Beranda > TOP TEN > Prinsip Sukses Dalam Bekerja

Prinsip Sukses Dalam Bekerja


Semua orang bisa bekerja, tetapi hanya mereka yang disiplin dan punya prinsip kerja yang baik yang bisa sukses. Seperti apakah cara disiplin dan prinsip tersebut? Prinsip dalam bekerja jelas penting agar setiap orang bisa fokus dan bahagia saat bekerja.

Dengan prinsip-prinsip dasar dalam bekerja, setiap karyawan akan terbantu untuk tidak mudah mengeluh dan tidak mudah stress saat bekerja. Jika diterapkan dengan baik, karyawan bisa memiliki reputasi yang baik di mata atasan dan rekan kerja. Berikut sejumlah prinsip atau etika dalam bekerja:

• Jangan katakan betapa stress-nya Anda terhadap pekerjaan
Jangan bebankan tanggung jawab atau tugas Anda kepada orang lain. Jika Anda butuh bantuan rekan kerja, mintalah tolong kepada mereka. Namun, jika tidak ada yang mau membantu Anda, itu artinya Anda harus lebih disiplin dalam bekerja dan pandai mengatur manajemen waktu Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa semua orang di lingkungan kerja memiliki pekerjaannya masing-masing dan tidak akan bersimpati dengan beban kerja Anda. Jadi tak ada gunanya jika Anda menunjukkan beban kerja Anda kepada mereka. Lebih baik bekerja saja. Talk less do more!

• Ingatlah prestasi Anda
Mengapa setiap karyawan harus mengingat prestasinya? Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa karyawan akan memberikan hasil yang lebih baik jika mereka menyadari telah melakukan sebuah prestasi sebelumnya.

Saat seseorang berada dalam sebuah pekerjaan yang sama selama beberapa tahun, umumnya mereka sering tak menyadari bahwa mereka sebenarnya telah melakukan banyak prestasi dalam kerja mereka. Karena itulah, rekam atau tulis prestasi Anda sebagai pemicu untuk melakukan yang lebih baik dalam setiap kerja Anda.

• Datang tepat waktu saat rapat dan acara lainnya
Saat seseorang telat datang ke sebuah rapat atau acara, saat masuk ke dalam ruangan, ia umumnya berusaha untuk tidak menarik perhatian, tapi justru gerakannya itu malah akan semakin menarik perhatian. Kerugian lainnya, Anda akan ketinggalan instruksi dari atasan Anda dan bisa jadi kehadiran Anda malah akan merusak suasana yang sudah terbentuk dengan baik.

Datang tepat waktu sama pentingnya dengan rapat atau acara itunya sendiri. Saat Anda datang terlambat, maka setiap orang akan menyadari kehadiran Anda sekaligus bertanya-tanya mengapa Anda bisa telat? Apakah Anda tidak bisa melakukan manajemen waktu dengan baik? Selain itu, datang terlambat artinya Anda terlambat memulai. Ujung-ujungnya, reputasi Anda pun akan dipertanyakan oleh atasan dan rekan kerja.

• Perhatikan kepentingan rekan kerja
Tempat kerja bukan rumah pribadi Anda. Karena itu, jangan menelepon dengan suara keras, apalagi sampai menggunakan speakerphone hingga semua orang mampu mendengar sekaligus terganggu dengan percakapan Anda. Jangan pula mengirim terlalu banyak file untuk dicetak hingga tidak ada orang lain yang bisa menggunakan printer. Intinya, jagalah etika Anda saat di tempat kerja demi menjaga hubungan baik dengan rekan kerja.

• Perluas keterampilan Anda
Jika Anda tetap mengerjakan sesuatu yang Anda kerjakan tiga tahun lalu, maka Anda butuh perubahan. Cobalah ikuti seminar, training, atau organisasi profesional yang menawarkan sesuatu yang baru untuk menambah atau mempertajam keahlian Anda.Keterampilan baru akan membuat Anda menjadi karyawan yang lebih baik dan menjauhkan Anda dari rasa bosan terhadap pekerjaan yang tidak pernah berubah.

• Membangun hubungan baik
Jika di setiap rapat, Anda selalu mengundang provokasi terhadap rekan kerja, atau setiap Anda berhenti kerja, Anda akan menjelek-jelekkan mantan atasan Anda, Anda tidak akan mendapatkan simpati dari siapa pun. Bisa saja kejadian atau perilaku buruk Anda terjadi beberapa tahun yang lalu, tapi ingatan akan buruknya perilaku Anda akan terus diingat oleh mereka yang menyaksikannya.

• Mengetahui kapan waktunya untuk meminta bantuan
Pekerjaan di kantor bisa saja membludak atau berkembang tidak sesuai dengan dugaan Anda. Saat itulah Anda membutuhkan rekan satu tim untuk menolong Anda. Ini adalah cara terbaik agar Anda tidak kehilangan muka di depan atasan saat pekerjaan sudah memasuki masa deadline.

• Tahu apa yang Anda kerjakan dan ke arah mana ia berjalan
Dalam karier, Anda harus tahu akan dibawa ke mana karier Anda tersebut. Jika tidak, maka Anda akan menemukan diri Anda melakukan hal yang sama yang Anda lakukan hari ini, 20 tahun kemudian. Maka itulah, tetapkan tujuan Anda, sekecil apa pun, yang penting meningkat dari posisi Anda sekarang.

• Perhatikan penampilan
Tak peduli di mana pun Anda, jangan sampai Anda menggunakan baju yang berbau tak sedap. Namun, yang lebih penting, Anda harus memiliki pandangan soal citra apa yang ingin Anda bentuk dengan pakaian Anda. Pakaian dan penampilan Anda harus sesuai dengan citra perusahaan tempat Anda bekerja. Dengan kata lain, ingatlah tempat Anda bekerja, posisi Anda di kantor, dan sesuaikan penampilan Anda dengan dua hal tersebut. (Sindo/nsa)

Iklan
Kategori:TOP TEN
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: