Arsip

Archive for the ‘DOKTRIN GEREJA’ Category

Persepuluhan Sudah Tidak Berlaku di Gereja Perjanjian Baru

Memang di Gereja Perjanjian Baru, baik Yesus dan Para Rasul tidak menjalankan persepuluhan karena mereka bukan bekerja sebagai petani hasil tanah dan peternak, jadi tidak ada keharusan memberikan persepuluhan yang biasa diberikan setahun sekali dari hasil tanah dan ternak.

Yesus tukang Kayu, Paulus tukang bikin tenda, Petrus dan Yohanes dll Nelayan bukan peternak dan bukan petani.

Orang Miskin, Para Janda, Orang Asing, dan suku Lewi adalah yang menerima persepuluhan. Suku Lewi pun memberikan persepuluhan.

Bahkan baik Yesus dan Para Rasul tidak menerima persepuluhan dan tidak menyuruh jemaat gereja jalankan persepuluhan untuk gereja mula2. Apakah praktek persepuluhan masih dijalankan Orang Yahudi di masa Perjanjian Baru? Iya, sampai hancurnya Bait Suci 70 Masehi. Apakah orang Kristen/Gereha masa Perjanjian Baru menjalankan persepuluhan? Tidak.

Mana buktinya? Ayoo kita baca di Kisah Para Rasul

Kisah Para Rasul 3:1-3, 6 (TB) Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah.
Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Petrus dan Yohanes tdk punya yang untuk diberikan kpd Pengemis yg lumpuh jadi peminta2. Seandainya para Rasul jalankan dan terima persepuluhan dari jemaat gereja, maka Petrus dan Yohanes Pasti punya uang/harta yg bisa diberikan kpd Sang Pengemis peminta2.

Jadi jelas bahwa Yesus dan Para Rasul tidak menjalankan persepuluhan dan tdk menerima persepuluhan.

Setelah Bait Suci hancur 70 Masehi, sampai hari ini, orang-orang Yahudi tdk pernah menjalankan persembahan persepuluhan.

Namun sayangnya Doktrin Persepuluhan yg tdk dijalankan lagi oleh Yahudi dan dibuang oleh Gereja Katolik, dipungut oleh hampir semua denominasi Kristen karena menguntungkan.

  • Dede Wijaya

GEREJA-GEREJA YANG SALAH MENAFSIRKAN ALKITAB

GEREJA-GEREJA YANG SALAH MENAFSIRKAN ALKITAB


Buletin Pedang Roh Edisi-107
Editor: DR. SUHENTO LIAUW

https://drive.google.com/file/d/1wGW24Lug_1VWo2SPHXyHohYSEBJFDIEN/view?usp=sharing

Tema utama buletin Pedang Roh Edisi-107 ialah DUA KATEGORI KESESATAN, yaitu KELUAR DARI ALKITAB dan SALAH MENAFSIRKAN ALKITAB. Di dalam buletin ini juga ada artikel tentang kesesatan pertama yaitu KELUAR DARI ALKITAB. Dan sekarang kita akan membahas tentang kategori Kesesatan kedua yaitu SALAH MENAFSIRKAN ALKITAB.

Kelompok Gereja yang saya kelompokkan ke dalam kategori ini ialah gereja yang percaya Alkitab terdiri dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu yang tidak menambahi dengan kitab apapun dan juga tidak percaya pada wahyu lisan dalam bentuk apapun, namun salah menafsirkan ayat-ayat Alkitab. Ini adalah kelompok gereja yang berseru-seru SOLA SCRIPTURA (only scripture) atau HANYA ALKITAB saja, tetapi mereka tersesat karena kesalahan penafsiran ayat-ayat Alkitab.

Cara Menafsirkan Alkitab

Sebelum menilai seseorang seharusnya tahu dulu secara ringkas aturan-aturan penafsiran Alkitab yang utama. Saya sudah menulis sebuah buku yang berjudul CARA MENAFSIR ALKITAB, namun terlalu panjang untuk dimuat ke dalam artikel sebuah buletin. Secara ringkas saya sampaikan di sini hal-hal yang tidak boleh dilanggar.

[1] Kesimpulan yang benar harus harmonis dengan SEMUA ayat Alkitab dari kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, tidak boleh ada satu ayat pun yang tidak cocok. Prinsip utama ini karena Alkitab walau penulisnya banyak tetapi diilhamkan Allah, maka tak mungkin saling bertentangan.

[2] Ayat Alkitab akan saling menjelaskan, artinya jika di bagian tertentu tidak jelas maka biarkanlah bagian lain dari Alkitab yang menjelaskannya.

[3] Perhatikan Hakekat Perbedaan Zaman. Dispensationalisme adalah pembagian zaman yang harus dipahami, sekurang-kurangnya perbedaan PL & PB.

[4] Perhatikan Konteks masalah yang sedang dibicarakan melalui ayat-ayat sebelum dan sesudahnya.

[5] Penafsiran harus literal, grammatical dan plenary. Tidak boleh menafsirkan secara alegoris kecuali tidak masuk akal secara literal. Tentu memperhatikan gaya bahasa, idiom, dll.

Lima aturan ringkas penafsiran tersebut jika diperhatikan sesungguhnya sudah cukup untuk penafsir Alkitab yang tulus apalagi jika melakukannya dengan rendah hati dan sikap yang memohon tuntunan Roh Kudus.

Kesalahan Pada Doktrin Utama

Berikut ini kita amati beberapa denominasi gereja yang salah menafsirkan Alkitab.

Baca selengkapnya…

Gereja-Gereja yang Tak Memiliki Kuasa Telah Menghasilkan Bangsa yang Jahat

(Berita Mingguan GITS 20 Juni 2020, diterjemahkan Dr. Steven Liauw, sumber: http://www.wayoflife.org)

Masalah mendasar bagi Amerika bukanlah rasisme sistemik; melainkan adalah kejahatan yang sistemik. Dan kami yakin bahwa akar masalahnya ada pada gereja-gereja di negara ini yang korup, duniawi, dan suam-suam kuku. Itu adalah akar masalah di komunitas-komunitas kulit hitam dan di semua komunitas.

“Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!” (2 Tim. 3:5).

“Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat” (Wahyu 2:4-5).

Karena jemaat adalah tiang penopang dan dasar kebenaran = TPDK (1 Tim. 3:15), jemaat Perjanjian Baru adalah institusi paling penting di muka bumi ini.

Baca selengkapnya…

101 Bahasa Roh Palsu Kristen Karismatik Zaman Now

Bro n Sis, Ternyata Kristen Karismatik Indonesia ditipu pendeta2 karismatik luar negeri.

Baca selengkapnya…

KRISIS CORONAVIRUS MEMBANTU KAMI MEMILIKI GEREJA YANG KUAT UNTUK ABAD KE-21

KRISIS CORONAVIRUS YANG MEMBANTU KAMI MEMILIKI GEREJA YANG KUAT UNTUK ABAD KE-21 (Berita Mingguan 27 Maret 2020, http://www.wayoflife.org) –

Judul salah satu buku baru kami adalah 21 Langkah menuju Gereja yang Lebih Kuat untuk Abad ke-21 . Ini bukan sekadar teori atau “teologi kursi.” Inilah yang sedang kita bangun atas karunia Tuhan. Kami adalah pendiri gereja, sudah sejak awal 1980-an. Tujuan kami adalah untuk melihat 100 gereja yang sehat didirikan untuk kemuliaan Allah dan pencerahan dunia yang gelap ini. Kami menginginkan gereja Alkitabiah, bukan gereja Amerika atau gereja Nepal atau gereja Australia atau gereja Spanyol atau gereja Filipina. 

Baca selengkapnya…

Hormat dan Kasih terhadap Gembala-Gembala yang Saleh

Berikut ini dicuplik dari buku The Pastor’s Authority and the Church Member’s Responsibility, edisi Juli 2018, yang bisa didapatkan secara gratis dalam bentuk eBook dari www.wayoflife.org

Ketika memberikan berbagai nasihat kepada para anggota jemaat, kami akan mengatakan, pertama-tama, bahwa mereka sepatutnya menghormati dan mengasihi para gembala.

Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain” (1 Tesalonika 5:12-13). Baca selengkapnya…

Bagaimana Pastor Menerima Koreksi

Dalam laporan ini saya bicara mengenai bagaimana Pastor/Pengkhotbah menerima nasihat, teguran, koreksi dan kritik yang membangun. Saya tidak sedang membahas mengenai dakwaan terhadap Pastor. Hal ini diatur dalam 1 Tim 5:17-20. Dan ini tidak dilakukan oleh satu individu; tetapi dihadapan 2 atau 3 orang saksi. Tetapi itu bukan subyek laporan ini.

Menjadi anggota tim

Agar seorang pengkotbah mau menerima teguran baik dan kritik dengan baik dan efektif, dia harus melihat dirinya sebagai anggota tim. Jika dia mempunyai pikiran Diotrefes, dia tidak akan menerima kritikan bahkan dari seorang rasul Tuhan (3 Yoh 9-11) Dan karena tubuh yang berdosa, sangatlah mudah mempunyai pikiran Diotrefes. Baik pengkotbah muda maupun pengkotbah tua bisa mempunyai pikiran ini. Baca selengkapnya…

PAULUS BERKOMPROMI

9 Juni 2018 1 komentar

Penyakit yang bernama Kompromi ini sungguh mengerikan bagi pengkhotbah dan pengajar kebenaran. Bukan hanya Billy Graham, bahkan Rasul Paulus pun pernah melakukan kompromi oleh tekanan Kelompok Yakobus di Yerusalem. Dan demi menghindarkan contoh yang tidak baik maka Tuhan melakukan intervensi,

Paulus harus ditangkap.

20 Mendengar itu mereka memuliakan Allah. Lalu mereka berkata kepada Paulus: “Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat. 21 Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita. 22 Jadi bagaimana sekarang? Tentu mereka akan mendengar, bahwa engkau telah datang ke mari. 23 Sebab itu, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di antara kami ada empat orang yang bernazar. 24 Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat.

Baca selengkapnya…

TRAGEDI KOMPROMI

2 Juni 2018 1 komentar

Penginjil terkenal Billy Graham barusan meninggal, dan ia dipuji oleh banyak kalangan bahkan beberapa mantan presiden Amerika juga memujinya. Sungguh Billy Graham adalah seorang yang paling dikagumi di sepanjang abad 20 oleh banyak orang Kristen. Tetapi di kalangan Kristen Fundamentalis beberapa hal dalam hidup Billy Graham sangat disesalkan. Ernest Pickering menulis sebuah buku tentang
riwayat Billy Graham yang diberi judul The Tragedy of Compromise. Dalam buku tersebut diulas kehidupan Billy Graham dari dia kuliah theologi di Bob Jones University yang terkenal berposisi Fundamental, dan sebagai seorang pengkhotbah muda Baptis Fundamental, kemudian bergeser hingga terakhir membuat pernyataan yang sangat mengejutkan bukan hanya bagi kaum fundamentalis bahkan termasuk teman-temannya.

Baca selengkapnya…

51 Alasan Mengapa Jemaat Tidak Ke Gereja

50-alasan-mengapa-jemaat-tidak-ke-gereja

51 Alasan Mengapa Jemaat Tidak Ke Gereja

  1. Tidak Punya Ongkos atau Kolekte
  2. Tidak Mampu Mengembalikan Persepuluhan dan Memberi Persembahan Tatangan
  3. Terlalu Banyak Sumbangan
  4. Tidak Punya Baju Bagus
  5. Orang Gereja Tidak Ramah
  1. Gembala atau Diaken Pilih Kasih, Lebih Ramah pada Orang Kaya
  2. Diaken Gereja Berkelompok dan Suka Ngobrol
  3. Kurang Diperhatikan dan Jarang Dibesuk
  4. Anak Gembala Nakal-NakaL
  5. Takut Diberi Tugas

Baca selengkapnya…

SATU GEREJA UNTUK ORANG KRISTEN SEKOTA?

Banyak orang, bahkan orang Kristen sendiri, bertanya, mengapakah sampai begitu banyak denominasi gereja? Mengapakah tidak satu saja denominasi gereja? Lihat, agama lain, tidak seperti Kristen yang memiliki ratusan bahkan ribuan denominasi gereja.

Memahami Hakekat Kekristenan
Ketika Allah mendirikan Yudaisme, memang rancangan awalnya adalah ibadah simbolistik ritualistik dan jasmaniah. Sistem ibadah tersebut adalah untuk mengantarkan Sang Juruselamat yang dijanjikan. Semua simbol Sang Juruselamat dimaksudkan untuk mengingatkan manusia pada Sang Juruselamat yang dijanjikan. Semua upacara ritualistik juga bertujuan untuk menggambarkan proses penyelamatan dengan segala makna di baliknya. Penekanannya yang jasmaniah memang untuk dilihat atau diamati agar yang melihat dan mengamati diingatkan pada Sang Juruselamat yang dijanjikan. Baca selengkapnya…

KRISTEN TAK PERLU IMB RUMAH IBADAH

Orang Kristen yang mengerti tentang kekristenan secara benar, tahu persis bahwa orang Kristen bukan hanya tidak membutuhkan IMB khusus rumah ibadah, bahkan orang Kristen tidak membutuhkan waktu ibadah serta tempat ibadah. Umat agama lain mengharuskan orang Kristen mempunyai rumah ibadah dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) khusus untuk ibadah karena tidak mengerti tentang kekristenan. Pemimpin Kristen yang tidak mengerti tentang kebenaran Alkitab tidak sanggup menjelaskan, akhirnya mengikuti seluruh keinginan pemimpin agama lain. Inilah yang sedang terjadi di Indonesia, dan di banyak negara lain.

Sistem Ibadah Kekristenan Berbeda Dari Agama Lain

Baca selengkapnya…