Beranda > RENUNGAN > APAKAH ORANG KRISTEN BOLEH MERAYAKAN IMLEK ?

APAKAH ORANG KRISTEN BOLEH MERAYAKAN IMLEK ?


Tahun Baru Imlek 2563

I Korintus 9:19,23

19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

23 Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.

Di dalam Alkitab kita tahu bahwa kebenaran dinyatakan setahap demi setahap. Satu langkah demi satu langkah. Bagi orang yang belum diselamatkan, hal terutama dalam hidup ini adalah diselamatkan. Hal yang terutama yang perlu direnungkan dan dihayati, sesuatu yang sungguh harus diperoleh adalah keselamatan jiwa. Jika anda sudah diselamatkan, puji Tuhan! Langkah pertama sudah kita lewati! Jika belum, maka anda dalam bahaya besar. Dan jika anda sudah diselamatkan, maka langkah berikut kita adalah bagaimana kita membangun hidup ini supaya sepadanan dengan Injil Yesus Kristus. Jangan dibalik menjadi Injil dipadankan dengan hidup kita. Bukan Injil yang diubah, tetapi hidup kita yang harus diubah.

Dalam rangka inilah kita sebagai manusia, sebagaimana manusia sudah tersebar di seluruh dunia dan di seluruh bangsa sudah terbangun beraneka ragam adat istiadat, muncul banyak pertanyaan sejauh mana orang Kristen harus mengikuti adat-istiadat yang tidak melanggar kebenaran firman Tuhan.

Tahun Kuda 2014Minggu ini sebagian orang Tionghoa merayakan hari raya Imlek dan ini adalah momen yang cukup tepat untuk berbicara masalah adat-istiadat. Saya bertemu dengan banyak orang batak yang bertanya apakah adat Ulos itu boleh dilakukan? Demikian juga dengan perayaan Ngaben di Bali, perayaan di Toraja serta berbagai perayaan adat lainnya boleh dilakukan?

Saudaraku, banyak adat istiadat dari suku-suku bangsa yang kita tidak ketahui jika kita tidak berada di dalamnya. Orang Tionghoa tahu banyak hal mengenai adat istiadatnya saja. Demikian juga dengan orang Batak, Manado, dan suku-suku lainnya lebih tahu adat istiadat mereka sendiri. Dan ada banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam rangka seminar dan Tanya jawab mengenai sejauh mana adat istiadat itu boleh diikuti.

Pagi ini saya ingin mengajak kita merenungkan hal ini. Rasul Paulus menuliskan di dalam surat Galatia, “Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.”(1:14) Saudaraku, apakah Paulus kemudian meninggalkan adat istiadat nenek moyangnya? Kisah Rasul 28:17 menjelaskannya. Paulus mengatakan, “Saudara-saudara, meskipun aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat istiadat nenek moyang kita, namun aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma.” Tetapi, jika kita membaca Matius 15:3, Tuhan Yesus memberi jawab kepada orang-orang Farisi dan ahli Taurat, “Mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?” Yesus dengan sangat tegas mengecam orang Yahudi yang sangat memelihara adat istiadat nenek moyang tetapi melanggar firman Tuhan. Jelas hal ini tidak boleh terjadi di dalam kekristenan, kita tidak boleh melanggar ketetapan firmanNya karena lebih mementingkan adat istiadat. Saudaraku yang terkasih dalam Tuhan, berarti harus ada suatu kesimpulan. Kesimpulan bagaimanakah sikap kita terhadap adat istiadat.

Kita bisa katakan bahwa setelah seseorang bertobat dan percaya Tuhan Yesus tuntutan Alkitab hanyalah kita harus meninggalkan dosa. Jikalau di dalam adat istiadat ada hal-hal yang bisa mendorong orang untuk berbuat dosa, janganlah lakukan itu.

Saya cukup dekat dengan kakek saya. Dia menceritakan bahwa pada masa penjajahan Belanda, setiap hari raya Imlek, selama tiga hari tiga malam orang boleh berjudi di jalan dan tidak akan apa-apa. Pada saat itu, orang yang tidak pernah judipun akan menjadi ikut-ikutan berjudi saat itu. Di Kalimantan Barat, setiap hari raya Imlek, anak-anak biasanya mendapat banyak “angpao,” karena mereka memegang banyak uang, biasanya mereka mulai belajar merokok dan berjudi. Bisa jadi, lewat dua tiga hari mereka terjerat iblis dan menjadi penjudi ataupun perokok berat.

Saudaraku, ingatlah seruan Alkitab untuk orang yang sudah bertobat untuk meninggalkan dosa. Dalam rangka meninggalkan segala dosa sangat mungkin ada banyak adat istiadat yang harus kita tinggalkan yang ada sangkut-paut dengan dosa di dalamnya. Dalam adat istiadat Tionghoa, dalam hal pernikahan, biasanya di kamar pengantin baru harus ada setandan pisang supaya anak cucunya banyak seperti pisang itu. Dan di dalam banyak acara besar terlihat banyak sekali mistik-mistikan di dalamnya. Orang Tionghoa harus berhati-hati di dalamnya. Biasanya waktu acara orang meninggal, orang Tionghoa akan berdiri di depan peti jenazah itu, yang Budha biasanya akan mengambil hio dan menyembah. Yang Katolik biasanya akan membuat “tanda salib” di dada mereka, yang Kristen datang dan bingung harus berbuat apa sehingga mereka pun mengambil sikap berdoa di depan peti. Sedangkan jikalau saya yang datang langsung makan kacang karena tidak ada signifikan untuk melakukan hal itu.

Di dalam hal adat-istiadat ada banyak hal positif dan juga ada hal negatif. Adat istiadat yang positif misalnya masalah jenjang hormat menghormati. Saya mendengar bahwa dalam tradisi orang Batak, jika marga yang satu mengadakan pesta maka marga yang lain itu akan menyuci piring.

Adat istiadat ada yang positif dan juga ada yang negatif. Dari segi negatif ada mistik-mistikan di dalam adat istiadat dan kita harus hati-hati di dalamnya. Sekali lagi, seruan Tuhan untuk orang Kristen yang sudah lahir baru adalah meninggalkan dosa, yaitu meninggalkan hubungan kita dengan iblis. Tanggalkanlah adat istiadat yang disusupkan oleh iblis di dalamnya. Tinggalkanlah semua adat istiadat yang memiliki unsur setan di dalamnya.

Hal kedua yang perlu mendapatkan perhatian adalah masalah adat istiadat berkaitan dengan moral. Paulus berbicara di dalam I Korintus 9:20-22, “Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hokum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat. Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.” Tetapi hal yang terpenting adalah jangan sampai kita ikut-ikutan sampai melupakan dua hal ini, yaitumasalah spiritual dan masalah moral.

Masalah moral erat kaitannya dengan masalah pakaian. Misalnya, ketika saya pergi menginjil ke orang Madura, tentu saya tidak boleh mengenakan pakaian “ala chinese” ke sana, karena itu tidak tepat. Ada baiknya saya berpakaian Madura supaya lebih mudah diterima. Tetapi, jika saya pergi menginjil ke daerah Irian, tentu saja saya tidak boleh berpakaian Koteka ke sana. Mengapa? Karena itu menyangkut masalah moral. Dapat dibayangkan seandainya ada yang memotret saya waktu pelayanan di sana dan hasil “jepretan”nya dibawa ke Jakarta. Tentu banyak yang akan heboh dan berkata, “Wah! Pak Suhento pakai Koteka!” Mungkin mereka akan membicarakan bentuk, ukuran, dan berbagai hal yang secara moral tidak baik. Tentu hal ini akan berbeda jika kita pergi menginjil di negara Sakura. Kita bisa aja mengenakan pakaian ala Jepang. Yang wanita tidak dilarang untuk menggunakan Kimono karena itu tidak melanggar moral. Tentu wanita tidak diizinkan menggenakan pakaian India yang terlihat pusarnya jika pergi pelayanan di sana, karena ada unsur moral di dalamnya. Karena ada sesuatu yang dilanggar. Jadi kita harus dapat memahami hal ini dengan sebaik mungkin. Rasul Paulus mengatakan bahwa ia mau melakukan segala sesuatu karena Injil. Mau menjadi apa saja supaya dapat menyelamatkan sebanyak mungkin orang itu.

Saya pernah berkomentar dengan seorang Jawa mengenai masalah Blankon. Saya mengatakan bahwa Blankon itu lumayan bagus. Kemudian dia memberitahu saya bahwa topi mereka itu mempunyai filosofinya. Katanya, ketika kita melihatnya, kita akan melihat bahwa ada suatu yang menonjol di bagian belakangnya, hal itu sesuai dengan sifat orang Jawa yang suka menyimpan kekesalan dan kemarahannya di belakang dan berpura-pura manut, sedangkan hatinya menyimpan perasaan “dongkol.” Sebagai orang Kristen tentu kita tidak boleh demikian. Filosofi itu tidak sesuai dengan nilai kekristenan. Firman Allah mengajarkan kita untuk berkata ya di atas ya dan tidak jika tidak!

I Korintus 14:40 mengajarkan prinsip mengenai masalah ini. “Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.” Pakaian ala Tionghoa yang saya pakai tentu tidak bertentangan dengan masalah moral. Saya banyak bertemu orang Tionghoa yang sudah uzur usianya, dan mereka sering berkata kepada anak-anak mereka jangan masuk agama orang barat. Padahal secara geografis saja mereka salah karena Yesus berasal dari daerah Timur Tengah yang termasuk daerah “timur.” Jadi jelas kekristenan tidak berasal dari daerah barat. Mungkin mereka melihat yang kotbah itu menggunakan dasi dan jas, sehingga agamanya dianggap sebagai agama barat. Intinya kita bukan percaya kepada agama dari barat maupun timur, kita hanya percaya kepada kebenaran.

Saudaraku, di dalam kita mengikut adat-istiadat ada hal positif dan negatif. Sebagai orang Kristen, kita perlu hati-hati mengenai ini. Kata hati-hati ini mempunyai arti yang sangat penting. Ketika saya kuliah di Amerika, saya bertemu dengan pastor yang sudah sangat tua. Dia dan istrinya pernah ke Indonesia. Ketika bersalaman dengan saya, ia tidak mengucapkan ucapan selamat ataupun kata-kata lainnya, tetapi ia berkata, “Hati-hati!” Saya kaget mendengarnya, kemudian ia menceritakan kisahnya ketika di sini. Ia menaiki taksi dinegara ini, namun ia takut bukan main karena sopirnya “ngebut” banget. Sehingga dia bertanya apa kata Indonesia untuk carefull. Setelah itu, kemana saja dia pergi, ia terus mengingatkan supir taksi untuk hati-hati! Seumur hidup ia akan ingat kata-kata itu. Sehingga ketika bertemu saya dia mengucapkan kata ini. Hati-hati!

Saya pikir kata itu lebih penting daripada ribuan kata sapaan. Karena jika kita tidak hati-hati bisa repot jadinya. Jadi orang Kristen kita bisa salah langkah dan terjerembab karena tidak hati-hati. Oleh sebab itu, di dalam mengikuti adat istiadat kita perlu berhati-hati. Pakaian yang kita pakai tidak akan salah, jika pakaian itu sopan dan teratur. Jangan mengikuti kegiatan-kegiatan yang menjurus kepada sesuatu yang dapat menyakiti hati Tuhan, yaitu kegiatan-kegiatan yang ada unsure mistik-mistikan di dalamnya maupun unsur-unsur moral yang sudah agak miring.

Saudaraku, banyak budaya di dunia ini yang iblis sudah memiliki “saham” di dalamnya sehingga ada banyak unsur magis dan agak sedikit kacau dalam masalah moral di dalamnya. Saya kaget ketika membaca buku yang menceritakan adat-istiadat orang Eskimo sebelum Injil masuk ke sana. Dalam tradisi mereka, setiap ada tamu yang dating berkunjung ke rumah, maka tuan rumah akan memberikan istrinya sebagai teman tidur tamu. Baru ketika mereka mengenal kebenaran mereka meninggalkan kebiasaan itu.

Oleh sebab itu, sebagai orang Kristen kita harus berhati-hati. Pertama, kita perlu diselamatkan. Jika kita sudah diselamatkan, tuntutan Tuhan dalam hidup kita adalah meninggalkan dosa dan segala hal yang ada hubungannya dengan iblis karena kita sudah dimerdekakan dan menjadi milik TuhanKita harus meninggalkan semua hal negatif itu, termasuk di dalamnya adat istiadat yang ada hal-hal yang demikian. Amin!

Sumber : Khotbah Dr. Suhento Liauw (2 Februari 2003), Disadur ulang oleh Ev. Chandra Johan

http://www.gbiasemarang.blogspot.com,http://www.lexicalife.blogspot.comhttp://www.trainingyourchildren.blogspot.com

Baca juga:

SINCIA dan TRADISI TIONGHOA

IMLEK DITINJAU DARI PERSPEKTIF MISI KRISTEN

Iklan
  1. 22 Januari 2012 pukul 3:22 AM

    Untuk direnungkan….

  2. elisabeth
    22 Januari 2012 pukul 7:48 AM

    Menjadi orang Kristen bukan berarti anti-budaya, yang penting tahu mana yang bisa dan boleh dilakukan dan mana yang tidak bisa dan tidak boleh dilakukan. Dengan hikmat Tuhan, maka budaya dapat menjadi sarana untuk memenangkan komunitas yang masih terikat dengan budaya tersebut.

  3. papa&mama
    22 Januari 2012 pukul 3:51 PM

    biar aja menang kalah buat yg suka bersaing,maka orng bijak menang tanpa pengakuan biar aja dihujat dengan kata kata kotor seperti sesat,setan,saham iblis ,dan dihina , maka orng bijak tersenyum karena melihat orng picik yg suka mengfitnah … biar aja orng mengucilkan karena orng bjak memang sedikit didunia ,maka yg dikucilkan boleh berbangga karena salah satu orng bijak diantara orng picik …… biar aja orng picik merasa menang dengan gelarnya ,maka orng bijak menang dengan batin dan jiwanya ….. biar aja orng picik menyakiti orng lain dengan pikiran,perkataan dan perbuatan , maka orng bijak tetap berpegang pada ajaran tdk menyakiti atau membuat orng lain tersakiti dari pikiran,ucapan dan perbuatan … GONG XI FA CHAI 2563

  4. 22 Januari 2012 pukul 5:14 PM

    Orang Bodoh dikalahkan oleh Orang Cerdas.
    Orang Cerdas dikalahkan oleh Orang Cerdik.
    Orang Cerdik dikalahkan oleh Orang Hoki.
    Orang Hoki dikalahkan oleh Orang Nekat.
    Orang Nekat dikalahkan oleh Orang yang tekun membaca Firman.
    Dan Orang yang Tekun Membaca Firman akan menghasilkan Orang Beriman.
    Jadi, semua orang akan dikalahkan oleh orang Beriman.

    Karena itu jadilah orang yang tekun membaca Firman agar dapat menjadi orang yang beriman.
    Dengan menjadi orang yang Beriman Anda akan dapat mengalahkan dunia dengan segala kesesatannya.

    SIM ALKITAB (Selalu Ingat Membaca ALKITAB = Allah Kita Terlalu Amat Baik)

    Kung Xi XI Nien, Sin Nien Khuai Lek, Selamat Tahun Baru IMLEK 2563

  5. 22 Januari 2012 pukul 5:17 PM

    Hai Sandra, baca juga 2 artikel IMLEK lain, di akhir artikel ini. Sejarah IMLEK ada di sana dikisahkan, termasuk sejarah 12 Shio/Zodiak.

  6. papa&mama
    21 Februari 2012 pukul 1:43 PM

    wkwkwkwkwk manusia khayal jual cerita khayal ,smapai tdk tau diri paranoid sana kemari ,

    melihat kawan sebagai lawan ,
    melihat keramaian sebagai ancaman ,
    melihat perbedaan sebagai kejahatan ,
    melihat talenta sebagai kerasukan
    melihat seni sebagai penyimpangan
    melihat tradisi sebagai momok

    karena khayal ilusi paranoid adanya lawan, ancaman, kejahatan,kerasukan,penyimpangan dan momok …
    si pekhayal jadi Pembual Sejarah untuk mendapatkan kemenangan khayal wkwkwkwkwkwk

  7. Anonim
    26 Februari 2012 pukul 8:05 AM

    dedewijaya :

    Hai Sandra, baca juga 2 artikel IMLEK lain, di akhir artikel ini. Sejarah IMLEK ada di sana dikisahkan, termasuk sejarah 12 Shio/Zodiak.

    hahaha wong edan paranoid penipu sejarah budaya china, kelihatan tampang aja cak wong gagal produksi hahaha mirip aktor film yg jd lakon penghianat menjengkelkan di film bruce lee hahahahahahahahaha

  8. 14 Februari 2013 pukul 8:34 AM

    terserah deh mau di rayain imlek iya atau kagak terserah kalian , kalo gk mau dirayain yah udah , gk usah dirayain . daripada menyakiti tuhan yang mempunyai perasaan kayak kaca , bs nangis ,bs iri , bs marah

  9. Tandi
    14 Februari 2013 pukul 11:57 PM

    Kepada semua orang2 keturunan Tionghoa Kristen yang saya cintai, saya menghormati kalian karena banyak dari kalian yang beragama Kristen seperti saya; otomatis saya mencintai kalian karena saya menganggap kalian adalah saudara2 saya sendiri, apabila kalian senang saya ikut senang apabila kalian sedih saya ikut sedih karena kita umat Kristen harus saling mengasihi satu sama lain, tapi kalian seharusnya memahami dulu sebelumnya apakah yang dimaksud dengan “Orang Kristen ?”

    Orang2 Kristen adalah orang2 yang telah meninggalkan segala kehidupan Dunia dengan mengikuti Yesus Kristus, kalian sudah menjadi “Orang Kristen” bukan “Orang Tionghoa”, kalian harus menjalani hidup kalian sesuai dengan perintah Yesus Kristus, hilangkan jati diri kalian yang lama dan jalanilah hidup kalian yang baru sebagai Orang Kristen.

    Saya mengerti kalian tidak mau menghilangkan tradisi budaya Cina kalian, tapi saya sering sekali melihat banyak dari kalian yang beragama Kristen masih saja sembahyang bakar dupa di Kelenteng, itu jelas perbuatan MUNAFIK !!! Saya ingatkan kepada kalian bahwa Tuhan Yesus Kristus sangat sedih melihat perbuatan2 MUNAFIK seperti yang kalian lakukan selama ini !!

    Apabila kalian ingin menjadi orang Kristen, jadilah orang Kristen yang sebenarnya !!

    Hanya itu saja pesan saya.

    Shalom

    Orang Kristen (sebelum dibaptis dulunya saya orang Jawa)

  10. 19 Februari 2013 pukul 7:13 AM

    Saya orang keturunan Tionghoa tapi menentang IMLEK
    padahal dulu saya kristen dan masih ikut IMLEK, tetapi sampai suatu saat saya dibukakan oleh Tuhan kalo IMLEK itu adalah kekejian dihadapan Tuhan, maka saya berhenti dari adat istiadat IMLEK.

    Imlek itu ada unsur2 dari Kong Hu Chu, yg mengajarkan Shio2 dan tahun2 binatang yg sungguh menyesatkan kita, dan dipercayai menjadi panutan banyak orang

    kita sebagai anak Tuhan sdh tdk mengikuti tahun2 binatang lagi tetapi kita ikut dalam tahun YOBEL, yaitu kemenangan dan kemerdekaan dari Tuhan mutlak

    Tahun YOBEL adalah tahun pembebasan, yaitu pembebasan dari adat istiadat yg mengikat kita hidup dalam kutuk dosa

    sudahlah jangan ributkan lagi masalah IMLEK, segera bertobat, tinggalkan IMLEK dan untuk teman2 yg belum mengerti minta pembukaan mata rohani supaya bisa membedakan mana yg benar dan mana yg salah..

    manusia pertama ingin menjadi seperti Allah dia memakan buah pengetahuan Baik dan Jahat (hikmat manusia)
    yg baik belum tentu benar dihadapan Allah, tetapi yg benar dari Allah itu baik buatmu..
    kalo manusia pertama (adam dan hawa) makan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat, tapi PUJI TUHAN saya tidak , krn saya makan Tubuh dan darah Yesus (pohon kebenaran dan hidup) jadi saya bisa memandang seperti Allah memandang, berpikir seperti pikiran Allah, berjalan sesuai jalan Allah (tidak ikut dalam IMLEK lagi) yg hanya baik dan jahat

    Sadarlah saudara2ku.., Yesus tetap mengasihimu..

  11. lucu
    19 Februari 2013 pukul 8:46 AM

    Hahaha hari gini masih bicara kayal dan kayalan hahaha, sudah sekolah blom om? Sebentar jadi domba,sebentar jadi yesus,sebentar jadi allah… Domba itu makan rumput dan minum air, bukan malah makan tubuh yesus dan minum darah hahaha, kayak drakula film horor aja, … Kalian calon orang gila,apa sdh gila? Kalau aku rasa kalian lama lama jadi orang gila wakwakwakwak

  12. johny ambon
    2 Maret 2013 pukul 2:34 PM

    Saya setuju sekali dengan Saudara Tandi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh saudara-saudaraku sekalian Umat Kristen dari warga Tionghoa tentang perayaan Imlek, kalian bisa merayakan Imlek karena itu sudah tradisi leluhur kalian misalnya berkumpul bersama keluarga2 kalian seperti dengan Papa, Mama, dan saudara2 kalian sambil bagi2 Angpao atau bakar petasan itu suatu hal yang normal, silahkan saja karena saya tidak pernah terganggu dengan hal itu malah saya sendiri walaupun bukan keturunan Tionghoa saya suka sekali makan makanan atau kue2 setiap hari raya Imlek.

    Tapi ada beberapa hal tradisi Imlek yang kalian tidak bisa merayakan, misalnya sembahyang untuk leluhur kalian di kelenteng adalah suatu perbuatan yang bertentangan dengan agama Kristen, saya mengerti kalian ingin mendoakan Papa, Mama atau Opa dan Oma kalian yang sudah meninggal tapi kalian tidak bisa berdoa dengan cara bersembahyang cara Kong hucu karena jelas bertentangan dengan status kalian sebagai orang Kristen, apabila kalian ingin mendoakan leluhur, kalian harus berdoa di Gereja atau berdoa di rumah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus yaitu kepada “Bapa disorga”.

    Shalom untuk semua

  13. Tuhan
    4 Maret 2013 pukul 6:49 PM

    @johny ambon , dimana referensi anda mengatakan kalau yesus mengajarkan tdk boleh sembayang leluhur dgn cara kong hucu ? alkitab ? atau khayalan imajinasi yg membual paranoid tokoh agama anda ? atau lagi …konpirasi pemusnahan tradisi yg ditunggangi politik jangka panjang untuk melupakan akar budaya Tionghua ?
    Gila orang2x macam kalian yg mengunakan kebaikan untuk berbuat kejahatan ,mengatasnamakan yesus dengan menunggangi agama ha ha ha
    anda termaksud salah satu korban iklan pendeta dan penjual,pedagang atau parasit yg membonceng nama besar yesus untuk mendapatkan pengikut ,agar si pendeta dan sejenisnya mendapat peran kehidupan yg diagungkan melampaui bahkan melebihi yesus itu sendiri … sampai2x arogansi nya melebih bapa allah di surga ha ha ha
    bukti perkataan saya ini adalah bahwa tokoh agama anda penuh kenyamanan duniawi yg ditopang oleh umat yg percaya ucapannya atasnama yesus ha ha ha ,sedangkan yesus sendiri bertolak belakang keadaan nya, tersiksa dan belumuran darah untuk menyadarkan orang2x pembuat permusuhan/ketdkharmonisan dan fitnah keji(tokoh agama) seperti orang2x macam anda2x ini …. bikin kekisruhan di bumi ini saling bunuh dan menuduh orang lain sesat dan sebagainya ha ha ha
    ingat dan perhatikan yah!!! apakah yesus memiliki prilaku seperti pendeta arogan sok suci dan oppa gangnam style kalian itu dalam ucapan,pikiran dan tindaktanduknya ????? kalau yesus tdk demikian berarti kalian yg manusia sesat dan paranoid !!! ha ha ha

  14. Karzoz
    6 Maret 2013 pukul 8:44 PM

    @ Tuhan gadungan

    Anda seharusnya tidak menggunakan nama “Tuhan” bung/nona, anda adalah seorang yang sombong dan sesat, atau anda barangkali Kristen gadungan karena apabila anda seorang Kristen pasti anda tahu betul bahwa Yesus Kristus jelas telah mengatakan didalam Kitab Matius 4:10 :

    Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyahlah Iblis ! Sebab ada tertulis :
    “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah Engkau berbakti !”.

    Apabila anda seorang Kristen asli, anda harus berdoa kepada Tuhan, tapi apabila anda Kristen gadungan, pasti apabila anda sembahyang dikelenteng jelas didalam kelenteng kalian tidak mungkin berdoa kepada Tuhan karena pasti anda sembahyang berdoa kepada Dewa2 Berhala Tiongkok kalian yang patung2nya dipajang didepan altar kelenteng.

    Saudara @jhony ambon sama sekali tidak melarang kalian melakukan tradisi Imlek kalian, anda baca dulu yang jelas sebelum anda comment seperti orang goblok, jelas tidak ada hubungannya dengan “KONSPIRASI JANGKA PANJANG” karena buktinya kalian masih bisa merayakan Imlek di Indonesia, tapi seperti yang dianjurkan oleh beberapa Umat Kristen yg posting sebelumnya diatas bahwa ada beberapa hal tradisi Imlek yang tidak bisa kalian lakukan contohnya seperti sembahyang dan berdoa di kelenteng.

    Kalau kalian masih sembahyang di Kelenteng dan berdoa kepada Dewa2 berhala tiongkok kalian, untuk apa kalian menjadi orang Kristen ??

    ck ck ck..aneh sekali…Kristen kok sembahyang dikelenteng ??? ^____^

  15. Tuhan
    7 Maret 2013 pukul 5:50 AM

    Karzoz :
    @ Tuhan gadungan
    Anda seharusnya tidak menggunakan nama “Tuhan” bung/nona, anda adalah seorang yang sombong dan sesat, atau anda barangkali Kristen gadungan karena apabila anda seorang Kristen pasti anda tahu betul bahwa Yesus Kristus jelas telah mengatakan didalam Kitab Matius 4:10 :
    Maka berkatalah Yesus kepadanya : “Enyahlah Iblis ! Sebab ada tertulis :
    “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah Engkau berbakti !”.
    Apabila anda seorang Kristen asli, anda harus berdoa kepada Tuhan, tapi apabila anda Kristen gadungan, pasti apabila anda sembahyang dikelenteng jelas didalam kelenteng kalian tidak mungkin berdoa kepada Tuhan karena pasti anda sembahyang berdoa kepada Dewa2 Berhala Tiongkok kalian yang patung2nya dipajang didepan altar kelenteng.
    Saudara @jhony ambon sama sekali tidak melarang kalian melakukan tradisi Imlek kalian, anda baca dulu yang jelas sebelum anda comment seperti orang goblok, jelas tidak ada hubungannya dengan “KONSPIRASI JANGKA PANJANG” karena buktinya kalian masih bisa merayakan Imlek di Indonesia, tapi seperti yang dianjurkan oleh beberapa Umat Kristen yg posting sebelumnya diatas bahwa ada beberapa hal tradisi Imlek yang tidak bisa kalian lakukan contohnya seperti sembahyang dan berdoa di kelenteng.
    Kalau kalian masih sembahyang di Kelenteng dan berdoa kepada Dewa2 berhala tiongkok kalian, untuk apa kalian menjadi orang Kristen ??
    ck ck ck..aneh sekali…Kristen kok sembahyang dikelenteng ??? ^____^

    hahaha anda salah mengartikan kitab Matius 4:10 … yg disuruh enyah adalah setan yg sejenis tukang atau gemar bermusuhan seperti anda ini ,paranoid melihat kelebihan orang lain dan tdk sanggup berbudaya ,sehingga jadinya iri dengki kemudiaan menuduh tradisi orang lain sesat hahaha apa kah Tuhan yesus dalam kitab itu mengatakan kelenteng sebagai setan dan konghucu sebagai sesat ? hahaha anda lah yg menerjemahkannya sendiri dipayunggi keterbelakanggan mental yg paranoid oleh sebab pecundang yg ingin di dimuliakan hahaha memalukan sekali sifat menuduh, menghujat mengatasnamakan yesus tuhan kami yg suci dicemari oleh setan yg penuh kotor dan tdk suci seperti anda (hai… iblis kedokmu menjual dan mengatasnamakan nama ku yesus telah terbongkar ) hahaha

    setiap saat aku berdoa kepada Tuhan agar dapat mengenali iblis berkedok Tuhan seperti anda ini , dimana mana ingin merusak budaya dan leluhur saling membenci dan menuduh setan , agar terjadi peperangan hahahah dasar setan paranoid yg menyamar manusia hahaha keinginan jahat mu telah kita ketahui hahahaha

    siapa yg bisa melarang ? tdk peduli joni ambon bahkan anda sendiri , dengan nama tuhan yg sebagai bapa dari roh semua mahluk ,apa artinya anda dan jhoni ambon ini ,kok berani mewakili Tuhan dalam memperbolehkan dan tdk memperbolehkan hahahaha emangk kamu siapa ? yg jelas pasti manusia pecundang ingin dimuliakan membonceng nama yesus hahahaha ngak tau malu hahahahahha

    kenapa anda yg tentukan apa itu kelenteng dan apa itu kristen ? hahahaha lucu skali hahahaha
    hati senang bilang boleh dan ok ,hati tak senang bilang ngak boleh dan semua dituduh setan iblis hahahahaha
    Tuhan mulia yg roh kudus tdk pernah pilih kasih dari semua dia ciptakan , tapi andalah yg harus segera bertobat karena mengatasnamakan nama bapa di surga kristus yg suci untuk menciptakan permusuhan … bertobatlah sobat … dan Tuhan yesus selalu terbuka untuk mu menuju pintu surga ^____^

  16. Karzoz
    8 Maret 2013 pukul 12:14 PM

    Komentar manusia sesat yang mengaku dirinya “Tuhan” diatas sangat cocok sekali dengan perkataan2 Tuhan Yesus Kristus :

    Matius 15:8-9 :

    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu”.
    “Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia”.

    Banyak sekali orang2 yang mengaku diri mereka Kristen, dengan pura2 pergi ke Gereja karena mereka sebetulnya masih melakukan tradisi nenek moyang mereka dengan menyembah selain Tuhan (ini adalah ajaran perintah manusia- Konfucius).

    Padahal Tuhan Yesus Kristus telah mengatakan dengan jelas :

    Yohanes 14:6 :

    Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui AKu”.

    Tuhan Yesus Kristus sendiri yang menentukan bahwa jalan keselamatan hanya melalui Yesus Kristus lalu untuk apa lagi berdoa kepada Dewi Kwan Im ??
    ^_____^

  17. Tuhan
    8 Maret 2013 pukul 2:06 PM

    @Karzoz : anda mengatakan sy berkomentar sesat ,dan saya mengatakan anda berkesimpulan sesat dan goblok ha ha ha

    Yohanes 14:6 :

    Kata Yesus kepadanya : “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui AKu”.

    yang dimaksud “Aku” disini adalah yesus Tuhan kami yg penuh kasih, bukan anda si karzoz Sang sesat ha ha ha , si Karzoz berkesimpulan bahwa ini sesat, itu sesat dan paranoid iri dengki ,menebar kebencian kepada nenek moyang dan berpedoman pada pikiran dan mentalnya sendiri si manusia hina yg ingin di muliakan ha ha ha memalukan sekali ck ck ck

    Tuhan yesus mengajarkan untuk memberi walaupun digampar pipi kiri dan berikan pipi kanan ,tapi anda justru mengampar kesana kemari mengatasnamakan Yesus , Luar biasa sekali kesesatan anda ini ha ha ha
    emanknya Tuhan Yesus pernah mengatakan untuk bermusuhan dengan Tradisi nenek moyang??anda lah yg berkesimpulan sendiri dengan kesesatan anda ha ha ha

    emangknya Tuhan Yesus pernah mengatakan Dewi Kwan Im adalah musuh ?? anda lah yg menyimpulkannya sendiri dengan segala kecemburuan hina ha ha ha

    apa maksut semua kesimpulan ini ??,selain ingin meghinakan dan berkonspirasi untuk melupakan akar budaya tionghua! mungkin anda antek2x Yahudi (Yahweh berhala iblis) Sang pembunuh dan pencemburu Tuhan yesus,sehingga membonceng nama Yesus untuk menindas budaya dan leluhur untuk memuliakan Yahudi bejat Sang pencemburu Tuhan Yesus dan penebar kebencian? Ha ha ha

    Yahweh itu Tuhan nya Yahudi , bukan Tuhan Yesus ,paham yah !!!, justru kitab Yahweh ini lah yg haus darah Yesus dan gemar berperang /bertikai sehingga Yesus sampai berkorban untuk menyadarkan manusia sesat seperti anda ini , prilaku Tuhan yesus yg penuh kasih ,dimanfaatkan kaum penyembah Yahweh untuk memuliakan namanya ha ha ha ,Gila amat dan amit amit menjijikan sekali prilaku ini ha ha ha

    keliatan bedanya bung ,mana Tuhan yg kasih(Yesus Tuhan kami) ,dan mana yang Tuhan iblis haus kekuasaan,darah dan penebar kebencian (Tuhan Yahweh ) si iblis penghasut Ha Ha Ha … bertobatlah sobat ^_____^

  18. Marcel
    8 Maret 2013 pukul 3:44 PM

    Kepada yang mengaku dirinya @Tuhan

    Yang dimaksud saudara karzoz mengutip perkataan Yesus didalam Kitab Matius dan Kitab Yohanes adalah ingin mengingatkan anda (apabila anda seorang Kristen) untuk mengikuti Yesus Kristus dan berdoa kepada Tuhan bukan kepada yang lain (contohnya Dewi Kwan Im atau Dewa Makmur) karena apabila anda berdoa kepada Dewa dan Dewi yang jelas adalah hanya suatu tradisi kuno masyarakat Tionghoa berarti anda bukan lagi orang Kristen.

    Dan sepertinya anda memang bukan orang Kristen karena anda menghina Tuhan Pencipta Alam Semesta, YAHWEH dengan sebutan Iblis haus darah, anda harus hati2 dengan ucapan anda itu.

    Mulai sekarang lebih baik anda renungkan didalam diri anda, bahwa apabila anda seorang kristen lebih baik anda bertobat dan berdoa hanya kepada Yesus Kristus, bukan kepada yang lain .

  19. Tuhan
    8 Maret 2013 pukul 5:31 PM

    @marcel : oleh sebab itu saya berkomentar bahwa jangan berkesimpulan sesat mengatasnamakan Tuhan Yesus ,karena Tuhan Yesus tdk searogan anda yg mengaku keristen yg bermusuhan kepada tradisi dan akar budaya , itu hanya akal2x iblis yg menuduh yg lain iblis ,agar semua manusia menjadi iblis yg saling membenci dan menghujat… hati-hati dengan kesimpulan anda itu !!!

    mulai sekarang lebih baik anda renungkan didalam diri anda , bahwa apabila anda seorang kristen lebih baik anda bertobat dan mendukung keharmonisan berbangsa dan bernegara yg berbudaya dan beragam tradisi ,dan berdoa hanya pada Tuhan Yesus bukan kepada Yahweh (Tuhan Yahudi) Sang penghasut, pecemburu, penghujat, penuduh, dan pembunuh Tuhan kami Yesus kristus … bertobatlah GBU

  20. Julian
    8 Maret 2013 pukul 10:46 PM

    Kepada semua saudara2ku Tandi, johny ambon, marzel dan karoz, saya sangat setuju sekali dengan perndapat anda semua karena tidak sepantasnya orang kristen berdoa kepada selain Tuhan Yahweh dan puteranya Yesus Juru Selamat Umat Manusia, karena itu adalah perbuatan yang bertentangan dengan Agama Kristen.

    Yang menggunakan nick “Tuhan” jelas adalah seorang Kristen palsu, dia adalah seorang Anti Christ karena jelas dia ingin mencampurkan tradisi agama konghucu dengan agama kristen kemudian dia menghina Tuhan kita Yahweh dengan segala macam hinaan yang bisa kita baca sendiri diatas.

    Dia terbukti bukan seorang kristen karena dia ternyata tidak mengetahui bahwa Yahweh dan Yesus adalah satu.

    * “Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30)

    * “Tidak percayakah engkau, bahwa Aku didalam Bapa dan Bapa didalam Aku ?
    Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriKu sendiri, tetapi Bapa, yang diam didalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaanNya” (Yoh 14:10)

    * “Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam BapaKu dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu” (Yoh 14:20)

    * “Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadanya”. (Yoh 14:21)

    Si Anti Christ ini juga seperti tanpa dosa menyuruh umat2 Kristen lainnya untuk bertobat, padahal kenyataannya dia sendiri telah menghina Bapa Yahweh, kita harus berhati2 kepada orang2 seperti mereka.

    Shalom

    Julian di Manado

  21. Tuhan
    9 Maret 2013 pukul 4:01 AM

    ha ha ha … siapa yg sesat dan anti christ tentu bukan anda dengan nick name julian yg menyimpulkan ha ha ha
    begitulah manusia saksi Yahweh yg memutar balik pesan-pesan kudus untuk memuliakan dirinya dengan mengatasnamakan tuhan bapa dan putera dan roh kudus
    yg jelas tanda-tanda anti christ adalah manusia-manusia yg saksi Yahweh dan bukan Bapa dan putera yg kudus …

  22. Julian
    10 Maret 2013 pukul 1:16 PM

    @ Tuhan gadungan

    Yang lu maksud “Bapa” itu siapa ??
    Bapa Konfucius ???
    ha ha ha

  23. Tuhan
    10 Maret 2013 pukul 4:30 PM

    ha ha ha ketahuan cemburu dan dengkinya ama konfucius si manusia biasa yg mengajarkan moralitas ckckck
    memangnya saya ada mengatakan Bapa adalah konfucius ??? Gila anda ini ha ha ha … ilusi dan paranoid kesurupan iblis Yahweh dalam derimulah yg mengatakannya ha ha ha
    dasar penuduh,pemfitnah,pembenci dan haus darah anda ini antek Yahudi … ngak salah aku menilai saksi Yahweh dapat dinilai dari sifat kalian yg kesetannan dan memang setan iblis ha ha ha

  24. Julian
    10 Maret 2013 pukul 7:59 PM

    @ Tuhan gadungan

    Jadi yang lu maksud “Bapa” itu siapa ?

  25. Tuhan
    10 Maret 2013 pukul 10:55 PM

    @ julian antek yahudi/kristen gadungan

    “Bapa” yg saya maksud adalah Allah bapa , jelas ?

    segeralah bertobat … Gbu

  26. Julian
    12 Maret 2013 pukul 6:58 PM

    @ Tuhan gadungan antek KONGHUCU

    Tuhan tidak pernah menyebut diriNya bernama “Allah”, tidak ada kata “Allah” didalam Kitab Aslinya Tanakh, “Allah” adalah Bahasa Arab bukan Ibrani dan kata “Allah” baru pertama kali muncul diabad ke 7 Masehi di Al-Quran yang ditulis oleh Mohammed.

    Keluaran 3:15 :

    Dan Elohim berfirman lagi kepada Musa, “Katakanlah demikian kepada bani Israel; YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagiKu turun temurun.

    Bahkan Yesus Kristus mengatakan di Matius 4:7 :

    YESUS berkata kepadanya : “Lagi, telah tertulis, Janganlah kamu mencobai YAHWEH, elohimmu !”

    Apabila anda seorang Kristen lebih baik anda bertobat dijalan yang benar, janganlah anda mencobai YAHWEH dengan bersembahyang di kelenteng.

    Anda Faham ??

  27. Tuhan
    13 Maret 2013 pukul 11:36 AM

    @julian antek yahudi/kristen gadungan

    hahaha kemana saja anda selama ini? ,buka kitab perjanjian lama hasil karangan Yahudi yah? ha ha ha orang bebal,fasik ,gomblok,dan badut Yahudi ha ha ha

    bagaimana sy bisa disebut antek Konghucu ?? hahaha
    konghucu itu orang tionghua,yg artinya leluhur orang tionghua ,dan saya orang tionghua juga ,berarti saya melindungi leluhur saya dari hujatan dan tuduhan sesat dari para orang bebal dan sesat seperti anda (kesurupan Yahweh Yahudi penghasut dan pencemburu)… itu artinya saya dijalan penuh kasih yg kudus dari bapa dan puteranya…paham ? ha ha ha

    andalah yg patut disebut antek Yahudi dan sesat ,menuduh orang lain sesat ,padahal diri sendiri penuh kesesatan ,menghujat dan menghinakan leluhur sendiri ,lupa jati diri,dan paranoid salah makan obat dari hasutan racun yahudi hahaha akhirnya menghinakan diri sendiri hahaha tdk tau malu dan Goblok hahaha

    allah bapa itu elohim sang pencipta jagat Raya tritunggal bapa,putera dan roh kudus … bukan Yahweh nama dari Tuhan Yahudi yg anti tritunggal dan cemburu kepada putera El /Bapa yg kudus … ingat yah , petinggi Agama Yahudi yg memutarbalik fakta dan memfitnah Yesus sebagai pemberontak ? dan Tuhan Yesus memberikan dirinya agar menebus dosa2x kalian yg keracunan setan Yahweh Yahudi yg pecemburu dengan Putera El /Tuhan, sadar tidak ? dosa yg telah ditebus oleh Yesus ,malah mau membuat dosa lagi dengan bersekutu dengan setan bernama Yahweh si teroris yg penebar benci dan Teror hahaha siapa Takut dengan Yahweh palasu ,iblis ngaku2x Elohim hahaha … ketahuan woiii keiblisan mu hahaha

    bertobatlah anda @julian kejalan kasih Tuhan bukan ke jalan kebencian setan Yahweh

  28. Julian
    13 Maret 2013 pukul 2:14 PM

    @ Tuhan Konghucu

    Kalau ente bicara harus pakai bukti jangan cuma bacot doank disini, Silahkan tunjukan bukti2 bahwa ada kata “Allah Bapa” di Kitab aslinya yaitu Kitab Tanach (Perjanjian Lama) !
    Bahkan di Kitab Peshita juga tidak ditemukan kata “Allah Bapa”, “Allah” adalah Tuhan yang disembah umat Islam, kalau lu masih ngotot bahwa Allah adalah Tuhan lu berarti lu harus melakukan Sholat 5 waktu sesuai dengan perintah “Allah”, Tuhannya Umat Islam.

    Kalau leluhur lu makan tahi kerbau apakah lu juga harus makan tahi kerbau ?
    Menjadi seorang Kristen berarti meminggul salib Yesus bukan lagi membela leluhur lu yang statusnya sendiri tidak jelas.
    Leluhur lu sudah tinggal sejarah, kalau lu orang kristen jelas harus mendoakan leluhur lu secara Kristen, bukan secara Konghucu dengan bersembahyang di Kelenteng.

    Ini adalah komentar saya yang terakhir karena saya sudah tahu siapa lu, lu adalah Kristen gadungan, jadi saya tidak mau buang2 waktu bicara dengan lu yang telah menghina Bapa Yahweh, setiap orang Kristen yang membaca komentar lu bisa menilai sendiri siapa lu sebenarnya.

  29. Tuhan
    13 Maret 2013 pukul 3:37 PM

    @julian antek yahudi/kristen gadungan

    bicara bukti , leluhurku tdk pernah suruh makan tahi, mungkin leluhurmu kale yg suruh anda bersetubuh dengan sesama darah dan makan tahi Yahudi tdk bermoral ha ha ha dan anda lakukan ha ha ha

    ha ha ha … betul2x bodoh orang ini , sekarang saya tanya apakah ada kata tuhan dalam ALkitab? kalau tdk ada mengapa kamu menyamakan Yahweh dengan Tuhan ?
    jika sekarang anda berbincang dengan orang Bule, bagaimana anda mengenalkan Yahweh ? apakah dengan kata Tuhan atau God ?
    jika anda berbincang dengan orang Tionghua apakah anda mengatakan Tuhan ,God ,atau Shang Ti ?
    sekarang kalau Tuhan, God ,Shang Ti,atau Allah dlm bahasa Arab tdk ada dalam Alkitab mengapa anda bisa yakin kalau Tuhan adalah Yahweh ? atau God adalah Yahweh ?
    …paham ? … ini bukan masalah kristen ,tapi ini masalah IQ jongkokmu ,itu sebabnya anda jadi Kristen tapi juga jadi antek Yahudi … lebih tepatnya anda agama Yahudi bukan agama Kristen bikin malu saja … Paham ?
    yah sudah ngak level berbicara dengan anda yg goblok dan kesetanan iblis Yahweh Yahudi ngaku Elohim tapi palsu (terbukti menyangkal Allah Bapa dan Putera dan Roh Kudus )ha ha ha , disuruh makan Ta e, dan minum kencing Yahudi pun akan anda lakukan ha ha ha
    ngak heran leluhurmu kamu hujat demi kotoran Yahudi ha ha ha … SESAT…

    sudah anda tdk usah bertobat lagi dan pergilah bertemu Yahweh pencemburu dan pembencimu itu di Neraka jahanam kumpulan setan dan iblis pembenci ,pemfitnah,penuduh,tukang teror dan pencemburu Ha ha ha

  30. River Jordan
    15 Maret 2013 pukul 12:18 AM

    @ Julian di Manado

    Salam sejahtera kepada Saudara Julian, saya pribadi sangat setuju sekali dengan anda karena sebagai umat Kristen tidak boleh bersembahyang di kelenteng karena bertentangan dengan ajaran2 Kristen dan kita Umat Kristen hanya boleh berdoa kepada Tuhan Yahweh dan PuteraNya yang tunggal, Yesus Kristus.

  31. Tuhan
    15 Maret 2013 pukul 6:28 AM

    @River jordan
    salam sejahtera kepada anda ha ha ha
    sangat baik sekali memuliakan Yahudi jika memang yahudi leluhurmu ha ha ha
    tetapi sangat jahat dan hina sekali menghinakan leluhur orang lain demi leluhur sendiri dengan membonceng nama agama dan Tuhan ha ha ha sesat ha ha ha
    kasih yesus kepada semua insan manusia,bukan hanya Yahudi ,itu lah kebaikan Bapa dan putera dan Roh Kudus elohim pencipta jagat Raya/alam semesta
    begitulah kristen yg sesungguhnya ,tetapi yg jahat adalah setan dan iblis pecemburu El/putra bapa yg Tunggal yg menyalip dan memfitnahnya ,dan kemudian dengan kemuliaan namanya yg menebus dosa manusia ,si iblis memboncengnya lagi mengatasnamakan nama nya untuk melakukan kejahatan, membuat kebencian antara sesama manusia ha ha ha
    hai Iblis Yahweh palsu/antek yahudi kedokmu telah terlihat oleh ku ha ha ha

  32. Rico
    18 Maret 2013 pukul 11:17 PM

    Silahkan saja apabila umat Kristen dari masyarakat Tionghoa ingin merayakan Imlek, tapi harus diingat juga ada perayaan Imlek yang bisa dirayakan dan ada yang tidak bisa dirayakan karena kalian sudah menjadi orang2 Kristen.

    Kepada yang memakai nick @Tuhan

    Saya bukan orang Tionghoa, walaupun saya akui saya memiliki darah Tionghoa dari Ibu saya yang campuran Singapur-Filipino, sampai sekarang Ibu saya masih suka membaca Alkitab Bahasa Mandarin terbitan LAI dan Ibu selalu bersembahyang sesuai dengan statusnya sebagai orang Kristen.

    Saya harap anda menyadari status anda apabila anda sudah dibaptis menjadi orang Kristen, karena bagaimanapun juga anda tidak boleh mengecewakan umat2 Kristen yang lain karena saya membaca komentar2 anda yang menghina Tuhan Pencipta Alam Semesta yang disembah oleh Umat Kristen.

    Nama Yahweh telah dihapus oleh Lembaga Alkitab Indonesia dan diganti menjadi Allah atau TUHAN sejak berdirinya Lembaga tersebut sehingga anda tidak mengetahuinya, padahal nama Yahweh sudah pernah digunakan jauh sebelum berdirinya Lembaga Alkitab Indonesia, saya tunjukan Alkitab dari beberapa bahasa yang menggunakan nama Yahweh :

    Kitab Suci dalam Alkitab Bahasa Batak Karo :
    Keluaran 3:15 :
    Si Lit nge enggo nuruh aku ndahi kam.
    Nina Dibata ka man si Musa : Bage nindu man kalak Israil, JAHVE, Dibata nu ninindu, Dibata nu Abraham, Dibata nu Isak, Dibata nu Jakup….

    Kitab Suci dalam dwi bahasa Mandarin-Indonesia
    Yesaya 42:8 :
    Wo tse YE HE HUA, ciu tse wo te ming

    Yesaya 42:8 apabila diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia (terbitan LAI) akan menjadi :
    “Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku

    LAI jelas telah melakukan kesalahanbesar dalam menterjemahkan Tetagram YHWH menjadi TUHAN, karena YHWH seharusnya diterjemahkan menjadi Yahweh.

    Jadi terjemahan yang benar dari Kitab Yesaya 42:8 adalah :
    “Akulah YAHWEH, itulah namaKU”.

    Semoga anda menyadari kesalahan2 anda.

    Rico

  33. Tuhan
    19 Maret 2013 pukul 4:46 AM

    @rico : Yahweh itu nama Elohim dalam bahasa Yahudi , dan bukan berarti yahudi adalah elohim … sehingga serta merta menghujat dan menghina tradisi budaya orang lain, anda harus bisa membedakan prilaku buruk dan prilaku baik ,jika prilaku menuduh setan,iblis dan sebagainya itu bukanlah kristen yg mengikuti jejak putera Bapa yesus kristus , dan saksi Yahweh bisa dipastikan adalah Iblis yg menyamar Elohim
    dan para saksi Yahudi mengatasnamakan Yahweh gadungan Elohim ,itulah yg sebenarnya anti crist … you know ?
    saya adalah orang tionghua dan sejak lama mengenal ajaran Konghucu dalam moralitas untuk menghormati dan welas asih, bahkan Tuhan kami Yesus pun disembah sebgai anak Tuhan dalam kelenteng tertentu karena ajarannya yg penuh kasih .
    anda harus paham ajaran dan bisa membedakan mana manusia dan setan …jelas ?
    saksi Yahweh adalah doktrin Yahudi yg beretikat menghancurkan budaya bangsa lain ,dengan membonceng nama Yahweh ,dari rumah-ke rumah menuduh orang lain setan dan sesat tanpa sopan santun , apakah anda sudah kehilangan kewarasan anda ???
    saya tegaskan bahwa saksi Yahweh adalah bukan Kristen,tetapi Agama yahudi bejad yg rakus kekuasaan dengan menghalalkan segala cara … menjijikan …
    sadarlah kawan bahwa sejarah tdk dapat dipungkiri kalau saksi Yahweh lah yg memfitnah Tuhan kami Yesus ,dan yesus menebus dosa mereka dengan darahnya … bertobatlah…Gbu

  34. Rico
    19 Maret 2013 pukul 6:11 PM

    @ Tuhan

    Saya bukan saksi Yehova yang datang dari rumah ke rumah orang lain kemudian menuduh orang lain sesat, saya 100% Kristen Protestan dan dalam beberapa tahun terakhir ini saya banyak mempelajari tentang nama asli Tuhan, yaitu Yahweh.

    Elohim itu artinya Tuhan, sementara Elohim/Tuhan itu BUKAN NAMA PRIBADI, melainkan JULUKAN atau SEBUTAN dalam BAHASA INDONESIA bagi Yang Maha Kuasa, dan Yang Maha Kuasa atau Tuhan MEMPUNYAI NAMA.

    Seperti yang saya katakan sebelumnya, jika anda membaca Alkitab Bahasa Indonesia terbitan Lembaga Alkitab Indonesia, anda jelas tidak akan menemukan nama asli Tuhan, sebab nama Yahweh telah diubah dan diganti menjadi TUHAN oleh Lembaga Alkitab Indonesia.

    Mari saya tunjukan “keganjilan” dalam penterjemahan kata Yahweh menjadi TUHAN oleh LAI :

    Alkitab LAI, Yesaya 42:8 : Aku ini TUHAN, itu namaKu. Aku tidak akan memberikan kemuliaanKu kepada yang lain atau kemasyuranKu kepada patung.

    Sangat dirasakan keganjilan saat membaca terjemahan ini, karena TUHAN adalah SEBUTAN bukan NAMA PRIBADI dari Sang Pencipta.

    Padahal Bahasa aslinya tertulis seperti ini :
    “Ani YAHWEH hu sh´mi uk´vodi l´akher lo-etten ut´hillati lap´silim.

    atau dalam Bahasa Indonesia yang benar :
    “Aku YAHWEH, itulah namaKu, Aku tidak akan memberikan kemuliaanKu kepada yang lain atau kemasyhuranKu kepada Patung”.

    Nama Yahweh sudah dikenal di masyarakat Indonesia jauh sebelum Lembaga Alkitab Indonesia didirikan tahun 60-an, sebelum berdirinya NKRI masyarakat2 Indonesia sudah memiliki Alkitab terjemahan sendiri, contohnya dalam Bahasa batak dan Bahasa Jawa.

    Kitab Suci Padan Si Ndekah tahun 1953 :
    Jeremia 24:7 : “Djanah bantjil kuberekan man bana ukur, lako nandai Aku, maka Aku nge JAHVE; ia nge djadi bangsangku, djanah Aku Dibatana, adi ia djera ku Aku alu bulat ukurna”.

    Kitab Suci Bahasa Jawa tahun 1928 (sampai sekarang orang2 Jawa Kristen masih menggunakan terjemahan ini)
    Zakharia 14:9 : “Sang YEHUWAH nuli bakal jumeneng Ratu, misesani salumahing bumi, ing wektu iku mung Pangeran YEHUWAH kang jumeneng mribadeni lan mung asmane kang ana.

    Bahkan Bible dalam Bahasa Mandarin yang diterbitkan pertama kali di Cina tahun 1815 tertulis :
    Zakharia 14:9/ Sa Chia Li Ya Shu : “YEH HO HWA pik chwo jien tik tek wang na rek YEH HO HWA thuk l u ol tek

    Bibel Batak Simalungun tahun 1955 :
    Sakaria 14:9 : “Anjaha JAHOWA ma gabe Raja I sab tanoh on, bani ari ai JAHOWA tumang mando, anjaha goranni tumang mando

    Bible Bahasa Tagolog (Bahasa Nasional Filipina) tahun 1946 :
    Exodo 3:15 : “Ni YAHWEH, ng Dios ng inyong mga ninuno, ng Dios nina Abraham, Isaac at Jacob…

    Dari sekian banyak Kitab Suci dari berbagai bahasa, menuliskan NAMA PRIBADI TUHAN, karena bagaimanapun juga semuanya berawal dari Bahasa Ibrani…bukan bahasa Arab.

    Sangat jelas, apa yang diterjemahkan oleh LAI adalah BIG ERROR dengan merubah nama YAHWEH menjadi TUHAN, dihalaman belakang Alkitab LAI bagian Kamus saja LAI mengaku bahwa kata TUHAN diterjemahkan dari nama YAHWEH.. dari mana LAI tahu nama YAHWEH ?? LAI belajar darimana ?

    Rico

  35. karzoz
    19 Maret 2013 pukul 10:36 PM

    @ Tuhan goblok

    Yang melarang lu merayakan hari raya IMLEK siapa ???

    Mendingan lu baca lagi komentar2 diatas dari awal, tidak ada yang melarang lu merayakan IMLEK, kenapa lu harus ngamuk2 sampai menghina Tuhan kami Iblis haus darah ??

    IQ jongkok !!

  36. Tuhan
    20 Maret 2013 pukul 4:05 AM

    @Rico : yah itu artinya anda Fanatik Elohim hanya dengan sebutan/nama Yahweh sebagai sebutan orang Yahudi (tdk masalah) … terpenting dan terjelas hati-hati lah dengan politik sesat Yahudi , karena politik bukanlah jalan Tuhan ,melainkan Iblis seperti manusia dengan nick name Karzoz (saksi iblis nyamar Yahweh)Ha ha ha

  37. Tuhan
    20 Maret 2013 pukul 4:14 AM

    karzoz :
    @ Tuhan goblok
    Yang melarang lu merayakan hari raya IMLEK siapa ???
    Mendingan lu baca lagi komentar2 diatas dari awal, tidak ada yang melarang lu merayakan IMLEK, kenapa lu harus ngamuk2 sampai menghina Tuhan kami Iblis haus darah ??
    IQ jongkok !!

    ha ha ha yang ngamuk siapa ??? liat kutipan anda diatas !!! lagi ngamuk kesurupan Iblis Yahweh Yahudi sesat …yg menghina Tuhan mu itu anda sendiri dengan berprilaku seperti setan nuduh orang lain setan , itu artinya anda sedang kesetanan … cape deh ngak nyadar ha ha ha Budak iblis berkedok Yahweh selalu menuduh orang tanpa bisa liat dirinya sendiri >>> luar biasa kesesatan anda nick name Karzoz ha ha ha

    Bertobatlah Karzoz !!! aku perintahkan atasnama Yesus Tuhan kami dan segera keluar dari amarahmu yg dirasuk oleh Iblis Yahweh yahudi haus darah,dan pencemburu putra El yesus kristus … Gbu

  38. edy yunus
    21 Maret 2013 pukul 8:37 AM

    tuhan penciptan aja gak marah ,ngapain anda sewot

  39. fanni
    21 Maret 2013 pukul 4:09 PM

    situs ini adalah jelmaan setan… yang ada di situs ini.. caci maki..saling hujat..itulah yg setan mau… dkepintaran situs ini hanya mengcopy paste alias menyadur dari situs lain… hati hati… setan bisa menyamar menjadi malaikat terang…. ujung ujung nya… perpuluhan dan sumbangan sana sini….Gembala datang bukan utk di layani melainkan melayani… adakah pelayanan tanpa pamrih di gereja pak steven… semuanya duiiit.. jangan menggunakan Firman Tuhan untuk cari uang…maukah pak steven menyerahkan semua kekayaannya utk Tuhan..terutama jemaat yg miskin/… Firman Tuhan. juallah hartamu dan bagikan pada org miskin dan ikutiah aku…. apakah pak steven melakukan hal ini?.. malah kudengar semakin kaya aja… uang hasil dari Firman Tuhan… ckckck Tuhan di jadikan alat utk cari duit…an kita dibuat tak sadar oleh yg namanya dede wijaya..

  40. Andi
    13 April 2013 pukul 5:29 PM

    Boleh2 saja kalian orang2 tionghoa merayakan imlek, tapi jelas kalian harus sadar ya karena kalian tidak boleh sembahyang cara konghucu di kelenteng, karena kalian adalah orang2 kristen tugas kalian adalah memikul salib yesus sampai nafas terakhir.

  41. Andi
    13 April 2013 pukul 5:31 PM

    Yang memakai nick @tuhan itu saya rasa kristen gadungan, lihat saja comment2nya.

    Jangan jadi penghianat seperti Yudas Iskariot bung !!!

    Itu saja pesan saya.

  42. Tuhan
    14 April 2013 pukul 6:18 PM

    Andi :
    Boleh2 saja kalian orang2 tionghoa merayakan imlek, tapi jelas kalian harus sadar ya karena kalian tidak boleh sembahyang cara konghucu di kelenteng, karena kalian adalah
    orang2 kristen tugas kalian adalah memikul salib yesus sampai nafas terakhir.

    boleh-boleh aja anda hobi dan gemar sifat setan seperti Yahudi menuduh Tuhan Yesus dan sekarang anda meniru tokoh-tokoh yahudi untuk cemburu,dengki ,dan bermusuhan dengan tradisi dan leluhur anda sendiri ,
    tetapi ingat!!! jangan membonceng nama Tuhan Yesus untuk membuat orang lain seperti anda yg kehilangan kemaluan dan menjadi tdk tau malu ha ha ha … lebih baik anda segera bertobat Gbu

  43. Tuhan
    14 April 2013 pukul 6:28 PM

    Andi :
    Yang memakai nick @tuhan itu saya rasa kristen gadungan, lihat saja comment2nya.
    Jangan jadi penghianat seperti Yudas Iskariot bung !!!
    Itu saja pesan saya.

    ha ha ha yg penghianat dan menjerumuskan Tuhan Yesus itu adalah yahudi bejat yg memperalat Yudas , seperti anda nick @Andi yg diperalat Yahudi dengan membonceng nama Tuhan Yesus untuk perlahan-lahan memlenyapkan kekristenan … andalah yg Yudas itu dan duplikatnya pada zaman sekarang ha ha ha
    terlihat dari sifat-sifat anda menuduh dan menuding yg diwariskan Yahudi dan yudas kepada anda ,tanpa pernah memiliki kasih Tuhan anda akan semakin tersesat dan menjelma iblis Yahudi tanpa anda pernah sadari …. sekarang bertobatlah sebelum terlambat Gbu

  44. Erik
    20 November 2013 pukul 8:04 PM

    Anda semua orang2 keturunan Tionghoa yang beragama Kristen boleh saja merayakan Imlek tapi anda semua tidak bisa bersembahyang di Kelenteng karena kalian sudah dibaptis menjadi orang Kristen. Kalau kalian masih bersembahyang di Kelenteng apa nanti pandangan umat Kristen yang lain di Indonesia terhadap kalian ?? Itu adalah suatu hal yang tidak bagus untuk dilakukan karena kalian adalah orang2 Kristen dan harus bersembahyang di Gereja atau di Rumah seperti Umat Kristen yang lain.

  45. 27 November 2013 pukul 7:26 AM

    Anda Benar, Erik. AMIN!

  46. Donnie
    12 Januari 2014 pukul 1:31 AM

    Yang melarang kalian merayakan imlek itu siapa ? Umat Kristen memiliki sifat Demokrat tidak ada yang melarang silahkan saja kalian orang tionghoa merayakan imlek bakar petasan kembang api, barongsai atau Dragon Ball atau apalah silahkan saja kami umat kristen di Indonesia tidak pernah melarang karena itu toh budaya kalian tapi kalian juga harus ingat bahwa kalian adalah orang Kristen apabila kalian masih berdoa di kelenteng berarti kami umat Kristen di Indonesia tentu juga merasa dihianati apalagi Tuhan Yesus juga pasti sangat sedih karena kalian semua adalah domba2 yang dipilihNya.

    Saya juga meminta kepada orang2 Tionghoa yang beragama Kristen juga harus membantu umat Kristen di Indonesia karena kalian kan orang2 Kristen seperti kami berarti kalian adalah saudara2 kami juga karena kita semua adalah umat Tuhan Yesus, umat Kristen harus saling tolong menolong jadi kalian orang2 Tionghoa tidak boleh membawa diri masing2 kalian harus membantu umat Kristen di Indonesia contohnya masih banyak saudara2 kita umat Kristen di Papua yang tidak bisa sekolah karena tidak ada biaya daripada kalian menghabiskan uang angpao untuk kepentingan pribadi saya anjurkan kalian mengumpulkan semua uang angpao untuk saudara2 kita di Papua. Hanya itu saja pesan saya

  47. IYANG
    30 Januari 2014 pukul 2:02 AM

    ibarat kan jalur tuh anda sudah bedaaaa…..anda harus bisa sadari ituuu….dewasa lah dalam berpikir….kerdil sekali pikiran andaaa…IMLEK MANA ADA HUBUNGANNYA DENGAN ANDA….

  48. Anonim
    31 Januari 2014 pukul 5:46 PM

    Pada mula nya semua orang tionghoa di indonesia adalah penganut confusianism, namun godaan harta kemewahan dari penjajah dan cari selamat dari orde baru lah yg membuat mereka berpindah keyakinan. Jd cuma mereka yg setia yg pantas merayakan imlek

  49. Lucifer (Iblis dari dunia khayalan)
    11 Februari 2014 pukul 4:23 PM

    Setuju bgt ama Anonim di atas. Katolik & Kristen dibawakan oleh penjajah ke Indonesia. Dan kalian tentunya tau donk apakah penjajah itu “baik” atau “jahat”? Menurut gw, dua2nya.
    Mereka menyuruh orang lain (yg bisa dibodohin) utk berbuat “baik” dengan menyebarkan agamanya.
    Namun, mereka sendiri berbuat “jahat” dengan merampas negara kita.

  50. Noah Act
    15 Februari 2014 pukul 1:02 AM

    @ Lucifer

    Sebetulnya Kristen pertama kali masuk ke Indonesia abad ke 6 Masehi dari India 9 abad sebelum Belanda datang ke Indonesia lagipula semua agama disebarkan dengan penjajahan tidak terkecuali Islam. Anda harus belajar sejarah lagi mas Lucifer.

  51. robet
    29 Mei 2014 pukul 8:43 AM

    kayanya ribet amat ya , DIlarang ini, dilarang itu, kaga boleh ini, kaga boleh itu.
    ntar, bisa bisa tambah banyak orang CIna, Orang Bali, Orang Arab, Orang dari suku suku terpencil, sekalian juga SEMUA Orang NON Keturunan israel, Ditambah bisa bisa Orang kristen nya sendiri, entah yang baru bertobat atau bahkan yang kristen dari orok (Seperti adik saya misalnya) nanti tambah bingung dan malah tambah anti sama yang namanya kristen.
    Meskipun saya bukan ahli sejarah, ahli alkitab, orang yang doanya 1 jam sehari, juga kagak bisa bahasa roh roh-an. Tapi dari ajaran bapak gembala di Gereja XX yang saya tangkap adalah menjadi orang kristen cukup hidup mengikuti teladan kristus dan jangan nyimpang sana sini serta jadi terang kristus buat orang lain, mamang sangat benar, setelah menjadi pengikut kristus, kita harus meninggalkan adat istiadat lama apabila itu sampai menduakan Tuhan tetapi bukan berarti bahwa itu harus digeneralisir seperti itu.

    SAMA kaya orang kristen, kaga boleh latian olahraga beladiri (beda dengan seni beladiri), kaga boleh nonton film ini itu, kaga boleh denger musik ini itu, harus aktif melayani sebaiknya di Gereja, dsbnya
    Kalo semua digeneralisir, Lama lama sekalian aja semua orang kristen ikutin trend ke-israel israel-an. berhubung kristus itu hidup di Dunia dalam ruang lingkup budaya Israel.
    Aduh udah deh, stop bikin bingung semua orang dengan pendapat pendapat kaya begini.
    PLZzzzzzzzzzzzzzzzzzzz deh. Sebaiknya pendapat boleh ini boleh itu, dilarang ini dilarang itu, Mohon disesuaikan dengan konteks disaat ayat alkitab yang berbicara hal itu ditulis, sedang mengacu kepada situasi dan konteks apa,.BUKAN DIGENERALISIR BEGITU.

    Dalam hal ini saya sangat setuju dengan kata meyingkapi dengan kata “Hati hati”

    TKs (Maaf ini hanya keluhan isi hati seseorang kristen yang sudah cukup jenuh denger ini itu kaga boleh tapi sumber sumbernya cuma dari tafsiran pendeta atau kakak rohani yang disadur dari ayat alkitab doang, saya tidak bermaksud untuk mengomentari salah satu dari opini opini anda diatas)

    Btw saya sangat salut dengan kebiasaan di gereja tempat saya beribadah yang selalu diajarkan oleh bapak gembala untuk selalu menghargai keragaman Bhineka tunggal Ika tanpa mengesampingkan nilai nilai yang sudah kristus ajarkan, dan bapak gembala juga selalu berkata dengan kata Hati hati)
    GBU

  52. Penganut Taoisme
    22 September 2014 pukul 7:13 AM

    Kamu bertindak seperti orang buta yang bercerita tentang apa yang dilihatnya dan Seperti orang tuli yang bercerita tentang apa yang didengarnya, dan sayangnya banyak orang bodoh yang mempercayainya, jangan katakan tahu apa yang kamu tidak tahu, jgn katakan dengar apa yang kamu tidak dengar, sebelum semua agama itu ada, budaya sudah ada untuk menata kehidupan manusia, kamupun terlahir dari suatu budaya, terlepas budaya itu benar atau tidak jgn campur adukkan pengetahuanmu yang dangkal ini dengan agamamu yang murni, ingat boss, tahun cina sekarang sudah 2554, tahun romawi baru 2014, perbedaannya mencolok

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: