Beranda > BIDAT-SEKTE > WASPADA Terhadap AJARAN GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA

WASPADA Terhadap AJARAN GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA


Contoh Multimedia YouTube mereka

AJARAN GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA (WASPADALAH)

Matius 24:5 “Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.”

BIDAT SESAT MODERN DALAM KEKRISTENAN
(Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa)

Sebagai orang Kristen kita percaya bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya di bumi ini sudah semakin dekat, maka tidak heran jika banyak bermunculan berbagai aliran dalam Kekristenan sejak gereja yang mula-mula didirikan hingga sekarang ini.

Dan di antara aliran-aliran yang bermunculan itu, ternyata banyak sekali pengajaran-pengajaran yang menyimpang secara prinsip dari kebenaran firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab.

Perbedaan-perbedaan pemahaman dan pengajaran yang bermunculan dalam dunia Kekristenan dari masa ke masa, telah mengakibatkan perpecahan jemaat, sehingga hal itu sangat membingungkan bagi umat yang masih awam karena sama sekali tidak menyadari bahwa dibalik pengajaran-pengajaran yang kelihatannya benar dan lurus ternyata tersembunyi suatu upaya penyesatan baik secara sadar atau tidak sadar dilakukan justru malah menjauhkan umat dari kebenaran.

Berbagai cara dilakukan Sekte-Sekte atau kelompok-kelompok yang sebenarnya anti-Kristen untuk menjatuhkan Kekristenan. Selain dengan menantang langsung Kekristenan, mereka juga menyerang dengan memasukkan hal-hal yang memiliki nilai-nilai Kekristenan. Salah satunya adalah dengan menyalahgunakan kata “Gereja” yang dipelintir sebagai bagian dari penyesatan mereka. Kata “Gereja” yang secara umum berarti tempat berkumpulnya orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, kini seolah mudah untuk dikaitkan dengan berbagai hal, meski itu berlawanan dengan makna sejati dari “Gereja” itu sendiri.

Tapi, sebagai orang percaya yang memiliki iman percaya kepada Tuhan Yesus dengan Alkitab sebagai pedomannya. Kita sebenarnya tidak perlu heran jika akhir-akhir ini banyak terjadi penyesatan dimana-mana. Karena jauh ribuan tahun yang lalu, Tuhan Yesus sudah mengatakan bahwa semua itu memang harus ada dan terjadi.

Matius 18:7 “Celakalah dunia dengan segala       penyesatannya: memang penyesatan harus   ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.”

GEREJA TUHAN YANG MAHAKUASA

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa adalah salah satu contoh  dari Sekte-Sekte dalam Kekristenan yang menjadikan kata “Gereja” sebagai bagian dalam agama dan kepercayaan mereka, baik agama dan kepercayaan yang nyata maupun parodi (fiksi). Sayangnya, walaupun dinilai berlawanan dengan Kekristenan, banyak orang telah mengikuti ajaran-ajaran gereja sesat ini. Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa (Quannengshen dalam bahasa Cina) adalah gerakan keagamaan yang sembunyi-sembunyi dan teologis yang dimulai di Cina pada tahun 1991. Meskipun telah dilarang oleh Partai Komunis Tiongkok karena sikap anti-pemerintahnya, ia terus tumbuh dan dianggap sebagai kultus kiamat yang berpengaruh.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa juga dikenal sebagai “Eastern Lightning” atau “Kilat dari Timur”, sebuah istilah berdasarkan Injil Matius 24:27: “Karena seperti kilat yang datang dari timur terlihat bahkan di barat, demikian juga dengan kedatangan Anak Manusia.” Sekte ini mempercayai bahwa Tuhan Yesus telah kembali menjelma, kali ini sebagai wanita Cina bernama Yang Xiang-bin, yang juga menyebut dirinya “Petir Deng.” Yang adalah kepala nominal Petir Timur, tetapi pemimpin sejati mungkin adalah “imam besar” dan kekasihnya, Zhao Wei-shan, pria yang pertama kali mulai menyatakan bahwa Yang adalah ilahi.

Pada tahun 2000, Zhao Wei-shan dan Yang Xiang-bin pindah ke Amerika Serikat, dan mereka saat ini mengawasi operasi Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa dari Kota New York. Yang Xiang-bin disebut “Kristus dari hari-hari terakhir” dan “Tuhan Yang Maha Kuasa” dalam keyakinan bahwa ia adalah Kristus yang datang untuk kedua kalinya untuk menyelesaikan pekerjaan Allah. Yang memberikan ucapan yang dicatat sebagai firman Tuhan untuk hari-hari terakhir. (Meskipun Yang dipandang sebagai inkarnasi Allah, ia dianggap terpisah dari Yesus Kristus, yang merupakan inkarnasi Allah yang berbeda).

Gereja Tuhan Yang Mahakuasa hadir di Hong Kong, New York, dan San Francisco, serta daratan Cina. Ada laporan yang mengganggu dari kelompok tersebut menggunakan rayuan seksual, penculikan, suap, cuci otak, dan pemerasan untuk memaksa anggota baru ke dalam kelompok dan menyimpannya di sana. Kelompok ini terutama menargetkan ibu rumah tangga, orang miskin, dan gereja rumah di Cina, pertama berteman dengan orang percaya dan kemudian perlahan berusaha meyakinkan mereka bahwa Yang Xiang-bin adalah penjelmaan Tuhan.

Pada tahun 2002, anggota Lightning Timur diduga menculik 34 pemimpin jaringan Kristen bawah tanah, Persekutuan Injil China, dan menahan mereka selama dua bulan. Pada Agustus 2014, lima anggota Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa diadili di Yantai, Shandong, atas pembunuhan seorang wanita berusia 37 tahun di sebuah restoran — wanita itu dipukuli hingga mati karena menolak bergabung dengan kelompok mereka. Pada Februari 2015, dua dari lima orang dieksekusi karena kejahatan tersebut.

Di Indonesia, gerakan mereka merambah masuk ke dalam media-media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Twitter, Instagram, You Tube, dsbnya, dan melalui postingan-postingan yang dibaca oleh banyak orang, sepertinya bagus sehingga banyak yang memberikan “like” dan komentar “amin” tanpa menyadari untuk memeriksa lebih jauh dan menguji pengajaran yang disampaikan. Salah satu pemimpinnya Halimah Pertiwi. Artikel mereka yg panjang2 sulit dimengerti oleh awam, cenderung tidak akan dibaca dan tidak terpantau kesesatannya. Padahal jika kita meneliti postingan2 di fanpagenya, akan jelas terlihat bagaimana mereka menyelipkan pengajaran sesat itu sehingga mengelabuhi banyak umat.

BUKTI KESESATAN GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA

 Sekte ini memandang Alkitab sebagai catatan usang tentang karya Allah di masa lalu. “Ini tidak lebih dari catatan sejarah pekerjaan Tuhan, dan bukti dari dua tahap pekerjaan Tuhan sebelumnya. Dengan demikian, Alkitab tidak cukup dan harus dilengkapi dengan ucapan-ucapan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, atau “Kristus pada hari-hari terakhir.” itulah sebabnya dalam setiap postingan mereka selalu memulai dengan “Tuhan Yang Maha Kuasa Berfirman”

 Sekte ini mengajarkan bahwa dalam Perjanjian Lama, Allah dikenal dengan nama Yehuwa. Di era Perjanjian Baru, Tuhan dikenal sebagai Yesus Kristus. Sekarang, di hari-hari terakhir, Dia dikenal sebagai Tuhan Yang Mahakuasa. Di Indonesia mereka baru mengatakan bahwa kedatangan Kristus kedua kali adalah lewat inkarnasi kedua, dan pernah juga mengatakan bisa berwujud laki2 atau perempuan. Singkatnya mereka menganggap Tuhan datang 2 kali dalam wujud berbeda. Pertama dalam wujud Yesus, kedua dalam wujud manusia lain (Yang Xiang-bin). Kenapa dua kali, karena karya Yesus tidak lengkap menurut mereka. Sekte ini mempercayai bahwa Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa adalah karya Allah Sendiri. Menurut situs web resmi mereka, kelompok itu ”sepenuhnya didirikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa secara pribadi, dan secara pribadi dipimpin dan digembalakan oleh-Nya, dan itu tidak pernah diatur oleh siapa pun.

 Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa menyangkal Trinitas atau Allah Tritunggal, melainkan mengajarkan suatu bentuk modalisme. Bapa, Anak, dan Roh Kudus dipandang sebagai tiga manifestasi berbeda dari Allah Yang Esa, bukan tiga Pribadi yang berbeda. “Trinitas tidak ada di mana pun di alam semesta ini. Allah tidak memiliki Bapa dan Anak, apalagi ada konsep instrumen yang digunakan bersama oleh Bapa dan Anak: Roh Kudus. Semua ini adalah kekeliruan terbesar dan tidak ada di dunia ini!” Menurut ajaran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa, Yesus mengampuni dosa umat manusia di Zaman Kasih Karunia, tetapi keselamatan-Nya tidak lengkap, karena natur dosa tetap ada dalam umat manusia. Sekarang, di Zaman Kerajaan, melalui pengajaran Kristus di zaman akhir, umat manusia akhirnya dapat dibebaskan dari dosa dan disucikan sepenuhnya. Ini adalah keselamatan sejati, tersedia bagi mereka yang akan mematuhi ajaran Tuhan Yang Maha Kuasa seperti yang diungkapkan di hari-hari terakhir.

KESIMPULAN

– Gereja Tuhan Yang Mahakuasa adalah kelompok berbahaya yang menyangkal kecukupan Alkitab dan menambahkannya dengan ajaran-ajaran tambahan yang mereka anggap diilhami langsung oleh Yang Maha Kuasa.
– Ajaran baru ini datang dari seorang wanita yang dipandang sebagai inkarnasi kedua dari Tuhan dan yang benar-benar menyebut dirinya Tuhan Yang Maha Kuasa. Trinitas ditolak.
– Mereka merendahkan pengorbanan dan pekerjaan Yesus di kayu salib yang dipandang tidak berdaya untuk menyelamatkan sepenuhnya.
– Kelompok itu mengganti syarat penyelamatan itu dengan keselamatan melalui kepatuhan pada pengajaran baru mereka.

Maka genaplah apa yang dikatakan Firman Tuhan yang tertulis dalam :

Yudas 1:4 “Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.”

Mari saudaraku, tinggalkan semua tentang Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa itu, baik HALAMAN, GRUP, AKUN FACEBOOK dan LINK-LINK yang dishare yang akan mengarahkan kita masuk kedalam situs website mereka.

Kokohkan iman mu didalam Kristus, Yesus Tuhan kita, dan perbanyak membaca Alkitab. Penyesatan jauh lebih berbahaya dari pada penyiksaan, bencana, wabah, sakit penyakit dan ragam persoalan lainnya.

Tuhan Yesus mengasihi kita semua. Amin.

NB : gambar-gambar dibawah ini membantu kita mengenali identitas mereka di media sosial, jika bertemu, segera tinggalkan! mereka adalah penyesat!

 Share sebanyak mungkin agar makin banyak saudara-saudara kita yang mengetahuinya. dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.”

  1. 23 Juli 2020 pukul 3:50 PM

    Pada dasarnya kitab-kitab agama itu diturunkan untuk mengatasi masalah -masalah yang ada pada masa itu dan pada maksar ( tempat ) itu. Misalnya kitab Al-Quran ( kitabnya umat MUSLIM ) untuk mengatasi masalah jaman Muhammad di maksar Arab. Kitab Taurat (Yahudi /Musa ) dan Injil ( Kristen ) untuk mengatasi jaman ISA atau YESUS di maksar YERUSALEM/Betlehem. Kitab Tripitaka ( Budha ) untuk mengatasi jaman Gautama di Maksar Cina. Kitab Weda ( Hindu ) untuk mengatasi jaman Hindu Darma di India. Lalu kelak kitab ADAMMAKNA ( ISLAM JAWA/ KARJANAGA ) untuk mengatasi jaman musibah dan jaman durhakaniyah di Indonesia saat ini.
    Jika ada kelompok yang berbeda atau tidak sama atau dianggap menyimpang itu memang sudah kehendak TUHANnya agama itu sendiri. Sebab Tuhan agama apapun tentu mempunya perkembangan strategi dalam menghadapi perkembanagan strategi SETAN.
    Jika setiap ada aliran baru yang tidak sama dengan ajaran asalnya kok dianggap sesat , maka tuduhan itu sangat keliru. Sebab sareat agama dan hakekat agama serta makrifat agama itu selalu berkembang mengikuti perkembangan akal pikiran manusia dan juga mengimbangi perkembangan akal SETAN.
    Jika ajaran agama itu statis dan tidak mengikuti perkembangan jaman maka umat manusia justru akan kalah jike berdebat dengan SETAN. Jika manusia kok kalah berdebat dengan SETAN atau SETAN lebih pandai daripada manusia itu , maka manusia itu akan dijadikan anak buah SETAN atau SETAN akan menjadi pemimpin dari manusia-manusia yang BODOH tidak pakai akal tapi cuma pakai kitab suci saja yang sudah tidak relevan dengan perkembangan strategi TUHAN.
    Perkembangan akal manusia dan teknologi sebenarnya juga dari perkembangan strategi TUHAN. Jika manusia menolak perubahan ajaran atau agama berarti sama saja manusia itu memaksa TUHAN atau mendikte TUHAN agar TUHAN TETAP BODOH dan kalah sama SETAN.
    Kesimpulannya .. jangan sekali-kali menuduh SESAT… jika belum faham dengan informasi TERKINI dari alam ghaib( informasi dari TUHAN yang masih HIDUP saat ini ( bukan TUHAN yang sudah WAFAT ribuan tahun yang lalu ).

  2. Sulran
    2 Februari 2021 pukul 4:39 AM

    karja naga, silahkan saudara mengatakan semaunya, yg jelas kami yg tidak mengikuti ajaran sesat masih berfikir waras dan sehat, beda dengan kalian yg sudah tidak waras lagi

  3. nugi
    5 Februari 2021 pukul 1:29 PM

    GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA itu berbeda dengan ajaran agama Kristen di indonessia.

  4. 18 Maret 2021 pukul 2:36 PM

    Silahkan dg bebas

  5. Amelda manek
    18 Maret 2021 pukul 9:11 PM

    Ijin share🙏

  6. Ninja Kucing
    16 September 2021 pukul 3:52 AM

    si karja naga kelihatan banget bodohnya
    Beginilah jadinya jika orang mendengarkan perkataan , tetapi tidak membandingkan perkataan tersebut dengan kebenaran di Alkitab. Pokok percaya aja . Disuruh atau diajak melakukan yang ga bener ya mereka nurut aja

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: