Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (Gal.1:6-8).
Rasul Paulus mensinyalir di Galatia telah berkembang injil lain yang berbeda dengan Injil yang telah diberitakannya. Injil ini dilihat Rasul Paulus sangat membahayakan kekristenan yang masih bayi. Rasul Paulus menyatakan bahwa sebenarnya itu bukan injil, melainkan tipu-muslihat iblis yang memutarbalikkan Injil. Read more…
Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata- mata tertuju kepada perkara duniawi (Fil.3:18-19).
Dunia Berhala
Jika sungguh-sungguh direnungkan, apakah hakekat dari penyembahan berhala? Mengapa orang sampai tertarik menyembah berhala, atau menyembah iblis, padahal tahu bahwa itu adalah iblis? Rasul Paulus dalam suratnya kepada orang-orang kudus di Kolose, ia mengatakan: “Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (Kol.3:5-6). Read more…
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (Galatia 1:8)
Iblis memberitakan Injil? Ah masa sih. Mungkin itulah reaksi kebanyakan orang Kristen jika ditanya mengenai hal ini. Tetapi, rasul Paulus di abad pertama tidak menganggap remeh keikutsertaan Iblis dalam pemberitaan Injil – yang tentunya adalah untuk mengacaukannya.
Ketika orang-orang percaya di Galatia disusupi oleh pengajar-pengajar palsu yang isi beritanya bahwa keselamatan memerlukan sunatan, Paulus sangat marah dan sedih. Ia tahu bahwa berita keselamatan (Injil) adalah berita terpenting di bumi ini, dan adalah satu-satunya harapan bagi manusia berdosa. Memberitakan Injil yang menyimpang adalah bagaikan memberikan harapan dan pertolongan palsu. Oleh sebab itulah Paulus mengucapkan anathema yang keras terhadap barangsiapa yang mengabarkan “injil” yang lain, yang bukanlah Injil sejati. Read more…
Seandainya dari awal Saksi Jehovah masuk Indonesia seperti denominasi lain, tanpa dihimpit oleh pemerintah, maka mungkin mereka akan hanya memiliki beberapa gereja seperti Mormon dan Christian Science. Terlebih lagi jika gereja-gereja Protestan membekali anggota jemaat tentang poin-poin kesesatan Saksi Jehovah, maka mereka pasti tidak bisa mendapatkan banyak orang.
Namun kelompok Protestan telah salah sikap, memakai tangan pemerintah menghadang mereka di permukaan, sehingga memaksa mereka bergerak di bawah. Akhirnya bukan rahasia lagi bahwa mereka berjalan dua-dua orang memasuki rumah orang Kristen, mempertanyakan komposisi iman mereka, dan mulai memasukkan pengajaran mereka. Hasilnya, jumlah mereka tak terhitung, dan jaringan mereka menggurita. Read more…
Komentar Terakhir