Beranda > IPTEK > Ulasan Film Dokumenter Evolution’s Achilles’s Heel

Ulasan Film Dokumenter Evolution’s Achilles’s Heel


Evolution-achilles-heelsmaxresdefault

Creation Ministries International merilis Buku dan DVD Film Dokumenter pada pertengahan Juni 2014 yang mengungkap Kelemahan Fatal/Mendasar dari Teori Evolusi (Evolution’s Achilles’s Heel). Film ini menampilkan 15 Ph.D dari berbagai Bidang keahlian.

“Proyek ini akan membongkar langsung setiap pilar dari suatu fondasi sistem kepercayaan yang menopanh budaya sekuler kita masa kini. Ini seirama dg Amanat Agung Alkitab untuk menjangkau yang terhilang dengan Injil Alkitab.

Singkatnya, Media Ini adalah Alat Penjangkauan yang menyeluruh yang tidak seperti lainnya,” Janji Website Organisasi ini.

Dimulai dengan membahas keajaiban yg begitu kompleks mengenai Genetika: DNA, RNA, Manusia dan monyet apakah punya kesamaan yang kompleks/sangat mirip, Struktur geologi bebatuan,

Banjir Besar Seluruh Dunia pada zaman Nuh yg menyebabkan segala air dari bawah tanah dan hujan dari atas menyebabkan struktur bebatuan berubah cepat shingga kita temukan masa kini stelah ribuan tahun ada gelombang2 lekukan pada bebatuan di pegunungan/bukit, lembah dll. Penemuan fosil capung, moluska, bintang laut yang masih sangat sama dengan bentuk hewan itu sampai hari ini menyatakan bahwa Teori Evolusi yg jutaan tahun lamanya hewan lalu baru berubah menjadi kompleks tampak jelas Bohong Belaka dan hanya Anggapan semata alias Asumsi/Hipotesis saja. Dengan lain kata Tidak mungkin hewan2 itu sudah ada/muncul jutaan tahun lampau. Jadi usia makhluk hidup muncul ke dunia masih relatif hitungan ribuan/puluhan ribu tahun saja, bukan Jutaan tahun.

Penentuan umur fosil melalui Radiometri dan Carbon 14, penerapan Carbon 14 sebenarnya mementaskan bahwa Teori Evolusi sulit diterima dg akal sehat. Tentang kosmologi angkasa luar, bisa dikatakan hanya 4% yg para ahli ketahui tt Alam Semesta ini, 96% masih Misteri alias Tidak/Belum Diketahui.

Teori Big Bang membutuhkan Iman Yang Besar untuk memercayainya.

Yang menarik Adolf Hitler percaya Teori Evolusi Darwin dan berusaha menerapkan teori Darwin dg membinasakan ras yg dianggap lemah (minimal Yahudi 6 juta orang) dan mengagungkan Ras Arya Jerman, orang2 yang cacat fisik n mental, karena Yang Terkuat yang Bertahan dalam proses seleksi alam Darwinisme, bahkan Mao Tze Tung sang Diktator yg menyebabkan kematian puluhan juta orang di China, mengaku dirinya Murid Darwin. Para diktator ini juga Joseph Stalin tampaknya jelas terpengaruh dan mengimani Teori Evolusi ala Darwin.

Di Amerika dan dikalangan dunia ahli sains, menolak Teori Evolusi bisa mengancam kredibilitas mereka sbg seorang Ahli Sains dan mata pencarian dan bisa pengaruh terhadap Dana Riset bisa distop.

Dari kompleksitas dan keteraturan hal yg paling kecil DNA, Atom/Molekul, sampai hal yg paling Besar/Jauh Luar Angkasa sesungguhnya membuat manusia berpikir mungkinkah semua itu bisa terjadi dari sebuah sel kecil, ledakan yg tidak beraturan/acak, atau dari benda mati?? Tidakkah ada Aktor Luar Biasa Maha Hebat dibalik segala kompleksitas dan keteraturan dalam Alam Semesta ini yg tentu itu bukan seorang Makhluk Hijau kecil/Alien dari planet lain, namun Pencipta Semesta Alam ini Sang Causa Prima penyebab segala sesuatu ada/tercipta, namun dirinya sendiri tidak diciptakan dan Kekal Adanya.

Roma 1

20  Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

21  Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

22  Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

23  Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.

Yohanes 3

16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

17  Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: