Beranda > INDONESIA, ISU POPULER > Hidup Di Dalam Negara Korup

Hidup Di Dalam Negara Korup


Basuki Tjahaja Purnama

DARIPADA TIDAK ADA PEMERINTAH
Di muka  bumi,  orang Kristen  adalah kelompok manusia yang paling menghargai  dan  mentaati  pemerintah.  Orang Kristen  sangat  menyadari  bahwa  tanpa pemerintah sulit bagi orang Kristen untuk hidup kudus, terhormat, dan melaksanakan segala perintah Tuhan. Sebab kalau  tidak ada pemerintah, maka semua manusia akan seperti hidup dalam hutan belantara tanpa hukum.  Jika  situasi  demikian  maka  kita semua  tentu  tidak  bersekolah  seperti sekarang melainkan belajar bela diri. Orang  Kristen  diperintahkan  untuk tunduk  kepada  pemerintah,  “Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat  jahat  dan  menghormati  orang-orang yang berbuat baik”  (1 Pet. 2:13-14  ).

Orang  Kristen  bahkan  diperintahkan tunduk  bukan  hanya  kepada  pemimpin yang baik melainkan juga yang jahat, “Hai
kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan  kepada  tuanmu, bukan  saja  kepada yang  baik  dan  peramah,  tetapi  juga  kepada yang bengis. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang  karena  sadar  akan  kehendak  Allah menanggung  penderitaan  yang  tidak  harus  ia tanggung”  (1 Pet.2:18-19).

Itulah  sebabnya  saya  katakan  di  atas bahwa  orang  Kristen  adalah  kelompok masyarakat  yang  terbaik  di  muka  bumi. Orang  Kristen  adalah  masyarakat  yang paling berhikmat yang paling sadar bahwa jika  tidak  ada  pemerintah  di muka  bumi, keadaannya  bukan  lebih  baik  melainkan akan  sangat buruk. Orang Kristen  sangat  percaya  bahwa siapapun  yang  diberi  kesempatan  untuk memerintah,  orang  tersebut  pasti  akan dimintai  pertanggungjawabannya  di  hadapan Allah  kelak.  Orang  Kristen  yakin segala  sesuatu  yang  tidak  teradili  dengan adil di muka bumi, misalnya karena hakimnya  korup,  jaksanya  korup  dan  polisinya korup,  nanti  akan  diadili  Allah.  Orang Kristen percaya bahwa  akhirnya keadilan pasti  ditegakkan  Allah.  Orang  Kristen adalah orang yang paling percaya kepada Allah dan paling menghormati Allah. Umat agama lain yang membalas kejahatan dengan kejahatan, tindakan demikian sesungguhnya  mencerminkan  bahwa  mereka tidak  percaya  kepada  Allah  dan  tidak menghormati Allah.

PENERIMA  KEKUASAAN HARUS BERTANGGUNG JAWAB
Sebelum Tuhan memerintah bumi  ini pada masa Kerajaan Seribu Tahun kelak, Ia kini memberi kesempatan kepada manusia untuk membuat  hukum,  dan menerapkan hukum.  Dan  sesungguhnya  tidak  ada persoalan  yang  tidak  bisa  diatasi  jika manusia yang diberi wewenang betul-betul berkeinginan menciptakan  sebuah  negara atau pemerintah yang baik.  Jika orang Kristen yang sungguh lahir baru  memerintah  sebuah  negara,  maka pasti negara tersebut akan menjadi negara yang  semakin  baik.  Sebenarnya  sudah terbukti, yaitu pemerintah Amerika Serikat yang  didirikan  oleh  orang-orang  Kristen lahir baru dengan presiden pertama George Washington,  yang  adalah  orang  Kristen lahir baru, bahkan seorang anggota Gereja Baptis.  Terlalu  memungkiri  fakta  jika orang mencoba menyangkal  bahwa USA adalah negara  ideal selama berabad-abad.

Manusia  dari  berbagai  penjuru  dunia berbondong-bondong pergi menuntut ilmu ke USA. Mereka memiliki  kualitas  jalan yang  terbaik,  sistem  hukum  terbaik, pengobatan  terbaik,  pendidikan  terbaik. Dan  sesungguhnya  Eropa  adalah  tukang contoh  yang  baik  sehingga  ikut  menjadi demokratis  dan  akhirnya  segala  sesuatu yang  lain  ikut menjadi baik  juga. Tetapi, kini karena kaum atheis berhasil  mendominasi  berbagai  bidang, dan mereka semakin bertambah banyak, baik di pemerintahan,  pendidikan  dan  lain  sebagainya, maka kita bisa menyaksikan mulainya arah penurunan dalam segala hal. Hal pertama yang sekarang sedang terjadi dan sangat menyolok adalah penurunan ekonomi. Dan  jika  rakyat  semakin  tidak menghargai Alkitab, mereka memilih pemimpin yang  tidak beriman, serta orang-orang yang menentang  Tuhan  semakin  mendominasi berbagai bidang, maka segala aspek yang lain pun akan  ikut menurun.

SAMA SEKALI TIDAK SULIT MENGATASI KORUPSI
Kita di Indonesia sedang menyaksikan adegan  korupsi  di  segala  bidang.  Bapak Prof. Dr. Mahfud MD, menulis di Seputar
Indonesia hari Sabtu, 1 Okt 2011  tentang kesukaan  pejabat  untuk  disogok,  telah mengungkapkan  kebenaran  yang  sangat esensi dari  lingkaran korupsi di  Indonesia. Sungguh aneh sekali, jika ratusan juta manusia di Indonesia  tidak bisa menemukan cara untuk mengatasi korupsi, seolah-olah korupsi adalah penyakit yang memang tidak ada obatnya. Pertanyaannya, apakah memang  begitu  bodohnya  hingga  ratusan juta orang tidak berhasil menemukan cara untuk mengatasi korupsi, atau sebenarnya ada keengganan untuk mengatasinya. Menurut penulis, Indonesia pasti akan menjadi negara terbersih di dunia jika tiga hal berikut  ini dilakukan.

Pertama,  beri  pengampunan  kepada semua  koruptor  dengan membayar  pajak korupsi  50%  dari  hasil  korupsinya. Diberikan  tenggang waktu  (grace-period) selama  enam  bulan  untuk  membereskan dosa masa lalu. Dekrit presiden pertama ini untuk  menghadapi  korupsi  yang  sudah terjadi.  Sedangkan  untuk  mengatasi koruptor yang akan datang?Kedua,  barang  siapa  yang  berhasil menangkap  bawahannya  melakukan korupsi, maka pangkatnya akan dinaikkan satu  jenjang, dan  ia akan mendapatkan 10% dari nilai uang yang diselamatkannya dari tindakan korupsi. Sedangkan barang siapa yang berhasil menangkap atasannya melakukan korupsi, pangkatnya akan dinaikan dua jenjang, dan ia akan mendapatkan 10% dari nilai uang yang diselamatkannya dari tindakan korupsi. Tentu masalah kenaikan pangkat  tidak berlaku bagi yang  jabatannya sudah  mentok  atau  jabatan  publik  yang melalui  pemilihan.  Ini  adalah  cara  untuk mengatasi  tindakan  korupsi  berjemaah, dimana  sebagaimana  diketahui  umum bahwa atasan meminta  setoran dari bawah.

Ketiga,  orang  swasta  yang  merasa diperas dan melapor setelah menyerahkan uang,  maka  akan  mendapatkan  kembali
uang  yang  telah  diserahkannya  dan ia bebas. Sedangkan aparat pemerintah yang merasa disogok, bukan memeras, melapor maka ia akan mendapatkan 10% dari uang sogokan dan ia bebas. Aturan satu ini untuk mengatasi  sogok-menyogok  dalam memperoleh proyek. Dan whistle-blower  tidak bisa dituntut atas kasus yang diungkapnya. Undang-undang  pembuktian  terbalik diusulkan,  pihak  yang  keberatan  atas undang-undang pembasmi korupsi  segera diperiksa karena patut dicurigai  telah korup atau berkeinginan untuk korup.

Dengan  tiga  dekrit  tersebut,  maka setelah enam bulan Indonesia pasti menjadi negara  terbersih  di  dunia  dari  tindakan korupsi. Indonesia pasti akan  lebih bersih dari Swiss, Singapura dan dari negara manapun. Melalui  setoran  50%  pajak  pembersihan  nama  baik  koruptor,  negara  akan mengalami  surplus besar  sehingga  semua aparatur pemerintah enam bulan kemudian akan mendapat kenaikan gaji di atas 100%. Kinerja  pengawai  pemerintah  diawasi ketat,  dan  masyarakat  diberikan  patokan yang  jelas,  misalnya  mengurus  KTP patokannya  sekian  hari,  surat  tertentu sekian  hari.  Di  loket-loket  pelayanan publik  dipasangi  cctv  sehingga  atasan dapat mengawasi kinerja bawahannya dan
pelayanannya kepada publik.

Pemerintah membangun penjara khusus koruptor di salah satu kepulauan Seribu yang  sanggup  menampung  sepuluh ribu penghuni   sehingga  cukup  untuk menampung  koruptor   yang  tidak memanfaatkan  grace-period  dan  yang masih  berani  korupsi  sesudah  masa  itu. Presiden  beserta  pemimpin-pemimpin Lembaga Tinggi Negara  bersumpah untuk memenjarakan  koruptor  tanpa  ampun sesudah masa pengampunan berakhir.

Pembaca  yang  berhikmat,  sulitkah mengatasi  korupsi?  Sama  sekali  tidak! Persoalannya hanyalah mau atau tidak kita memberantas korupsi.Orang Kristen,  dan mayoritas  rakyat yang masih memiliki  pikiran  yang waras serta  yang  ingin  hidup  dalam  keadaan damai  dan  tentram  sudah  pasti  akan mendukung usaha pemberantasan korupsi. Orang Kristen adalah kelompok masyarakat yang sangat menghendaki pemerintahan  yang  bersih. Kepada  pemerintah  yang jahat saja kita diperintahkan untuk patuh, apalagi  terhadap  pemerintahan  yang  baik dan bersih, kita lebih bahagia lagi. Dengan hadirnya  pemerintah  yang  bersih  akan tercipta bagi orang Kristen keadaan yang baik untuk hidup kudus.Kehadiran  orang  Kristen  di  sebuah negara  seharusnya  mendatangkan  berkat bagi negara  tersebut. Orang Kristen seharusnya bisa menjadi faktor peredam korupsi di sebuah negara. Namun sering kali kita dapatkan  bahwa  di  dalam  negara  yang totally-corupt  sulit  bagi  orang  Kristen untuk  hidup  kudus  dan  menjadi  faktor positif. Sebab dengan pemimpin yang  tidak komit memberantas korupsi, dan tidak ada undang-undang yang  tepat untuk memberantas  korupsi,  siapapun  yang  mencoba menjadi pahlawan, akan berakhir menjadi korban.

Akhirnya, karena kita berada di zaman demokrasi, bukan zaman kerajaan, dimana orang  Kristen memiliki  hak  suara, maka orang  Kristen  HARUS  memakai  hak suaranya  dengan  baik.  Jangan  sekali-kali memilih pemimpin atas dasar sogokan atau iming-iming  materi.  Tetapi  pilihlah  pemimpin yang bersih dan yang berjanji mau membasmi  korupsi. Orang Kristen  harus cerdas  menilai  keadaan,  harus  cerdas dalam bertindak.  Kalau punya kesempatan untuk  menjabat,  jadilah  pejabat  teladan, untuk  membuktikan  sifat  orang  Kristen yang baik, dan membawa kemuliaan bagi Tuhan kita Yesus Kristus. ***

Sumber: Pedang Roh Edisi 69 Edisi LXIX Tahun XVI Editor: Dr. Suhento Liauw, Oktober – November Desember 2011

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: