Beranda > DUNIA KERJA > Jurus Hadapi Tes Wawancara (Part 2)

Jurus Hadapi Tes Wawancara (Part 2)


Jika pada artikel sebelumnya sudah disampaikan apa dan bagaimana untuk lancar menghadapi wawancara HR, maka kali ini saatnya mengulas trik lancar hadapi wawancara user.

Wawancara User
Wawancara user merupakan tahap seleksi di mana perusahaan mencari kecocokan antara karakter kandidat dengan karakter pekerjaan yang meliputi deskripsi pekerjaan, lingkungan kerja, budaya perusahaan, dan beban kerja. Wawancara user dilakukan langsung oleh atasan si kandidat nantinya.
Karena mencari kesesuaian antara karakter kandidat dan pekerjaannya, tentu kegagalan pada tahap ini bisa terjadi jika tidak ada kesesuaian keduanya. “Mungkin kepribadiannya bagus, namun mungkin dia kurang cocok dengan karakter pekerjaan,” ungkap Widi Ariyani, Training Supervisor ECC UGM. Selain itu, rasa gugup berlebihan juga terkadang membuat seseorang gagal di tahap wawancara user karena banyak kandidat yang lantas tidak fokus menangkap maksud pewawancara. 
Nah, untuk mengurangi kesalahan-kesalahan yang bisa Anda lakukan saat wawancara user, simak yuk tips-tips berikut.
1. Sesuaikan kultur.

Aspek penting yang diperhatikan user dalam wawancaranya adalah kesesuaian pelamar dengan kultur di perusahaannya. “User juga menuntut kesesuaian pelamar dengan dia, sebagai atasannya kelak,” ungkap Nurulhusna Putri, Recruitment Supervisor ECC UGM. Nunu, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa Anda perlu meyakinkan user bahwa Anda sesuai dengan karakter pekerjaan dan lingkungan. User mencari orang yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi dan kultur perusahaan. Dengan kesesuaian kultur, maka dapat dipastikan Anda akan mudah diajak bekerja sama untuk keberlangsungan perusahaan.
2. Kemukakan komitmen
Sepertinya hal ini menjadi syarat wajib bagi Anda tiap menjalani tes wawancara. Jujur pada kelemahan yang Anda miliki. Namun, Anda juga harus mampu menonjolkan kemampuan Anda dalam mengimbangi kelemahan yang Anda miliki. Nunu menambahkan bahwa Anda perlu meyakinkan user tentang komitmen. “Orang yang berkomitmen tinggi akan menjadi pertimbangan tersendiri karena mereka tidak ingin jika harus berulang kali melakukan training,” tegasnya.
3. Pahami profil perusahaan
Menurut Putri Oetami, Recruitment Officer Adira Quantum, kandidat laiknya mengetahui profil perusahaan, apalagi saat ini banyak media yang bisa Anda manfaatkan. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Nunu, “Penting bagi Anda untuk mempelajari company profile dari perusahaan karena mereka mencari orang-orang yang satu tipe.”
4. Yakinkan perusahaan Anda memiliki skill
Materi wawancara user sudah memasuki pada tes keahlian. “Pahami pekerjaan Anda sehingga bisa menjawab pertanyaan,” ungkap Putri. Pada tahap ini, pertanyaan bukan lagi mengacu pada kepribadian, tetapi skill. Biasanya user akan memberikan contoh kasus berkaitan dengan pekerjaan kelak. “Siapkah seseorang dengan tuntutan pekerjaannya kelak?” imbuh Putri.
User merasa bahwa pelamar nantinya bekerja dalam timnya. Inilah yang membedakan wawancara user dengan HR. dalam wawancara HR, seringkali aspek kompetensi, potensi dan kepribadian menjadi pertimbangan utama. Namun dalam wawancara user, faktor kecocokanlah yang utama.
Selamat mencoba dan semoga berhasil! ^^ [CN/Rfk/Nel]
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: