Blog Penting Dede Wijaya

27 Juli 2009

SAKSI JEHOVAH SINYAL YANG MEMBINASAKAN

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 11:53 AM

Seandainya dari awal Saksi Jehovah masuk Indonesia seperti denominasi lain, tanpa dihimpit oleh pemerintah, maka mungkin mereka akan hanya memiliki beberapa gereja seperti Mormon dan Christian Science. Terlebih lagi jika gereja-gereja Protestan membekali anggota jemaat tentang poin-poin kesesatan Saksi Jehovah, maka mereka pasti tidak bisa mendapatkan banyak orang.

Namun kelompok Protestan telah salah sikap, memakai tangan pemerintah menghadang mereka di permukaan, sehingga memaksa mereka bergerak di bawah. Akhirnya bukan rahasia lagi bahwa mereka berjalan dua-dua orang memasuki rumah orang Kristen, mempertanyakan komposisi iman mereka, dan mulai memasukkan pengajaran mereka. Hasilnya, jumlah mereka tak terhitung, dan jaringan mereka menggurita. (lagi…)

JEMAAT DARI TUHAN YANG HIDUP

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 11:50 AM

Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga TUHAN, yakni jemaat dari TUHAN yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran. 1 Tim. 3:15

Rasul Paulus menyebut orang-orang percaya yang digembalakan Timotius dengan empat istilah. Pertama sebagai keluarga TUHAN (oi;kw| qeou/) secara literal ‘rumah TUHAN, atau rumah tangga TUHAN’. Betul sekali bahwa orang-orang percaya yang berkumpul adalah rumah tangga TUHAN. Setiap orang yang tergabung ke dalam kumpulan, mereka adalah orang yang telah dilahirkan kembali oleh Roh TUHAN dan menjadi salah satu anak-anak TUHAN. Orang-orang yang menyaksikan kehidupan mereka dapat melihat model rumah tangga TUHAN. Untuk istilah ini penekanannya adalah keharmo­nisan ke dalam. (lagi…)

INJILI SINYAL YANG MEMBINGUNGKAN

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 11:34 AM

Dr. Alberto Rivera, seorang mantan imam Jesuit Katolik mengungkapkan banyak hal tentang Katolik dan ordo Jesuit yang bisa membuat kita terperanjat dalam buku-bukunya. Ia mengungkapkan tentang berbagai agenda rahasia ordo Jesuit yang dijalankan dalam hentakan-hentakan sejarah seperti perang dunia II dengan agenda pembunuhan orang Yahudi bahkan masalah pembunuhan presiden Abraham Lincoln. (lagi…)

14 Juli 2009

SINYAL YANG SALAH

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 7:03 AM

Kejatuhan Manusia

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia tidak bisa hidup bersama Allah yang maha kudus di Sorga yang maha kudus. Di dalam hati manusia pernah muncul keinginan jahat untuk menyamakan dirinya dengan Allah. Manusia pernah menyangsikan Allah dan mempercayai iblis. Kejahatan ini harus dihukumkan baru bisa selesai. Sifat kemahaadilan Allah tidak bisa membiarkan kesalahan tanpa mendapatkan penghukuman. Penghukuman yang telah diumumkan Allah ialah hukuman mati.

Namun karena kasih Allah yang sangat besar, Ia merencanakan untuk mengirim Juruselamat yang akan dihukumkan. Adam dan Hawa harus mengaku salah dan menyesali kesalahan (bertobat), dan percaya kepada janji Allah bahwa Ia akan kirim Juruselamat untuk menggantikan mereka dihukumkan. (lagi…)

6 Juni 2009

Asal Usul Malaikat & Roh Jahat Menurut Agustinus

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 8:23 AM

Telah dimuat dalam Jurnal Stulos, STT Bandung, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, halaman 67-76. ISSN 1858-4683

Hali Daniel Lie, M.Th.

Pendahuluan

Di dalam ranah dunia roh paling sedikit terdapat dua jenis makhluk, yaitu yang baik dan yang jahat. Yang baik dinamakan makhluk terang atau putih atau seringkali dikenal sebagai malaikat. Yang jahat dinamakan makhluk kegelapan atau hitam atau yang umumnya dikenal sebagai roh jahat. Yang pertama, malaikat dan yang terakhir, roh jahat. Kenyataan ini merupakan kebenaran doktrinal yang diyakini oleh banyak agama dan kepercayaan. Namun demikian, persoalan mengenai kedua jenis makhluk roh ini disoroti secara berbeda oleh agama-agama dan kepercayaan-kepercayaan dari segi asal-usul mereka. (lagi…)

7 Maret 2009

Ketika Tuhan Tidak Mendengar Seruan Kita

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 2:47 PM

“Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:1-2)

Kita sering komplain kepada Tuhan bahwa Ia tidak mendengarkan doa-doa kita, khususnya ketika Allah tidak merespon sesuai dengan keinginan kita. Tetapi ini tidak berarti bahwa Allah tuli, sebab “Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar?” (Mazmur 94:9) Allah mendengar sesuatu yang ada dalam pikiran kita, bahkan sesuatu yang belum terucap oleh mulut kita, “Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.” (Mazmur 139:2)

Jadi, bukan karena Allah tidak dapat mendengar seruan hati kita, tetapi ada kemungkinan hidup kita tidak sejalan dengan kehendakNya, sehingga Ia tidak mendengarkan doa kita. Mungkin hal yang terpenting dalam situasi ini adalah ketaatan kita kepada firmanNya, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” (Yohanes 15:7). Tetapi, “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar” (Mazmur 66:18). “Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” (Yakobus 4:3) Tentu saja ketika kita berdoa, “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang” (Yakobus 1:6). “Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” (Yohanes 14:13).

“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.” (1 Yohanes 5:14-15)

(Terjemahan yang benar untuk 1 Yoh 5:15 adalah “Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mendengarkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memiliki permohonan yang telah kita minta kepadaNya.”)

Mungkin ada di antara kita yang berpikir, bahwa saya telah berdoa, sudah memeriksa hati, meminta sesuatu yang juga kembali untuk kemuliaan Tuhan, namun doa saya sampai sekarang belum juga dikabulkan, jangan pernah kita kecewa kepada Tuhan. Mungkin Tuhan sedang menunda jawabannya sampai waktu yang tepat. Ingatlah akan Hana ibunya Samuel, ingatlah Elizabeth ibunya Yohanes Pembaptis, ingatlah akan Yusuf, dan pahlawan iman lainnya. Doa mereka ada kalanya ditunda, sampai waktu yang tepat, dan biarlah iman kita dikuatkan olehnya. Atau mungkin saja doa kita tidak dikabulkan, jangan juga kita kecewa. Mari kita beriman sama seperti Paulus, yang sudah meminta agar duri dalam dagingnya untuk dicabut, tapi Tuhan bilang sudah cukup kasih karuniaKu.

Di atas segalanya, satu hal yang harus kita amini, Allah tahu yang terbaik untuk kita dan kita pasti akan menemukan bahwa “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28) Untuk itu, periksalah hati kita, bagaimana komunikasi kita dengan Tuhan selama ini? Apakah kita adalah seorang pendoa yang sungguh-sungguh berdoa dengan tidak jemu-jemu? Yang berdoa bukan hanya untuk kepentingan sendiri? Bukan pribadi yang berdoa waktu kepepet saja, setelah hidupnya senang lupa akan Tuhan. Jika kita sudah memeriksa hati dan hubungan kita dengan Tuhan, maka “Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” (1 Yohanes 3:21-22)

Ev. Chandra Johan, M.B.S.

GBIA Semarang (http://gbiasemarang.blogspot.com)

Sumber: http://graphe-ministry.org/articles/?p=21

27 Februari 2009

TOTAL DEPRAVITY (Bag. 2)

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 4:27 PM

Pandangan Kalvinis lainnya:

1. Kehendak manusia tidak ada hubungannya dengan keselamatan.

Yoh 1:12-13 “Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya; orang-orang yang tidak diperanakkan bukan dari darah dan daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan laki-laki, melainkan dari Allah.”

2. Roma 9:16 “Hal itu tidak bergantung kepada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah”.

Dalam konsep Kalvinis, bahwa kelompok orang yang percaya akan adanya kehendak bebas manusia untuk percaya dan menolak Yesus mengajarkan Synergisme, atau kerja sama antara Allah dan manusia supaya manusia selamat.

Konsep Total Depravity Kalvinisme bukanlah meninggikan Allah, tetapi merendahkan Allah. Karena dalam konsep Kalvinis manusia itu tidak bebas, maka konsekuensinya manusia itu sama dengan robot. Seolah-olah Allah sedang berurusan dengan robot yang harus mengerti dan memuliakan Dia. Apakah Allah memberi tanggungjawab moral kepada robot? Atau bagaimana mungkin Allah meminta pertanggunganjawab dari mayat yang jelas-jelas tidak bisa mendengar, merasa dan berkomunikasi.

Sebenarnya Kalvinis sedang mengajarkan TOTAL INABILITY, yakni ketidakmampuan total dari manusia. Total Depravity memang diajarkan Alkitab. Roma 3:10″tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” Tetapi Alkitab tidak mengajarkan ketidakmampuan total yang Kalvinis ajarkan. Mereka sering memanipulasi Pengkotbah 7:20 “sesungguhnya di Bumi tidak ada orang yang saleh, yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa.” Ayat ini memang benar tidak ada kesalahan di dalamnya. Tetapi kesalehan dan perbuatan baik yang Pengkotbah maksud adalah kebenaran manusia yang mampu membenarkan dirinya di hadapan Allah sehingga ia layak menerima keselamatan atau layak masuk Sorga.

  • Dalam Alkitab banyak referensi yang mana manusia mampu melakukan yang baik, bukan hanya bisa melakukan hal yang bobrok saja. Hal ini sangat didukung Alkitab dan pengalaman hidup manusia sehari-hari. Contoh nyata adalah orang Muslim, Budha, Hindu, mereka tidak melakukan pemerkosaan, perampokan, pembunuhan, tindakan yang anarkis setiap hari atau setiap waktu. Mereka masih melakukan hal-hal yang benar dan positif secara manusia. Ini membuktikan, bahwa manusia yang bukan pilihan bisa melakukan perbuatan yang baik. Jadi manusia itu tidak mati total seperti mayat dalam konsep Kalvinis. Bukan berarti manusia tidak bisa berbuat baik.
  • Dalam Luk 6:33 “sebab jika kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.” Dalam konteks nats ini, Tuhan Yesus membuat perbandingan etika orang yang percaya dengan yang tidak. Dan dalam pernyataan yang tegas, bahwa orang jahat saja bisa melakukan perbuatan yang baik. Mungkin dapat kita ambil contoh seorang perampok yang menolong temannya di rumah sakit yang sedang sekarat dengan membiayai seluruh pengobatannya. Bukankah ia sedang melakukan tindakan kemanusiaan? Atau contoh klasik dalam dunia perfilman pahlawan Robin Hood yang merampasi orang-orang kaya dan membagi-bagikan hasilnya kepada orang miskin. Bukankah dia menjadi dewa penolong di dalam benak orang-orang yang ia tolong? Dan dalam ayat ini Tuhan menjelaskan, bahwa orang orang berdosa sama dengan orang yang tidak percaya kepada Allah, tetapi masih bisa melakukan hal baik, bukan yang bobrok melulu.
  • Dalam Matius 7:12 “apa yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” dalam ayat ini juga Tuhan sedang berbicara di dapan umum yang sebagian besar adalah orang-orang yang tidak percaya, bahkan kelak akan menyalibkan Dia. Tuhan menghimbau untuk melakukan hal yang baik, agar datang yang baik. Tentu Tuhan tidak akan memerintahkan hal demikian jika manusia tidak sanggup untuk melaukan hal yang baik. Tentulah Allah tidak akan memerintahkan manusia secara umum berbuat baik kepada sesama, jikalau hanya orang pilihan saja yang mampu melakukan yang baik dan benar.


  • Dalam hal ini, Kalvinis salah mengerti ayat-ayat dalam Roma 3:10 dan Pengkotbah 7:20. Memang manusia tidak dapat membenarkan dirinya di hadapan Allah dengan segala perbuatan baiknya. Kalvinis sepertinya tidak bisa membedakan:

  • Ada perbuatan benar
  • Ada perbuatan yang membenarkan

Dua hal ini yang Kalvinisme salah pengertian karena pada dasarnya perbuatan baik manusia tidak dapat membenarkan dirinya di hadapan Allah.

Ef 2:1 “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu,”
Kolose 2:13 “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita.”

Dalam konsep Kalvinis, bahwa manusia itu sama seperti Lazarus yang mati, tidak bisa mendengar suara Tuhan. Mereka sering memakai Yoh 8:43 untuk membuktikan bahwa manusia berdosa yang tidak dipilih tidak dapat mendengar suara Tuhan. Ayat ini sering Kalvinis pakai sebagai ayat kunci poin total depravity.

Kalvinis menerapkan Mati rohani sama dengan mati Jasmani. Dalam pengertian Kalvinis mati berarti tidak bisa berbuat apa-apa.

Ini adalah konsep yang salah

Secara logika, orang yang mati rohani seharusnya juga tidak bisa melakukan apa yang secara rohani Salah dan Benar. Bukti Alkitab bahwa konsep Kalvinis salah adalah dalam Luk 15:24 “Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali” Ayat ini membuktikan anak yang secara rohani mati, tetapi ia masih dapat melakukan hal atau keputusan yang baik untuk kembali kepada bapaknya. Jadi defenisi mati menurut Kalvinis tidak lengkap dan mengakibatkan kesalahan yang sangat membahayakan kekristenan.

Roma 6:2 ‘Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?

Dalam ayat ini orang percaya juga mati. Ayat ini sekaligus membuktikan, bahwa manusia masih bisa melakukan dosa, sekalipun ia telah mati bagi dosa. Artinya orang yang di dalam Kristus juga masih bisa jatuh dalam dosa. Ini sangat bertentangan dengan konsep Kalvinis, bahwa orang pilihan hanya bebas percaya dan otomatis hanya bebas berbuat baik. Adakah kaum Kalvinis yang merasa diri sudah dipilih hanya bebas berbuat baik saja? Dapatkah anda hitung berapa pelanggaran yang telah anda perbuat dalam minggu ini? Bukankah seharusnya kaum Kalvinis menjadi manusia-manusia yang suci, tak bercela karena hanya bebas berbuat baik?

Ini konsep theologia yang dipungut dari luar kebenaran Alkitab yang sangat dijunjung tinggi, tetapi sangat tidak masuk akal!!!

TOTAL DEPRAVITY (Bag. 1)

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — dedewijaya @ 4:25 PM

Ini adalah awal dari ajaran Calvin. Ini adalah doktrin yang “sangat menjunjung Allah dan merendahkan menusia”. Alasannya adalah:

* Bila manusia dijunjung, maka Allah direndahkan. (Teori Kalvinis ini sebenarnya sangat merendahkan Allah dan juga manusia.)
* Manusia itu sudah bobrok Roma 3:10-18
* Manusia bukan hanya bobrok tetapi “mati” seperti orang mati. Efesus 2:1

Dari ayat-ayat ini Kalvinis melangkah dari Total Depravity ke Total Inability.

Total Inability adalah :

* Ketidakmampuan manusia untuk merespon kepada Allah, Yoh 6:43-44, Yoh 8:42-4
* Ketidakmampuan manusia untuk berbuat baik sama sekali
* Ketidakmampuan manusia untuk percaya kepada Allah seperti Lazarus yang mati.

Kalvinisme merasa menjunjung Monergisme yang berasal dari dua kata Yunani μονος = satu, εργον = pekerjaan, artinya Allah bekerja sendiri, tanpa bantuan pihak lain. Calvin memiliki kepercayaan bahwa Allah mampu menyelamatkan tanpa bantuan ciptaanNya. Ya benar! Saya tidak meragukan hal itu. Tetapi ada tanggungjawab manusia untuk merespon kepada Kasih karunia yang telah Ia sediakan bagi manusia secara umum. Penebusan adalah tanggungjawab Allah atau jalan keselamatan Allah yang melakukan, tetapi manusia harus melangkah dengan iman.

Argumen Kalvinis dalam Yoh 8:34-35 “ Setiap manusia sudah berbuat dosa dan ia adalah hamba dosa dan tetap tinggal dalam dosa, itulah sebabnya dia tidak bisa berbuat baik. Akibatnya ada beberapa analogi yang mereka pakai dalam hal ini:

* Manusia memiliki sifat dosa, Yeremia 13:23 “dapatkah orang Ethopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya?”
* Roma 8: 5-8 Orang yang hidup di dalam daging tidak berkenan kepada Allah
* I Kor 2:14 Manusia tidak mampu mengerti hal-hal yang dari Allah.
* Yoh 6:43-47 Manusia tidak bisa datang dan mendengar Allah.
* Yoh 8:42 Orang yang tidak dipilih tidak bisa percaya kepada Kristus.
* Yoh 8:47 hanya orang yang dipilih saja yang bisa percaya.

Kalvinis percaya kehendak bebas manusia, tetapi berbeda dengan kehendak bebas dalam pengertian umum. Kehendak bebas dalam pengertian Kalvinis adalah “manusia bebas hanya percaya saja, secara khusus bagi mereka yang sudah dipilih dari semula. Konsekuensinya mereka yang tidak percaya, hanya bebas menolak Yesus atau mereka bebas untuk tidak percaya, tetapi untuk percaya mereka tidak bebas atau tidak bisa sama sekali.

Sebelum manusia jatuh ke dalam dosa manusia hanya bebas melakukan yang baik dan setelah manusia jatuh dalam dosa manusia hanya bisa melakukan yang jahat atau dosa saja.

Ada beberapa analogi yang mereka pakai untuk membela konsep ini.

* Allah Kudus dan bebas melakukan yang baik saja karena itu sudah sifatNya.
* Manusia yang berdosa bebas melakukan dosa, karena itu sudah sifatnya.
* Manusia bebas menolak Allah, tetapi tidak bebas percaya
* Adam manusia pertama bebas melakukan yang baik dan buruk sebelum ia jatuh ke dalam dosa. Tetapi ia memilih yang buruk dan setelah ia jatuh, ia tidak bebas untuk memilih yang baik.
* Adam kedua yaitu Yesus Kristus hanya bisa memilih yang baik

Counter untuk ayat-ayat ini:

1. Apa itu bobrok total (Total Depravity) menurut Alkitab?
2. Apakah orang-orang yang sudah bobrok total selalu melakukan hal-hal yang bobrok saja?

Tidak..! Buktinya ada banyak manusia yang bisa melakukan kebaikan atau hal-hal yang baik. Contoh mereka yang tidak mengenal Tuhan saja mereka masih bisa, bahkan sering melakukan kebaikan supaya mereka bisa masuk Sorga (menurut kepercayaan mereka), sekalipun itu tidak mungkin. Dapat juga kita lihat manusia tidak saling membunuh atau tidak melulu melakukan kejahatan yang secara moral salah. Ini menunjukkan bahwa manusia yang belum percaya tidak terus-menerus dan harus melakukan yang buruk atau yang jahat.

Contoh dalam Alkitab Matius 7:11 “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anaknya, apalagi Bapamu yang di Sorga.” Ayat ini memberi penjelasan yang baik, bahwa orang yang jahat saja menurut kaca mata Tuhan masih bisa melakukan perbuatan baik. Ia tidak melulu melakukan yang jahat sekalipun ia adalah orang berdosa/bukan orang pilihan.

Bobrok total tidak harus sebobrok-bobroknya atau selalu melakukan yang jahat. Roma 2:15 ”Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum taurat ada tertulis dalam hati mereka, dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Dalam ayat ini memberitahukan bahwa orang yang tidak percaya juga memiliki hukum Taurat dalam hati nurani mereka dan mereka ini bukan orang pilihan, tetapi ada moralitas dalam hidup mereka. Ini merupakan kasih karunia kepada manusia tanpa terkecuali baik yang percaya maupun yang tidak percaya.

Hal ini memberitahu kepada kita, bahwa total depravity dalam konsep Alkitab berbeda dengan konsep Kalvinisme. Yang jahat dalam Alkitab adalah yang sesuatu yang tidak sesuai dengan standar Allah. Manusia bisa saja melakukan sesuatu yang baik dan benar tetapi tidak sesuai dengan standart Allah. Ini adalah kebenaran yang relatif, tergantung siapa yang menilai.

Pekerjaan yang baik menurut standard Allah ada dalam Yoh 6:28-29, yakni Percaya kepada Yesus Kristus yang diutus Allah.

Dalam Alkitab tidak ada satu ayatpun yang mengatakan manusia tidak bisa percaya kepada Allah. (BERSAMBUNG)

Sumber : Semua tulisan ini di dapat dalam mata kuliah Kalvinisme di GITS.

SEJARAH KALVINIS–SEBELUM J. CALVIN

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 4:10 PM

Pengajaran kalvinisme tidak dimulai oleh John Calvin, tetapi telah ada sebelumnya. Calvin sendiri mendapatkan teologinya dari Agustinus. Hal ini diakui oleh para penganut Kalvinisme sendiri. Oleh karena itu, para penganut Kalvinis berusaha untuk membuat citra Augustine menjadi sebaik mungkin.

a. “Salah satu pikiran theologis dan filosofis yang Allah pernah berikan pada gerejaNya.” (Talbot dan Crampton)
b. “Orang Kristen terhebat sejak masa Perjanjian Baru.” (Alexander Souter)
c. Dia pernah masuk mazhab manichaens, yang menekankan asketikisme, hidup selibat, dan vegetarianisme. Pengaruh mazhab ini masih terasa di hidup Augustine selanjutnya
d. Ketika tinggal di kota Milan, Augustine bertobat dan masuk Kristen. Dia belakangan pindah ke Hippo (Afrika), dan menjadi uskup di sana.
e. Dalam theologinya, Augustine sangat dipengaruhi oleh filosofi Plato, yang menekankan ke- universal-an.
f. Augustine bukan hanya dianggap sebagai bapa dari Kalvinisme, tetapi juga bapa dari Katolik, Dia adalah salah satu dari empat orang Doktor Gereja mereka yang yang paling utama.
g. Augustine mengajarkan bahwa baptisan itu menyelamatkan. Dia mendukung baptisan bayi dengan sepenuh hati. Ia mengatakan bayi yang tidak sempat dibaptis akan masuk ke dalam suatu tempat yaitu LIMBO (purgatori) ini adalah doktrin jadi-jadian dari Augustinus.
h. Augustinus mengajarkan adanya konsep Purgatori yang sama sekali tidak ada dasar alkitabnya.
i. Augustine percaya bahwa kitab-kitab apokripha sebagai Firman Tuhan. Inilah sebabnya dia disebut bapak Katolik
j. Doktrin gerejanya Augustine menekankan gereja universal yang kelihatan, sehingga membuka jalan bagi Roma Katolik untuk berjaya.
k. Augustine menganggap hubungan seksual sebagai suatu yang kotor, dan adalah dosa untuk berhubungan seksual kecuali untuk tujuan menghasilkan keturunan. Itulah sebabnya Katolik melarang pengikutnya memakai alat kontrasepsi karena tujuan melakukan hubungan seksual itu memang untuk memiliki keturunan jadi tidak boleh memakai kontrasepsi.
l. Augustine mendirikan sistem sakramen dengan mengatakan, bahwa sakramen adalah bukti yang kelihatan dari kasih karunia yang tidak kelihatan. Ia menambah penahbisan, pernikahan, dan lain-lainnya sebagai bagian dari sakramen.
m. Dalam penafsiran Alkitab, Augustine mengikuti penafsiran alegoris
n. Dalam eskatologi, Augustine, melalui bukunya City of God, mengajarkan Amilenialisme. Kadang-kadang dia juga mengajarkan post melenialisme
o. Augustine adalah tokoh yang paling bertanggung jawab atas keputusan untuk menganiaya mereka yang di anggap sebagai kelompok sesat. Dalam zamannya, Augustine mendukung penuh penganiayaan terhadap kelompok Donatis. Ketika ia kalah debat dengan kelompok Donatis ia mengusulkan kepada Theodutus agar setiap orang yang sesat dihukum dengan alasan: membela kebenaran dengan Argumentasi itu baik, tetapi Donatis itu masih kanak-kanak jadi harus dianiaya dulu supaya mereka masuk gereja yang benar, setelah itu mereka (Donatis) berterimakasih (seperti anak kecil yang dipaksa minum obat). Ini sudah menjadi ajaran Iblis untuk memaksa orang lain untuk mengakui dan menganut fahamnya dengan paksa, sekalipun ajaran itu tidak masuk akal atau bertentangan dengan akal sehat manusia.
p. Tidak heran, dia dipanggil sebagai bapa Khatolik, karena hampir semua doktrin Katolik dapat ditelusuri kembali ke Augustine.
q. Dia juga mengajarkan bahwa manusia telah ditentukan dari semula untuk masuk surga atau masuk neraka. Walaupun demikian, Agustine sendiri tidak terlalu mantap dalam hal apakah seseorang yang telah lahir baru masih dapat terhilang?
r. Doktrin Pemilihan atau Predestinasi Augustine, tersusun semakin rapi ketika dia berdebat dengan Pelagius yang memang pengajarannya sesat dengan mengajarkan, bahwa keselamatan itu melalui usaha manusia.
s. Sangat mengherankan, orang yang sesat seperti Augustinus, dapat dianggap sebagai seseorang yang luar biasa ortodoks, bahkan sebagai “pencetus Reformasi.” Semua hanya karena Augustine merupakan pencetus teori-teori Calvin. Kalau Augustine dapat sesat dalam kebanyakan doktrinnya, maka doktrin tentang predetinasi patut dicurigai?
t. Augustinus mengakui Maria itu perawan seumur hidup.

Sumber: http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/sejarah-kalvinis-sebelum-j-calvin.html

Kalvinisme – Mengenai Arminianisme

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 4:01 PM

Salah satu senjata dari pengikut Kalvinisme, adalah menuduh semua orang yang tidak setuju dengan Kalvinis sebagai penganut Arminianisme. Suatu intimidasi terselubung yang akhirnya mengakibatkan dari pada dikatakan Arminian lebih baik saya mengaku sebagai Kalvinis.

Salah satu hal yang biasanya dilakukan adalah dengan cara menjelek-jelekan Arminianisme. Yang lebih menyedihkan hal ini dilakukan walaupun banyak dari antara mereka yang tidak tahu apa pengajaran Arminianisme (Jacobus Arminius) sebenarnya ataupun membaca hasil tulisan Armenius.

Beberapa kutipan di bawah menjelaskan kebencian kaum Kalvinis yang sangat irasional terhadap sistem Arminian. Dimana kita akan menemukan kebencian mereka yang tidak rasional terhadap sistem Arminian:

* “Arminianisme adalah inti dari kepausan.” (MacLean) Suatu propaganda untuk menyatakan bahwa Arminianisme adalah sama dengan Roma Katolik
* Arminianisme adalah “monster terbesar dan terakhir dari manusia dosa itu; zat inti anti kekristenan.” (Leighton)
* “Saya rasa mungkin saja ada beberapa penganut Arminian yang diselamatkan. “(Palmer).

http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/kalvinisme-mengenai-arminianisme.html

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

1. Tidak benar bahwa hanya ada dua pilihan: Kalvinisme dan Arminianisme.
2. Para penganut Kalvinis sendiri sering berbeda tentang poin-poin Kalvinisme. Di antara mereka ada yang setuju dengan 5 point TULIP, tetapi ada juga yang hanya setuju dengan beberapa point saja.
3. Sistem Kalvinis adalah sistem yang sangat sistematika dan mengandalkan logika, namun hanya didasarkan atas ayat-ayat tertentu saja dari Alkitab.
4. Tetapi karena tidak berdasarkan keseluruhan Alkitab di dalam penalarannya, maka jelas ada banyak hal yang tidak konsisten di dalam sistem Kalvinisme.
5. Kebenaran yang sejati, haruslah sistematika dan masuk akal, tetapi logika yang digunakan haruslah didasarkan pada seluruh Firman Tuhan.
6. Selain itu, kalau kita terus mengajar kelemahan-kelemahan Kalvinisme, mereka sering berkelit, dengan berkata bahwa itu bukanlah Kalvinis, tetapi Hyper-Kalvinis. Suatu tempat persembunyian mereka bila kehilangan posisi dalam berargumen. Padahal itu adalah konsekuensi logis dari TULIP.
7. Hiper-Kalvinisme sulit didefinisikan (macam-macam definisi oleh orang yang berdebat), dan sebenarnya hanyalah menerapkan prinsip-prinsip Kalvinisme secara konsisten.

http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan.html

20 Februari 2009

KALVINISME

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 10:12 AM

Pendahuluan

Kalvinisme adalah sebuah sistem teologia yang mengambil nama seorang tokoh Reformasi, yaitu Yohanes Kalvin atau John Calvin. Namun dalam perkembangannya banyak pendukung Kalvinis yang tidak suka dengan nama “Kalvinisme”, mereka lebih suka memakai istilah “Reformed”, “Doktrin Kasih Karunia”, “Doktrin Kedaulatan Allah”, “Doktrin Pemilihan”, atau “Predestinasi”.

Fanatisme terhadap Kalvinisme sangatlah besar di antara para pendukungnya. Beberapa kutipan di bawah ini menunjukkan pendapat para pendukungnya.

* “Kalvinisme adalah agama dalam puncak dalam pemikirannya. Kalvinisme adalah ekspresi keinjilan yang paling murni dan stabil…Kalvinisme tidak kurang dan tidak lebih adalah harapan dunia ini.” (Warfield)
* “Pemikiran pusat dalam Kalvinisme adalah pemikiran besar Allah.” (Henry Meeter)
* “Theologia Kalvinisme adalah subjek paling agung yang pernah dipikirkan manusia.” (Boettner)
* “Sangat diragukan bahwa ada Theologia yang tidak bersifat Kalvinistik yang benar-benar Kristiani” (Talbot dan Crampton)
* Kalvinisme adalah Injil, dan mengajarkan Kalvinisme, pada faktanya adalah mengajarkan Injil” (Custance)
* Kalvinisme hanyalah nama panggilannya. Kalvinisme adalah Injil, dan tidak lain daripada itu.” (Spurgeon)

Orang Kalvinis sangat bangga dengan Kalvinisme, dan sering menegaskan bahwa Kalvinisme membawa dampak positif bagi dunia.

* “Hanya Kalvinisme yang menjamin adanya aktivitas sains dan intelektual yang sejati.” (Singer)
* “Coba tanya pada dirimu sendiri, apa jadinya Eropa dan Amerika, jika pada abad ke16, bintang Kalvinisme tidak tiba-tiba timbul di Eropa Barat.” (Kuyper)
* “Negara-negara yang Kalvinistik menjadi negara-negara dimana sistem kapitalisme berkembang.” (Dakin)
* “Etos kerja ‘Protestan’ dikembangkan dari pengajaran Calvin.” (Crampton)
* Ke mana saja Kalvinisme pergi, ia telah membawa serta sekolahan bersama dengannya, dan meberikan dorongan yang kuat untuk kemajuan pendidikan umum.” (Boettner)
* “Sangat sulit untuk melebih-lebihkan hutang umat manusia pada Calvin…sebagai pejuang bagi demokrasi yang terdepan.” (John Fiske)

Sebagai tambahan, Kaum Kalvinis sering bangga dengan nama besar para penganutnya seperti:

* Charles Haddon Spurgeon
* Warfield,
* MacArthur,
* George Whitefield,
* Jonathan Edwards,
* William Carey,
* Judson Taylor
* Loraine Boettner
* Hogde
* Louis Berkhof

Tetapi semua pernyataan manusia, seberapa besarpun namanya, tidaklah dapat dijadikan standar kebenaran. Segala hasil pemikiran manusia haruslah diukur menurut standar Alkitab (Firman Tuhan), sebagai satu-satunya standar yang absolut dengan konsep penafsiran yang literal, gramatikal, verbal, dan plenary.

Sumber: http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/kalvinisme-pendahuluan.html

7 Februari 2009

Hasil Sinod of Dort

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 9:30 AM
Total Depravity = Kebobrokan Total. Kebobrokan total dalam konsep Kalvinis adalah manusia tidak bisa percaya kepada Kristus dan tidak memiliki kehendak bebas, manusia kehilangan kehendak bebas untuk percaya kepada Tuhan. Kalau tidak bisa percaya bagaimana manusia itu bisa selamat? Dengan pemilihan yang tanpa melihat kondisi.

Unconditional Election = Pemilihan yang tanpa melihat kondisi. Mereka melihat dari kekekalan dengan konsep pemilihan yang terbatas, pemilihan tanpa kondisi.Orang percaya karena dipilih, bila tidak dipilih, maka ia tidak akan bisa percaya kepada Kristus. Dengan kata lain Allah telah memprogramnya sedemikian rupa. Jadi untuk apakah Yesus datang kedunia? Untuk menebus orang-orang pilihan. Maka muncullah penebusan yang terbatas.

Limited Atonement = Penebusan yang terbatas. Allah hanya memilih sebagian untuk masuk Sorga, dimana yang tidak terpilih masuk ke Neraka. Karena Allah telah memilih orang yang pasti masuk surga, maka kematian Yesus terbatas hanya untuk orang-orang pilihan saja.

Irresistable Grace = Kasih Karunia yang tidak bisa ditolak Manusia telah jatuh dalam dosa secara universal. Karena sudah bobrok, tidak bisa merespon, maka Allah pilih tanpa melihat kondisi dan yang Ia pilih terbatas bagi orang pilihan saja. Oleh karena itu karunia itu tidak bisa ditolak.

Perseverence Of The Saints = Ketekunan orang-orang percaya. Dan ini adalah kesimpulan dari teologia TULIP.

John Calvin dan James Arminius

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 9:27 AM
John Calvin dan James Arminius adalah sosok pribadi yang sangat berpengaruh. Dari mereka berdualah muncullah teologia yang saling bertentangan. Dan dalam tulisan ini, sejarah awal dari teologia mereka.
John Calvin

  • Lahir di Pikardy, Noyon, Perancis, dengan nama Jean Cauvin, 10 Juli, 1509.
  • Bapanya bernama Gerald Cauvin, dan dia punya lima saudara laki-laki (dua mati saat kanak-kanak) dan dua saudara perempuan. Ibunya meninggal, dan akhirnya ayahnya kawin lagi.
  • Calvin sangat pintar dan sangat maju dalam pendidikannya. Setelah menyelesaikan masternya di Universitas Paris, ia belajar hukum di Universitas Orleans.
  • Tidak jelas kapan dia diselamatkan karena Calvin sendiri jarang sekali membicarakan pertobatannya. Barangkali ini berhubungan dengan theologinya bahwa bukan manusia yang bertobat, tetapi Allah yang menyelamatkan.
  • Sampai dengan juni 1533, Calvin masih seorang Katolik dan dia masih membantu seorang wanita masuk menjadi seorang biarawati. Barulah pada 4 Mei 1534, Calvin mengundurksan diri dari posisi dan gaji bulanan yang ia terima dari katedral di Noyon.
  • Pada tahun 1536, Calvin menyelesaikan dan menerbitkan edisi pertama dari Institutio. Ini baru dua tahun setelah ia resmi keluar dari Katolik.
  • Dalam perjalannya mencari tempat yang aman, ia akhirnya tiba di Jenewa. Ia memang pernah diusir dari Jenewa pada tahun 1538 karena ia dan temannya Gaullame Farel mencoba menerapkan sistem disiplin yang terlalu ketat bagi kota itu. Namun pada tahun 1541 Jenewa menerima Calvin kembali. Sejak saat itu, Calvin bekerja terus di Jenewa hingga kematiannya 23 tahun kemudian, pada tahun 1564.
  • Kepemerintahan Calvin di Jenewa adalah pemerintahan yang bertangan besi. Calvin menggabungkan Gereja dan Negara di Jenewa, membentuk sebuah Theokrasi.
  • Segala jenis dosa dijadikan oleh Calvin sebagai pelanggaran terhadap hukum Jenewa. Orang yang tidak datang kebaktian, dihukum, yang berbicara atau yang bermain-main dalam kebaktian juga dihukum, bahkan orang yang salah memotong rambut orang dengan kurang sopan juga dikenai hukuman. Sampai dengan tahun 1546, ada sekitar 58 orang telah dihukum mati, dan 76 orang yang dibuang dari Jenewa.
  • Kasus penganiayaan yang paling terkenal adalah pembakaran terhadap Michael Servetus yang dihukum di Jenewa dengan dukungan penuh dari Calvin. Michael Servetus adalah sahabatnya sendiri yang menerima bukunya mengenai Institutio lalu Servetus menyoret-nyoretnya dan mengembalikan nya kepada Calvin. Jhon Calvin marah karena Servetus tidak setuju dengan doktrinnya dan ia menganngap Servetus menentang pemerintah dan konsekuensi orang yang melawan pemerintah adalah hukuman gantung yang sudah menjadi tradisi pada saat itu. Tuduhan terhadap Servetus adalah ajaran sesat, tetapi dalam pengadilan Calvin pura-pura membelanya agar ia tidak dihukum bakar, tetapi dihukum gantung saja. Karena pada saat itu kelompok yang dianggap sesat hukumannya adalah hukuman dibakar, Calvin membelanya dengan tuduhan memberontak kepada pemerintah supaya ia hanya digantung saja (untuk mengelabui dendam atas penolakan Servetus atas doktrinnya). Pada saat itu pemerintah Jenewa selalu meminta nasehat dan masukan kepada Calvin mengenai undang-undang dalam Negara.
  • Orang-orang yang mengkritik bukunya Calvin dan tidak setuju dengan theologinya, juga dihukum dengan pembuangan dari Jenewa.
  • Mengenai buku Calvin, Institutes of Christian Religion edisi final muncul pada tahun 1559:
  1. Ditulis dalam bahasa Latin. Calvin ada juga membuat edisi-edisi dalam bahasa Prancis.
  2. Terdiri dari 80 pasal
  3. Sangat bergantung kepada theologinya dan tulisan Augustine. Calvin mengutip lebih dari 400 kali dalam bukunya institutes belum termasuk karya-karyanya yang lain.

Theologia Calvin:

  • Karena dibesarkan dalam lingkungan Katolik dan tidak berani mengadakan pemisahan yang sepenuhnya dengan Katolik, maka Calvin seperti juga bapa Reformasi yang lain, hanya melakukan Reformasi. Artinya, mereka melihat Katolik sebagai Gereja yang sebenarnya, tetapi yang telah salah jalan dan perlu reformasi. Yang salah hanya pemimpin pada saat itu bukan doktrinnya. (padahal doktrin inilah biang keroknya)
  • Theologia bawaan dari Katolik:
  1. Penggabungan Gereja dengan Negara
  2. Baptisan bayi. Walaupun Calvin mengatakan, bahwa baptisan tidak perlu untuk keselamatan, tetapi ia sering tidak konsisten. Sering menghubungkan baptisan dengan pengampunan dosa, kelahiran kembali, dan lain- lain.
  3. Sakramen: Baptisan dan Perjamuan (spiritual presence) sebagai sacramen. Ia mengakui bahwa Baptizo berarti menyelamkan, tetapi tetap mempraktekkan percikan. (anehkan?)
  4. Sifat gereja yang Universal. Ia, seperti tokoh reformasi lainnya, tetap percaya gereja universal yang tidak kelihatan.
  5. Menganggap bahwa Israel telah dibuang Allah. Ia bingung soal perbedaan Israel dengan Gereja, sehingga dalam eskatologi, ia Amillenial.
  6. Theologinya yang paling terkenal adalah tentang Pemilihan Allah atau Predestinasi.

James Arminius

  • Ia lahir di Oudewater Belanda 10 Oktober 1560 dan meninggal di Leiden 19 Oktober 1609, dan nama aslinya adalah Jacob Harmenszoom. Jacobus Arminius adalah bentuk latin dari namanya.
  • Dia menuntut pendidikan di berbagai universitas, dan ternyata adalah seorang pelajar yang hebat, bahkan ada universitas yang mau menganugerahi dia gelar Doktor jauh lebih cepat, tetapi ia tolak karena merasa masih muda.
  • Ia juga pernah belajar di Jenewa, di sekolah Calvin, yang dipimpin oleh Theodore Beza waktu itu. Ia belajar dari tahun 1581-1586, walaupun pernah cuti 1 tahun untuk belajar di Universitas Basel.
  • Setelah itu ia menjadi gembala sidang Dutch Reformed di kota Amsterdam ditahbiskan pada tahun 1588. Muncul kontroversi ketika ia berkotbah mengeksegesis kitab Roma dan tiba di pasal 7, pada tahun 1589. Menurut spekulasi Arminius mencapai kesimpulannya melawan Calvin, ketika tahun 1589 ia diminta untuk berdebat membela doktrinnya Calvin.
  • Mulai tahun 1603 Arminius menjadi Profesor theologia di Leiden. Pada masa ini ia terlibat perdebatan dengan berbagai tokoh Kalvinis. Karena diserang dan difitnah dari berbagai sisi, Arminius meminta agar topik ini diselesaikan dalam suatu pertemuan nasional. Tetapi ia lebih dahulu mati sebelum hal itu terjadi.
  • Calvin tidak pernah ketemu dengan Arminius, karena pada saat Calvin meninggal Arminius masih berusia 4 tahun.
  • Arminius meninggal pada usia 49 tahun (1560-1609)

D. Pasca-Calvin dan Arminius

  • Setelah kematian Arminius, kontroversi justru semakin menjadi-jadi. Pada 14 Januari 1610, para pengikut Arminius mengajukan kepada pemerintah (States General), suatu dokumen yang dikenal dengan nama Remonstrance. Dokumen ini merupakan suatu protes terhadap Kalvinisme.
  • Ada 5 poin Remonstrance yang tercantum dalam dokumen itu:
  1. Allah telah menetapkan (decreed) untuk menyelamatkan mereka yang percaya kepada Yesus Kristus dan bertekun di dalam iman, sehingga yang tidak percaya ditinggalkan dalam dosa untuk dihukum.
  2. Yesus Kristus mati bagi semua manusia, menyediakan penebusan jika seseorang percaya kepadaNya.
  3. Manusia ada dalam kondisi berdosa, tidak mampu dari dirinya sendiri untuk melakukan apapun yang baik, tetapi memerlukan kelahiran kembali.
  4. Manusia tidak dapat tanpa kasih karunia Allah untuk melakukan perbuatan atau tindakan baik apapun, tetapi kasih karunia Allah ini dapat ditolak.
  5. Orang percaya memiliki kemampuan untuk betekun, tetapi mengenai apakah mereka dapat jatuh hilang harus ditentukan lebih jelas lagi dari kitab suci. Kaum Arminius belum bisa menyimpulkan apakah orang percaya dapat murtad atau berbalik dari imannya.
  • Kelompok Kalvinis membalasnya dengan dokumen Counter Remonstrance, pada tahun yang sama. Dokumen ini berisi 7 poin yang membela Kalvinisme (1610).
  • Kontroversi berlanjut hingga diputuskan untuk menggelar suatu sinod untuk menyelesaikannya. Sinod ini diputuskan di gelar di Dort 13 Nov 1618 – Mei 1619 di suatu kota Belanda yang pro-Kalvinis
  • Sinod ini sebenarnya sangat dikuasai oleh orang-orang Kalvinis. Pemimpin sinod adalah John Bogerman, seorang Kalvinis yang kuat. Tamu-tamu luar negeri yang diundang juga sengaja yang pro-Kalvinis.
  • Tidak heran bahwa pada akhir dari sinod dikeluarkan keputusan untuk mengecam pengajaran Arminius. Lalu pengajaran Kalvinis disistematiskan dalam 5 poin yang disebut Canons of Dort yakni TULIP yang dikenal luas hingga hari ini.
  • Setelah sinod, tokoh-tokoh Arminian dilarang untuk menulis apapun tentang sinod tersebut. Para hamba Tuhan Arminian disuruh untuk menyangkali pengakuan iman mereka atau mereka akan diusir bukan saja dari pelayanan, bahkan dari Belanda. Sekitar 200 hamba Tuhan berhaluan Arminian diasingkan. Puji Tuhan situasi Theokrasi sesat ini hanya bertahan sebentar saja, dan lenyap setelah kematian Pangeran Maurice pada tahun 1625. penggantinya, pangeran Frederick Henry, cukup toleran dan mengundang mereka kembali.
  • Kontroversi Kalvinisme di Inggris, membuahkan Westminster Confession of Faith atau Pengakuan iman Westminster yang dibuat oleh Westminster Assambly (1643-1649). Pengakuan ini menjadi pengakuan yang terkenal sekaligus sangat Kalvinistick. Westminster Assembly adalah kumpulan tokoh-tokoh theologis yang dipanggil oleh parlemen Inggris untuk mendiskusikan masalah-masalah theologis, sehingga dapat memberikan rekomendasi kepada Parlemen.

Sumber : Semua tulisan ini di dapat dalam mata kuliah Kalvinisme di GITS. (http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/02/john-kalvin-dan-james-arminius.html)

28 Oktober 2008

10 Kebiasaan Yang Membuat Tubuh Anda Sehat

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag: — dedewijaya @ 9:19 AM

<!– @page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

—Punya tubuh yang sehat tidak terjadi begitu saja. Apalagi dianggap hadiah instan yang turun dari langit. Tubuh sehat harus dilatih dengan kebiasaan baik—

Tubuh ini anugerah Allah. Kita bertanggungjawab atasnya. Kita harus menggunakannya sesuai kehendak-Nya. Jemaat Korintus terkenal dengan reputasinya yang jelek, Paulus menasihati. … Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. (1 Kor. 6:13b)

Di hadapan Allah, tubuh begitu penting. Bahkan, tubuh harus dipersembahkan kepada-Nya. Paulus menyebut tubuh bait Roh Kudus. Ia berkata, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah —dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? (1 Kor. 6:19). Kalau demikian, tubuh perlu dijaga. Harus sehat dan bugar untuk melakukan aktifitas yang memuliakan Dia. Tubuh harus dikelola dan jangan digunakan untuk minuman keras, rokok atau narkoba.

Kebiasaan baik apa yang perlu dibangun agar kita menggunakan tubuh ini untuk memuliakan Allah? Dr. Robert Demaria dalam Resep Dr. Bob Sehat Tanpa Obat (ANDI Yogyakarta, 2008) memberikan beberapa resep yang telah terbukti.
1.RUTIN BACA ALKITAB. Pengetahuan adalah kekuatan. Penerapan pengetahuan adalah hikmat. Gairah yang digabung dengan pengetahuan adalah dasar kehidupan yang luar biasa. Sumber pengetahuan yang benar hanya dalamf irman Allah.
2.RUTIN MINUM AIR PUTIH. Air sangat dibutuhkan oleh tubuh. Air diperlukan untuk proses pencernaan dan pembuangan kotoran. Mengonsumsi teh, kopi, dan soda menciptakan kondisi beracun dalam tubuh. Minumlah air putih secara rutin setiap hari sedikitnya seperempat galon.
3.RUTIN MINUM JUS. Pilihlah jus anggur Sweetened Spiritzers—minuman yang terbuat dari campuran air mineral dan anggur putih. Sweetened Spiritzers ini dapat berfungsi sebagai pengganti minuman bersoda. Teh herbal dicampur daun mint segar dapat digunakan sebagai pengganti kopi.
4.RUTIN KONSUMSI MAKANAN BUATAN ALLAH. Bukankah semua bahan makanan diciptakan Allah? Ya. Tetapi yang dimaksud di sini adalah makanan yang masih murni dan sederhana. Konsumsilah makanan yang tidak awet dalam beberapa hari. Hindari makanan olahan. Santaplah sayuran organik segar, mentah atau rebus.
5.RUTIN KONSUMSI BUAH. Mengonsumsi buah dapat mengembalikan gizi yang penting dalam tubuh. Buah-buahan merupakan sumber serat yang paling bagus, terutama apel. Serat diperlukan agar organ-organ pencernaan dapat berfungsi normal.
6.RUTIN BERENANG. Tubuh kita butuh mineral. Tubuh kita akan menyerap berbagai mineral dari air laut. Diusia tua, mineral yang berasal dari sumber air panas bahkan dari air mandi di rumah sangat bermanfaat, karena mineral dapat diserap oleh kulit. Sebab itu, berenanglah di kolam renang yang mengandung khlorin. Kolam yang mengandung khlorin dapat menghilangkan sodium.
7.RUTIN OLAH RAGA. Berolah raga secara rutin meningkatkan efisiensi pembakaran gula darah. Otot butuh bahan bakar untuk melakukan kegiatannya. Dan, bahan bakar itu adalah olah raga.
8.RUTIN RENDAM KAKI KE AIR GARAM PANAS. Garam mineral yang terkandung dalam tanah liat hitam berguna untuk kulit. Mekanisme kerja tanah liat itu meyedot racun dan kotoran dari kulit. Menggunakan lumpur sebagai masker wajah dapat mencerahkan warna kulit. Mandi lumpur secara berkala dalam waktu lama dapat memulihkan kesehatan.
9.HINDARI MAKAN GULA BERLEBIH. Gula, produk susu, terlalu banyak makan daging merah, lemak trans dan soda menciptakan keadaan peradangan dalam pembuluh darah Anda. Agar tetap sehat hindari kebanyakan makan gula dan produk susu yang menyebabkan peradangan.
10.MATIKAN TV ANDA. Orang yang terbiasa menonton TV selama berjam-jam pikirannya tidak terlatih berpikir. Daya ingatnya menurun. Tingkatkan memori Anda dengan berpikir dan beraktifitas. Caranya? Matikanlah TV Anda hari ini dan mulailah berpikir. Terbiasa berpikir tidak membuat Anda pikun!

Melakukan sepuluh kebiasaan di atas, memungkinkan tubuh Anda sehat dan bugar. Dengan demikian, Anda dapat memuliakan Tuhan melalui tubuh Anda (1 Kor. 6:19-20).

Surakarta, 25 Agustus 2008 (Oleh: Manati I. Zega)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.