Beranda > BERITA > Berita Mingguan 16 April 2011

Berita Mingguan 16 April 2011


JANGAN MENJAMAH ORANG YANG DIURAPI TUHAN

Salah satu taktik yang dipakai oleh banyak pihak agar tidak dikritik dan didisiplin adalah menyalahgunakan Firman Tuhan. Salah satu perikop yang sering salah dipakai adalah Matius 18:15-20. [Editor: Perikop ini adalah tentang bagaimana seorang Kristen di sebuah gereja lokal menegur saudara yang bersalah terhadap dia secara empat mata dulu, lalu membawa dua tiga saksi, lalu baru dibawa ke jemaat. Banyak yang memakai perikop ini untuk mempersalahkan orang-orang yang memperingati akan para penyesat]. Kita telah berulang kali berhadapan dengan alasan-alasan seperti ini. Konteks perikop ini sama sekali bukan tentang memberi peringatan mengenai suatu pelayanan khotbah atau pengajaran yang publik (misalnya buku, website, dll.). Perikop ini adalah tentang suatu kesalahan satu pribadi terhadap pribadi lain. Satu lagi Firman Tuhan yang sering disalahgunakan berulang kali adalah 1 Samuel 24:10, yang dijadikan dasar doktrin “jangan menjamah orang yang diurapi Tuhan.” Daud mengatakan, “Ketahuilah, pada hari ini matamu sendiri melihat, bahwa TUHAN sekarang menyerahkan engkau ke dalam tanganku dalam gua itu; ada orang yang telah menyuruh aku membunuh engkau, tetapi aku merasa sayang kepadamu karena pikirku: Aku tidak akan menjamah tuanku itu, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.” Konteksnya adalah tentang membunuh seorang raja Israel yang diurapi. Rupanya para pengajar sesat yang tidak mau dikritik ini merasa mereka raja (dikalangan Baptis Independen juga ada, misalnya Jack Hyles yang bersikap seperti raja dan merasa berada di atas teguran dan disiplin, demikian juga Jack Schaap dan banyak lagi yang lain yang meniru sikap penggembalaan yang tidak alkitabiah ini). Tetapi bahkan seorang raja Israel pun tidak berada di atas teguran. Daud tidak membunuh Saul, tetapi nabi Samuel tidak segan menegur raja yang kacau itu, dan nabi Nathan tidak segan menegur raja Daud, dan kita bisa melihat banyak contoh lain lagi seperti ini di Alkitab. Bahkan raja pun dapat ditegur oleh pemberita kebenaran yang berasal dari Allah. Demikian juga pemimpin-pemimpin hari ini. EDITOR: Satu lagi perikop yang paling salah digunakan adalah: jangan menghakimi! Kalau kita mengekspos suatu pengajaran sesat, para pendukungnya segera membanjiri forum dengan seruan: jangan menghakimi! Mereka sama sekali tidak tertarik dengan konteks Alkitab dan pengajaran Alkitab tentang menghakimi. Alkitab mengharuskan kita menghakimi pengajaran seseorang berdasarkan Kitab Suci, tetapi tidak boleh menghakimi hati seseorang. Lihat artikel berikut untuk penjelasan lebih lanjut: http://graphe-ministry.org/articles/?p=8

Hati-Hati Terhadap John Eldredge Dan Ransomed Heart Ministries

John Eldredge, salah satu pendiri dari Ransomed Heart Ministries dan penulis buku The Sacred Romance dan Wild at Heart, adalah seorang pembimbing rohani yang sangat berbahaya. Ia mempromosikan psikologi sekuler yang dikemas dalam kata-kata rohani (dikenal dengan istilah psycho-babble), dan menghabiskan banyak waktu bicara mengenai “father wounds” (Editor: suatu konsep bahwa hampir semua orang waktu kecil mendapatkan luka baik batin maupun fisik dari ayah mereka, dan bahwa ini menimbulkan perilaku menyimpang belakangan dan perlu disembuhkan. Ini ide yang tidak Alkitabiah dan berakar dari psikologi Freud yang atheistik). Salah satu mentor dia adalah psikologis self-esteem, Larry Crabb, dan dia bekerja dengan Focus on the Family selama 10 tahun. Dia mengajarkan bahwa Yeremia 17:9 tidak berlaku bagi orang percaya dan bahwa orang percaya boleh mengikuti kata hatinya sendiri, tetapi Paulus mengerti bahwa manusia lama masih sangat berpengaruh dalam kehidupan Kristiani (mis. Roma 7:18; Ef. 4:22-23). Satu-satunya cara seorang percaya bisa tahu jalan yang benar dalam hidup ini adalah mengikuti Alkitab, bukan hatinya sendiri yang sering menipu. Eldredge mengajarkan bahwa jika pergi ke gereja atau membaca Alkitab menjadi suatu beban, maka praktek ini bisa saja diabaikan. “Kamu bahkan mungkin perlu tidak pergi ke gereja untuk sementara atau membaca Alkitab” (Eldredge, The Journey of Desire). Dia mengklaim bahwa satu tahun saat dia berhenti pergi ke gereja adalah “salah satu tahun yang paling menyegarkan dalam hidup saya.” Ini adalah ketidaktaatan yang sangat jelas terhadap pengajaran Alkitab (mis. Kis. 2:42; Ibr. 10:25). Buku pembimbing Wild at Heart menyuruh para konselor dan pemimpin grup kecil untuk tidak membiarkan siapapun mendominasi diskusi kecil dan untuk berhati-hati terhadap “polisi doktrin” yang sangat mementingkan kemurnian doktrin.

HUMMINGBIRD YANG LUAR BIASA

300 spesies hummingbird memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari hummingbird raksasa, dengan panjang sekitar 20 cm hingga hummingbird lebah, dengan panjang sekitar 5 cm. Sayap hummingbird mengepak sesuai dengan pola angka delapan yang memungkinkan burung tersebut terbang di tempat dan terbang ke arah belakang (dengan cara menggerakkan sayap secara sirkuler di atas kepalanya), terbang ke arah samping, dan bahkan terbang terbalik. Burung ini dapat mengepakkan sayap hingga 200 siklus per detik dan dapat mencapai kecepatan 50 mil per jam. Otot sayap yang diperlukan untuk sistem penerbangan ini mencapai 40% berat total burung ini. Paruhnya yang panjang dan kurus didesain untuk makan sari bunga; lidahnya memiliki dua lekukan yang ia pakai untuk menyimpan sari tersebut. Lidah itu dapat keluar masuk dengan kecepatan 13 kali per detik, dan disimpan dengan cara menggulungnya ke belakang kepala burung. Lidah ini juga bergerigi sehingga ia dapat menyapu serangga dari dalam bunga. “Ia tidak dapat hidup dari sari bunga saja, tetapi juga memerlukan protein dari serangga. Tanpa lidahnya yang spesial ia tidak mungkin bisa menangkap serangga” (A Close Look at the Evidence, 14 Juli). Satu jenis hummingbird adalah burung yang dapat menukik paling cepat di dunia. “Seekor rajawali peregrine yang menukik menuju mangsanya mencapai kecepatan relatif 200 panjang badan per detik. Ini sudah mendekati kecepatan pesawat ulang alik dari luar angkasa memasuki atmosfir bumi, yaitu 207 panjang badan per detik. Jadi, rajawali peregrine sering dikira sebagai burung pemberani yang paling cepat di bumi. Para ilmuwan kini menemukan bahwa seekor burung hummingbird jantan yang berwarna merah jambu yang disebut Anna’s Hummingbird adalah Jagoannya di antara burung-burung. Sebagai bagian dari ritual kawinnya, hummingbird jantan ini akan mencoba untuk membuat betina terkesan akan kecepatan dan kemampuan akrobatiknya. Pertama, sang jantan akan terbang hingga 90 kaki (sekitar 30 meter) di atas tanah. Lalu, ia akan mulai menukik tajam. Ketika dia sudah mendekati si betina, ia menarik diri, naik lagi. Dalam manuver yang hampir kena itu, ia merasakan lebih dari sembilan kali gaya gravitasi. Kecepatan relatifnya selama dia turun adalah 385 panjang badan per detik. Itu hampir dua kali lipat kecepatan relatif rajawali peregrine; ia lebih cepat dari pesawat ulang alik memasuki atmosfir bumi dan lebih dari dua kali lipat kecepatan relatif pesawat jet dengan kekuatan penuh” (http://www.creationmoments.com/radio/transcript.php?t=2889). Satu jenis hummingbird dapat terbang 500 mil nonstop melintasi Gulf of Mexico.

Editor: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary (www.graphe-ministry.org), sumber: http://www.wayoflife.org
(Didistribusikan dengan gratis, dengan mencantumkan informasi sumber di atas)
Untuk berlangganan, pilih opsi “Join Group” di: http://groups.yahoo.com/group/gits_buletin/ dan ikuti petunjuk selanjutnya di layar komputer

Iklan
Kategori:BERITA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: