Blog Penting Dede Wijaya

27 Juni 2009

Berita Mingguan 27 Juni 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 11:56 AM

PEMIMPIN SOUTHERN BAPTIS MENGATAKAN “MISI LEBIH PENTING DARI PERBEDAAN DOKTRINAL”

Berbicara di Konferensi Gembala Sidang Southern Baptis di Louisville, Kentucky, Morris Chapman, presiden dari Komite Eksekutif SBC mengatakan, “misi lebih penting dari perbedaan doktrinal.” Ia mengatakan, “Kemenangan- kemenangan iman dalam sejarah hidup konvensi inu bukanlah karena orang-orang mencintai doktrin. Itu semua terjadi karena mereka mencintai Yesus” (“Chapman: Missions Trumps Doctrinal Divides,” Baptist Press, 23 Juni 2009). Alkitab tidak pernah mengecilkan doktrin dengan cara yang demikian. Ketika Tuhan Yesus Kristus memberikan Amanat Agung, Ia memerintahkan agar kita memberitakan Injil, membaptis mereka yang percaya, dan lalu “ajarlah mereka melakukan SEGALA SESUATU yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Matius 28:20). (lagi…)

Berita Mingguan 20 Juni 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 11:52 AM

PELAJARAN SEKOLAH MINGGU STAR TREK
Pentakosta “Star Trek” adalah judul sebuah seri pesan-pesan audio “di mana Kapten Kirk, Spock, Bones dan Scotty berangkat dengan berani dalam suatu perjalanan pencarian akan Roh Allah.” Diproduksi oleh GFR Christian Radio, pesan-pesan yang disampaikan dimaksudkan untuk memberi “materi-materi yang menggugah pikiran” bagi kelas-kelas sekolah minggu. Adalah kekonyolan yang menyesatkan untuk masuk ke dalam dunia mitologis Star Trek guna mencoba menemukan kebenaran rohani! Gereja-gereja kontemporer, seperti para Yahudi yang sesat di zaman dulu, telah menukarkan Allah dalam Alkitab dengan berhala modern (lagi…)

Berita Mingguan 06 Juni 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 11:48 AM

BAGAIMANA BUDAYA POP TELAH MEMBODOHKAN MASYARAKAT
Budaya pop rock & roll telah memperbodoh masyarakat sejak kelahirannya tahun 1950an. Gambaran budaya pop tentang “cool” adalah seseorang yang jago dalam kebodohan, orang-orang seperti Elvis Presley, James Deans, John Lennon, para playboy rock & roll, para bintang Hollywood. Film-film budaya pop yang berpengaruh, seperti “Blackboard Jungle,” “Rebel without a Cause,” dan “The Wild One” menekankan hidup tanpa tanggung jawab, insubordinasi, free sex, dan kemalasan belajar. “The Blackboard Jungle” menggunakan soundtrack dari Bill Haley untuk mengajak orang-orang muda melupakan pelajaran mereka dan “rock sepanjang hari.” Dalam “Rebel without a Cause,” James Dean menampilkan gaya yang adalah esensi dari “cool”-nya pop: sensualitas unisex, narsisme, dan pemberontakan terhadap otoritas. “The Wild One,” yang dimainkan oleh Marlon Brando yang sangat “cool,” mempermuliakan hidup berpusatkan diri sendiri dan menelantarkan pendidikan. (lagi…)

Berita Mingguan 30 Mei 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 11:47 AM

SATU LAGI PEMENANG AMERICAN IDOL YANG KRISTEN: DUNIA SEKALIGUS KRISTUS
Pemenang baru dari acara televisi yang sangat duniawi, American Idol, adalah Kris Allen, seorang “Kristen yang saleh” yang juga adalah worship leader di Gereja New Life di Conway, Arkansas, dan telah terlibat dalam pekerjaan misi di berbagai tempat. Sementara mengejar predikat sebagai American Idol, Allen menyanyikan lagu-lagu yang ditulis oleh para rockers kotor seperti Freddie Mercury yang homoseksual (“We Are the Champions”), Michael Jackson yang pernah dituntut pelecehan seksual terhadap anak-anak dan adalah seorang monster uniseks (“Man in the Mirror”), Marvin Gaye yang adalah seorang pecandu obat, prostitusi dan pornografi (“What’s Going On?”) dan rapper Kayne West (“Heartless” ), yang muncul dengan gaya yang sangat menghujat di sampul depan majalah Rolling menggambarkan Yesus memakai mahkota duri. Menurut Business Insider, adalah “fans-fans remaja putri” Allen yang mempertahankan dia dalam kompetisi itu (“Idol Finalist Kris Allen,” 13 Mei 2009). (lagi…)

Berita Mingguan 23 Mei 2009

Diarsipkan di bawah: BERITA — dedewijaya @ 11:43 AM

KATEDRAL ANGLIKAN MENYIARKAN LAGU LENNON YANG ATHEISTIK
Lonceng-lonceng Katedral Anglikan di Liverpool, menyiarkan lagu John Lennon yang atheistik berjudul “Imagine” tiga kali tanggal 16 Mei lalu. Seorang jurubicara katedral tersebut mengatakan, “Kami merasa bahwa lagu ini telah menginspirasikan banyak orang untuk memikirkan tentang hubungan mereka dengan Allah dalam hidup mereka” (“Imagine That,” The Daily Mail, 17 Mei 2009). Sungguh, banyak anggota Gereja Anglikan tentunya tidak bermasalah sedikitpun untuk membayangkan, bersama Lennon, bahwa tidak ada surga atau neraka. Pada tahun 1994, dilaporkan oleh Sunday Times (31 Juli), bahwa sedikitnya 100 imam Anglikan adalah atheis yang tidak percaya pada “Allah yang eksternal dan supranatural. ” Tahun 1996, komisi doktrinal dari Gereja Inggris mengatakan bahwa neraka bukanlah tempat yang ada api dan penyiksaan kekal, dan Uskup Episkopal, John Spong, menulis dalam papernya bahwa gambaran Allah sebagaimana dalam Alkitab “tidak berlaku lagi” (ENI, 6 Des. 1996). Pada bulan September 2008, Gereja Inggris secara resmi meminta maaf kepada Charles Darwin karena telah menolak teori evolusinya (“Church Makes `Ludicrous’ Apology,” The Daily Mail, 13 Sept. 2008). John Lennon adalah seorang anti-Kristus. Bukunya yang berjudul A Spaniard in the Works, menggambarkan Yesus sebagai El Pifico, “seorang Spanyol Katolik, fasis yang gendut, pemakan bawang putih, bau, kecil dan kuning, dan yang ******* (makian).” Dalam bukunya yang jahat itu, Lennon terus menghujati Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Dalam bukunya “I Found Out,” Lennon menyanyi, “Tidak ada Yesus yang akan datang dari langit,” dan dalam lagunya “God,” ia mengatakan, “Saya tidak percaya Alkitab. Saya tidak percaya Yesus. Saya hanya percaya saya sendiri.” (lagi…)

Blog pada WordPress.com.