Beranda > Uncategorized > Kerajaan-Kerajaan ‘Baru’ di Indonesia

Kerajaan-Kerajaan ‘Baru’ di Indonesia


Kerajaan-Kerajaan ‘Baru’ di Indonesia

Di Indonesia saat ini bermunculan banyak kerajaan yg tidak jelas.
Setelah dihebohkan dengan berita tentang Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Sunda Empire di Bandung, dan Kesultanan Selaco di Tasikmalaya, kini viral mengenai keberadaan komunitas yang disebut Kerajaan Kandang Wesi, di Garut, Kerajaan Gerbang Nusantara, King of The Kings di Tangerang, dll. Dalam dunia ini banyak orang ingin menjadi Raja, Penguasa, Pemimpin, Presiden, dll. Sebut saja nama-nama besar: Alexander Agung, Jenghis Khan, Napoleon Bonaparte, Hitler, Hassanal Bolkiah, Ayatollah Khomeini, dll

Alkitab dengan sangat jelas menyebutkan ada satu Raja Atas Segala Raja dan ada Satu Tuan atas segala Tuan, yaitu Sang Anak Domba Allah, Tuhan Yesus Kristus. Semua Raja dunia akhirnya harus tunduk kepada satu Raja ini.

Wahyu 17:14 (TB)  Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah *Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja.* Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”

Wahyu 19:16
Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: * “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”*

Revelation 17:14 (LITV)  These will make war with the Lamb, and the Lamb will overcome them, because *He is Lord of lords and King of kings*, and the ones with Him are the called and elect and faithful ones.

Berikut rangkuman seputar kerajaan aneh yang muncul di Indonesia

1. Keraton Agung Sejagat

Keraton Agung Sejagat (KAS) muncul pada awal tahun 2020. Adalah Totok Santoso Hadiningrat dan Fanni Aminadia yang mengaku sebagai Raja dan Ratu sekaligus mendeklarasikan berdirinya kerajaaan tersebut di Purworejo, Jawa Tengah.

Raja dan Ratu mengklaim dirinya sebagai titisan Majapahit dan bergelar Sinuhun Totok Santoso dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.

Nama Dyah Gitarja sendiri merupakan nama dari ibu dari salah seorang raja yang dulu pernah memerintah Majapahit, Hayam Wuruk dan sekaligus anak dari pendiri kerajaan, Raden Wijaya.

Totok mengklaim, Keraton Agung Sejagat muncul untuk menagih perjanjian 500 tahun yang lalu antara Majapahit dengan Portugis.

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan bahwa KAS merupakan bagian dari Kekaisaran Dunia dan kekuasaannya meliputi seluruh dunia.

Untuk bisa menjalankan “pemerintahannya”, Totok mengutip uang dari para pengikutnya sebesar Rp3 juta.

Selain itu juga ada iuran dan juga gaji dalam bentuk valuta asing (valas) yang katanya akan diganti dan diterima setelah dana dari Bank Dunia bisa dicairkan.

KAS juga sudah memiliki mahapatih dan juga perangkat kerajaan lainnya. Namun kemudian, dirinya dan juga sang satu ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Republik Indonesia atas dugaan penipuan dan juga penyebaran berita bohong.

2. Sunda Empire

Belum selesai drama penangkapan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, muncul kelompok yang menamakan diri sebagai Sunda Empire atau Earth Empire.

Pandangan kerajaan baru ini adalah tatanan dunia akan pecah pada 15 Agustus 2020 mendatang dan kemudian akan dimulai tatanan dunia baru yang lebih baik.

Nah tatanan dunia baru ini dinamakan Sunda Nusantara. Wilayahnya meliputi Benua Australia, Papua New Guinea, Indonesia yang didalamnya mencakup Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam dan benua China.

Kemudian juga ada Mongolia dan juga Rusia dan beberapa negara lainnya sampai 54 negara.

Selain itu juga dikenal istilah sunda eropa, sunda pasifik, sunda archipelago dan sunda mainlek.

Struktur pemerintahannya pun sudah rapi, dimana pemimpin tertinggi dipegang oleh Perdana Menteri Dunia yang kemudian memiliki “pembantu” untuk menjalankan wewenangnya.

Mereka itu adalah Gubernur Jenderal yang kemudian memimpin Sunda Nusantara. Istilah kerennya adalah king of king.

3. Kerajaan Ubur-Ubur

Kerajaan yang muncul di Banten pada tahun 2018 lalu ini merupakan komunitas keagamaan.

Pimpinannya mengaku sebagai jelmaan dari Nyi Roro Kidul, salah satu tokoh dalam legenda masyarakat pesisir.

Kerajaan ini dipimpin oleh Ratu Aisyah dan Raja Rudi. Keduanya mengaku mendapatkan bisikan untuk menjebol Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham.

4. Kerajaan Tahta Suci

Ini juga merupakan komunitas berbasis agama. Lia Aminudin atau yang dikenal sebagai Lia Eden mengaku mendapatkan wahyu dan mengangkat dirinya sendiri sebagai Rasul Kerajaan Surga.

Dia juga menganggap dirinya sebagai Jibril dan Mesias. Tidak hanya itu, Lia juga mengaku sebagai Bunda Maria.

Lia percaya bahwa nantinya akan ada unidentified flying object (UFO) yang mendarat di Monumen Nasional (monas) dan membawa para pengikutnya ke Surga.

Akhirnya Kementerian Agama menetapkan bahwa Lia membuat ajaran sesat. Dia pun pernah ditahan sebanyak 2 kali. Namun hal itu tidak membuat dia dan pengikutnya jera.

Channel Youtubenya yang dinamakan Eden The Heaven masih mengunggah video nya di Oktober 2019 lalu.

5. Kerajaan Kandang Wesi

Tempat yang disebut Kerajaan Kandang Wesi berada di Kampung Cimareme.
Sosok raja Kerajaan Kandang Wesi diketahui bernama Nurseno SP Utomo.

Hanya saja, lokasinya berada di tepi perkampungan karena lahannya memang cukup luas, mencapai 1,5 hektar di sisi perbukitan.

Sebuah gerbang kecil dibangun dan dilengkapi dengan pagar besi.

Seluruh lahan masih ditumbuhi pepohonan rindang sehingga tampak asri.
Nurseno mengaku, dirinya hanya mendirikan sebuah padepokan silat.

Namun, lokasinya berada di daerah yang menurut sejarah dan telah dibuktikan lewat penelitian pernah menjadi lokasi Kerajaan Kandang Wesi.

6. Kesultanan Selaco

kini muncul sebuah kerajaan di Tasikmalaya bernama Kesultanan Selaco.

Berbeda dari Keraton Agung Segajat dan Sunda Empire di Bandung, keberadaan Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu di Kecamatan Parung Ponteng selama ini bisa berdampingan dengan masyarakat sejak 2004.

Kesultanan ini didirikan oleh Rohidin (40), warga asal Parung Ponteng. Rohidin mengaku sebagai keturunan kesembilan dari Raja Padjadjaran Surawisesa, dengan gelar Sultan Patra Kusumah VIII.

Kesultanan Selaco mengklaim telah mendapatkan legalitas fakta sejarah yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2018 sebagai putusan warisan kultur budaya peninggalan sejarah Kerajaan Padjadjaran pada masa kepemimpinan Raja Surawisesa.

Dikutip TribunJakarta.com dari TV One, Rohidin bahkan mengaku memiliki hubungan yang dekat dengan presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama.

Namun mulanya Rohidin mengungkapkan jika pemerintah Indonesia, memiliki utang kepada ayahnya.

“Bapak saya bilang ‘uang saya ini masih belum dikembalikan oleh pemerintah, jadi tolong biar cita-cita kamu bisa tercapai’,” ucap Rohidin dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Selasa (28/1/2020

7. King of The Kings atau Raja Diraja

Kemunculan King of Kings ini berawal diketahui karena sebuah spanduk di pinggir jalan.

Dilansir dari Kompas.com, (27/1/2020), spanduk kerajaan King of Kings ini dipasang di kawasan Poris dan sudah ditertibkan oleh Satpol PP Kota Tangerang.

Sugeng mengatakan, polisi juga akan mendalami beberapa tokoh yang terdapat di dalam spanduk.

Sugeng mengatakan, spanduk yang bertulis cetak tebal merah “King of The King YM (Yang Mulia) Soekarno, Mr Dony Pedro” itu terpasang sudah dua minggu lamanya.

Selain tertulis “King of The King Y M Soekarno Mr Dony Pedro” Spanduk tersebut juga menulis akan melunasi seluruh utang negara.

Orang terdekat dari King of The King, yakni Pimpinan Ketua Umum IMD (Indonesia Mercusuar Dunia), Juanda, yang tertera dalam baliho tersebut pun memberikan keterangan.

Juanda mengklaim King of The King merupakan Raja Diraja dari semua raja di dunia, nanti beliau lah yang akan melantik dari seluruh presiden dan raja-raja di seluruh dunia.

Punya uang di Bank Swiss milik Sukarno

Juanda juga mengklaim, King of The King menduduki dua lembaga keuangan tertinggi dunia.

Pertama adalah UBS atau Union Bank Switzerland dan IMD (Indonesia Mercusuar Dunia).

King of The King yang sering dipanggil Mister Dony Pedro itu disebut-sebut menjabat sebagai Presiden UBS.

Ia bahkan juga dianggap memiliki kekayaan yang mencapai Rp 60.000 Triliun di bank tersebut.

Juanda mengatakan, kekayaan tersebut merupakan aset yang ditinggalkan Soekarno dan resmi diserahkan kepada King of The King.

Ada beberapa surat yang diklaim merupakan surat aset peninggalan Soekarno di Bank Swiss.

Dia mengatakan kekayaan tersebut nantinya akan diambil untuk tiga hal utama.

Pertama melunasi utang-utang luar negeri Indonesia.

Kedua membagikan kepada masyarakat Indonesia.

Ketiga untuk membeli alutsista (Alat Utama Sistem Senjata).

“Dibagikan ke rakyat dari Sabang sampai Merauke per kepala Rp 3 miliar,” kata dia.

Akhir kata, Raja sesungguhnya akan datang kembali kali kedua. Akhirnya semua lutut akan bertelut, semua lidah akan mengakui Raja yang satu ini, yang akan memerintah baik Surga dan Dunia.

Revelation 19:16 (LITV)  And He has on His garment and on His thigh a name having been written: KING OF KINGS AND LORD OF LORDS. (Jesus Christ)

Dari berbagai sumber.

https://dedewijaya.wordpress.com



Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: