Arsip

Posts Tagged ‘Baptizo’

Asal Mula Baptisan Percik

12 Agustus 2012 6 komentar

Penulis: Ps Bobby M.Th

Saya berusaha mencari jawaban yang obyektif dari sisi sejarah/historisitas mengenai asal mula berkembangnya tradisi baptisan percik dalam gereja. Dari hasil penelitian ada 5 faktor yang dapat ditulis:

Pertama: Kitab Didache (diperkirakan ditulis sekitar tahun 100-120) yg ditemukan pada tahun 1873 oleh Philotheos Bryennios, Direktur Sekolah Tinggi Teologi Yunani di Konstantinopel dan dipublikasikan pada 1883, memuat cara baptis secara percik sebagai pengganti cara baptis selam, jika jumlah air yang dibutuhkan tidak memadai.

Berikut teksnya, “Concerning Baptism. And concerning baptism, baptize this way: Having first said all these things, baptize into the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Spirit, in living water. But if you have no living water, baptize into other water; and if you cannot do so in cold water, do so in warm. But if you have neither, pour out water three times upon the head into the name of Father and Son and Holy Spirit. But before the baptism let the baptizer fast, and the baptized, and whoever else can; but you shall order the baptized to fast one or two days before.“ Baca selengkapnya…

Apakah Baptisan Selam Alkitabiah?

3 Agustus 2012 7 komentar

Penulis: Ps. Bobby M.Th

Apakah Baptisan Selam Alkitabiah? Adakah dasar biblika maupun historis yang kuat mengenai baptisan selam? Memang mengenai topik  ini ada banyak kontroversi dan pandangan yang berbeda-beda. Akan tetapi kita harus berani menggali kebenaran Alkitab mengenai hal ini.

Seringkali sesuatu hal menjadi bahan perdebatan karena orang-orang tidak memahami hakekat asli dari pokok atau hal tersebut. Karena itu ketika kita berbicara mengenai baptisan, pertama sekali kita harus melihat dahulu kata asli Alkitab yang dipakai untuk perkataan “baptis” atau “baptisan”.

Arti dan Definisi

Dalam bahasa asli Alkitab Perjanjian Baru, yaitu bahasa Yunani, baptisan berasal dari kata Yunani BAPTIZO (Greek-English Dictionary New Testament UBS). Baptizo merupakan suatu kata kerja. Kata dasar dari Baptizo adalah BAPTO. Untuk mendapatkan makna yang hakiki dari “baptizo” itu, terlebih dulu kita harus mengetahui arti dari kata “bapto”. Kata “bapto” tertulis tiga kali dalam teks asli Alkitab Perjanjian Baru. Ketiga ayat yang memuat kata “bapto” itu adalah: Baca selengkapnya…

Bagaimana Tentang BAPTISAN? (4- The end)

Catatan Kaki:

  1. Paul K. Jewett, Infant Baptist and the Covenant of Grace (Grand Rapids, Eerdmans, 1978), 40
  2. ibid, 20
  3. ibid, 17-18
  4. ibid, 42
  5. ibid, 111
  6. Leonard verdium, The Reformers and Their Stepchildren (Grand Rapids, Eerdmans, 1964), 198
  7. ibid, 199
  8. Roland H, Bainton, The Reformation of the Sixteenth century (Boston: Beacon Press, 1952), 97.
  9. Ibid.
  10. Verdium, 199
  11. ibid, 201
  12. ibid
  13. ibid, 204
  14. ibid, 209
  15. ibid, 201
  16. ibid, 185
  17. Charles H. Spurgeon, “Baptismal Regeneration,” in Sermons (New York: Funk and Wagnalls, n.d.), 8:23.
  18. ibid
  19. Spurgeon, “Children Brought to Christ, Not to the Font,” in Sermons, 8:41

Apa kata Harold Lindsell tentang Erwin W. Lutzer dalam prakata bukunya?

Erwin W. Lutzer, pendeta gereja Moody Memorial Church di Chicago, disebut sebagai seorang pembela tradisi Reformasi yang kuat.

Lutzer menjelaskan bahwa kaum Injili (evangelikalisme) adalah rumah tangga yang terpecah-pecah dan banyak orang dalam kelompok ini sama sekali tidak konsekuen karena mereka mempunyai pandangan-pandangan yang TIDAK BENAR jika dipandang secara LOGIS dan ALKITABIAH. Baca selengkapnya…

Bagaimana Tentang BAPTISAN? (3)

27 Oktober 2008 4 komentar

Pertentangan di Inggris

Pengkhotbah terkenal Charles Haddon Spurgeon memulai suatu badai kontroversi ketika pada 5 Juni 1864, ia menyampaikan khotbah yang menentang pembaptisan anak kecil dari Markus 16:15-16. karena ia dengan begitu terus terang mengkritik Gereja Inggris, ia menyangka bahwa ini akan menghancurkan pelayanan khotbah tertulisnya. Justru sebaliknya yang terjadi. Ia menjual lebih dari seperempat juta kopi dari khotbahnya.

Spurgeon mengutip dari Katekismus Gereja Inggris, untuk membuktikan ajaran gereja itu bahwa melalui pembaptisan anak kecil maka anak itu menjadi anggota Kristus, anak Tuhan, dan pewaris kerajaan Sorga. Ia mengutip dari liturgi upacara itu sendiri untuk membuktikan lebih lanjut bahwa gereja benar-benar mengajarkan anak-anak dilahirkan kembali melalui baptisan. Baca selengkapnya…

Bagaimana Tentang BAPTISAN? (2)

Para Reformator: Luther

Dan bagaimanakah pandangan Luther tentang pembaptisan anak kecil? Perkataan Luther agak tidak masuk akal ketika ia mengetengahkan,”Tidak ada cukup bukti dari Alkitab hingga seseorang dapat membenarkan bahwa pembaptisan anak kecil diperkenalkan pada masa orang Kristen mula-mula sesudah masa para rasul….tetapi jelas sekali bahwa tak seorang pun dengan hati nurani yang baik dapat menolak atau meninggalkan pembaptisan anak kecil yang telah dipraktikkan untuk waktu yang begitu lama.”13

Luther juga menyetujui pemusnahan para Anabaptis. Ia tidak mau mengakui bahwa gereja yang benar seharusnya merupakan suatu kelompok yang terpisah dari masyarakat pada umumnya. Sahabatnya Melanchton mengatakan tentang para Anabaptis,”Biarlah sekarang setiap orang yang saleh mempertimbangkan betapa besarnya kekacauan yang akan timbul jika di antara kita berkembang dua golongan, orang yang dibaptis dan orang yang tidak dibaptis!”14 Ia khawatir bahwa gereja pada akhirnya akan benar-benar berbeda dari dunia. Para Anabaptis percaya bahwa pembaptisan anak kecil adalah batu penjuru sistem kepausan; jika itu tidak dihapuskan maka tak akan ada jemaat Kristen. Baca selengkapnya…

Bagaimana Tentang BAPTISAN? (1)

Mungkin Anda telah mendengar orang-orang yang membahas cara membaptis yang tepat.“Jika seseorang dibaptis sampai ke lehernya, apakah ia telah benar-benar dibaptis?” tanya salah seorang yang sedang berbincang-bincang itu.

“Tidak, tentu saja tidak,“ jawab yang lain.”Jika ia dibaptis sampai ke dahinya, apakah itu baptisan?”

“Tidak,“ kata orang itu lagi dengan tegas.

“Nah,“ kata orang tersebut, “itu membuktikan bahwa air yang di atas kepala itulah yang betul-betul penting!“

Baptisan air telah menjadi sumber kontroversi di kalangan Kristen sejak gereja mulai berdiri. Dalam Kisah Para Rasul baptisan air dikaitkan secara erat dengan PENGALAMAN PERTOBATAN. “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.“ (Kisah 2:38). Ayat-ayat seperti ini telah menimbulkan berbagai perbedaan pendapat yang masih terus diperdebatkan sekarang ini. Baca selengkapnya…

Pembahasan Point 1: BAPTISAN BAYI/ANAK KECIL SUNGGUH MENYESATKAN

17 Oktober 2008 34 komentar

Alkitab dengan gamblang menyatakan bahwa BAPTISAN diberikan kepada mereka yang menanggapi/percaya berita INJIL . Contoh: Kepala penjara di Filipi, kita membaca, “Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.“ (Kisah Para Rasul 16:32). Ini menjelaskan mengapa seisi rumahnya dapat/boleh dibaptis—mereka semua telah cukup umur untuk mendengarkan Firman. Juga, Sida-sida Ethiopia dalam Kisah Para Rasul 8:35-39

8:35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya.
8:36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: “Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?”
8:37 Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.” Jawabnya: “Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.” Baca selengkapnya…