Beranda > Teologi > Apakah Tuhan Memberikan Karunia Melakukan Mujizat Kepada Non-Rasul?

Apakah Tuhan Memberikan Karunia Melakukan Mujizat Kepada Non-Rasul?


APAKAH TUHAN MEMBERIKAN KARUNIA MELAKUKAN MUJIZAT KEPADA NON-RASUL?                         Dalam pelayanan Tuhan, Dia membuktikan dirinya Mesias yang dijanjikan dengan mujizat. Karena memang dikatakan bahwa jika Mesias datang maka org buta akan melihat, orang timpang akan berjalan (Yes.35:5-6).

Dalam pelayananNya, Tuhan hanya menghidupkan 3 orang mati, anak Yairus yang barusan mati, pemuda kota Naim yang sudah tengah jalan menuju kuburan, dan Lazarus yang sudah dikubur 4 hari. Tujuan semua mujizat ialah untuk membuktikan bahwa DiriNya adalah Mesias. Rasul2 diberi karunia untuk melakukan mujizat sbg TANDA KERASULAN (2 Kor. 12:12)  artinya yang bukan Rasul tidak ada tanda tersebut.

Dan hanya dua orang rasul yang menghidupkan orang mati, yaitu Petrus (rasul untuk org Yahudi) dan Paulus (rasul untuk non Yahudi).  Tuhan tidak memberikan karunia melakukan mujizat kepada muridNya yang non-Rasul karena tidak ada tujuaannya. Tuhan tidak pernah berkata bahwa murid2Nya akan menghidupkan org mati. Dan Tuhan menubuatkan bahwa akan muncul banyak mesias palsu (orang yang mengaku diurapi) yang akan mengadakan banyak mujizat palsu untuk menyesatkan (Mat.24:23-25). Dan mereka sudah datang karena sudah banyak yang mengaku diri sebagai orang yang diurapi dan menyebut orang-orang sebagai yang diurapi. Mereka akan menggembar-gemborkan tentang mujizat. Karena Tuhan  tidak memberikan karunia melakukan mujizat kepada non-Rasul maka, dari manakah mereka dapat kuasa melakukan mujizat? Oleh sebab itu ketika nanti mereka mau datang kepada Tuhan, kepada mereka Tuhan akan berkata bahwa Tuhan tidak kenal mereka. (Mat. 7:22-23).

Mujizat tdk berhenti karena Tuhan menjawab doa. Tetapi karunia mengadakan mujizat berhenti karena KARUNIA MENGADAKAN MUJIZAT ada bukti kerasulan 2 Kor. 12:12  “Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa.” Sesuatu yg membuktikan bhw seseorg itu rasul logisnya ialah hal itu tdk dimiliki non-Rasul. Itulah sbbnya Paulus jln dgn Barnabas hanya Paulus yg buat mujizat, dan Paulus jln dgn Silas, jg Paulus sj yg buat mujizat. Dan coba baca Kis. 2:43, 5:12 hanya rasul yg buat mujizat. Alasan Tuhan memberikan Rasul kuasa sedemikian besar ialah krn Tuhan sdg memakai mrk mengajar org kontemporer dan menulis utk kita. Kalau org2 kontemporer tdk percaya para Rasul mk tdk ada kekristenan, dan kita tdk ada kitab PB. Dan dua org, Stephanus dan Filipus, non Rasul, dikatakan olh mrk banyak mujizat terjadi namun tdk disebutkan jenis munizatnya. Tentu bisa ditafsirkan bhw olh doa mrk banyak mujizat terjadi karena Tuhan menjawab doa mrk bukan karena mrk diberi kuasa melakukan mujizat. Alkitab tdk saling bertentangan misalnya ada ayat yg mengatakan kuasa melakukan mujizat itu bukti kerasulan lalu ada org non Rasul yg diberi kuasa melakukan mujizat. Hari ini Tuhan tdk ada kepentingan memberikan ssorg kuasa melakukan mujizat. Lagi pula Tuhan sdh katakan bhw itu akan dilakukan olh para Mesias Palsu. Tetapi hari ini Tuhan masih menjawab doa dgn mujizat spt utk Stephanus dan Filipus, namun tentu dgn cara yg tdk mencolok agar tdk ada org yg ditinggikan dari kejadian itu. Karena iblis memakai org utk menyesatkan sdgkn Tuhan memakai Alkitab untuk menyelamatkan. Jika Anda ingin tahu lebih banyak kebenaran alkitabiah, silakan berkunjung ke , Dr. Suhento Liauw.

Kategori:Teologi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: