Beranda > Uncategorized > AYAT-AYAT BUKTI CALVINIS DITELAAH (Bagian 4)

AYAT-AYAT BUKTI CALVINIS DITELAAH (Bagian 4)


AYAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENDUKUNG CALVINIS: AJARAN PENEBUSAN TERBATAS

Menurut doktrin ini, kematian Kristus itu hanya untuk orang-orang yang Allah berdaulat pilih. Calvin mengecam tawaran universal Injil. “Ketika tampak bahwa ketika doktrin keselamatan ditawarkan kepada semua untuk keuntungan efektif mereka, itu adalah prostitusi korup yang yang dinyatakan disediakan terutama untuk anak-anak dari gereja” (Institutes, Buku III, chap. 22) .

Berikut ini adalah ayat bukti utama yang diajukan untuk mendukung doktrin Penebusan Terbatas:

1. Yesaya 53: 8 – “Dia telah direnggut dari penahanan dan dari penghakiman, dan tentang generasinya, siapakah yang akan memikirkannya? Sebab ia telah dilenyapkan dari negeri orang yang hidup. Oleh karena pemberontakan bangsa-Ku, tulah itu menimpa atasnya.”
Ayat ini digunakan oleh Calvinis untuk mendukung doktrin bahwa Kristus mati hanya untuk orang pilihan, tetapi “orang” untuk siapa ia tertimpa, menurut ayat ini, adalah orang-orang Israel dan kita tahu bahwa tidak semua orang Israel akan diselamatkan.

Selanjutnya, bahkan jika “umat/bangsa-Ku” dari Yesaya 53:8 merujuk pada “Orang-Orang Pilihan” itu tidak akan cocok dengan “Kristus mati HANYA untuk terpilih.” Itu akan menjadi membaca sesuatu ke dalam ayat yang tidak ada. Itu juga akan bertentangan dengan ajaran jelas banyak ayat Kitab Suci, seperti Yesaya 53: 6, yang mengatakan kejahatan dari semua manusia diletakkan pada Yesus, dan Roma 11:32, yang mengatakan Tuhan ingin mengasihani semua orang, dan 2 Kor. 5:19, yang mengatakan Tuhan ingin mendamaikan semua orang dengan diri-Nya, dan 1 Tim. 2: 6, yang mengatakan Yesus adalah sebuah tebusan bagi semua orang, dan Ibrani 2: 9, yang mengatakan Yesus merasakan kematian bagi semua orang, dan 2 Pet. 2:1, yang mengatakan Yesus membeli bahkan guru-guru palsu yang tidak selamat, dan 1 Yohanes 2: 2, yang mengatakan bahwa disediakan pendamaian bagi semua orang.

2. Matius 1:21 – “Dan dia akan melahirkan seorang Putra dan engkau akan menyebut Nama-Nya: YESUS, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Ayat ini tidak mengacu pada pertanyaan apakah Yesus mati untuk memungkinkan semua orang untuk diselamatkan. Orang-orang yang dimaksud dalam ayat ini adalah orang-orang Yahudi. Yesus memang akan menyelamatkan orang-orang Yahudi dari dosa-dosa mereka, tapi kami juga tahu bahwa tidak semua orang Yahudi akan diselamatkan. Tetapi bahkan jika “orang-orangnya” dalam ayat ini merujuk pada “orang-orang pilihan,” itu tidak berarti bahwa Kristus mati HANYA untuk orang-orang pilihan.Apakah di antara ayat-ayat di atas ada kata “hanya!” Tentu tidak ada! Di setiap ayat tadi tidak ada kata “hanya” Dengan demikian tidak tertutup kemungkinan Yesus juga menebus semua orang. Dalam Matius 1:21, ini mengacu kepada Israel bukan kepada orang pilihan. Domba itu selalu identik dengan Israel dan tidak semua Israel diselamatkan.

3. Matius 20:28 – “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang”

Bahwa Yesus menyerahkan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang tidak berarti bahwa Dia memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan HANYA untuk orang pilihan. Ini akan bertentangan 1 Tim. 2: 6 dan 1 Yohanes 2: 2 dan banyak Kitab Suci lainnya.

4. Yohanes 10:11 – “Akulah gembala yang baik Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”

Sekali lagi, bahwa Yesus menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba ini bukan untuk mengatakan bahwa Ia tidak juga memberikan hidup-Nya untuk memungkinkan semua orang untuk diselamatkan.

5. “Domba-domba Allah” Yoh 10:14-16, 26
14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku 15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. 16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

Dalam kacamata Kalvinis, kata “domba” merujuk kepada orang-orang pilihan.
Ada kesalahan besar yang dilakukan oleh Kalvinis dalam hal ini karena:
– Tidak ada penetapan siapa yang jadi domba dan siapa yang tidak jadi domba. Setiap orang yang mendengar suaraNya dan mengikutiNya adalah dombaNya.
– Selain itu, ada pengertian domba yang tidak mendukung konsep Kalvinis seperti yang tercatat dalam Matius 10:6, di mana “ada domba yang hilang.” Jika domba sama dengan umat pilihan, mengapa ada domba yang hilang? Apakah umat pilihan juga ada yang terhilang?
– Domba tidak mengacu pada umat pilihan, tetapi lebih merujuk kepada bangsa Israel. Selain karena ada domba yang hilang, ada juga domba yang dihancurkan seperti yang tercatat dalam Yehezkiel 34:16 “domba yang kuat dan gemuk akan Aku hancurkan” (ada kesalahan dalam penerjemahan LAI, LAI menggunakan kata Aku lindungi tetapi yang benar adalah Aku hancurkan.)

6. Kisah Para Rasul 20:28 – “Jadi, jagalah dirimu sendiri dan seluruh kawanan yang atasnya Roh Kudus telah menempatkan kamu sebagai penilik, untuk menggembalakan jemaat Allah yang telah Dia dapatkan melalui darah-Nya sendiri.”

Sekali lagi, bahwa Allah membeli gereja dengan darahnya sendiri bukan untuk mengatakan bahwa penebusan terbatas pada orang-orang yang akan diselamatkan. Doktrin Penebusan terbatas Calvinis harus dibaca dalam ayat-ayat ini.

7. Yohanes 11: 49-52 – ” 49 Dan seseorang dari antara mereka, yakni Kayafas, yang menjadi imam besar tahun itu, ia berkata kepada mereka, “Kamu tidak mengetahui apa pun, 50 bahkan tidak memikirkan dalam-dalam, bahwa adalah berguna bagi kita jika satu manusia harus mati ganti rakyat, dan bukan seluruh bangsa harus binasa.” 51 Namun dia mengatakan itu bukan dari dirinya sendiri, tetapi karena menjadi imam besar tahun itu, ia bernubuat bahwa YESUS akan segera mati ganti bangsa itu. 52 Dan bukan hanya ganti bangsa itu, tetapi juga agar Dia dapat mengumpulkan menjadi satu, anak-anak Allah yang telah tercerai-berai.”

Arthur Pink mengatakan bahwa ia akan bersedia untuk beristirahat dari ajarannya tentang Penebusan Terbatas pada bagian ini “lebih dari yang lain” (The Sovereignty of God, p. 66).

Namun Yoh 11: 49-52 tidak mengatakan apa-apa tentang sejauh mana penebusan Kristus. Untuk mengatakan bahwa Yesus mati bagi mereka yang akan diselamatkan tidak mengatakan bahwa Ia mati HANYA bagi mereka yang akan diselamatkan.

8. Roma 5:15 “Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karuniaNya, yang dilimpahkanNya, atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.”
Kata “semua orang” sebenarnya “banyak orang”(πολλοι) yang bisa juga berarti semua. Roma 5:19 “jadi sama seperti ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.” Kata “semua orang menjadi benar” memiliki pengertian yang sama dengan “banyak orang menjadi benar” dengan kata πολλοι. Jadi, manusia dibenarkan pada saat percaya kepada Yesus Kristus, maka kata ”banyak” sama dengan semua orang yang telah percaya.

9. Galatia 2:19 “Sebab aku telah mati oleh hukum taurat untuk hukum taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus” Apakah penebusan hanya untuk Paulus saja? Tidak! Jadi logika pemaksaan dalam argumentasi alkitab versi Kalvinis ini salah dan tidak alkitabiah.
Jika kita mau membuka hati kita untuk mempelajari firman Tuhan dengan saksama, justru semua ayat di atas menguatkan argumentasi Kristus mati untuk semua manusia. Mengapa? Dari beberapa ayat yang dikutip tadi dikatakan bahwa Kristus mati untuk umatNya, darahNya ditumpahkan untuk banyak orang, nyawaNya bagi domba-dombaNya, bagi jemaat Allah, dan juga untuk Paulus, yang berarti Kristus mati untuk semua orang. Bukankah hal ini justru menekankan bahwa Kristus mati untuk semua orang?
Memang kata “banyak” belum berarti “semua” tetapi kata “banyak” dengan “semua” tidak harus bertentangan. “Semua” itu pasti banyak, tetapi kata “banyak” belum tentu semua. Analogi: Seorang guru berkata kepada murid-muridnya, “Besok semua remedial.” Lalu guru itu berkata kepada orang ketiga: “Besok banyak siswa yang remedial.”

10. I Yohanes 2:2 “Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.”
Ini adalah ayat yang menakutkan bagi Kalvinis secara khusus yang percaya Limited Atonement. Bukan dosa kita saja tetapi dosa seluruh dunia. Ada kontras antara kata “kita” dan “dunia.” Dengan demikian kematian Yesus Kristus adalah untuk orang pilihan dan orang lain.

Bagi Kalvinis ”kata “kita” di situ adalah hanya para rasul dan seluruh dunia adalah orang-orang percaya di dunia. Tetapi apakah benar kata “kita” hanya untuk para rasul? Secara konteks kata “kita” tidak mendukung konsep Kalvinis, karena dalam 1 Yoh 1:9 kata kita adalah untuk orang-orang percaya. 1 Yoh 1:10 juga menunjukkan “kita” adalah orang percaya.
Bahkan di dalam Surat 1 Yohanes kurang lebih ada sekitar 21 kali kata kosmos/dunia muncul, tetapi tidak ada satupun yang mengacu kepada orang pilihan. Justru kata “dunia” di sini lebih menekankan kontras rohani dengan system duniawi. Jadi apa alasan kita untuk percaya bahwa kata “dunia” dalam 1 Yoh 2:2 adalah untuk orang-orang pilihan? Apakah ini tidak lebih dari suatu pemaksaan konsep oleh Kalvinis? Jika telusuri lagi dalam Surat 1 Yohanes, terutama ketika kita membaca 1 Yoh 5:19 kata “dunia” jelas-jelas mengacu kepada orang-orang yang tidak percaya “dunia ini berada di bawah kuasa si jahat”

Beberapa ayat yang menyatakan bahwa penebusan Kristus untuk semua manusia.
• Yesaya 53:6 “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.”
• 2 Korintus 5:14 “Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.”
• 1 Timotius 2:6 “yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.”
• 1 Timotius 4:10 “Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.”
Ayat ini secara gamblang menggambarkan penebusan dan aplikasi dari penebusan tersebut. Hal ini sangat jelas karena ada kontras yang begitu nyata antara semua manusia dan orang percaya. Kristus mati untuk semua manusia, tetapi aplikasi dari penebusan itu adalah ketika kita percaya.
• Ibrani 2:9 “Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.”

Ayat-ayat yang Menyatakan Bahwa Kristus Mati untuk Orang-orang yang Akan Binasa
• Ibrani 10:29 “Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina kasih karunia?
• 2 Petrus 2:1 ”Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.”

Kesimpulan:
Jika ada Kalvinis yang tidak percaya Limited Atonement untuk apa Allah pilih dan tentukan siapa yang masuk dan tidak ke dalam Surga? Dan bila ada Kalvinis tidak percaya poin Limited Atonement, maka ia menjadi tidak konsisten dengan poin-poin Kalvinis yang lain, TULIP. Bila Anda mempercayai bahwa Allah menebus semua manusia, maka poin Total Depravity dan Unconditional Election menjadi tidak sah atau tidak benar (tidak berlaku atau gugur) karena konsekuensi dari Total Depravity dan Unconditional Election adalah Limited Atonement. Ini adalah adalah sistem yang logis menurut Kalvinis tetapi bukan menurut Alkitab.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: