Beranda > CALVINISME, SEMINAR > Liputan Debat Terbuka: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

Liputan Debat Terbuka: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?


Liputan Debat Terbuka Calvinisme, Apakah Alkitabiah ?

Debat-Terbuka-UBJawaban.com – Debat terbuka dengan tema “Calvinisme Apakah Alkitabiah?” diselenggarakan Sekolah Tinggi Theologia Graphe (STT Fundamental) di Gedung STT Fundamental, Jalan Danau Agung 2 No. 7, Blok D1A, Sunter Agung, pada Jumat (24/8) lalu.

Acara yang memperdebatkan mengenai dua poin TULIP dari Calvinisme ini menghadirkan dua pihak yakni dari pihak Calvinis (selaku yang pro) diwakili oleh Pdt Budi Asali, M.Div dan Pdt. Esra Alfred Soru, S.Th., M.Pdk dan pihak Baptis Independen (selaku kontra) diwakili oleh Dr. dr. Steven E. Liauw, S.Ked., M.Div., D.R.E., Th.D, dan Ev. dr. Andrew M. Liauw, S.Ked., M.Div.

Adapun kedua poin Calvinisme yang dijadikan sebagai topik perdebatan adalah Unconditional Election (Pemilihan yang tidak bersyarat) dan Perseverence of The Saints (Ketekunan orang-orang kudus).

Seperti diketahui, para Calvinis memercayai bahwa dari sebelumnya Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk masuk ke surga dan orang yang lain untuk binasa/ masuk neraka dan mereka meyakini bahwa orang Kristen tidak mungkin kehilangan keselamatannya.  

Kedua hal inilah yang menjadi pokok pertentangan pihak kontra dalam acara yang dimoderatori oleh Ir. P. Jimmy Theja, MBA tersebut.

Mengingat debat adalah debat ilmiah maka panitia pun membagi kedua poin itu ke dalam dua sesi.

Seperti pada umumnya, acara debat yang mempertemukan para teolog Kristen berlangsung seru dan panas terutama saat masing-masing pihak melakukan sanggahan-sanggahan.

Meski menampilkan adu silang argumentasi, tetapi Dr. Suhento Liauw selaku Rektor STT Graphe dan tuan rumah kegiatan menolak mengatakan bahwa acara tersebut adalah acara debat.

“Kita disini bukan untuk berdebat, melainkan membahas teologi yang kita yakini. Ini adalah pertemuan yang indah dimana masing-masing kita, mempertanggungjawab-kan apa yang kita yakini,” ujarnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 08:30 WIB ini akhirnya berakhir tepat pukul 17:00 WIB dengan doa penutup yang dipimpin langsung oleh Dr. Suhento Liauw.

Keselamatan Itu Pilihan Allah Atau Kehendak Manusia?

debat KalvinismePada hari Jumat 24 Agustus 2012 Sekolah Tinggi Theologia Graphe (Graphe International Theological Seminary) yang ada di Sunter Agung, Jakarta, mengadakan debat terbuka yang membahas tentang pemahaman teologi John Calvin, terkusus tentang poin “Unconditional election/Pemilihan TUHAN Yang Tanpa Syarat” dan tentang “Perseverance of the saints (Ketekunan orang-orang kudus)”

Acara debat terbuka ini merupakan kelanjutan perdebatan di email dan website antara Pdt. Budi Asali, M.Div dengan Dr. Suhento Liauw dan Dr. Steven Liauw.

Dalam debat terbuka pada sesi pertama Pdt.Budi Asali, M.Div dan Pdt.Esra Alfred Soru, S.Th.(mewakili kelompok calvinisme) mengomentari dan menyanggah setiap tulisan dari kelompok Dr.Suhento Liauw  yang mereka anggap sebagai fitnahan dan pendapat yang salah terhadap calvinisme.

Ada pun pendapat yang dianggap memfitnah tersebut adalah: 1) Mereka menyamakan calvinisme dengan hypercalvinisme 2) Mereka menuduh calvinisme berkeyakinan bahwa Allah memaksakan kehendakNya atas manusia, karena dalam minus kekekalan atau sebelum segala sesuatunya ada, Allah sudah memilih sebagian orang untuk diselamatkan dan sebagian orang untuk dibinasakan 3) Menuduh bahwa kaum calvinis tidak mengetahui secara pasti apakah seseorang dipilih atau tidak 4) Mereka juga menuduh bahwa calvinisme tidak memiliki dasar yang Alkitabiah

Dalam menyanggah setiap pendapat dan pandangan dari kelompok Dr.Suhento Liauw, Pdt.Esra maupun Pdt.Budi Asali berpegang teguh bahwa kelompok yang anti calvinisme tidak pernah bisa membuktikan ayat-ayat Alkitab yang secara eksplisit menjelaskan tentang pemilihan Allah yang berdasarkan kedaulatanNya sejak sebelum segala sesuatu ada seperti di Kisah Rasul 13:48, Efesus1:4-5 dan 11, Roma 9:11-16 serta 2 Tes 2:12-13

Selesai pemaparan pihak calvinisme selama 30 menit pertama maka giliran pihak Baptis Independen mengemukakan pendapat. Dr.Steven Liauw menjelaskan bahwa mereka tidak salah dalam menanggapi keyakinan calvinisme terlebih kalau dituduh memfitnah. Dr.Steven Liauw mengutip pernyataan Pdt.Budi Asali yang mengatakan bahwa Allah memilih “semau gue” dalam memilih atau menentukan orang-orag yang mau Ia selamatkan dan itu artinya calvinisme meyakini kalau Allah tidak menciptakan manusia dengan kehendak bebas.

Dr.Steven maupun dr.Andrew Liauw juga menjelaskan kepada pihak calvinisme bahwa mereka tidak memfitnah melainkan mengutip dari tulisan-tulisan John Calvin maupun tokoh-tokoh calvinisme lainnya yang menurut mereka tidak sesuai dengan karakter Allah yang adalah kasih.

Dengan tegas dan jelas Dr.Steven Liauw menyatakan bahwa mereka tidak memperdebatkan atau membela soal kehendak bebas manusia melainkan lebih mempertaruhkan reputasi dan karakter Allah. Karena kalau Allah yang menentukan manusia tidak diselamatkan itu artinya Allah tidak memiliki kasih.

Lagi pula ayat-ayat yang dipaparkan dari pihak calvinis mengenai kata “dipilih” atau “memilih”, menurut Steven Liauw tidaklah tepat kalau diartikan sebagai unconditional election. Setiap kata “pilih” di Alkitab tidak selalu berkaitan dengan keselamatan.

Selama tiga jam sesi pertama berlangsung masing-masing kubu tetap berkeyakinan akan pandangan iman mereka. Masing-masing kubu memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat pemilihan Allah terhadap manusia yang diselamatkan.

Namun dari setiap perbedaan pendapat yang dipaparkan masing-masing kubu mengakui bahwa dalam “minus kekekalan atau sebelum segala sesuatunya ada”, Allah itu Maha Tahu, dan karena Allah Maha Tahu maka Ia sudah melihat jauh ke depan dan sudah mengetahui bahwa: 1) semua manusia jatuh dalam dosa, 2) Yesus Kristus akan datang ke dunia, 3) ada orang yang beriman kepada Tuhan Yesus dan ada yang tidak mau beriman kepada Tuhan Yesus, 4) ada orang yang mau diselamatkan dan ada orang yang tidak mau diselamatkan

Apakah Benar Sekali Selamat Tetap Selamat ?

“Apakah benar sekali selamat tetap selamat?,” demikianlah pertanyaan moderator Ir. P. Jimmy Theja, MBA mengawali sesi kedua debat terbuka “Calvinisme, Apakah Alkitabiah?” di Sekolah Tinggi Theologi Graphe, Jakarta Utara, Jumat (24/8) lalu.

Adapun topik yang mereka perdebatkan pada sesi ini adalah poin ke lima Calvinisme yaitu Perseverance Of The Saints atau Ketekunan Orang-Orang Kudus.

Pdt. Budi Asali yang mewakili pihak Calvinis dengan tegas menyatakan bahwa tulisan Dr. Suhento Liauw dan Dr. Steven Liauw di websitenya adalah suatu fitnah terhadap ajaran Calvinisme. Mereka menuduh bahwa kelompok calvinis meyakini orang yang sudah ditentukan selamat walau sudah pindah agama tetap selamat.

 “Bila kita menulis dan berbicara tanpa dasar itu adalah suatu kebohongan,” ujar Budi Asali

Menanggapi hal ini, Steven Liauw menyatakan bahwa Calvinismelah yang tidak memahami tulisan Steven Liauw yang menitik beratkan pada orang Kristen yang berkemungkinan meninggalkan iman.

“Orang calvinislah yang tidak konsisten. Mereka mengakui kalau keselamatan bersyarat dan syaratnya adalah iman, tapi mereka tidak mengakui kalau orang yang sudah diselamatkan tidak mungkin terhilang,” kata Steven Liauw

Menyanggah pernyataan Steven Liauw, Budi Asali tetap bersiteguh orang yang sudah diselamatkan tidak akan meninggalkan imannya karena Allah yang sudah menentukan.

Pihak Baptis juga berpendiran teguh dan menegaskan arti Perseverance Of The Saints dari sudut pandang mereka yang meyakini bahwa orang-orang Kristen Sejati perlu berjaga-jaga karena kemungkinan besar mereka bisa murtad dan bila mereka murtad maka mereka tidak akan bisa lagi diperbaharui atau tidak akan bisa lagi bertobat kembali ke Tuhan Yesus.

Hingga berakhirnya waktu debat sesi kedua, baik pihak Calvinis maupun Baptis Independen tetap berpegang teguh terhadap pandangan masing-masing mengenai makna dari perseverance of the saints.

debat Kalvinisme di STT Graphe

Video selengkapnya ada di Youtube

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: