Blog Penting Dede Wijaya

25 Februari 2008

WHEN LOVE IS THE ANSWER OF EVERYTHING

Diarsipkan di bawah: gkkk — Tag: — dedewijaya @ 7:08 AM

Semua karena Cinta…. Semua karena Cinta….Tak mampu diriku…

Demikian salah satu lagu yang dinyanyikan dalam Konser LOVE dalam momen Valentine yang diadakan oleh Gereja Sonopakis Jogjakarta pada (23/02) pukul 19.00 WIB di Jl. IKIP PGRI no 7, Jogja. Wira Christian selaku Koordinator Acara menyatakan konser ini diadakan untuk para generasi muda dalam menyalurkan bakat dan kemampuan untuk memuliakan nama Tuhan dan menjadi sarana memberitakan Kasih Tuhan lewat media musik dan lagu. Dalam LOVE Concert ini yang bertajuk ”Kasih dan Semangat” turut mengundang beberapa PS (Paduan Suara) diantaranya Holy Word Choir, Janapatria Choir, JJC (Jogja Jazz Choir) Female dan beberapa penyanyi Soprano (Hilda, Fanny, Poppy), Alto (Febi), Tenor (Roy) dan Wira Christian (Bass) yang juga konduktor di beberapa PS atau Choir di Jogja. Lewat acara yang dipersiapkan hampir dua bulan ini, Wira Christian yang merupakan hamba Tuhan di bidang musik dari GKN (Gereja Kristen Nazarene) ingin menujukkan bahwa ”Cinta itu sangat Universal, bukan hanya antara sepasang kekasih yang sedang berpacaran. (lagi…)

22 Februari 2008

VALENTINE DAY CERIA

Diarsipkan di bawah: gkkk — dedewijaya @ 1:49 PM

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

14 Februari, seluruh dunia pasti tahu itu hari apa?” Ya, tepat sekali itu hari Valentine Day atau Hari Kasih Sayang. Sebanyak 45 orang anggota Komisi Pemuda dan Dewasa Muda Gereja Kristen Kalam Kudus (GKKK) Jogjakarta tampak antusias mengikuti persekutuan Gabungan dalam suasana Valentine Day bertempat di ruang Kebaktian GKKK. GKKK merupakan satu-satunya Gereja Berbahasa Mandarin di kota Jogjakarta.

Acara ini diadakan pada tanggal 16 Februari hari Sabtu pkl. 17.30 WIB-21.00 WIB. Pengurus Komisi sengaja mengadakan persekutuan Gabungan antara Pemuda dan Dewasa Muda untuk saling mengakrabkan diri dan menjalin persekutuan yang hangat. Diawali dengan puji-pujian, (lagi…)

20 Februari 2008

100 AYAT BUKTIKAN BAHWA YESUS ALLAH SEJATI

Diarsipkan di bawah: DOKTRIN ALLAH — dedewijaya @ 7:38 AM

100 AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA

100 AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA

YESUS ADALAH ALLAH SEJATI

 

Kejadian

1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

 

3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

 

19:24 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit (TUHAN di bumi dibedakan dengan TUHAN dari langit)

 

Yesaya

9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

 

9:6 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

 

Daniel 7

7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. (Dalam PB, Yesus menyebut dirinya Anak Manusia)

 

Matius

1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel.” (Yang berarti: Allah menyertai kita.)

 

2:2 dan bertanya-tanya, “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

 

2:11 Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, dupa dan mur.

 

2:15 dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya digenapi apa yang difirmankan Tuhan melalui nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.”

 

3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan Nabi Yesaya ketika ia berkata, “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” (Yohanes mempersiapkan jalan bagi Yesus)

 

3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian setelah aku lebih berkuasa daripada aku dan aku tidak layak membawa kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

 

3:12 Alat penampi sudah di tangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi sekam itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

 

3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

 

3:17 lalu terdengarlah suara dari surga yang mengatakan, “Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

 

4:3 Lalu datanglah si penggoda dan berkata kepada-Nya, “Karena Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

 

4:6 lalu berkata kepada-Nya, “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menerima Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk pada batu.”

 

4:7 Yesus berkata kepadanya, “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!

 

4:10 Lalu berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

 

4:16 — bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.

 

7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.

 

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mukjizat demi nama-Mu juga?

 

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari hadapan-Ku, kamu sekalian yang melakukan kejahatan!”

 

9:2 Lalu dibawalah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu, “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni.”

 

9:3 Mendengar itu, berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya, “Orang ini menghujat Allah.”

 

9:6 Tetapi supaya kamu tahu bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu –, “Bangunlah, angkat tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

 

10:37 Siapa saja yang mengasihi bapa atau ibunya lebih daripada Aku, ia tidak layak bagi-Ku; dan siapa saja yang mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih daripada Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

 

10:38 Siapa saja yang tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

 

10:39 Siapa saja yang mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan siapa saja yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

 

11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan-Nya.

 

12:8 Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.

 

12:30 Siapa yang tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa yang tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

 

12:31 Karena itu, Aku berkata kepadamu: Semua dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

 

12:32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia berkata-kata menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.

 

14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak, “Tuhan, tolonglah aku!”

 

14:33 Orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya, “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.”

 

15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata, “Tuhan, tolonglah aku.

 

16:16 Jawab Simon Petrus, “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

 

16:17 Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon anak Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga.

 

16:18 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

 

16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”

 

16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

 

16:28 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.”

 

26:63 Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya, “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.”

 

26:64 Jawab Yesus, “Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.”

 

28:9 Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

 

28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

 

28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.

 

28:19 Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

 

28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.”

 

Markus 5

1:1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.

1:2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;

1:3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”,

 

1:23 Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:

1:24 “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

1:27 Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”

 

1:34 Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

 

2:5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

2:6 Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:

2:7 “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”

 

2:10 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” — berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu –:

 

2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.

 

3:11 Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”

3:12 Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

 

5:6 Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,

 

5:7 dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!”

 

15:19 Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya.

 

5:30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”

 

7:37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

 

8:38 Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”

 

9:2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,

 

9:3 dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.

 

9:7 Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.”

 

10:37 Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.”

 

12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

12:37 Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?” Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.

 

13:31 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu

 

14:61 Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?”

 

14:62 Jawab Yesus: “Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit.”

 

14:64 Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Allah. Bagaimana pendapat kamu?” Lalu dengan suara bulat mereka memutuskan, bahwa Dia harus dihukum mati.

 

16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

 

16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

 

16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

 

Lukas

10:16 Siapa saja yang mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan siapa saja yang menolak kamu, ia menolak Aku; dan siapa saja yang menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

 

10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata, “Tuhan, setan-setan pun takluk kepada kami demi nama-Mu.”

 

10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka, “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

 

10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa atas segala kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

 

10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

 

10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.”

 

Yohanes

1:1 Pada mulanya ada Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

 

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan

 

1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.

1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. (Yesus datang kepada Umat Manusia yg adalah ciptaanNya)

1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

 

1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.

 

5:18 Sebab itu, para pemuka Yahudi makin berusaha untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia melanggar peraturan Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

 

5:22 Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,

 

5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Siapa saja yang tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa yang mengutus Dia.

 

5:24 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

 

5:25 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Saatnya akan tiba dan sudah tiba bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengar-Nya, akan hidup.

 

5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

 

5:27 Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.

 

9:35 Yesus mendengar bahwa ia telah diusir keluar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata, “Percayakah engkau kepada Anak Manusia?”

 

9:37 Kata Yesus kepadanya, “Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!”

 

9:38 Katanya, “Aku percaya, Tuhan!” Ia pun sujud menyembah-Nya.

 

10:30 Aku dan Bapa adalah satu.

 

10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu, “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menjadikan diri-Mu Allah.”

 

14:6 Kata Yesus kepadanya, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

 

14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

 

14:8 Kata Filipus kepada-Nya, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

 

14:9 Kata Yesus kepadanya, “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Siapa saja yang telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

 

14:10 Tidak percayakah engkau bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang tinggal di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya.

 

15:23 Siapa saja yang membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku

 

19:7 Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya, “Kami mempunyai hukum dan menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah.”

 

20:28 Tomas menjawab Dia, “Ya Tuhanku dan Allahku! (Bandingkan dg Matius 4:10)

 

Kisah Para Rasul

4:12 Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

 

10:42 Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa itu, dan bersaksi bahwa Dialah (Yesus) yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.

 

10:43 Tentang Dialah (Yesus) semua nabi bersaksi bahwa siapa saja yang percaya kepada-Nya (Yesus), akan mendapat pengampunan dosa melalui nama-Nya.”

 

Roma 9:5 Mereka adalah keturunan bapak-bapak leluhur, yang menurunkan Mesias secara jasmani, yang ada di atas segala sesuatu. Dialah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!

 

Filipi

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

 

2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

 

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

 

2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

 

2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

 

2:11 dan segala lidah mengaku, “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

 

I Timotius

2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

 

Ibrani

1:5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan, “Engkaulah Anak-Ku! Engkau telah menjadi Anak-Ku pada hari ini”? dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku”?

 

1:6 Lagi pula, ketika Ia membawa Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata, “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia (Yesus).”

 

1:8 Tetapi tentang Anak (Yesus), Ia berkata, “Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.

 

I Yohanes

5:5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dia yang percaya bahwa Yesuslah Anak Allah?

 

5:6 Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang bersaksi karena Roh adalah kebenaran.

 

5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam surga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. (Bandingkan dg Yoh 1:14)

 

5:9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab inilah kesaksian Allah, yaitu bahwa Ia bersaksi tentang Anak-Nya.

 

5:10 Siapa yang percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; siapa yang tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya kepada kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.

 

5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

 

5:12 Siapa yang memiliki Anak, ia memiliki hidup; siapa yang tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

 

5:13 Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

 

5:20 Akan tetapi, kita tahu bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dialah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

 

Dalam PL, kata-kata “Malaikat ALLAH”, ”Malaikat TUHAN”, ”Malaikat Perjanjian” menunjuk kepada Tuhan Yesus sebagai Pribadi kedua dari ALLAH TRITUNGGAL/TRINITAS. Tuhan Yesus pernah menampakkan diri kepada Hagar, Yakub, Manoah, Gideon, dll.

Banyak orang suka bukti. maka tidak salah memberi bukti meski pun, adalah benar kata GUS DUR, “Tuhan tidak perlu dibela, Gitu aja kok repot” :)


February 19, 2008 in Religion | Permalink | Comments (

14 Februari 2008

IR. CIPUTRA: Manusia Unggul Yang Disertai Tuhan

Diarsipkan di bawah: TOKOH — dedewijaya @ 8:28 AM

Mewujudkan Visi Membentuk dan Menciptakan Wirausahawan Indonesia

“Wirausahawan adalah seorang yang mampu mengubah Sampah Menjadi Emas”

Pada hari Sabtu, 2 Februari 2008 bertempat di Auditorium Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang bernama Gedung Koinonia diadakan acara Seminar dengan Tema Menumbuhkembangkan Jiwa Entrepreneurship di Perguruan Tinggi dengan mengundang Wirausahawan sekaligus pengusaha terkenal di Indonesia yaitu Ir. Ciputra dan juga Ir. Antonius Tanan, MBA, MSc dan Prof DR. Irwan Abdullah dari UGM. Acara ini didukung oleh Universitas Atmajaya (UAJY) dan Universitas Katolik Sanata Dharma (USD) serta UST (Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa). (lagi…)

5 Februari 2008

ITB Gelar Gerakan Anti Kantong Plastik

Diarsipkan di bawah: LINGKUNGAN — dedewijaya @ 10:05 AM

Bandung (ANTARA News) – Mahasiswa Fakultas Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Anti Plastic Bag Campaign (Kampanye Anti Kantong Plastik) sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di masyarakat.

Kegiatan kampanye yang digelar 5-9 Februari 2008 itu selain melibatkan para mahasiswa ITB, juga menyertakan berbagai elemen masyarakat, LSM serta stake holder lainnya.

“Reduksi kantong plastik menjadi fokus karena dianggap sebagai salah satu bentuk penerapan teknologi yang paling sederhana dan aplikatif di masyarakat,” kata Ketua Panitia “Anti Plastic Bag Campaign 2008″, Cinta Azwirdatari di Bandung, Senin.

Cinta mengatakan, data terakhir jumlah sampah kantong plastik di seluruh dunia mencapai 500 juta hingga satu miliar kantong plastik.

Artinya, kata dia, sampah kantong plastik yang dihasilkan mencapai satu juta plastik per menit.

“Untuk terdekomposisi secara sempurna, plastik membutuhkan waktu sekitar 500 tahun,” kata Cinta.

Dalam rangka mendukung kampanye anti kantong sampah itu, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB menggelar rangkaian acara untuk menghimpun dan mengedukasi seluruh unsur masyarakat tentang bahaya penggunaan kantong plastik secara berlebihan.

Sasaran kampanye anti kantong plastik itu, kata dia, para kawula muda usia 16-25 tahun di samping masyarakat umum.

“Diharapkan kampanye anti kantong plastik ini akan menciptakan trend kesadaran bersikap peduli lingkungan di seluruh Indonesia,” kata Cinta.

Sementara itu beberapa tokoh peduli lingkungan ikut mendukung acara itu seperti Sobirin dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) serta Dewi Lestari atau Dewi RSD.

“Penggunaan kantong plastik saat ini sudah dianggap perilaku biasa sehingga dampak sampahnya menggunung dan sulit terurai. Telah saatnya melakukan gerakan mengurangi konsumsi kantong sampah mulai dari tingkat individu,” kata Dewi RSD.

Hal sama juga diungkapkan oleh Sobirin dari DPKLTS yang menyebutkan, gerakan anti kantong plastik itu harus dilakukan menyusul tingginya angka penggunaan kantong plastik di masyarakat tanpa ada solusi pengolahan sampahnya.

“Perlu ada political will dari pemerintah terkait sampah plastik ini. Selain itu dukungan berupa kesadaran untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di masyarakat itu sangat diperlukan untuk kondisi saat ini,” kata Sobirin.

Ia menyebutkan, apabila masalah sampah plastik tidak bisa segera diatasi, maka ke depan akan memunculkan permasalahan serius bagi masyarakat। (*)

Siapakah Istri Kain? – Launching buku Pesona Alkitab

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — dedewijaya @ 9:05 AM

Launching buku Pesona Alkitab

<!–

Shopping cart

Quantity:

my cart

Jendela Dunia

ISBN 979-763-445-0
By Dede Wijaya
14×21cm, 139hlm
Cetakan I, 2006
Harga Awal: Rp.19500
http://www.bahana-magazine.com/?p=productsMore&iProduct=120&sName=Siapakah-Istri-Kain–Launching-buku-Pesona-Alkitab

10 Desember 2004. Di komputernya Dede Wijaya (24), menuliskan sebuah janji. “Dede, tulislah buku yang memberkati banyak orang. Ayo semangat!” Tiga tahun janji itu terus merema dalam benaknya. Hingga Sabtu (31/3) lampau di Gereja Kristen Kalam Kudus, Jl. Beskalan Lor 8 Yogyakarta, puluhan orang hadir dalam launching bukunya berjudul Pesona Alkitab, 23 Fakta Unik dan Misteri dalam Alkitab. Buku ini diterbitkan oleh ANDI Yogyakarta.

Memang unik fakta-fakta dalam buku ini antara lain; Mengapa Israel Tidak Menggunakan Kuda, Apakah Perjanjian Allah dengan Nuh Menjadi Gagal karena Tsunami, dan masih banyak lagi. Karena belum membaca buku ini, hadirin yang mau bertanya bingung. Setelah moderator membacakan secuil keunikan itu, hadirin bertanya “Siapa istri Kain?” Dede terbuka untuk koreksi jika suatu hari ada kebenaran baru yang lebih akurat dari 23 keunikan yang ditulisnya.

“Sebenarnya buku ini saya tulis dengan maksud agar kita mau membaca Alkitab lebih dalam,” tegasnya. Jangan lupa berawas-awaslah, supaya jangan sampai batu kilangan diikatkan pada leher lalu kita dilempar ke laut karena menyesatkan mereka yang lemah iman. Makanya, baca Alkitab! (Eqn)

Menjadi Pemimpin Sejati

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — dedewijaya @ 9:01 AM

Oleh : Dede Wijaya

30-Jan-2008, 22:56:51 WIB – [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia – Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, banyak orang muda yang mengalami kesulitan ketika diberi tanggung jawab untuk mengorganisasikan suatu sistem. Akan tetapi banyak pula yang menganggap memimpin adalah hal yang mudah, tak ubahnya seperti layaknya seorang bos yang menerapkan otoritas pada bawahan, cukup dengan memberi job description yang harus dikerjakan, membuat bawahan agar mematuhi aturan/kebijakan yang berlaku dalam company tersebut, dan membuat bawahan tidak bersuara (tidak melakukan aksi protes/menyuarakan hak-haknya yang dapat merugikan bos dan company).

Banyak tokoh Alkitab yang bisa kita teladani kepemimpinannya diantaranya: Musa, Yosua, Yesus Kristus, Paulus, dan para hakim, para Nabi, Raja Daud, dan lain-lain. Memimpin adalah salah satu Karunia Roh. I Korintus 12:28 berbunyi, “Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.”

Para profesional muda mengganggap bahwa tingkat pendidikan, jabatan/posisi yang mereka duduki saat ini sudah menunjukkan bagaimana hebatnya kepemimpinan yang mereka terapkan. Banyak orang salah kaprah mengatakan bahwa manajer adalah seorang pemimpin. Manajer benar adalah seorang pimpinan akan tetapi belum tentu manajer adalah seorang pemimpin. Banyak manajer yang ditakuti oleh bawahan dan banyak juga manajer yang bertangan besi dalam memimpin sehingga acapkali kita mendengar label dari bawahan untuk bosnya yakni bos macan, bos harimau, bos bertangan besi, bos berkicau, bos berwajah hantu, dan lain sebagainya.

Mungkin anda memiliki labeling lain buat pimpinan anda di perusahaan. Mengapa banyak labeling-labeling yang muncul yang kadangkala menjadi bahan lelucon/humor segar di kalangan bawahan?? Atau mungkin malahan si “bos“ merasa bangga dengan labeling yang dia peroleh, yang membuat dia merasa ditakuti oleh bawahan dan menjadi orang yang hebat yang dapat membuat orang lain tak berani berkutik di hadapannya. Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah, untuk memimpin sekelompok orang saja yang terdiri dari grup kecil 3-4 orang, tidak semua orang dapat melakukannya.

Menyatukan berbagai perbedaan sudut pandang, pola pikir, dan karakter masing-masing orang bukanlah hal yang mudah seperti melipat tangan atau menendang sebuah bola. Banyak benturan yang akan terjadi selama proses penyatuan berbagai perbedaan tersebut, di sinilah dibutuhkan seorang pemimpin. Dapat kita bayangkan betapa sulitnya memimpin grup kecil apalagi dalam lingkup yang lebih luas seperti company atau bahkan sebuah negara. Abad 21 ini diwarnai dengan banyaknya sistem dan kompleksitas dalam setiap bidang kehidupan, birokrasi yang panjang dan bertele-tele juga menjadi semakin kompleks.

Efisiensi dan efektivitas sudah jarang kita temui dalam aspek kehidupan kita. Di abad ini kita semua membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menciptakan tidak hanya kuantitas tetapi juga kualitas yang dapat memberikan nilai tambah yang lebih dalam aspek kehidupan umat manusia. Hal ini menjadikan wacana yang tak pernah habis untuk dibicarakan. Sosok pemimpin bagaimana yang menjadi idaman dan bagaimana kriteria pemimpin yang ideal. Kriteria Seorang Pemimpin Pimpinan yang dapat dikatakan sebagai pemimpin setidaknya memenuhi beberapa kriteria, yaitu memiliki:

A. Pengaruh

Seorang pemimpin adalah seorang yang memiliki orang-orang yang mendukungnya yang turut membesarkan nama sang pimpinan. Pengaruh ini menjadikan sang pemimpin diikuti dan membuat orang lain tunduk pada apa yang dikatakan sang pemimpin. John C Maxwell, penulis buku-buku kepemimpinan pernah berkata: Leadership is Influence (Kepemimpinan adalah soal PENGARUH). Mother Teresa dan Lady Diana adalah contoh Kriteria seorang Pemimpin yang punya Pengaruh.

B. Kekuasaan/power

Seorang pemimpin umumnya diikuti oleh orang lain karena dia memiliki kekuasaan/power yang membuat orang lain menghargai keberadaannya. Tanpa kekuasaan atau kekuatan yang dimiliki sang pemimpin, tentunya tidak ada orang yang mau menjadi pendukungnya. Kekuasaan/kekuatan yang dimiliki sang pemimpin ini menjadikan orang lain akan tergantung pada apa yang dimiliki sang pemimpin, tanpa itu mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Hubungan ini menjadikan hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme, dimana kedua belah pihak sama-sama saling diuntungkan.

Percaya atau tidak, hubungan antar manusia di dunia ini pada dasarnya dilandasi oleh hubungan bisnis yang saling menguntungkan, hubungan cinta antara pria dan wanita sekalipun didasari atas prinsip ini. Pria merasa mendapat sosok idaman yang dia cari yang mampu memenuhi kekurangan dan mengisi berbagai kelemahannya, sementara si wanita merasa dilindungi dan dipenuhi semua kebutuhannya oleh si pria, sehingga si wanita merasa aman berada di dekat pria. Dapat dibayangkan apabila masing-masing dari pria/wanita tidak mendapat hal yang dia butuhkan/inginkan malahan merasa dirugikan maka hubungan cinta tersebut tidak akan berjalan lama. Setulus apapun cinta yang diucapkan, seiring dengan berlalunya waktu hubungan tersebut akan mengalami keretakan dan tidak akan menghasilkan kebahagiaan.

C. Wewenang

Wewenang di sini dapat diartikan sebagai hak yang diberikan kepada pemimpin untuk menetapkan sebuah keputusan dalam melaksanakan suatu hal/kebijakan. Wewenang di sini juga dapat dialihkan kepada bawahan oleh pimpinan apabila sang pemimpin percaya bahwa bawahan tersebut mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga bawahan diberi kepercayaan untuk melaksanakan tanpa perlu campur tangan dari sang pemimpin.

D. Pengikut

Seorang pemimpin yang memiliki pengaruh, kekuasaaan/power, dan wewenang tidak dapat dikatakan sebagai pemimpin apabila dia tidak memiliki pengikut yang berada di belakangnya yang memberi dukungan dan mengikuti apa yang dikatakan sang pemimpin. Tanpa adanya pengikut maka pemimpin tidak akan ada. Pemimpin dan pengikut adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan tidak dapat berdiri sendiri.

Hal-hal yang disebutkan di atas adalah kriteria yang setidaknya pasti kita jumpai pada seorang pemimpin. Lalu bagaimana menjadi seorang pemimpin yang ideal? Sebelum kita melangkah lebih jauh untuk membahas hal tersebut perlu kita pahami terlebih dahulu apa itu pengertian Pemimpin.

Pemimpin berasal dari akar kata pimpin. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata “Pimpin” mempunyai pengertian bimbing atau tuntun, sedangkan pemimpin adalah orang yang memimpin. (Memimpin: memegang tangan seseorang sambil berjalan (untuk menuntun, menunjukkan jalan, dan sebagainya), mengetuai atau mengepalai (rapat, perkumpulan, dsb), memandu, memenangkan paling banyak, melatih (mendidik, mengajari, dan sebagainya).

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi kedua, Balai Pustaka: Depdikbud), dari pengertian memimpin kita banyak sekali menjumpai kata kerja/verb. Berarti dalam pengertian memimpin lebih banyak bersifat aktif dan bukan pasif. Di sini dapat kita lihat pemimpin harusnya adalah seorang yang proaktif yang menjadi perintis/pionir bagi orang-orang di sekitarnya. Bukan sebaliknya menunggu bawahan untuk bersifat proaktif dalam menyelesaikan pekerjaan dan menyelesaikan sisa pekerjaan bawahan yang belum beres. Lalu bagaimana kriteria seorang pemimpin yang ideal?

Ketika saya menulis artikel ini saya teringat kepada kisah Alkitab tentang Nasehat Yitro kepada Musa untuk mengangkat para pemimpin di bawah Musa untuk membantunya mengatasi dan menyelesaikan setiap masalah bangsa Israel yang meminta pengadilan daan putusan Musa. Hal ini mengilhami saya pertama kali bagaimana menjadi seorang pemimpin yang ideal. Kisahnya bisa kita baca dari Keluaran 18:13-27.

Kita perhatikan nasehat Yitro: Tetapi mertua Musa menjawabnya: “Tidak baik seperti yang kaulakukan itu. Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja. Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kau hadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah. Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan. Di samping itu kau carilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang. Dan sewaktu-waktu mereka harus mengadili di antara bangsa; maka segala perkara yang besar haruslah dihadapkan mereka kepadamu, tetapi segala perkara yang kecil diadili mereka sendiri; dengan demikian mereka meringankan pekerjaanmu, dan mereka bersama-sama dengan engkau turut menanggungnya. Jika engkau berbuat demikian dan Allah memerintahkan hal itu kepadamu, maka engkau akan sanggup menahannya, dan seluruh bangsa ini akan pulang dengan puas senang ke tempatnya.”

Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya. Saudara, kita melihat bahwa Yitro menasehatkan setidaknya ada 5 hal yaitu:

1. Pekerjaan Musa Overloaded (Terlalu Berat)
2. Mewakili Bangsa Israel di hadapan Tuhan
3. Mengajarkan ketetapan-ketetapan dan keputusan, memberitahukan bangsa itu apa yang harus mereka lakukan.
4. Mencari dan memilih orang-orang yang berintegritas tinggi dan menjadikan mereka sebagai pemimpin-pemimpin sesuai dengan kapasitas dan porsi tanggung jawab.
5. Bangsa Israel akan menjadi puas.

Yitro adalah Mertua Musa yang bijaksana yang akhirnya mengenal Allah yang disembah Bangsa Israel. Lalu kata Yitro: “Terpujilah TUHAN, yang telah menyelamatkan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan Firaun. Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN lebih besar dari segala allah; sebab Ia telah menyelamatkan bangsa ini dari tangan orang Mesir, karena memang orang-orang ini telah bertindak angkuh terhadap mereka.” Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah. (Kel 18:10-12).

Yitro adalah Bapak Manajemen pertama di dunia yang pernah tercatat dalam sejarah Alkitab dan diakui oleh dunia modern. Satu prinsip utamanya adalah kemampuan untuk mendelegasikan tugas dan tanggung jawab yang tidak mungkin sanggup dilakukan oleh satu orang (single fighter) kepada orang-orang lain yang berintegritas dan ahli. Dalam kepemimpinan apapun, prinsip ini tidak oleh dilupakan (Kemampuan Mendelegasikan).

John C. Maxwell, seorang ahli kepemimpinan dan mengajarkannya dalam buku-buku bermutunya dan lewat VCD-VCD Kepemimpinan. Seorang Pria yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mendidik dan memberi transfer ilmu dan juga nilai-nilai yang berharga bagi setiap orang di dunia dan mempunyai visi menghasilkan sejuta Pemimpin di seluruh dunia (One Million Leader).

Dari ilmu yang saya dapatkan, pengalaman, dan juga apa yang saya saksikan pada diri seorang pemimpin saya merangkum setidaknya ada 4 hal yang dapat dijadikan kriteria sebagai pemimpin yang ideal. Dan untuk selanjutnya sebutan pemimpin ideal ini saya ganti menjadi pemimpin sejati.

Pemimpin sejati, ketika kata tersebut muncul di benak saya, saya membayangkan seseorang yang luar biasa seperti dosen saya tersebut, para pakar kepemimpinan seperti Kenneth Blanchard dan Spencer Johnson, Zig Ziglar, Stephen R. Covey, Michael Angier, (Alm) Norman Vincent Peale dan bahkan pemimpin dunia yang luar biasa dan telah banyak berdedikasi serta melakukan hal-hal yang berani yang jarang terpikirkan atau dilakukan manusia pada umumnya. Pemimpin sejati adalah seorang pemimpin yang dinanti-nantikan oleh setiap orang. Empat Kriteria Pemimpin Sejati yaitu:

1. Visioner: Punya tujuan pasti dan jelas serta tahu kemana akan membawa para pengikutnya. Tujuan hidup anda adalah poros hidup anda. Andy Stanley dalam bukunya Visioneering, melihat pemimpin yang punya visi dan arah yang jelas, kemungkinan berhasil/sukses lebih besar daripada mereka yang hanya menjalankan sebuah kepemimpinan.

2. Sukses Bersama: Membawa sebanyak mungkin pengikutnya untuk sukses bersamanya. Pemimpin sejati bukanlah mencari sukses atau keuntungan hanya bagi dirinya sendiri, namun ia tidak kuatir dan takut serta malah terbuka untuk mendorong orang-orang yang dipimpin bersama-sama dirinya meraih kesuksesan bersama.

3. Mau Terus Menerus Belajar dan Diajar (Teachable and Learn continuous).

Banyak hal yang harus dipelajari oleh seorang pemimpin jika ia mau terus survive sebagai pemimpin dan dihargai oleh para pengikutnya. Punya hati yang mau diajar baik oleh pemimpin lain ataupun bawahan dan belajar dari pengalaman diri dan orang-orang lain adalah penting bagi seorang Pemimpin. Memperlengkapi diri dengan buku-buku bermutu dan bacaan/bahan yang positif juga bergaul akrab dengan para Pemimpin akan mendorong skill kepemimpinan akan meningkat.

4. Mempersiapkan Calon-calon Pemimpin Masa Depan

Pemimpin Sejati bukanlah orang yang hanya menikmati dan melaksanakan kepemimpinannya seorang diri bagi generasi atau saat dia memimpin saja. Namun, lebih dari itu, dia adalah seorang yang visioner yang mempersiapkan pemimpin berikutnya untuk regenerasi di masa depan. Pemimpin yang mempersiapkan pemimpin berikutnya barulah dapat disebut seorang Pemimpin Sejati. Di bidang apapun dalam berbagai aspek kehidupan ini, seorang Pemimpin sejati pasti dikatakan sukses jika ia mampu menelorkan para pemimpin muda lainnya. “Hadiah terbesar yang diberikan oleh kehidupan adalah kesempatan untuk bekerja keras dalam pekerjaan yang layak dilakukan.” – Theodore Roosevel

(dimuat Tabloid GLoria MInggu II dan III Februari 2008)

http://dedewijaya.blogspot.com
http://dedewijaya.blogs.friendster.com
Penulis: Dede Wijaya, Penulis Buku Pesona Alkitab.

4 Februari 2008

Tantangan PLURALISME ditengah Kehidupan Orang Percaya

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — dedewijaya @ 7:42 AM

IMAN KEPERCAYAAN YOSUA (Yosua 24:14-18)

“Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan seôha. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN  Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beòhbadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Ketika ketika mempelajari kehidupan Yosua dari Alkitab, kita mengetahui bahwa Yosua adalah pemimpin yang dipersiapkan Musa untuk melanjutkan estafet tongkat kepemimpinan memimpin Bangsa Israel. Memang Yosua tidak sekaliber dan sepopuler Musa.

Lihat saja Firman Tuhan yang berkata kepada Yosua, “Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

Dari perikop ini saja 3 kali TUHAN memerintahkan dan meneguhkan Yosua untuk menjadi Kuat dan Teguh Hati, bahkan di bagian akhir Firman Tuhan ini, TUHAN mengulang dengan tekanan lebih keras, Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi. Yosua memang bukan Musa, dan Musa bukanlah Yosua. Setiap pemimpin mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan setiap orang adalah unik di mata TUHAN.

Yosua dibagian akhir kitab Yosua mengajak Bangsa Israel menentukan untuk taat dan menyembah TUHAN atau mengikuti ilah-ilah atau berhala bangsa-bangsa lain. Satu hal yang ditekankan Yosua yaitu bahwa dirinya dan seisi rumahnya, akan beribadah kepada TUHAN!” Suatu pengakuan IMAN yang ekslusif dari Yosua ditengah-tengah pluralisme pada zaman itu. Nenek moyang bangsa Israel dulunya menyembah ilah-ilah di Mesopotamia dan Mesir. Yosua dengan tegas meminta Bangsa Israel yang dia pimpin untuk mengambil keputusan kepada siapa mereka mau menyembah. P

ada Yosua 24:21-24 kita melihat bangsa Israel berjanji di hadapan Yosua dan TUHAN untuk mengabdi hanya kepada TUHAN. Yosua meminta mereka menyingkirkan semua ilah-ilah asing dari antara bangsa Israel.

Saudara, Ajakan yang sama diberikan kepada kita untuk memberi keputusan kepada siapa kita MENYEMBAH dan MENGABDIKAN hidup kita? Di dunia ini begitu banyak agama dan kepercayaan yang beraneka ragam, Pluralisme tidak hanya ada di zaman Yosua namun juga di zaman ini yang memasuki abad postmodern yang memberikan begitu banyak pilihan bagi setiap orang dengan segala konsekuensinya. TUHAN ALLAH menciptakan keanekaragaman dalam alam semesta ini. Tampak jelas adanya PLURALITAS dimana-mana dalam ciptaan, suku bangsa, ras, alam semesta, bahkan agama dan kepercayaan. Kita semua menghormati dan menghargai adanya PLURALITAS atau kemajemukan ini. Ini fakta dan realita yang ada. Namun satu yang tidak mungkin kita bisa kompromi yaitu adalah masalah IMAN dan KEPERCAYAAN. Oleh karena itu kita menolak PLURALISME yang adalah agama baru atau iman gado-gado. Meminjam istilah Pdt. DR. Stevri Lumintang disebut Teologi Abu-abu.

Bagaimana kita hidup di zaman ini? Apa kriteria IMAN dan KEPERCAYAAN yang tidak berkompromi dan campur baur?

Bagi Iman Kristen setidaknya ada 4 hal yang sungguh-sungguh harus kita Imani yaitu: 1. Percaya satu-satunya ALLAH TRITUNGGAL

Dari zaman gereja awal telah muncul begitu banyak bidat/sekte sesat sampai pada hari ini bahkan penyesatan akan semakin banyak di akhir zaman ini. Sebut saja: Arianisme (tidak mengakui Keallahan Yesus), Sabelianisme (percaya 1 Allah dalam 3 Wujud yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus namun menolak 3 Pribadi Allah yang sehakikat, sama kekal yang ketiganya adalah SATU), Saksi Yehuwa, Mormonisme, Unitarianisme (Kristen Tauhid di Indonesia, menolak Allah Tritunggal/Trinitas, Yesus bukan ALLAH namun Malaikat Mikhael) dan masih banyak lagi.

Alkitab memang tidak memuat kata TRINITAS/TRITUNGGAL, namun ajaran mengenai ALLAH TRINITAS/TRITUNGGAL meski tidak tersurat adalah sebuah KEBENARAN ALKITABIAH yang tampak mulai dari Kejadian-Wahyu yang bersifat wahyu Progresif (menjadi semakin jelas dari waktu ke waktu terutama di Perjanjian Baru).

Mulai dari Kejadian 1: 1-2, 26, 3:22, Kej 19:24 TUHAN dibedakan dari TUHAN dari langit, Hosea 1:7, Zakharia 3:2, II Timotius 1:18, Yesaya 9:5, 48:16, 63:9-10, Mazmur 2:7, 45:7-8, Roma 1:4, Yohanes 3:16,18, Ibrani 1:6, Mikha 5:1b, Kej 6:3 bandingkan dengan Bilangan 27:18, Mzm 51:13, Yes 40:13, Hagai 2:4-5. Beberapa isyarat lain misal disebutnya kata ”kudus” sebanyak 3 kali dalam Yesaya 6:3 dapat dinggap sebagai isyarat mengenai TRITUNGGAL (bandingkan dengan Wahyu 4:8, juga Bilangan 6:24-26, kata TUHAN disebut 3 kali sebagaimana berkat lipat 3).

Kata ”Malaikat TUHAN” diseluruh PL merupakan petunjuk khusus kepada pribadi kedua dalam ke-Allahan sebelum menjelma jadi manusia Yesus Kristus. Malaikat TUHAN atau Malaikat Allah ini disamakan dengan Tuhan, namun berbeda dengan Tuhan. Ia menampakkan diri kepada Hagar (Kej 16:7-14), Abraham (Kej 22:11-18), Yakub (Kej 31:11-13), Musa (Kel 3:2-5), Israel (Kel 14:19), Bileam (Bil 22:22-35), Gideon (Hakim-hakim 6:11-23), Manoah (Hak 13:2-25), Elia (I Raj 19:5-7), Daud (I Taw 21:15-17), Malaikat TUHAN membunuh 185.000 orang Asyur (II Raj 19:35), Berdiri di antara pohon-pohon Murad dalam penglihatan Zakharia (Zakharia 3:1-2) dan merupakan satu dari 3 tamu Abraham (Kej 18).

Berdasarkan ayat-ayat di atas tentang Trinitas/Tritunggal dalam Perjanjian Lama, Henry Clarence Thiessen menyimpulkan bersama Louis Berkhof, ”Perjanjian Lama dengan jelas mengantisipasi datangnya penyataan yang lebih lengkap tentang Trinitas dalam Perjanjian Baru.”

Ajaran tentang Allah Tritunggal diuraikan dengan lebih jelas dalam Perjanjian Baru daripada Perjanjian Lama. Realita ini dapat dibuktikan dengan dua cara: melalui pernyataan-pernyataan dan kiasan-kiasan umum dan dengan menunjukkan bahwa ada tiga pribadi ke-Allahan yang diakui sebagai Allah. Pernyataan dan Kiasan Umum (tampak tiga pribadi Allah Tritunggal ditampilkan bersama pada saat Yesus dibaptis, Roh Kudus turun ke atas-Nya dan suara Allah Bapa terdengar dari sorga serta menyatakan Yesus sebagai Anak yang dikasihi-Nya, Matius 3:16-17), Yesus berdoa agar Bapa mengutus seorang Penolong yang lain (Yohanes 14:16, 17, 26 yaitu Roh Kudus). Ketiga pribadi dalam Tritunggal itu bergabung bersama-sama dalam melaksanakan pekerjaan Mereka (I Kor 12:4-6, Efesus 1:3-14, I Pet 1:2, 3:18 dan Wahyu 1:4-5). Lagipula, doa berkat rasuli mempersatukan ketiga oknum tritunggal itu (II Korintus 13:13). Bapa dikenal sebagai Allah (Yoh 6:27, Roma 1:7, Galatia 1:1). Semua Bidat tidak meragukan hal ini, apalagi mereka yang berpegang hanya kepada PL. Anak dikenal sebagai Allah (Matius 16:15, 22:42, Yoh 1:15, 17:5,24, Kolose 1:15, Yohanes 1:1 bandingkan dengan I Yohanes 1:1), Mikha 5:1, Yesaya 9:5-6, Ibrani 1:11-12, 13:8, Yohanes 5:26, 1:4, 3:13, Matius 18:20,28:20, Efesus 1:23, Yohanes 16:30, 21:17, Kolose 2:3, Yohanes 2:24-25, Yohanes 4:29, Lukas 6:8, 11:17, Matius 16:21, Yohanes 12:33, 13:1, 6:70-71, Matius 24:25, 11:27 Yesus mengenal Bapa dengan sangat akrab dan tak seorang pun yang dapat mengenal Bapa seperti itu. Memang harus diakui bahwa ada pernyataan Yesus yang seakan-akan menujukkan bahwa Ia tidak mahatahu. Yesus tidak mengetahui saat ia akan datang untuk kedua kalinya (Markus 13:32); Ia merasa heran atas ketidakpercayaan orang Israel (Markus 6:6), dan tercata pula Ia mendekati sebatang pohon ara dengan harapan untuk mendapatkan buah ara pada pohon itu (Markus 11:13). Sekalipun demikian, haruslah diingat bahwa pada masa Yesus merendahkan diri-Nya, Yesus tidak memakai sifat-sifat ilahi-Nya sekehendak hati-Nya, Allah Bapa tidak mengizinkan-Nya memakai kemahatahuan-Nya dalam kasus-kasus tersebut. Pastilah, sekarang Yesus tahu saat kedatangan-Nya untuk kedua kalinya. Roh Kudus adalah Allah, Yohanes 14:26, 16:13-14 kata ganti DIA dalam bentuk maskulin untuk Roh Kudus, Yoh 14:16,26, 15:26, 16:17, Roh Kudus memiliki tiga unsur utama kepribadian: Akal (I Kor 2:11), Perasaan (Roma 8:27; 15:30) dan Kehendak (I Kor 12:11)

2. Percaya satu-satunya JURUSELAMAT yaitu Yesus Kristus Yesus Kristus adalah satu-satunya Juruselamat Dunia (Kisah Para Rasul 4:12).

Yesaya 43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Kisah Para Rasul  5:31 Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. 13:23 Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.

Lukas  2:11, Yohanes  4:42 … bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.”

Filipi  3:20 …Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

II Timotius  1:10 dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.

Titus  1:3 dan yang pada waktu yang dikehendaki-Nya telah menyatakan firman-Nya dalam pemberitaan Injil yang telah dipercayakan kepadaku sesuai dengan perintah Allah, Juruselamat kita. 1:4 …dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai engkau. 2:13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, 3:4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, 3:6 Yesus Kristus, Juruselamat kita,

II Petrus  1:1 Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. 1:11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. 2:20 Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula. 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

I Yohanes  4:14 Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.

Yudas  1:25 Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.

3. Menerima satu-satunya KESELAMATAN Keselamatan hanya karena Anugerah Allah semata (Sola Gracia) yang kita terima melalui Yesus Kristus (Sola Christos) dan kita ketahui dari kitab Suci Alkitab (Sola Scriptura) dan kita terima dengan iman (Sola Fide).

4. Percaya satu-satunya KITAB SUCI yaitu ALKITAB Alkitab yang terdiri dari 66 buku/kitab (39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru) adalah Firman Allah yang Tertulis yang ditulis oleh para penulis yang diilhami oleh Roh Kudus memanifestasikan Tujuh Keajaiban Firman Allah yaitu:

1. Keajaiban formasinya

Bagaimana Kitab Suci berkembang dari kelima kitab pertama yang ditulis oleh Musa sampai menjadi 39 kitab Perjanjian Lama (PL), dan kemudian bertambah dengan 27 kitab Perjanjian Baru (PB) pada abad pertama dari era kehidupan kita, merupakan salah satu misteri terbesar dari segala zaman.

2. Keajaiban kesatuannya

Alkitab adalah suatu perpustakaan komplit yang terdiri dari 66 kitab dan ditulis oleh 44 penulis yang berbeda dalam jangka waktu 16 abad. Penulis-penulisnya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda-termasuk beberapa raja Israel, pejuang, gembala, penyair, tabib dan nelayan. Namun Alkitab adalah buku yang paling menyatu di dunia, berisi suatu pewahyuan yang secara progresif menyampaikan pesan-pesan dari Allah tanpa sedikit pun saling kontradiksi.

3. Keajaiban usianya

Alkitab dapat dipastikan merupakan kitab yang paling tua di dunia, diawali dengan ke-5 buku pertama yang ditulis oleh Musa 35 abad yang lalu. Tulisan purbakala lain apalagi yang dibaca setiap hari oleh ratusan juta manusia yang mendapatkan jawaban bagi berbagai urusan dan masalah yang sedang mereka hadapi?

4. Keajaiban penjualannya

Walaupun Alkitab adalah buku tertua dan terpopuler di dunia, kelarisannya dari tahun ke tahun merupakan suatu fakta yang paling mengherankan di bidang penerbitan buku. Para sarjana memperkirakan bahwa lebih dari 2 miliar Alkitab telah diterbitkan di seluruh dunia. Pada tahun 1976, the American Bible Society (ABS) telah mencetak Alkitab mereka yang ke-2 miliar, lalu menghadiahkannya kepada Presiden Ford. Walaupun jumlah Alkitab yang ada di seluruh dunia luar biasa banyaknya, Alkitab lebih laris dari buku apa pun juga. Beberapa ratus juta terjual stiap tahun di seluruh dunia.

5. Keajaiban popularitasnya

Walaupun Alkitab ditulis lebih dari 2000 tahun lalu oleh penduduk purba Timur Tengah dalam suatu bentuk literatur yang bersifat ketimuran, Alkitab tetap merupakan buku yang paling menarik dan membangkitkan minat di dunia. Setiap tahun Alkitab dibaca oleh lebih dari 1 miliar orang dewasa dan anak-anak dari segala bangsa dan klasifikasi manusia di atas planet ini.

6. Keajaiban bahasanya

Kitab Suci ditulis dalam 3 bahasa: Ibrani, Aram dan Yunani oleh 44 penulis. Kebanyakan dari penulis ini tidak pernah mengecap pendidikan tinggi secara formal. Mereka juga tidak saling mengenal. Namun orang-orang paling bijak dari segala zaman mengakui Alkitab sebagai hasil karya literatur yang terbesar di dunia.

7. Keajaiban pemeliharaannya

Tidak ada buku lain dalam sejarah yang demikian ditentang, dibenci, dianiaya dan juga dibakar. Akan tetapi, walaupun telah ditentang selama ribuan tahun, Alkitab tidak hanya berhasil mempertahankan eksistensinya, Alkitab berkemenangan atas semua kaisar, raja dan diktator yang berusaha untuk membungkam berita keselamatan melalui darah Yesus Kristus.
(Tabloid Gloria, Minggu IV dan V Januari 2008)

Dede Wijaya,

Sumber Pustaka: Catatan Khotbah Mingguan Penulis
Teologi Sistematika, Henry Clarence Thiessen, Malang: Gandum Mas
Teologi Dasar 1, Charles C Ryrie, Jogjakarta: PBMR ANDI.
Pesona Alkitab, Dede Wijaya, PBMR ANDI, 2007.

DARI SAKSI YEHUWA MENUJU LAHIR BARU & PREDESTINASI

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 7:18 AM

DARI SAKSI YEHUWA MENUJU LAHIR BARU & PREDESTINASI

Pada hari Selasa (22/01) bertempat di GBI Aletheia diadakan Seminar Membahas Saksi Yehuwa dalam bentuk menonton VCD Tentang Saksi Yehuwa yang berjudul In The Name of Yehuwa. Acara ini diikuti oleh 300 jemaat GBI Aletheia dan para simpatisan. Pdt. Ishak Sugianto selaku gembala siding GBI Aletheia menyatakan bahwa dirinya pernah didatangi oleh Pengikut Saksi Yehuwa pada waktu beliau masih muda. Ketika ditanya kepada jemaat yang hadir siapa saja yang pernah didatangi Saksi Yehuwa, sebagian jemaat yang hadir mengangkat tangannya. Ternyata pergerakan Saksi Yehuwa di Jogja sudah begitu gencar dalam mencari pengikut. Bpk. Heru selaku pembicara seminar dari NAT (Nafiri Allah Terakhir) Surabaya menjelaskan secara detail apa dan bagaimana cara Saksi Yehuwa merekrut para pengikut. (lagi…)

Blog pada WordPress.com.