Arsip

Archive for the ‘CALVINISME’ Category

THE DRAMA OF CONSCIENCE A Three-Dimensional Analysis On Calvin‘s Responsibility For Servetus Affair

Ricky F. Njoto

Abstract: The Servetus affair which happened in 1553 remains the biggest drop of black ink on John Calvin‘s white record as a reformer. This essay evaluates the degree to which Calvin can be considered as responsible in the affair from three different perspectives: (1) his ecclesiastical responsibilities as a church leader and a reformer, (2) his political responsibilities as the leader of the Genevan church, main player in the Consistory, and a responsible civilian in the sixteenth century Europe, and (3) his moral responsibilities. In the end, this essay will conclude that Calvin is responsible only because he played a role in every dimension stated above. However, there are other circumstances,
individuals, and groups that need to be taken in to account as well.
This means that Calvin cannot be held entirely responsible.

Keywords: Calvin, Servetus, Reformation, History, Sixteenth Century

DRAMA HATI NURANI: Analisis Tiga Dimensi mengenai Tanggung Jawab Calvin atas Kasus Servetus


Abstrak: Kasus Servetus yang terjadi di tahun 1553 masih merupakan titik hitam di atas lembar putih kehidupan John Calvin sebagai seorang bapa reformasi. Esai ini mengevaluasi
seberapa jauh Calvin dapat dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut melalui tiga perspektif:

(1) tanggung jawab
beliau sebagai seorang pemimpin gereja dan bapa reformasi,

(2) tanggung jawab beliau sebagai pemimpin gereja di Geneva, pemain utama di Consistory, dan sebagai warga sipil di Eropa, dan

(3) tanggung jawab beliau secara moral.

Pada akhirnya, esai/jurnal ini akan menyimpulkan bahwa Calvin hanya dapat dikatakan bertanggung jawab karena beliau memiliki peran di setiap dimensi di atas. Namun, terdapat beberapa keadaan, individu, dan kelompok yang juga harus diperhitungkan sehingga Calvin tidak
dapat disalahkan secara total.

Kata Kunci: Calvin, Servetus, Reformasi, Sejarah, Abad Enam Belas

Download Jurnal Teologi ALETHEIA artikel jurnal ini di sini

Seberapa Calviniskah Calvin?

Seberapa Calviniskah Calvin?

Seberapa Calvinistik John Calvin? Apa yang dia ajarkan mengenai luasnya penebusan? Mari kita renungkan kata-katanya sendiri:

Pada Yesaya 53:12–“Saya menyetujui pembacaan biasa, bahwa Dia sendiri menanggung hukuman banyak orang, karena pada Dia diletakkan kesalahan seluruh dunia. Hal ini terbukti dari bagian-bagian lain, dan terutama dari pasal kelima dari Surat Roma, bahwa banyak (many) kadang-kadang menunjukkan semua (all).”

Pada Markus 14:24 – “Kata banyak tidak berarti sebagian dari dunia saja, tetapi seluruh umat manusia.” Dengan kata lain, darah Kristus dicurahkan untuk seluruh umat manusia.

Baca selengkapnya…

Q&A TENTANG LUASNYA PENEBUSAN YESUS KRISTUS

27 September 2021 Tinggalkan komentar

Tanya Jawab:
PERTANYAAN PENTING TENTANG LUASNYA PENEBUSAN YESUS KRISTUS

Alat Eksegetis
Buku ini dapat digambarkan secara positif sebagai ensiklopedia. Bagaimana proses Anda untuk meneliti, mencatat, dan menulis, dan berapa lama semua itu?

Dr. David L. Allen
Saya mulai meneliti dan menulis kira-kira 10 tahun yang lalu. Semakin banyak saya membaca literatur modern, semakin saya menyadari bahwa saya perlu kembali dan membaca sumber-sumber utama tentang hal ini, terutama dari Reformasi hingga saat ini. Bab saya tentang pertanyaan luas, “Tingkat Pendamaian/Penebusan: Terbatas atau Universal?”, yang diterbitkan pada tahun 2010 dalam Whosoever Will: a Biblical-Theological Critique of Calvinism , menjadi template untuk sebagian besar buku ini.

Baca selengkapnya…

Tonton Debat5 TULIP: Perseverance of the Saints MYM vs Steven Liauw

2 Juli 2020 3 komentar

Kategori:CALVINISME, VIDEO Tag:,

Dr. Norman Geisler: Mengapa Saya Bukan Calvinis 5 poin TULIP

Eksegesis Ayat Tuhan Mengeraskan Hati Firaun dan YESAYA 45:7 Tuhan menciptakan kejahatan

27 Juni 2020 1 komentar

Jawaban untuk Ayat-ayat Alkitab yang berhubungan dengan Tuhan mengeraskan Hati Fir’aun

Dalam Kel 4:21, Kel 7:3, Kel 9:12
dimana dinyatakan Allah akan mengeraskan hati Firaun, kita perlu lihat konteks ayat sebelumnya dalam

Keluaran 3:19-20 (TB)

Tetapi “Aku tahu,” bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.
Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi.

Tuhan dalam kemahatahuannya SUDAH TAHU bahwa Firaun Akan Keras Hati/Bebal dan tdk mau membiarkan Israel keluar dari Mesir. Jadi ayat2 sesudah Kel 3:19-20 bisa kita pahami bahwa Firaun mengeraskan hatinya dan Tuhan makin bikin Firaun tambah keras hati.

Baca selengkapnya…

4 Pandangan Tentang Kemahatahuan Allah

4 Pandangan Tentang Kemahatahuan Allah

Ada minimal 4 paham tentang kemahatuan Allah, terutama berkaitan dengan hubungannya dengan kehendak bebas manusia, dan tanggung jawab!

  1. Augustinianism (Divine Determinism) – Bahwa segala sesuatu ditentukan oleh Allah, oleh sebab itu Allah mengetahui segala sesuatu. Allah Menetapkan Segala Sesuatu Maka/Baru Allah Maha Tahu.

Pandangan ini menolak libertarian free will. Pandangan ini paling sederhana untuk dipahami, tetapi menimbulkan masalah moral terbesar. Para pendukungnya akan
memakai ayat-ayat seperti Amsal 16:1, 9; Kis. 4:27-28.

Baca selengkapnya…

Tonton “Debat4 TULIP: Irresistible Grace MYM vs Steven Liauw”

Tonton “Debat3 TULIP Limited Atonement MYM vs Steven Liauw”

Tonton “Debat2 TULIP Unconditional Election MYM vs Steven Liauw”

Tokoh Kristen Noncalvinist

Berikut ini Daftar Nama Para Bapa Gereja dan Teolog Kristen yg Bukan Kalvinis:

These Early Church Fathers include:

-Clement of Rome (AD30-100)
-Ignatius (AD30-107)
-Barnabas (AD100)
-Justin Martyr (AD 110-165)
-Irenaeus (AD120-202)
-Tatian (AD110-172)
-Tertullian (AD145-220)
-Clement of Alexandria (AD153-217)
-Origen (AD185-254)
-Hippolytus (AD170-236)
-Novatian (AD210-280)
-Archelaus (AD277)
-Alexander of Alexandria (AD273-326)
-Lactantius (AD260-330)

Baca selengkapnya…

Tonton “Debat TULIP Steven Liauw vs MYM point Total Depravity”