Beranda > DEBAT TEOLOGI > Debat Teologi Ioanes Rakhmat VS Budi Asali (Part 6)

Debat Teologi Ioanes Rakhmat VS Budi Asali (Part 6)


IOANES RAKHMAT :

Toni Budi Santoso: “Ya, Alkitab, ya Alkitab, berilah saya hari ini makanan saya yang secukupnya!:

Ioanes Rakhmat: “Ya, Tuhan, ya Allah, Bapa kami, berilah kami hari ini makanan kami yang secukupnya!”

BUDI ASALI : Eh, ternyata anda tahu ayat Kitab Suci juga ya? Tapi apakah anda percaya apa yang anda kutip itu? Apakah ayat itu bagi anda termasuk ayat yang mempunyai otoritas atau yang harus diabaikan?

IOANES RAKHMAT : Pak Budi, ini tanggapan balik dari teman saya Tong atas jawaban anda.

Tong : Hehehe… jawaban Pak Budi kayak anak sekolah minggu yang cuma membeo. Pertanyaan saya ; kalau Yesus benar memberi perintah di Mat 28 : 19 membabtis orang dalam nama Bapa Anak dan Roh Kudus Mengapa jemaat pertama hanya dibabtis dalam nama Yesus ?

Pak Budi Asali memberi tafsiran pada ayat – ayat yang membaptis dalam nama Yesus seperti ini : Roh yang lain, dan Injil yang lain (bdk. Gal 1:6-9 2Kor 11:4). Lalu kata-kata membaptis dalam nama Yesus, yang muncul cukup sering (Kis 2:38 Kis 10:48 Kis 19:5), artinya apa? Ada beberapa kemungkinan yang diberikan oleh para penafsir:

1. artinya adalah baptisan Kristen.

2. artinya: sesuai dengan ajaran Yesus.

3. artinya: supaya pada waktu orang itu dibaptis ia melihat kepada Kristus, dan menyadari bahwa tanpa jasa penebusan Kristus baptisan itu sia-sia.

4. artinya: dengan otoritas Tuhan Yesus (karena Yesuslah yang memerintahkan untuk membaptis).

Anda lupa atau tidak tahu bahwa ayat – ayat tsb diatas selain bisa ditafsirkan seperti diatas juga merupakan bukti bahwa jemaat pertama dibabtis hanya dalam nama Yesus saya cuplikan ya supaya jelas , perhatikan yang saya beri KAPITAL ;

kisras 10 : 48 Lalu ia menyuruh mereka DIBABTIS DALAM NAMA YESUS KRISTUS. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

ctt : BUKAN dalam nama BAPA ANAK DAN ROH KUDUS

Kisras 19 : 5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka DIBAPTIS DALAM NAMA TUHAN YESUS.

ctt : BUKAN dalam nama BAPA ANAK DAN ROH KUDUS

roma 6 : 3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah DIBAPTIS DALAM KRISTUS, telah dibaptis dalam kematian-Nya?

ctt : BUKAN dalam nama BAPA ANAK DAN ROH KUDUS

Gal 3 : 27 Karena kamu semua, yang DIBAPTIS DALAM KRISTUS, telah mengenakan Kristus.

ctt : BUKAN dalam nama BAPA ANAK DAN ROH KUDUS

Kis-ras 2 : 38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam NAMA YESUS KRISTUS untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

ctt : BUKAN dalam nama BAPA ANAK DAN ROH KUDUS

Jadi jelas tidak ? ayat – ayat itu mau ditafsirin apa juga, tetap ayat – ayat itu merupakan evidence bahwa jemaat pertama dibabtis dalam nama YESUS. Ini BERBEDA dengan perintah Yesus yang bilang Baptis dalam nama Bapa Anak dan Roh Kudus

Silahkan dilihat mat 28 : 19 itu dengan ayat pararelnya di Mark 16 : 14 – 18 dan Luk 24 : 36 – 49 , kalau memang Babtis dalam nama Bapa Anak dan Roh Kudus itu penting mengapa ayat – ayat pararel nya tidak tertulis Baptis dalam nama Bapa Anak dan RH ?

hehe… jadi perintah Yesus yang di Matius sudah di modifikasi, buktinya tidak ada satupun jemaat awal yang menjalankannya.

PDT. BUDI ASALI : Anda memang bodoh, sudah dijelaskan ndak ngerti2. Kalau kita memang mempercayai bahwa Kitab Suci itu Firman Tuhan, kita juga harus percaya bahwa tidak ada ayat yang boleh bertentangan dengan ayat lain, karena kalau ada pertentangan, pasti salah satu salah, dan Kitab Suci tidak bisa salah. Jadi, dalam menafsirkan, kita harus memperhatikan semua ayat yang berhubungan, dan lalu baru menafsirkan sedemikian rupa, sehingga semua jadi harmonis.

Penafsiran yang anda lakukan, menyebabkan Mat 28:19 bertentangan dengan banyak ayat lain, jelas merupakan penafsiran salah dan tolol. Penafsiran saya mengharmoniskan semua ayat-ayat itu, dan itu yang harus diterima, kalau kita mau menghormati Kitab Suci. Tetapi saya kira anda bukan orang yang hormat Kitab Suci, jadi sesukanya mau terima yang mana. Emangnya gua pikirin?

IOANES RAKHMAT : Tong : Mat.28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus

Kalau memang ayat ini penting sampai diperjuangkan habis – habisan untuk mengkristenkan orang lain, dan mejadikan anggota jemaat orang lain menjadi jemaatnya sendiri, menurut saya lucu hihihi…

(1).Yesus saja semasa hidupnya tidak pernah membabtis :), bahkan di injil Yohanes Yesus tidak dibabtis hihihi…

PDT. BUDI ASALI : Saya tak peduli Yesus tak pernah membaptis, tetapi Ia menyuruh membaptis. Dalam Injil Yohanes Yesus tak dibaptis? Pernah membaca Yoh 1:32-34?

Yoh 1:32-34 – “(32) Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: ‘Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. (33) Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. (34) Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.””.

Apakah yang dibicarakan di sini bukan baptisan Yesus? Kalau bukan, apa? hihihi …

IOANES RAKHMAT : (2).Semua nubuatan tentang Yesus sebagai Mesias ada di PL, mulai dari lahir dari anak dara Maria di kota betelehem , menderita, sampai mati di kayu salib dan ucapan – ucapannya ada ternubuat di kitab2 PL. Hanya SATU yang tidak ada yaitu nubuatan bahwa Mesias harus dibabtis di sungai. Tidak ada satu potong ayatpun ( sampai hari ini ) setahu saya yang menyatakan Mesias harus dibabtis. Atau pak Budi bisa tunjukkan, khan pak Budi ahlinya comot – comot alkitab, bisa ditunjukkin tidak kalau Mesias itu memang harus dibabtis.

PDT. BUDI ASALI : Siapa yang memberi rumus bahwa semua yang Yesus alami harus dinubuatkan dulu? Juga tak pernah dinubuatkan bahwa ia usia 12 tahun ketinggalan di Bait Allah, dan bahwa Ia berpuasa 40 hari di padang gurun, dan banyak hal yang lain.

IOANES RAKHMAT : Kalau tidak ada ; maka anggapan Yesus sebagai Mesias perlu dikoreksi.

PDT. BUDI ASALI : Semua nubuat tentang Mesias digenapi dalam diri Yesus, dan karena itu jelas bahwa Ia memang adalah Mesias. Karena ada sesuatu yang dialami Mesias, yang tidak dinubuatkan, itu tidak membuktikan bahwa Yesus bukan Mesias. Kecuali kalau anda bisa menemukan bahwa Perjanjian Lama menubuatkan bahwa Mesias tidak dibaptis, tetapi ternyata Yesus dibaptis, maka memang dalam hal itu Yesus bukan Mesias.

Anda memang tolol dan tak punya logika! Tetapi ironisnya, anda berlagak pinter.

IOANES RAKHMAT : Menurut Karl Popper ; Pendapat semua angsa bewarna hitam akan gugur jika ditemukan SATU angsa bewarna putih hehe…

PDT. BUDI ASALI : Semua manusia punya otak. Tetapi ada satu yang tidak punya, yaitu anda. Jadi bagaimana?

…BERLANJUT… dari Notes FB Cahaya Desyanta

Iklan
Kategori:DEBAT TEOLOGI
  1. 10 Juli 2011 pukul 12:56 AM

    Ioanes Rahmat kalah ngomong. Mending belajar lebih banyak lagi. Hal segampang itu kok masih belum dimengerti, misalnya tidak ada nubuat Yesus dibaptis maka Yesus bukan Mesias, ha, ha, ha…benar kata Pak Budi, bebalnya bukan main. Kalu nubuat mengenai baptisan di PL (kalu memang ada) tak digenapi, itu barusan betul dan seharusnya kemesiasan Yesus dipertanyakan tapi jelas baptisan tak dinubuatkan sama spt pencobaanya atau tranfugurasinya dan banyak lagi, bukan semua peristiwa kehidupan Yesus dinubuatkan dan temasuk baptisan, ckckck…memang ahli theolog asal-asalan dan kelas murahan/rendah!

  2. LEmboto
    3 November 2011 pukul 3:53 PM

    Tambah lagi pengikut setia pdt.Budi asal-asal comot ayat Alkitab..

  3. xucinxgaronx
    13 November 2011 pukul 11:53 AM

    Mat 28:19 yang berbahasa ibrani

    http://jesus-messiah.com/apologetics/catholic/matthew-proof.html

    Tidak ada perintah pembaptisan model trinitas atas nama bapa, putra dan roh kudus

    Matt 28:19-20 “Go and teach them to carry out all the things which I have commanded you forever.”

  4. 14 November 2011 pukul 4:32 PM

    Alkitab bhs asli PB Yunani memuat ayat2 itu: ini buktinya:
    Mat 28:19 πορευθεντες ουν μαθητευσατε παντα τα εθνη βαπτιζοντες αυτους εις το ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος
    Mat 28:20 διδασκοντες αυτους τηρειν παντα οσα ενετειλαμην υμιν και ιδου εγω μεθ υμων ειμι πασας τας ημερας εως της συντελειας του αιωνος αμην

    diterjemahkan:
    Mat 28:19 Oleh karena itu, dengan pergi, muridkanlah semua bangsa dengan membaptiskan mereka ke dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
    Mat 28:20 dengan mengajar mereka melakukan segala sesuatu apa saja yang sudah Aku perintahkan kepadamu. Dan lihatlah, Aku ada bersamamu sepanjang masa, sampai kesudahan zaman.” Amin.

  5. Wem Hendra
    1 Desember 2011 pukul 12:46 AM

    Mohon maaf bapak2..senang bisa mengenal dan bertukar pikiran dengan bapak-bapak…tetapi menurut saya, kata-kata yang dipakai kurang mencerminkan perkataan orang Kristen yang sejati. berbicaralah dengan cara yang sopan dan saling menghargai satu dengan yang lain….!

  6. Wem Hendra
    1 Desember 2011 pukul 12:52 AM

    tidak peduli dibaptis pakai nama Yesus atau dimateraikan dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus tetapi kalau tidak dibaptis secara selam, maka baptisan tersebut tidak sah…! dan harus dibaptis ulang!

  7. Wem Hendra
    1 Desember 2011 pukul 12:55 AM

    kalau bapak-bapak berdua belum dibaptis selam…ayo segeralah baptis ulang!

  8. 8 Januari 2012 pukul 1:58 AM

    to Dede Wijaya

    Mat 28:19 Oleh karena itu, dengan pergi, muridkanlah semua bangsa dengan membaptiskan mereka ke dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
    Mat 28:20 dengan mengajar mereka melakukan segala sesuatu apa saja yang sudah Aku perintahkan kepadamu. Dan lihatlah, Aku ada bersamamu sepanjang masa, sampai kesudahan zaman.” Amin.

    >>>>>>>>>

    Surat paulus menunjukkan bahwa tak satupun dari 12 murid Yesus yang mengajar ke segala bangsa …. seperti yang diperintahkan Yesus kepada mereka di mat 28:19 – 20 …

    Gal 2:7 Tetapi sebaliknya, setelah mereka melihat bahwa kepadaku telah dipercayakan pemberitaan Injil untuk orang-orang tak bersunat, sama seperti kepada Petrus untuk orang-orang bersunat

    Gal 2:8 — karena Ia yang telah memberikan kekuatan kepada Petrus untuk menjadi rasul bagi orang-orang bersunat, Ia juga yang telah memberikan kekuatan kepadaku untuk orang-orang yang tidak bersunat.

    12 murid Yesus hanya mengajar bangsa bersunat / Israel menunjukkan fakta bahwa mereka tidak mengenal perintah di Mat 28:19-20

    mereka ternyata persisten hanya mengajar ke bangsa bersunat / Israel saja sebagaimana perintah Yesus

    Mat 10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

    dan bukti Injil berbahasa Ibrani ….menunjukkan tak ada amanat agung dan formula baptisannya …. amanat agung dan formula baptisan hanya terdapat dalam Perjanjian baru berbahasa Yunani …. bahasa yang tak dikenal yesus dan murid muridnya ….

    http://jesus-messiah.com/apologetics/catholic/matthew-proof.html

    Matt 28:19-20 “Go and teach them to carry out all the things which I have commanded you forever.”

    Mat 28: 19-20 ” Pergi dan ajarilah mereka untuk melaksanakan semua hal yang telah Kuperintahkan kepadamu selamanya.

    silakan ambil kesimpulan dari akal budi anda sendiri …. palsu atau tidaknya baptisan trinitas tersebut …

  9. suryo tanggono
    18 Maret 2012 pukul 11:16 AM

    membaca dialog / debat teologi seperti melihat orang menggiring asap membentuk boneka ilustrasi persepsinya

  10. 18 Maret 2012 pukul 2:47 PM

    Brother Dede… maaf Anda jangan mencatut nama orang seenaknya… Mt. Io merasa tidak pernah berdialog demikian… Saya di minta oleh Mt. Ioanes Rakhmat untuk menegur Anda… Sebaiknya Anda segera delete link ini… Terima kasih…

  11. Lucang
    19 Maret 2012 pukul 12:59 AM

    Hahahahahaha, yg suka ilusi sering beredar disana sini……..wkwkwkwkwk

  12. 19 Maret 2012 pukul 7:06 PM

    Saya dapat artikel ini dari Notes di Facebook sdr. Cahaya Desyanta (Murid Budi Asali)

  13. 15 Juni 2012 pukul 11:30 AM

    saya bersedih untuk iones rakhmat, karena ia sudah tersesat. saya siap berdiskusi dengan sdr

  14. Wakakaka
    16 Juni 2012 pukul 4:19 PM

    Yg kamu maksud “tersesat” itu apa? Apakah hanya karena dia skrg tidak percaya ama ajaran Kristen / Yesus dan bla bla bla atau … ?
    Gue pribadi salut ama Ioanes Rakhmat yg berani kritis terhadap suatu tradisi lama yg tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

    Kamu mesti sadar, sejalan dengan waktu, yg dulunya tabu sekarang udah kaga lagi.
    Saat ini, banyak manusia yg udah bisa berpikir kritis terhadap ajaran yg dulunya dianggap suci. Apakah itu sesuatu yg benar sehingga patut dipertahankan atau malah sesuatu yg salah sehingga seharusnya ditinggalkan?

    Liat aj Amerika Serikat, dulunya begitu fanatik terhadap ajaran Kristen, sekarang udah mulai menurun persentase populasinya yg menganggap diri mereka Kristen, apalagi yg betul2 ke gereja dan percaya bahwa Yesus hanyalah satu2nya jalan ke surga.

    Kalo ga percaya, tanya aj ama om Google. Wkwkwkwk. 😀

  15. Wakakaka
    16 Juni 2012 pukul 4:32 PM

    Ini blog lucu bgt. Ada pembahasan mengenai seminar “Akhir Zaman”.
    Itu mah kaga bisa diprediksi dan kaga ada gunanya dibahas. Debat kusir aj.
    Lebih baik yg dibahas adalah “Akhir Zaman Christianity”, karena suatu waktu pasti akan dilindas ama yang namanya “Science”. Wkwkwkwk.

  16. Wakakaka
    16 Juni 2012 pukul 4:50 PM
  17. linasuwintanalin
    27 September 2012 pukul 1:22 PM

    permisi bapak-bapak, saya mau nanya, kalau saya di baptis, berarti saya mesias juga ya ? kalau iya, banyak juga jumlah mesias di dunia ini sebanyak jumlah orang kristen. gitu ? seandainya tidak, sebutan/gelar mesias itu dikenakan pada saat apa dong? tks atas penjelasann bapak-bapak.

  18. dion
    29 Oktober 2012 pukul 2:28 PM

    kalau debat kusir ini ya ga ada gunanya,..childish ah…

  19. aini
    20 Juni 2013 pukul 10:17 AM

    Wakakaka :
    Yg kamu maksud “tersesat” itu apa? Apakah hanya karena dia skrg tidak percaya ama ajaran Kristen / Yesus dan bla bla bla atau … ?
    Gue pribadi salut ama Ioanes Rakhmat yg berani kritis terhadap suatu tradisi lama yg tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
    Kamu mesti sadar, sejalan dengan waktu, yg dulunya tabu sekarang udah kaga lagi.
    Saat ini, banyak manusia yg udah bisa berpikir kritis terhadap ajaran yg dulunya dianggap suci. Apakah itu sesuatu yg benar sehingga patut dipertahankan atau malah sesuatu yg salah sehingga seharusnya ditinggalkan?
    Liat aj Amerika Serikat, dulunya begitu fanatik terhadap ajaran Kristen, sekarang udah mulai menurun persentase populasinya yg menganggap diri mereka Kristen, apalagi yg betul2 ke gereja dan percaya bahwa Yesus hanyalah satu2nya jalan ke surga.
    Kalo ga percaya, tanya aj ama om Google. Wkwkwkwk.

    ya ampun… jadi sekarang ada ”agama amerika” toh, wkwkwk..
    kok 1 + 1 =2 dari dulu gak pernah berubah & dianggap tabu sih?
    apa setiap hal yang benar yang ada sejak dulu itu tabu?
    apa kristen tabu & harus ditinggalkan karena sudah ada sejak 2000 tahun yang lalu?
    kok kamu tetap makan pakai tangan ya, itu kan kebiasaan orang2 sejak ribuan tahun yang lalu..

    kamu kok bego banget sih menilai suatu benar atau tidak dengan cara gampangan gitu?
    dasar murid2 ioanes rakhmat sok kritisi tapi menyedihkan.
    nanti kalau kamu mati ketemu Tuhan Yesus, paling kamu tinggal gigit jari & gemetaran bersama ioanes rakhmat sang guru palsu itu… wkwkwkwkwkw…

  20. wahyudi jaka
    1 Juli 2013 pukul 4:10 PM

    jika pendeta pada acung-acungan jari, saya harus gimana dong???

    aku jadi teringat suatu perkataan “jika agamamu lebih baik daripada agamaku tunjukkan sikap lebih baik daripada aku”,, sama halnya jika teologi,,,

    maaf,, saya masih harus banyak belajar,,,

  1. 6 September 2012 pukul 2:48 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: