Arsip

Archive for the ‘DOKTRIN GEREJA’ Category

Hormat dan Kasih terhadap Gembala-Gembala yang Saleh

Berikut ini dicuplik dari buku The Pastor’s Authority and the Church Member’s Responsibility, edisi Juli 2018, yang bisa didapatkan secara gratis dalam bentuk eBook dari www.wayoflife.org

Ketika memberikan berbagai nasihat kepada para anggota jemaat, kami akan mengatakan, pertama-tama, bahwa mereka sepatutnya menghormati dan mengasihi para gembala.

Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain” (1 Tesalonika 5:12-13). Baca selengkapnya…

Iklan

Bagaimana Pastor Menerima Koreksi

Dalam laporan ini saya bicara mengenai bagaimana Pastor/Pengkhotbah menerima nasihat, teguran, koreksi dan kritik yang membangun. Saya tidak sedang membahas mengenai dakwaan terhadap Pastor. Hal ini diatur dalam 1 Tim 5:17-20. Dan ini tidak dilakukan oleh satu individu; tetapi dihadapan 2 atau 3 orang saksi. Tetapi itu bukan subyek laporan ini.

Menjadi anggota tim

Agar seorang pengkotbah mau menerima teguran baik dan kritik dengan baik dan efektif, dia harus melihat dirinya sebagai anggota tim. Jika dia mempunyai pikiran Diotrefes, dia tidak akan menerima kritikan bahkan dari seorang rasul Tuhan (3 Yoh 9-11) Dan karena tubuh yang berdosa, sangatlah mudah mempunyai pikiran Diotrefes. Baik pengkotbah muda maupun pengkotbah tua bisa mempunyai pikiran ini. Baca selengkapnya…

PAULUS BERKOMPROMI

9 Juni 2018 1 komentar

Penyakit yang bernama Kompromi ini sungguh mengerikan bagi pengkhotbah dan pengajar kebenaran. Bukan hanya Billy Graham, bahkan Rasul Paulus pun pernah melakukan kompromi oleh tekanan Kelompok Yakobus di Yerusalem. Dan demi menghindarkan contoh yang tidak baik maka Tuhan melakukan intervensi,

Paulus harus ditangkap.

20 Mendengar itu mereka memuliakan Allah. Lalu mereka berkata kepada Paulus: “Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat. 21 Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita. 22 Jadi bagaimana sekarang? Tentu mereka akan mendengar, bahwa engkau telah datang ke mari. 23 Sebab itu, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di antara kami ada empat orang yang bernazar. 24 Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat.

Baca selengkapnya…

TRAGEDI KOMPROMI

2 Juni 2018 1 komentar

Penginjil terkenal Billy Graham barusan meninggal, dan ia dipuji oleh banyak kalangan bahkan beberapa mantan presiden Amerika juga memujinya. Sungguh Billy Graham adalah seorang yang paling dikagumi di sepanjang abad 20 oleh banyak orang Kristen. Tetapi di kalangan Kristen Fundamentalis beberapa hal dalam hidup Billy Graham sangat disesalkan. Ernest Pickering menulis sebuah buku tentang
riwayat Billy Graham yang diberi judul The Tragedy of Compromise. Dalam buku tersebut diulas kehidupan Billy Graham dari dia kuliah theologi di Bob Jones University yang terkenal berposisi Fundamental, dan sebagai seorang pengkhotbah muda Baptis Fundamental, kemudian bergeser hingga terakhir membuat pernyataan yang sangat mengejutkan bukan hanya bagi kaum fundamentalis bahkan termasuk teman-temannya.

Baca selengkapnya…

50 Alasan Mengapa Jemaat Tidak Ke Gereja

50-alasan-mengapa-jemaat-tidak-ke-gereja50 Alasan Mengapa Jemaat Tidak Ke Gereja

  1. Tidak Punya Ongkos atau Kolekte
  2. Tidak Mampu Mengembalikan Persepuluhan dan Memberi Persembahan Tatangan
  3. Terlalu Banyak Sumbangan
  4. Tidak Punya Baju Bagus
  5. Orang Gereja Tidak Ramah
  1. Gembala atau Diaken Pilih Kasih, Lebih Ramah pada Orang Kaya
  2. Diaken Gereja Berkelompok dan Suka Ngobrol
  3. Kurang Diperhatikan dan Jarang Dibesuk
  4. Anak Gembala Nakal-NakaL
  5. Takut Diberi Tugas

Baca selengkapnya…

SATU GEREJA UNTUK ORANG KRISTEN SEKOTA?

Banyak orang, bahkan orang Kristen sendiri, bertanya, mengapakah sampai begitu banyak denominasi gereja? Mengapakah tidak satu saja denominasi gereja? Lihat, agama lain, tidak seperti Kristen yang memiliki ratusan bahkan ribuan denominasi gereja.

Memahami Hakekat Kekristenan
Ketika Allah mendirikan Yudaisme, memang rancangan awalnya adalah ibadah simbolistik ritualistik dan jasmaniah. Sistem ibadah tersebut adalah untuk mengantarkan Sang Juruselamat yang dijanjikan. Semua simbol Sang Juruselamat dimaksudkan untuk mengingatkan manusia pada Sang Juruselamat yang dijanjikan. Semua upacara ritualistik juga bertujuan untuk menggambarkan proses penyelamatan dengan segala makna di baliknya. Penekanannya yang jasmaniah memang untuk dilihat atau diamati agar yang melihat dan mengamati diingatkan pada Sang Juruselamat yang dijanjikan. Baca selengkapnya…

KRISTEN TAK PERLU IMB RUMAH IBADAH

Orang Kristen yang mengerti tentang kekristenan secara benar, tahu persis bahwa orang Kristen bukan hanya tidak membutuhkan IMB khusus rumah ibadah, bahkan orang Kristen tidak membutuhkan waktu ibadah serta tempat ibadah. Umat agama lain mengharuskan orang Kristen mempunyai rumah ibadah dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) khusus untuk ibadah karena tidak mengerti tentang kekristenan. Pemimpin Kristen yang tidak mengerti tentang kebenaran Alkitab tidak sanggup menjelaskan, akhirnya mengikuti seluruh keinginan pemimpin agama lain. Inilah yang sedang terjadi di Indonesia, dan di banyak negara lain.

Sistem Ibadah Kekristenan Berbeda Dari Agama Lain Baca selengkapnya…