Beranda > DUNIA KERJA > Jurus Hadapi Tes Wawancara (Part 1)

Jurus Hadapi Tes Wawancara (Part 1)


Sebanyak 28% jobseeker mengaku gagal seleksi kerja di tahap wawancara HR. sedangkan 19% lainnya mengaku gagal di tahap wawancara user. Demikian hasil poling mingguan ECC UGM melalui web http://www.ecc.ugm.ac.id yang dilakukan pada 18-25 Juli 2012 lalu.

Angka ini menunjukkan, bahwa hampir separuh dari jobseeker mengalami kegagalan saat tahap wawancara. Mengapa seseorang bisa gagal pada tahap ini dan bagaimana tips untuk menghindarinya, simak yuk artikel berikut ini. ^^

Aspek paling utama yang diperhatikan dari kandidat dalam wawancara HR adalah sisi psikologis dan softskill. Pertanyaan yang diajukan ditujukan untuk mengetahui kompetensi leadership, inisiatif, kemampuan memotivasi, hingga kemampuan bergaul dari kandidat. 
Salah satu penyebab kegagalan dalam wawancara HR adalah jawaban yang kurang jelas dan detail. “Banyak yang grogi. Jadi kami nggak tahu apakah dia pandai. Padahal mungkin sebenarnya dia ada pengalaman yang berkesan, cuma dia tidak bisa mengungkapkannya,” papar Andityo Pujo Laksana, Human Resources Development Manager, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
Selain itu, kandidat juga bisa gagal karena ia tidak bisa menjelaskan konsep diri dan perencanaan masa depan. Kejujuran juga penting dalam hal ini. “Perusahaan apapun itu pasti mencari integrity yaitu keselarasan antara pikir sama perilaku. Jadi apa yang terpikir, apa yang terucap, itu juga apa yang dilakukan,” ungkap Untari Sari Gading, Associate ECC UGM dalam sebuah kesempatan.
Nah, berikut kami share tips menghadapi wawancara HR sebagai referensi Anda:
  • Percaya diri = tampil meyakinkan
Siapapun yang tampil percaya diri akan terlihat menarik. Orang yang percaya diri akan mampu menyampaikan pemikiran dan pendapatnya dengan mantap dan meyakinkan. Dengan kepercayaan diri, Anda akan fokus menatap pewawancara dan mendengarkan dengan baik setiap pertanyaan yang diajukan.
  • Jujur
Jangan pernah memanipulasi jawaban-jawaban Anda karena pewawancara bisa tahu jika jawaban Anda tidak konsisten. Sampaikan apa adanya gambaran diri dan pengalaman Anda. “Jangan sampai memberitahukan sesuatu yang tidak riil,” ujar Syarif, Operation Development Manager PT Indolakto.
  • Utarakan kelebihan dan kekurangan.
Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi Anda tidak perlu berbohong atau menutup-nutupinya. Dengan menyampaikan kelebihan dan kekurangan Anda, berarti Anda mampu mengenali diri dengan baik.
Namun sampaikan juga cara Anda menutupi kekurangan tersebut dengan contoh riil. “Yang penting bukan kelemahannya, tapi apa yang bisa dia perbuat untuk memperbaiki kelemahannya,” ujar Andityo Pujo Laksana, Manager Human Resources Development, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).
  • Kenali pekerjaan dan seluk beluk perusahaan.
Banyak pelamar kerja yang asal melamar banyak posisi dari perusahaan berbeda untuk berjaga-jaga. Namun fatalnya, mereka justru sering tidak mengenali perusahaan dan posisi yang dilamar. Ada baiknya Anda kenali dulu seluk-beluk perusahaan dan jenis pekerjaan yang akan Anda lamar. Bukan tidak mungkin pewawancara akan menanyakan hal tersebut terkait motivasi Anda bergabung dengan perusahaan. Dengan mengenali perusahaan dan posisi yang dilamar, Anda sudah dapat mencocokkan diri sejak awal.
  • Jaga penampilan, pilih formal lebih aman.
Tampillah serapi mungkin tetapi tetap nyaman, baik bagi yang melihat maupun Anda yang memilih penampilan. Usahakan tetap segar meski kadang wawancara dilakukan di luar kota dan Anda harus menempuh perjalanan jauh. “Kalau bisa, sesuaikan penampilan dengan pekerjaan yang dilamar, tetapi pilihan pakaian formal lebih aman,” ungkap Putri Utami, Recruitment Officer Adira Quantum.
Simak tips tentang wawancara user, dalam Jurus Hadapi Tes Wawancara (Part 2) ya, nantikan. ^^  [CN/Rfk/Nel]
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: