight at Hongkong? No it is Thamrin..

Jl. Thamrin Jakarta di Malam Hari, Indah Nian

Jl. Thamrin Jakarta di Malam Hari, Indah Nian

(lagi…)

4 Oktober 2009

ROME SAYS MARY IS CO-REDEEMER, MEDIATOR, ADVOCATE

Diarsipkan di bawah: BIDAT-SEKTE — dedewijaya @ 8:56 AM

Pope John Paul II received more than four million signatures from 157 countries urging him to exercise papal infallibility to pronounce Mary as “Co-Redemptrix [co-redeemer], Mediatrix [mediator] of All Graces, and Advocate for the People of God.” Promoters of the petition claim that such a dogma does not detract from the uniqueness of Christ, but that is perfect nonsense.

The massive petition drive was launched by Mark Miravalle, a professor at the Franciscan University of Steubenville in Ohio, during a Marian conference at the school in 1993.

(As a side note, it is interesting to observe that Promise Keepers leaders have spoken at the Franciscan University for the last three years. One of the speakers this year was Promise Keepers Vice President Dale Schlafer. We have documented the Promise Keepers-Roman Catholic connection in our article entitled “THE ROMAN CATHOLIC-PROMISE KEEPERS CONNECTION: THE ART OF DOUBLESPEAK.” This was distributed May 7, 1996, through the Fundamental Baptist News Service, and was last updated February 9, 1997.)

Reports on the petition drive have appeared widely both in Catholic and non-Catholic literature. Even the secular world has taken notice. The cover story for the August 25, 1997, issue of Newsweek was “The Meaning of Mary: A Struggle over Her Role Grows within the Church.” A full-page artist’s conception of Mary was featured on the cover of this influential news magazine. (lagi…)

A TIMELINE OF 20TH CENTURY APOSTASY

Diarsipkan di bawah: BIDAT-SEKTE — dedewijaya @ 8:53 AM

Having looked at the late 18th and the 19th centuries and seen the apostasy that swept into Christian churches in the same era that produced modern textual criticism, we will now show a timeline of 20th century apostasy to document what has happened within Christianity at large as the modern critical texts and modern English versions have become dominant. We will begin at the very end of the 19th century after the publication of the English Revised Version and the Westcott-Hort Greek New Testament and move through the 20th. We will see that the unbelief that had begun as a stream in the late 18th century and had become a river in the 19th century became “a veritable ocean of unbelief” in the 20th. Like ivy, the modernism that had slept in the late 18th century and crept in the 19th, leapt in the 20th.

1900 — As a predecessor of the Pentecostal movement, John Alexander Dowie proclaimed that he was “Elijah the Restorer” who was to precede the Lord’s coming and that he was the first apostle of the renewed end time church. Dowie established Zion City north of Chicago, “where doctors, drugs, and devils were not allowed.” His own daughter died of serious burns when he refused medical assistance.
1901 — The modern tongues movement was launched when on New Year’s day Agnes Ozman, a student at Charles Parham’s Bethel Bible School in Topeka, Kansas, allegedly began to speak in a language she had never learned.
1904 — Sigmund Freud published his Psychopathology of Everyday Life, launching the movement of psychoanalysis that has brought such untold moral, spiritual, and psychological injury to modern society and that has permeated Christianity since the latter half of the century.
1906 — The strange and unscriptural “Azusa Street Revival,” with its gibberish “tongues,” false promise of healing, and women preachers, began in Los Angeles, inaugurating the Pentecostal movement.
——— Albert Schweitzer published The Quest for the Historical Jesus, claiming that Jesus was not the supernatural Messiah, the eternal Son of God, but a mere man who, thinking that the destruction of the world was imminent, attempted to usher it in by his death.
1907 — Walter Rauschenbusch published Christianity and the Social Crisis, popularizing the unscriptural Social Gospel. Other influential names in the Social Gospel movement were Washington Gladden and Charles Sheldon, author of In His Footsteps. (lagi…)

3 PERIODE FUNDAMENTALISME

Diarsipkan di bawah: Fundamental — dedewijaya @ 8:49 AM

George Dollar, sejarawan lainnya, membagi Fundamentalisme menjadi 3 Periode.

Periode Pertama adalah dari tahun 1875-1900, yaitu ketika perang dengan liberalisme dimulai. Pada waktu itu, kaum fundamental dan liberal masih banyak yang berada dalam satu organisasi dan satu gereja. Kaum fundamental menyatakan kesalahan kaum liberal dari dalam organisasi yang sama.

Periode kedua adalah dari tahun 1900-1935 yaitu ketika kaum fundamental mulai sadar bahwa mereka tidak dapat mengubah kaum Liberal, dan tidak dapat mendepak mereka keluar dari organisasi-organisasi yang telah ada.

Sebagai jalan keluar, mereka keluar dari organisasi-organisasi itu dan melakukan pemisahan seperti yang Tuhan perintahkan (2 Kor 6:1 dst).

Periode ketiga adalah dari tahun 1935-1983, yaitu ketika kaum Fundamentalis melawan kaum Liberal dari luar organisasi dan juga melawan kaum Injili yang tidak mau melakukan pemisahan dengan kaum Liberal.

Dr. Steven mengatakan hari ini, tentu pertempuran berlanjut. Fundamentalisme di Indonesia, tidak saja berjuang untuk melawan kesesatan liberalisme dan kompromi kaum Injili, tetapi fenomena yang paling mengganas belakangan ini adalah Karismatik-isme. Fundamentalis abad ke-21, bertempur di minimal 3 front. (lagi…)

POVERTY: WHAT THE BIBLE SAYS

Diarsipkan di bawah: EKONOMI — dedewijaya @ 8:45 AM
September 23, 2009 (David Cloud, Fundamental Baptist Information Service)

The emerging church claims that Christians are responsible to solve the world’s poverty problem. They emphasize the need for a grand “social justice” program that will create heaven on earth, but it is a vain dream. The kingdom of God will not be established on earth until the King returns from heaven, and until then the Bible  says that man will go from bad to worse.

The Bible’s recipe to reduce poverty is simple: obedience to God, honesty, thrift, diligence, and charity. Consider the following study from the Bible’s book of wisdom. (lagi…)

3 Oktober 2009

Berita Mingguan 3 Oktober 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 9:55 AM

KOIN-KOIN MESIR DENGAN GAMBAR YUSUF DITEMUKAN
Berikut ini disadur dari “Archaeologists Find `Joseph-era’ Coins,” Jerusalem Post, 25 Sept. 2009: “Para arkeolog telah menemukan koin-koin Mesir kuno yang menerakan nama dan gambar Yusuf yang dalam Alkitab, koran Al Ahram di Kairo baru-baru ini melaporkan. Kutipan-kutipan yang disediakan oleh MEMRI menunjukkan bahwa koin-koin itu ditemukan di antara banyak artefak-artefak yang belum disortir yang tersimpan di Museum Mesir…. `Pemeriksaan yang seksama memperlihatkan bahwa koin-koin ini menerakan tahun pembuatan mereka dan nilai mereka, atau gambar para Firaun yang memerintah saat pencetakan koin-koin tersebut. Ada beberapa koin yang berasal dari zaman saat Yusuf hidup di Mesir, dan mengandung namanya dan gambarnya,’ demikian laporan tersebut.”

ORANG-ORANG MUSLIM DI AMERIKA MEMINTA PERLINDUNGAN
Berikut ini disadur dari “Muslim `Apostates,’ ” Washington Times, 25 Sept. 2009: “Lima orang mantan Muslim yang mendirikan sebuah grup bernama Former Muslim United (Mantan Muslim Bersatu), mengeluarkan sebuah permintaan publik hari Kamis kepada pemerintah AS untuk mendapatkan perlindungan, sambil mengatakan bahwa nyawa ribuan `pemurtad dari Islam’ berada dalam bahaya. Berbicara di hadapan konferensi pers di Capitol Hill, grup yang berasal dari Granada Hill, California itu mengambil contoh Fathima Rifqa Bary, seorang wanita 17 tahun dari Ohio yang bertobat masuk Kristen empat tahun lalu. (lagi…)

27 September 2009

SEVEN KEYS TO FRUITFUL CHURCH MEMBERSHIP

Diarsipkan di bawah: DOKTRIN GEREJA, Fundamental — dedewijaya @ 6:49 AM
A few years ago, I received a letter from a young couple who exhorted me as follows: “Your book on separation is very good, but you may want to add a caveat that a person must have a better church to separate to before he separates from a church. We were shocked at the liberal doctrines held by the fundamental churches in our city.”

Later they wrote to me and shared with me more detail about these things. Following are specific things that they mentioned:

(1) Their former pastor did not teach that women should not work outside the home, and the wife of the associate pastor worked. (2) The church held parties or fellowships on Valentines Day, Halloween, and Christmas. (3) The pastor allowed a divorced person to work in the bus ministry. (4) The pastor failed to correct publicly certain erroneous statements which were given during testimony times and certain (supposed) erroneous statements which were made by visiting preachers. (5) The pastor failed to do anything about missionaries who joked and told stories in the pulpit. (6) Though the church took a stand for the KJV, this man did not think there was sufficient teaching on the subject of Bible versions. (7) The pastor “used humor to break the tension” in his preaching, whereas this one felt that sober- mindedness required that such levity in the pulpit cease. (8) The pastor seemed to prefer to let God change people about such things as appearance (long hair, ear r ings on men, etc.) rather than approach them directly. (lagi…)

NORMAN VINCENT PEALE: APOSTLE OF SELF-ESTEEM

Diarsipkan di bawah: Fundamental — dedewijaya @ 6:44 AM

Republished September 16, 2009 (first published April 26, 1997) (David Cloud, Fundamental Baptist Information Service) –

Norman Vincent Peale died on Christmas Eve, 1993, at the age of 95. He was one of the most popular preachers of the twentieth century. His famous book The Power of Positive Thinking has sold almost 20 million copies in 41 languages. It was on the United States best-seller list for a full year following its publication in 1952 and has been in print continuously ever since. Peale pastored the Marble Collegiate Church, a Reformed Church in America congregation in New York City, from 1932 until 1984. At the time of his retirement the church had 5,000 members, and tourists lined up around the block to hear Peale preach. For 54 years Peale’s weekly radio program, The Art of Living, was broadcast on NBC. His sermons were mailed to 750,000 people a month. His popular Guidepost magazine has a circulation of more than 4.5 million, the largest for any religious publication. His life was the subject of a 1964 movie, One Man’s Way. (lagi…)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.