Beranda > RENUNGAN > BOSAN FIRMAN TANDA CELAKA

BOSAN FIRMAN TANDA CELAKA


ROTI YANG HINA, YANG TIDAK BERHARGA

Bil 21: 5 Maka kata orang banyak itu kepada Allah dan kepada Musa: Mengapa maka engkau telah membawa akan kami naik dari Mesir, supaya kami matikah di padang belantara ini ? karena di sini rotipun tiada, airpun  tiada,   dan hati  kami  jemu (bosan)  akan roti yang  terlalu hina  ini. (TL) (KJ:  Light  bread, NKJ: Worthless bread, TL: Roti yang hina,  TB: makanan hambar).

Tulang Elisa – Di sini orang-orang Israel  protes dan marah pada Allah dan Musa, sebab mereka  sudah bosan akan manna yang setiap hari dikirim Allah dengan  setia  dari Surga  untuk makanan mereka.

Manna itu gambarannya  Firman Tuhan,  ini makanan  bagi jiwa  (Mat 4:4). Ada  beberapa banyak orang Kristen juga bosan akan Firman Tuhan,  mereka ingin  minta  variasi-variasi  lain  seperti di dalam dunia,   ada film,  drama, artis, lelucon,  makan minum  dsb.  Tetapi bosan adalah  sikap yang salah!   Banyak orang tidak sadar akan  hal ini.

Tampaknya bosan  akan Firman Tuhan ini perkara kecil tetapi  akibatnya dahsyat,  hukuman Tuhan langsung dikirim dan akibatnya banyak orang mati. Dosa yang lain,  misalnya bersungut-sungut  itu juga jahat   (1 Kor 10: 10)  tetapi  sesudah  10 kasus persungutan, baru mereka dihukum Allah,   mati  di padang gurun.  Dan mereka mati  tidak  sekaligus melainkan satu  persatu selama 40 tahun.  Sebaliknya, orang  yang menghina Firman Tuhan,  langsung dihukum mati waktu itu  juga dan jumlahnya banyak.

A. MAKA KATA ORANG BANYAK ITU KEPADA ALLAH  DAN KEPADA MUSA

Mereka  berkata-kata melawan Allah dan Musa.

Kata-kata yang melawan  ini dikatakan  orang yang bosan  akan Firman Tuhan, bukan  hanya kepada Musa tetapi juga kepada Allah.

Biasanya semua pemimpin-pemimpin umat Tuhan juga akan  mengalami  hal-hal  seperti ini; Tetapi jangan berkecil hati mendengar celaan  dan persungutan orang yang bosan  akan Firman Tuhan.  Apa  yang harus kita perbuat?  Kita harus tahu mengapa mereka menjadi bosan akan manna atau Firman Tuhan dan bagaimana  hal ini bisa dicegah dan bisa disembuhkan. Tentu semua orang beriman juga harus tahu supaya jangan sampai bosan akan Firman Tuhan,  sebab akibat dahsyat dan kalau tidak bertobat akhirnya akan mati rohaaninya dan hilang keselamatannya.

B. MENGAPA ENGKAU  TELAH MEMBAWA KAMI NAIK DARI  MESIR, SUPAYA MATIKAH DI PADANG  BELANTARA INI?

Ini tuduhan oran Israel kepada Musa. Mereka menyesal mengapa mereka  mau keluar dari Mesir, mereka merasa lebih baik tinggal tetap di Mesir. Mereka tidak mempercayai Tuhan Ibr 3: 18,19 sehingga terus bersungut-sungut dan melawan Allah.  Sebab itu mereka dibiarkan (dihukum) Tuhan sehingga mati  di padang gurun.

Ini orang-orang yang tidak percaya dan  buta, karena itu mereka menyesal dan bersungut-sungut sebab  sudah keluar  dari Mesir.  Orang-orang yang masih cinta Mesir, kalau  dibawa keluar dari Mesir, itu berarti sakit  dan rugi, tetapi kalau orang Israel tetap di Mesir, mereka akan ditekan sampai mati dalam perhambaan Mesir. (Ingat bagaimana kejamnya serdadu-serdadu Mesir merampas bayi-bayi mereka dan membunuhnya dengan membuangnya ke sungai besar)

Begitu pula orang yang hidup untuk daging, kalau disuruh mematikan daging (keluar dari “Mesir”), mereka akan merasa sakit dan rugi,  sehingga terus bersungut-sungut. Tetapi orang yang percaya akan janji-janji Allah (seperti Yusak dan Kaleb) akan mendapatkan bahwa justru keluar dari Mesir itu untung besar, bahkan untung sampai kekal. Memang kalau hatinya bercintakan hal-hal daging dan yang fana, mereka tidak akan tahan hidup suci dan akan lebih menderita lagi, sebab Tuhan tidak memberkati orang yang kedagingan ini. Tetapi kalau tujuannya hidup yang kekal, ia akan untung sebab selain mendapat hidup kekal, juga semua fasilitas untuk hidup di dunia juga didapatnya dengan cukup bahkan limpah dari Tuhan.

Jadi yang betul, keluar dari “Mesir” tidak akan mati, bahkan hidup dengan limpah kecuali orang-orang yang tidak percaya dan yang bercintakan dunia dan perkara-perkara daging Yoh 10: 10

C. KARENA DI SINI ROTIPUN TIADA, AIRPUN TIADA

Memang roti dan air seperti di Mesir tidak ada, tetapi kalau toh ada, mereka akan menderita, sakit dan mati sebab roti dan air Mesir tidak mungkin mencukupi kebutuhan gizi untuk hidupnya di padang gurun selama 40 tahun.

Sebetulnya Israel sudah diberi Tuhan jauh lebih baik dari apa yang mereka dapatkan di Mesir. Dengan makan manna dari Surga, mereka menjadi sehat dan tidak kekurangan zat-zat apapun, juga tidak berpenyakit selama 40 tahun. Apa yang disediakan Tuhan bagi umatNya itu jauh lebih baik dari yang dituntutnya, yaitu kecukupan, kepuasan hidup (roti) yang lebih baik, juga sukacita dan kesegaran (air) dari Surga. Tetapi sebab bercintakan dunia (Mesir) mereka menjadi bodoh dan buta dan tidak bisa menikmati berkat Allah yang indah-indah.

D. DAN HATI KAMI JEMU (BOSAN) AKAN ROTI YANG TERLALU HINA INI

I. Memperhatikan Firman Tuhan

Tuhan menyuruh kita melakukannya.

Ams 4: 20-22 Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

Sebab Firman Tuhan itulah kunci hidup berbahagia di dunia dan di Surga.

Yus 1: 8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Maz 1: 2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam

Maz 1: 3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil

Umat Tuhan yang tidak percaya akan kehilangan segala berkat dan janji-janji Allah. Ternyata tidak semua umat Tuhan mau memperhatikan Firman Tuhan seperti banyak orang Israel yang bosan terhadap manna berkali-kali (Bil 11: 5-6; 21: 5 dll)

Demikian juga ternyata ada cukup banyak umat Tuhan yang tidak peduli akan Firman Tuhan, meremehkan, menyia-nyiakan bahkan menghina dan membuangnya. Berapa persen dari umat Tuhan seperti ini? Yang memperhatikan Firman Tuhan pun tidak semuanya betul, seperti orang Parisi yang penuh perhatian akan Firman Tuhan bahkan ahli dalam Firman Tuhan tetapi sebetulnya menolak Firman Tuhan, hanya tahu tetapi tidak melakukannya.

Mat 23: 3-4 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

Kita harus taat akan selurugh Firman Tuhan dan dengan Kristus kita akan sanggup Pil 4: 13.

Orang yang cinta Tuhan akan cinta FirmanNya Yoh 14: 23 Tetapi orang yang memperhatikan Firman Tuhan itu juga masih terbagi-bagi dalam beberapa golongan seperti yang diceritakan Mat 13 yaitu memperhatikan Firman Tuhan:

1) dengan hati yang seperti jalan,

2) dengan hati seperti tanah yang berbatu-batu,

3) dengan hati seperti tanah yang berduri dan

4) dengan hati seperti tanah yang subur.

Berapa persen umat Tuhan yang seperti masing-masing bagian ini? Kita tidak tahu!

Tetapi yang penting kita sendiri termasuk yang  mana? Dan orang-orang yang menjadi tanggungan  kita, termasuk yang mana? Jangan sampai  termasuk bentuk-bentuk hati yang sia-sia, hati kita  harus menjadi seperti tanah yang subur (sebab  hanya ini yang berbuah-buah), sehingga bisa ber-  buah-buah sesuai dengan pengertian dan ketaatan  kita.

II. Mengapa dalam pemberitaan Firman  yang wajar, ada yang bosan terhadap  Firman Tuhan, ada yang sangat  bergairah?

Ada orang yang mengeluh bosan, muak, terlalu banyak, sampai muntah-muntah, diulang-ulang, sudah tahu semua (padahal ada banyak hal yang dia tidak tahu dibandingkan dengan jemaat yang lain) dsb.  Mengapa sampai begitu?

Kalau seorang diberi makan yang bergizi, nikmat dan bersih lalu muntah-muntah, pasti ia sakit, apalagi yang lain-lain tidak ada yang muntah-muntah. Orang yang sering bosan dan jemu pada Firman Tuhan biasanya ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya yaitu tidak ada pekerjaan Roh Kudus.

Mengapa?

Biasanya sebab ada dosa, percintaan duniawi, hati bercabang, tidak mau menyangkal diri, malas memelihara hidup rohani (malas bersekutu, ibadah, doa, pelayanan, dan tidak mau pikul salib) dsb. Sebab itu orang-orang ini tidak ada kerinduan akan Firman Tuhan, bahkan jemu dan bosan. Orang seperti ini akan meremehkan Firman Tuhan, menyia-nyiakan dan membuangnya.

Biasanya TV, majalah, rekreasi, makan minum dll, jauh lebih menarik baginya. Ini tidak baik.

Seringkali orang-orang ini menyalahkan si pengkhotbah dan Gerejanya, tetapi sebetulnya dia yang bermasalah. Dia sendiri yang tidak beres, sebab itu Firman Tuhan baginya menjadi tidak berharga, tidak berguna, sehingga diremehkan, disia-siakan bahkan ada yang menolak dan membuangNya. Bagi orang-orang ini Alkitab itu membosankan dan membuatnya menjadi tidur. Ada seorang guru agama, seorang sarjana Alkitab mengaku di hadapan mahasiswa, katanya:

“Terus terang, sayapun bosan akan Firman Tuhan, kalau sudah tidak bisa tidur, saya baca saja Alkitab, pasti cepat tidur!”

Jadi kebosanan akan Firman Tuhan merupakan tanda bahwa:

1. Tidak ada pekerjaan Roh Kudus di dalamnya

2. Rohaninya masih kanak-kanak dan tidak sehat

3. Sakit rohani, ada dosa, ada percintaan duniawi, ikatan-ikatan dll.

Orang-orang seperti ini mudah bersungut-sungut, berontak kepada Allah dan pemimpin-pemimpinnya, lalu cepat binasa. Sebaliknya orang yang rohaninya sehat, dan ada pekerjaan Roh Kudus di dalamnya akan sangat mencintai dan menghargai Firman Tuhan, bahkan Firman Tuhan dihargai lebih dari emas, madu, nafkah, dll.

Maz 119: 47 Aku hendak bergemar dalam perintah-perintahMu yang kucintai itu (77,92)

Maz 119: 97 Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.

Maz 119: 103 Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih daripada madu bagi mulutku.

Maz 119: 127 Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintahMu lebih daripada emas, bahkan dari pada emas tua (140, 174)

Ayb 23: 12 Tiada pernah aku menyebelahkan firman yang terbit pada-Nya, melainkan sudah kutaruh akan segala kata lidah-Nya terlebih dari pada ku taruh akan penghidupanku (TL)

III. Firman Tuhan seperti emas atau seperti sampah!

Bagi orang-orang yang cinta Tuhan dan ada pekerjaan Roh Kudus, Firman Tuhan itu sangat berharga, bahkan lebih dari emas; sebab itu setiap kebenaran Firman Tuhan disimpan baik-baik dalam hatinya seperti Maria.

Maz 119: 11  Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Luk 2: 19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.

Dalam hatinya ada Firman Tuhan yang limpah, karena dikumpulkan terus (sebab setiap kebenaran Firman yang didapatkan itu sangat berharga). Dengan demikian pengertian Firman Tuhan orang ini makin lama makin bertambah, baik jumlahnya juga pengertiannya                  2 Pet 3 :18

Ada seorang ibu tua, waktu mendengar Firman Tuhan, tiba-tiba tangannya menggerogohi kantong belakangnya (ia memakai celana panjang) dan mengeluarkan satu pensil pendek dan sepotong kertas, lalu menulis di atas kertas itu. Kalau ada sesuatu yang indah dalam Firman Tuhan, ia menulis lagi. Setiap kebenaran itu indah baginya dan selain mendengarkanNya, ia juga menulisnya supaya di rumah bisa diulang-ulang lagi, ia memamah biak Firman Tuhan yang sudah diterimanya.

Baginya Firman Tuhan itu lebih berharga dari emas.

Umat Tuhan yang membuang-buang Firman Tuhan itu seperti membuang emas. Kalau kita tahu itu emas, pasti tidak dibuang, kecuali:

a) Kanak-kanak (yang tidak tahu harganya) atau

b) Orang gila.

Orang yang tidak mengerti harga dan kemuliaan Firman Tuhan, hanya menganggap seperti sampah saja, inilah orang yang bodoh, kanak-kanak dan orang yang sudah tergila-gila dengan dunia dan segala isinya seperti Lot. Orang seperti ini selalu bosan, muak akan Firman Tuhan, sehingga tidak memperdulikannya, bahkan membuangnya. Pasti di dalam orang itu tidak ada pekerjaan Roh Kudus atau Roh Kudus sudah dipadamkan di dalamnya.

Kalau seorang sudah dibaptis dengan Roh Kudus, ia mengaku penuh dengan Roh Kudus tetapi tidak ada gairah akan Firman Tuhan, tidak suka Firman Tuhan, itu roh yang palsu, bukan Roh Kudus atau dahulu memang pernah penuh Roh Kudus tetapi sekarang sudah ditinggalkanNya. Kalau seorang penuh dan dipimpin Roh, pasti hatinya rindu akan Firman Tuhan.

Orang yang bosan akan Firman Tuhan ini, yang menganggapnya hanya seperti sampah, hidupnya akan sama seperti orang dunia, bahkan lebih pahit sebab diterkam iblis yang sudah lama menunggu dan menginginkannya (=digigit ular tedung). Orang seperti ini akan bertambah-tambah dalam dosa dan makin terikat, hidupnya akan menjadi kosong dan gelisah, lalu kalau tidak bertobat ia akan binasa!

Orang-orang yang bosan akan Firman itu dalam keadaan rohani yang berbahaya, suatu keadaan yang sangat jelek! Bosan Firman itu tanda celaka!

IV. Firman Tuhan diulang-ulang!

Orang-orang yang bosan, muak terhadap Firman Tuhan itu suka terus bersungut-sungut dan mengeluh:  ”diulang-ulang”.

Mengapa sampai demikian? Karena bosan, sehingga tidak suka Firman Tuhan, maka pada waktu ia mendengar ada sedikit Firman yang sama, langsung komentarnya: “diulang-ulang!”

Jadi problemnya sebetulnya bukan karena diulang-ulang, tetapi karena hatinya bosan akan Firman Tuhan. Sesungguhnya, sekalipun Firman Tuhan itu diulangpun (sebagian ayat-ayat perlu diulang-ulangi) itu masih patut.

Memang kebenaran Firman Tuhan (yang bertentangan dengan daging) ini perlu kembali diingatkan berulang-ulang. lagipula ayat-ayat Firman Tuhan itu sangat berharga, kalau diulang-ulang itu makin teringat dan makin menguntungkan! Tuhanpun mempunyai buku Ulangan! Orang yang bosan dan suka mengeluh “diulang-ulang”, itu rugi dan akhirnya kalau tidak diperbaiki ia akan jatuh dan terikat bermacam-macam dosa, makin lama makin banyak dan akhirnya binasa!

V. Bosan? Harus diselidiki.

Kalau ini terjadi dalam diri kita atau dalam orang-orang yang menjadi beban kita, kita harus menyelidiki apa sebabnya, lalu memperbaikinya dengan bertobat sungguh-sungguh, sampai pulih.

Kalau ada sebab-sebabnya, itu harus dibuang, harus bertobat sampai bersih dan pulih kembali. Kalau tidak mau menyangkal diri, tidak mau pikul salib, akan tetap diikat oleh segala macam percintaan dunia, dosa dan kedagingan, sehingga hatinya terus bercabang dan tetap bosan atau lekas bosan akan Firman Tuhan. Kalau seorang sudah bertobat sungguh-sunguh, Roh Kudus kembali bekerja di dalam hatinya, maka ia akan kembali suka pada Firman Tuhan, ia akan dipulihkan.

Jadi, ukurannya kalau sudah pulih, ia akan kembali menyukai dan mencintai Firman Tuhan, menyimpan dan mentaatinya, sehingga hidupnya akan kembali berbuah-buah. Jangan sampai kita tergolong orang yang bosan akan Firman Tuhan, apalagi keras kepala, bisa mati dalam dosa-dosanya seperti orang Israel dalam Bil 21: 5-6

VI. Mengapa orang yang cinta Firman Tuhan, hidupnya berbuah-buah?

Orang-orang yang cinta Firman Tuhan dan mentaatinya, itu biasanya penuh dengan pekerjaan Roh Kudus sehingga mengerti harga Firman Tuhan, dan menyimpanNya baik-baik dalam hatinya Maz 119: 11

Firman Tuhan yang disimpan itu menjadi benih-benih iman.

Orang-orang seperti ini hidupnya akan berbuah-buah sesuai dengan pengertian dan ketaatannya. Kalau ia menghadapi problem atau pencobaan, maka Roh Kudus (yang bekerja di dalamnya) mengingatkan ayat-ayat yang berisi janji Allah yang cocok dengan problemnya.

Yoh 14: 26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua (Firman Tuhan) yang telah Kukatakan kepadamu.

Pada waktu Roh Kudus mengingatkan ayat-ayat ini, ayat ini menjadi hidup artinya Firman yang hidup itu bergerak, bekerja dalam hatinya sehingga ia yakin dan timbul iman sesuai dengan ayat itu. Biji salak itu hidup, kalau ditanam, dari dalam biji itu tumbuh kecambah. Juga ayat-ayat yang hidup oleh Roh Kudus, menumbuhkan iman.

2 Kor 3: 6b ……. sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Karena timbul iman, ada iman, ia bisa hidup dari iman dan sesuai dengan apa yang dipercayainya, itupun jadilah.

Mat 8: 13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: ” Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

Rom 1: 17 Karena di dalamnya itu kebenaran   Allah dinyatakan daripada iman kepada iman, seperti yang telah tersurat: Bahwa orang benar itu akan hidup oleh sebab iman. (TL)

Kalau ada iman, tidak ada perkara yang mustahil, pasti ia menang, berhasil dan berbuah-buah.

Mrk 9: 23 Jawab yesus: “Katamu: Jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”

Sebab itulah orang ini berbuah-buah banyak, 30, 60 atau 100 kali lipat, sebab ia menyimpan benih-benih iman dalam hatinya yaitu kebenaran-kebenaran Firman Allah, lalu waktu perlu, dengan pertolongan Roh Kudus, ini menjadi iman yang hidup, yang memberi kemenangan baginya.

Mat 13: 23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

Karena ada iman, maka ada kemenangan dan ada buah-buah yang limpah sesuai dengan imannya. Sebab itu orang-orang yang cinta Firman Tuhan itu mudah berbuah-buah, selama ia terus taat dipimpin oleh Roh!

Ada orang yang cinta dan suka akan Firman Tuhan, tetapi kadang-kadang masih berbuat salah, jangan kecil hati atau putus asa, sebab memang kita belum sempurna. Bereskan salah-salah yang dibuat, bertobat sungguh-sungguh dan jangan berbuat dosa lagi Yoh 8: 11. Kembali hidup benar di hadapan Tuhan, Tuhan akan kembali dipihak kita.

Yak 4: 7, 8 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari daripadamu! mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah (bersihkanlah) tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu (dari segala percintaan dunia dan daging), hai kamu yang mendua hati (bercabang hati)!

Ada isteri yang  marah-marah, sebab suaminya suka menyelidiki Alkitab, tetapi kadang-kadang masih marah, ia bersungut-sungut katanya: “Percuma baca Alkitab, tetapi masih berdosa!”

Ini isteri yang bodoh, yang memberi komentar yang bodoh terhadap Firman Tuhan.

Jangan menghinakan Firman Tuhan. Mempunyai suami yang cinta Firman Tuhan itu untung. Meskipun sekali-kali suaminya masih berbuat salah, sebab memang belum sempurna, kalau tidak berjaga-jaga, bisa tergelincir dan berbuat salah, tetapi ini bukan karena cinta Firman Tuhan! Kalau si suami suka Firman Tuhan itu indah, Firman Tuhan tidak pernah membuat orang berbuat dosa! Makanannya sudah betul dan pasti berfaedah. Jangan sesudah makan makanan yang bersih, bergizi dan sehat, kemdian orangnya sakit, lalu disuruh berhenti makan, ia akan lekas mati. Punya suami,atau  isteri, atau anak yang cinta Firman Tuhan itu suatu anugerah Allah yang besar, kalau terus dibimbing akan menjadi indah dan mulia. Jangan justru diolok-olok karena berbuat salah dan disuruh berhenti cinta Firman Tuhan, rohaninya akan cepat mati dan hidupnya akan makin jahat dan celaka!

VII. Kesimpulan

Jadi, orang yang cinta Firman Tuhan sehingga ia terus bertambah-tambah dalam mengerti dan mentaati Firman Tuhan, ia menyimpan lebih banyak kebenaran-kebenaran Firman Tuhan di dalam hatinya. Yang tersimpan ini adalah benih-benih iman. Pada saat diperlukan, waktu menghadapi problem atau pencobaan, Firman yang tersimpan ini ditarik keluar oleh Roh Kudus, menjadi iman untuk menghadapi problem-problem ini sehingga ia bisa bertindak dengan iman dan mengalami kemenangan, sesuai dengan iman yang dimilikinya. Betapa indah orang yang cinta akan Firman Tuhan, hidupnya akan penuh kemenangan dan bahagia.

Luk 11:28 Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

Kalau mau cinta Firman Tuhan dan taat, Roh Kudus pasti bekerja di dalam hidupnya. Tetapi tanpa pekerjaan Roh Kudus, dunia dengan segala keindahan dan kemanisannya akan lebih menarik dan lebih dicintai daripada Firman Tuhan. Tanpa pekerjaan Roh Kudus, apalagi kalau limpah dosa dan pekerjaan setan, tidak akan ada gairah atau kerinduan akan Firman Tuhan dan Firman Tuhan itu menjadi membosankan, menjemukan sehingga dibuang,  sama sekali tidak disimpan dalam hatinya, sebab tidak berharga dan tidak berguna baginya, hanya seperti sampah.

VIII. Ditertawakan Tuhan

Orang seperti ini yang bosan akan Firman Tuhan, akan ditertawakan Tuhan pada saat-saat kesukaran datang menghancurkan hidupnya.

Ams 1:23-32

(23) Balikkanlah dirimu kepada pengajaranku; bahwasanya aku akan mencurahkan rohku kepadamu dengan limpahnya serta memberitahu perkataanku kepadamu.

(24) Maka sebab telah kupanggil, tetapi kamu enggan; sebab telah kukedangkan tanganku, tetapi seorangpun tiada yang mengindahkannya;

(25) dan sebab kamu telah membuang segala bicaraku, dan tiada kamu menghendaki nasihatku;

(26) maka akupun akan tertawakan balamu kelak serta mengolok-olok akan kamu apabila ketakutan datang atas kamu.

(27) Apabila ketakutanmu itu datang seperti tofan dan kebinasaanmu itu datang seperti pusaran angin dan kesukaran dan kepicikan berlaku atasmu,

(28) maka pada masa itu kelak mereka itu akan berseru-seru kepadaku, tetapi tiada aku menyahut; mereka itu akan mencahari aku dengan rajin, tetapi tiada didapatinya akan daku.

(29) Maka itu sebab mereka itu telah benci akan pengetahuan dan tiada disukainya takut akan Tuhan.

(30) Dan tiada mereka itu mau menerima nasihatku dan dicelakannya tegurku.

(31) Maka sebab itulah mereka itu akan makan kelak buah-buah jalannya serta mengenyangkan dirinya dengan daya upayanya.

(32) Karena tak akan jangan kesalahan orang bodoh juga yang membunuh dia kelak, dan alpa orang ahmak juga yang membinasakan dia. (TL)

Tetapi kalau seorang penuh dan dipimpin Roh, maka setiap bagian Firman Tuhan itu indah tidak membosankan, sekalipun diulang-ulang  (seperti seorang melihat permata yang indah dan mahal, tetap indah sekalipun terus dilihatberulang-ulang; juga orang yang mengerti, melihat orang ini, tidak heran, sebab memang intan itu sangat mahal). Firman Tuhan ini sepatutnyadipegang baik-baik  dan disimpan sebagai benih-benih  iman, dan ini akan menjadi iman yang sangat berharga pada saat-saat  kesulitan, sehingga ia mendapat kemenangan-kemenangan  iman yang limpah!

Ams 1:33 Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka.”

Orang-orang benar itu hidup dengan cara ini Rom 1:17. Misalnya waktu sakit, Firman yang sesuai diingatkan, diperintahkan Roh Kudus dan muncul dalam ingatannya dan menjadi iman dalam hidupnya. Sebab itu ia menjadi sembuh, tertolong dan berkemenangan.

Maz 107:20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

Hati-hati jangan sampai bosan, muak atau  bersungut-sungut akan Firman Tuhan, atau  langsung berkomentar “diulang-ulang”. karena  ada sedikit bagian Firman Tuhan yang diulang-  ulang, tetapi cintailah Firman Tuhan, itu kunci  hidup berkemenangan dan berbuah-buah  dalam segala segi hidup sampai kekal.

BIL 21:6. BALA ULAR TEDUNG.

Akibat menghina manna itu sangat dahsyat di hadapan Allah. Mereka digigit ular tedung, ini lambang dari iblis. Orang yang tidak suka Firman Tuhan akan mudah menjadi korban pekerjaan setan.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mereka yang bosan akan Firman Tuhan, tidak akan mengerti kebenaran Firman Tuhan (tetapi mereka merasa sudah tahu semua!), sehingga karena tidak tahu mana yang benar, mereka kena tipu segala pikiran dan falsafah duniawi yang dari iblis. Sebab itu mereka  percaya dusta setan sehingga rohaninya binasa. Inilah orang-orang yang kena gigit ular tedung, yaitu orang Kristen tetapi hidupnya duniawi dan dengan yakin (sebab percaya dusta setan)tidak takut berbuat macam-macam dosa dan kedagingan. Mereka mempunyai macam-macam alasan dari iblis dan dunia.

Yer 8:17 Lihatlah, Aku melepaskan ke antaramu ular-ular beludak, yang tidak dapat dimanterai, yang akan memagut kamu, demikianlah firman TUHAN.”

Orang yang menghina dan menolak kebenaran Firman Tuhan itu dilepaskan Tuhan, sehingga menjadi korban dari kuasa yang menyesatkan lalu percaya akan dusta iblis dan binasa.

2Tes 2:10-12 dan dengan segala semu daya kejahatan bagi orang-orang yang akan binasa, sebab mereka itu tiada menaruh kasih akan yang benar (yaitu Firman Tuhan) supaya mereka itu selamat. Maka itulah sebabnya didatangkan Allah ke atasnya suatu kuasa yang menyesatkan, supaya mereka itu percaya akan yang dusta, supaya sekalian yang tiada percaya akan yang benar dan yang berkenan akan yang jahat itu dihukumkan. (TL)

Segala macam pikiran, falsafah dan pendapat duniawi, merasuk dalam pikiran dan hidupnya, sehingga hatinya dan cara hidupnya menjadi sama seperti orang dunia, percaya pada dusta setan.

Orangnya masih hidup tetapi rohaninya sudah mati digigit ular tedung dunia.

Contohnya: Lot. Mula-mula  Lot termasuk orang benar seperti Abraham. Tetapi kemudian ia ingin dan mencintai Sodom Gomora sehingga hatinya penuh dengan dosa-dosa Sodom dan percaya pada semua falsafah Sodom.

Kej 13:13 Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.

Racun ular tedung itu sudah merasuk di dalamnya.

Kej 19:8 Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu; perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku.”

Kej 19:31 Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. (kemudian Lot dan putri-putrinya berbuat dosa yang terlalu sangat keji).

Lot sekeluarga pernah ditawan bersama-sama seluruh isi Sodom, oleh raja Kedorlaomer, Abraham membebaskannya, tetapi ia tetap kembali hidup di Sodom, tidak mau (bertobat) kembali kepada Abraham. Pada waktu Sodom dibakar Tuhan (sebab dosa2nya sudah melebihi batas), maka oleh doa syafaat Abraham, Lot sekeluarga sudah dikeluarkan dari Sodom tetapi Sodom tetap tinggal dalam hatinya, sebab itu ia tetap tidak mau kembali kepada Abraham, tetapi kembali masuk kedalam Zoar, yaitu Sodom kecil! Kej 19:20-23. Akhirnya ia ditolak oleh Allah untuk selamanya dan binasa Ul 23:3).

Berapa banyak orang Kristen yang sudah menjadi duniawi, berpikir dan hidup sebagai orang dunia, rohaninya sudah mati kena gigit ular tedung duniawi (tetapi orangnya masih hidup!). Inilah orang-orang yang bosan dan menghinakan Firman Tuhan, lalu digigit ular tedung!

BIL 21:7. ISRAEL BERTOBAT.

Orang-orang  Israel yang masih hidup,  mengakui dosanya, menyesal dan minta  ampun.

Jangan terlambat! Jangan sampai mati,  sebab yang mati tidak lagi bisa memandang  ular tembaga itu dan untuk selamanya mati  dalam dosa, yaitu tidak mau dan tidak bisa  bertobat, tidak bisa keluar dari cara hidup  Sodom Gomora dan kemudian mati dalam  Neraka untuk kekal.

Mereka melihat banyak orang yang sudah  mati digigit ular tedung. Ini mati rohani, karena racun ular tedung, yaitu semua falsafah dunia dan kedagingan; Masih Kristen, tetapi hidupnya seperti orang dunia, penuh dengan segala dosa dan keinginannya, tetapi ini hidup yang tidak ada damai, tidak ada sejahtera, pahit dan  keselamatannya hilang. Hidup menurut cara duniawi itu tidak bisa sejahtera. Rom 3:17. Kesukaan dunia itu hanya umpan dosa dan seketika saja dan pahit Ibr 11:25.

Ams 14:12-14 Adalah jalan yang disangka orang betul adanya, tetapi akhirnya kelak menjadi jalan kepada maut. Lagi dalam tertawapun hati akan merasai sakit, dan akhirnya kesukaan itu kedukaan juga. Barangsiapa yang degil hatinya itu mengenyangkan dirinya dengan menurut kehendaknya sendiri, tetapi seorang yang baik itu mengenyangkan dirinya dengan berbuat perkara yang wajib atasnya. (TL)

Tampak sekali bedanya dengan orang-orang yang tinggal di dalam Kristus, yang tidak bisa diracunioleh segala falsafah dan pikiran duniawi. Apalagi sesudah mati, betul-betul jelas bedanya sebab yang setia di dalam Kristus, hidup di Surga dan yang menghina manna dan kena racun ular tedung, tersiksa untuk kekal di Neraka Wah 14:11; 21:5-6.

Mereka yang rohaninya masih hidup (masih mungkin bertobat), ada yang sadar dan mau bertobat. Jangan menunggu sampai terlambat. Orang yang bosan akan Firman Tuhan hendaklah segera bertobat supaya tidak sampai mati dalam dosa dan dilanjutkan dalam Neraka. Sadarlah, tinggalkan segala tipu daya kekayaan dan kesukaan dunia Mat 13:22 supaya dipulihkan dan kasih akan Firman Tuhan tumbuh kembali dalam hatinya. Sesudah itu, rohaninya harus terus dipelihara dengan taat akan apa yang sudah diketahuinya.

Pil 2:12b karena itu tetaplah kerjakan (peliharalah) keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

Pil 3:16 Hanya barang di mana kita sudah sampai, biarlah kita berjalan menurut itu juga. (TL)

BIL 21:8-9. ULAR TEMBAGA MENYEMBUHKAN

Tuhan memberi jalan supaya sembuh  dari racun ular tedung yaitu dengan  memandang ular tembaga. Mengapa yang  dipakai justru bentuk ular tedung tetapi dari  tembaga. Arti rohani dari ular tembaga  adalah hukuman atas dosa. Ular tembaga  adalah gambaran pekerjaan iblis yang  dihukumkan  dalam tubuh Putra manusia  Yesus di salib Golgota.

1Yoh 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat  dosa, berasal dari iblis (kena racun ular  tedung)sebab Iblis berbuat dosa dari  mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.

Di atas salib pekerjaan iblis dihancurkan oleh Putra manusia Yesus. Sebab itu orang yang bertobat diampuni oleh darah Yesus dan dengan memikul salib Kristus, kita bisa tetap bebas dari segala pengaruh dosa. Harus mau pikul salib, mau mematikan keinginan daging, maka kemenangan Kristus bisa bekerja dalam dirinya dan kasih akan Firman Tuhan akan bersemi kembali dalam hatinya, ia akan bersukacita dan kembali mencintai Firman Tuhan lagi.

Jangan terlambat. Kalau ada yang mulai bosan, mulai ber-sungut-sungut akan Firman Tuhan, jangan diteruskan, jangan meniru-niru orang Kristen yang duniawi, nanti terlambat dan binasa! Hargai Firman Tuhan, cinta dan taat, sebab akibat dan hasilnya akan dimakan sendiri-sendiri oleh setiap orang! Jangan menyia-nyiakan kasih dan kemurahan Tuhan.

Setiap orang yang masih bisa mendengar berita ini, berarti ia masih hidup (sekalipun mungkin rohaninya sudah setengah mati) dan masih mendapat kesempatan untuk bertobat dari Tuhan. Tinggalkan dunia dengan segala keindahan dan kekayaannya serta segala ikatan dosa-dosa, percaya Tuhan Yesus, bertobat lalu pikul salib dan kembali hidup baru untuk seterusnya, supaya kembali dalam kasih Kristus dan FirmanNya.

KESIMPULAN

Orang yang bosan, muak dll terhadap Firman Tuhan itu berarti tidak ada pekerjaan Roh Kudus di dalamnya dan ini juga tanda celaka; kalau ia tidak bertobat akan lekas mati digigit ular tedung duniawi, sehingga mati rohani (sekalipun masih hidup) seperti Lot yang tidak bisa lepas dari racun Sodom Gomora. Sekalipun sudah keluar dari Sodom tetapi Sodom masih merasuk dalam hati Lot dan keluarganya sehingga mereka ditolak sampai se-lama2nya oleh Tuhan Ul 23:3.

Jangan sampai terlambat, bertobatlah sekarang selagi belum mati penuh, tinggalkan segala percintaan dunia dan isinya 1Yoh 2:15-17. Matikan segala keinginan daging, pikul salib setiap hari maka kasih akan Firman Tuhan akan bersemi, tumbuh dan kalau terus dipelihara akan ber-buah-buah dengan manis sampai dalam Surga yang kekal.

Orang-orang  yang cinta Tuhan itu merasakan Firman Tuhan itu sangat mahal, lebih dari emas, disimpan baik2 dalam hati menjadi benih2 iman. Pada waktu kesulitan dan pencobaan, Roh Kudus akan mengingatkan Firman Tuhan yang tersimpan dalam hatinya dan itu akan menjadi keyakinan dan imannya sehingga ia menang atas segala pencobaan dan berbuah-buah lebat di hadapan Tuhan, hidup dengan manis, bahkan sampai kekal di Surga. Orang yang cinta Firman Tuhan itu berbahagia di dunia sampai kekal selama-lamanya. Yang mematikan daging akan bertambah-tambah mengasihi Firman Tuhan dan bertambah-tambah dalam kesukaan dan kemenangan ilahi.

Orang yang cinta Firman Tuhan, biarlah makin bertambah-tambah mengasihiNya, supaya makin limpah berbuah-buah bagi Tuhan, jangan meniru-niru orang yang menghina Firman Tuhan dan bosan.

Nyanyian:

Yang cinta Tuhan Yesus simpan sabdaNya.

Bapa mengasihi Dia, katanya,

kutinggal di hatimu selamanya.

About these ads
  1. 25 Juli 2013 pukul 2:52 PM | #1

    Syukur kepada Allah.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: