Arsip

Archive for the ‘KESEHATAN’ Category

28 Kriteria Terbaru Layak Divaksin Corona, Termasuk Alergi Obat-Makanan

Tak hanya pada tenaga kesehatan, vaksinasi COVID-19 sudah dilakukan ke sejumlah petugas layanan publik hingga lansia. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengeluarkan rekomendasi baru yang layak dan tidak layak divaksin.

Pada rekomendasi sebelumnya, seseorang yang memiliki reaksi alergi obat dan makanan belum tercantum pada daftar penerima vaksin Corona yang layak. Kini, yang memiliki riwayat alergi tersebut diperbolehkan menerima vaksin Corona, salah satu pertimbangan PAPDI untuk mempercepat herd immunity.

“Upaya untuk mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok) pada populasi Indonesia untuk memutus transmisi COVID-19 sehingga diperlukan cakupan vaksinasi yang luas,” beber PAPDI dalam rilis yang diterima detikcom Jumat (19/3/2021).

Termasuk penyakit autoimun dan reaksi alergi anafilaksis, berikut rekomendasi terbaru PAPDI yang layak menerima vaksin Corona.

1. Penyakit autoimun

Individu dengan penyakit autoimun layak untuk mendapatkan vaksinasi jika penyakitnya sudah dinyatakan stabil sesuai rekomendasi dokter yang merawat.

Baca selengkapnya…

Isi Surat Budi Hartono, Orang Terkaya di Indonesia ke Jokowi tentang Penerapan Kembali PSBB Jakarta

13 September 2020 Tinggalkan komentar

Isi Surat Budi Hartono, Orang Terkaya di Indonesia ke Jokowi tentang Penerapan Kembali PSBB Jakarta


TRIBUNNEWS.COM – Pengusaha sekaligus orang terkaya di Indonesia, Budi Hartono, mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Surat Budi Hartono yang ditujukan kepada Kepala Negara ini diunggah oleh pengusaha sekaligus Mantan duta besar Indonesia untuk Polandia, Peter F Gontha lewat akun Instagram-nya, @petergontha, Sabtu (12/9/2020).

“Surat Budi Hartono orang terkaya di Indonesia kepada Presiden RI, September 2020,” tulis Peter Gontha dalam postingannya.

Dalam surat tersebut, Budi Hartono menyatakan tidak sepakat dengan penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Diketahui, DKI Jakarta rencananya akan kembali melakukan PSBB ketat seperti pada awal pandemi mulai Senin (14/9/2020).

Budi Hartono memiliki dua alasan utama kenapa tidak menyetujui rencana PSBB di Jakarta.

Menurutnya, PSBB yang pernah dilaksanakan di Jakarta sebelumnya, terbukti tidak efektif dalam menurunkan tingkat pertumbuhan infeksi.

Alasan kedua, kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta tetap akan mencapai maksimum kapasitasnya dengan atau tidak diberlakukannya PSBB lagi.

Baca selengkapnya…

Ada 6 Tipe Virus Corona Berdasarkan Gejalanya, Ini Daftarnya

AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19.

Ilmuwan menemukan ada 6 tipe virus Corona COVID-19 (Foto: AP Photo)

Jakarta – Para ilmuwan dari King’s College London baru-baru ini menemukan ada 6 tipe virus Corona yang berhubungan dengan tingkat keparahan penyakit. Temuan ini bakal membantu tim medis menentukan siapa yang paling berisiko mengalami dampak fatal.

Dengan menggunakan perangkat lunak artificial intelligence, para ilmuwan menganalisis ribuan kasus COVID-19 dan memetakan gejalanya. Sakit kepala dan penciuman berkurang tercatat sebagai gajala paling umum yang ditemukan di semua cluster.

Tipe paling ringan dari COVID-19 menurut penelitian ini ditandai dengan gejala mirip flu (flu like), baik dengan atau tanpa demam. Gejala pada sistem pencernaan seperti diare ditemukan pada tipe yang lebih parah.null

“Jika Anda bisa memprediksi siapa orang-orang ini pada hari kelima, Anda punya waktu untuk memberi mereka support dan intervensi awal seperti monitoring kadar oksigen darah dan kadar gula, dan memastikan mereka cukup terhidrasi,” kata Claide Steves yang memimpin riset ini, dikutip dari Reuters, Minggu (19/7/2020).

Riset yang dirilis Jumat lalu dan belum mendapat telaah sejawat (peer review) tersebut menggambarkan 6 tipe virus Corona COVID-19 sebagai berikut:

1. Tipe ‘Flu-like’ tanpa demam

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, nyeri otot, batuk, sakit tenggorokan, nyeri dada, tanpa demam.

2. Tipe ‘Flu-like’ dengan demam

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, batuk, sakit tenggorokan, suara serak, demam, nafsu makan berkurang.

3. Gastrointestinal

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, nafsu makan berkurang, diare, sakit tenggorokan, nyeri dada, tanpa batuk.

4. Tipe parah tingkat satu, fatigue

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, batuk, demam, suara serak, nyeri dada, fatigue atau kelelahan.

5. Tipe parah tingkat dua, kebingungan

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, nafsu makan berkurang, batuk, demam, suara serak, sakit tenggorokan, nyeri dada, fatigue, kebingungan, nyeri otot.

6. Tipe parah tiga, perut dan pernapasan

Gejala: Sakit kepala, penciuman berkurang, nafsu makan berkurang, batuk, demam, suara serak, sakit tenggorokan, nyeri dada, fatigue, kebingungan, nyeri otot, sesak napas, diare, nyeri lambung.

Pasien dengan virus Corona tipe 4, 5, dan 6 lebih mungkin membutuhkan perawatan di rumah sakit dan mendapat bantuan pernapasan.

10 Ciri-Ciri Terkena Virus Corona

Vina Oktiani – Wolipop Selasa, 14 Apr 2020 14:14 WIB

Virus corona: Peneliti dan sukarelawan berupaya ciptakan ventilator sederhana untuk pasien covid-19

Foto: BBC Karangan Khas

Para peneliti hingga saat ini masih terus melakukan penelitian mengenai kasus virus Corona baru. Apa saja gejalanya, serta penyakit-penyakit yang bisa ditimbulkan dari virus tersebut. Di Indonesia sendiri saat ini sudah ada 4.557 kasus positif Corona. Sebanyak 380 orang dinyatakan sembuh sementara 399 lainnya meninggal dunia.

Umumnya gejala yang paling sering ditemukan di hampir sebagian besar kasus COVID-19 adalah demam, batuk, dan sesak napas. Tetapi ada beberapa gejala tambahan yang mungkin terjadi, seperti yang sangat mirip dengan flu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, gejala-gejala tersebut dapat muncul mulai dari dua hingga 14 hari setelah seseorang terpapar atau terinfeksi virus. Seperti dikutip dari CNN, berikut ini 10 ciri-ciri terkena virus Corona:

Baca selengkapnya…

Kabar Baik tentang COVID19

COVID-19 GOOD NEWS 

Berita Mingguan 20 Maret 2020, www.wayoflife.org

Kepanikan-kepanikan COVID-19 berlanjut, dengan sekitar 7.000 korban jiwa secara global dan 85 di Amerika. Ada banyak berita baik di tengah kepanikan-kepanikan COVID-19.

* COVID-19 masih merupakan hal kecil dibandingkan dengan influenza, yang telah menginfeksi 36 hingga 51 juta, dirawat di rumah sakit sekitar setengah juta dan membunuh 22.000 dan 55.000 di Amerika saja sejak Oktober (“Influenza Preliminary In-Season 2019-2020,” Centres untuk Pengendalian Penyakit).

Baca selengkapnya…

Haruskah Orang Kristen Khawatir Tentang Virus Corona?

Catatan penulis: Sejak artikel ini pertama kali dipublikasikan, pihak-pihak yang berwenang telah meningkatkan kepedulian mereka, dan penulis sependapat bahwa kewaspadaan kita dalam mencegah penyebaran COVID-19 semestinya meningkat pula. Kepedulian yang bertambah, bagaimanapun, hanya menjadikan kebenaran-kebenaran di bawah ini semakin penting. Menghormati orang lain yang lebih rentan terhadap penyakit (termasuk orang-orang usia lanjut dan yang kurang baik imunitas tubuhnya) seharusnya membuat kita berlaku dengan kehati-hatian dan penuh kasih, sembari meneladankan sifat kekuatan dan pengharapan dari mereka yang mengenal Kristus (Ams. 24:10).

Baca selengkapnya…

Panduan bagi Pemimpin Kristen di Masa Coronavirus

Panduan bagi Pemimpin Kristen di Masa Coronavirus

JUSTIN TAYLOR | 12 MARET 2020

Andy Crouch telah menulis dokumen yang luar biasa. Saya mendorong semua pemimpin Kristen untuk membaca.

Pada saat yang luar biasa ini, para pemimpin lokal — orang-orang yang memimpin kelompok 10 hingga 1.000 orang — mungkin memiliki peluang terbesar untuk membentuk budaya di Amerika Serikat yang pernah mereka miliki. Ini adalah panduan bagi kita yang adalah pemimpin Kristen saat ini.

Crouch berpendapat bahwa dengan kedatangan COVID-19 di Amerika Serikat, kita perlu cepat “mengubah cakrawala kemungkinan” dengan dua cara mendasar:

Baca selengkapnya…

Virus Corona dari Perspektif Orang yang Percaya Alkitab

(Berita Mingguan GITS 7 Maret 2020, penulis: Dr. Steven E. Liauw)

Dalam beberapa bulan terakhir, dunia digoncangkan oleh munculnya penyakit baru, yang pertama dideteksi di Wuhan, Cina. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini disebabkan oleh virus yang disebut virus corona (karena bentuknya yang dalam penampakan mikroskop mirip dengan mahkota), dan akhirnya diberi nama Covid-19. Sampai dengan saat ini, sudah lebih dari 100.000 orang sedunia dikonfirmasi terkena virus ini, dengan lebih dari 3.000 kematian.

Baca selengkapnya…

10 Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona

KOMPAS.com – Kasus virus corona Covid-19 telah mewabah di berbagai belahan dunia. Terbaru, Indonesia mengonfirmasi dua kasus infeksi virus ini telah terjadi.

Hingga Senin (2/3/2020), tercatat lebih dari 89.000 kasus infeksi Covid-19 di dunia dengan lebih dari 3.000 kasus kematian.

Sejumlah pihak yang terkait dengan upaya mitigasi maupun pengendalian penyakit menular telah mengeluarkan berbagai imbauan.

Selain pencegahan, ada juga prosedur yang disampaikan bagi pasien terduga ataupun yang merasa mengalami gejala virus corona Covid-19.

Baca selengkapnya…

Tanggung Sendiri, Ini Risiko Mengonsumsi Mi Instan Berlebihan

mie instanRahma Lillahi SativadetikHealth

Jakarta, Bagi pecinta mi instan, samyang mungkin bukan produk makanan yang asing di telinga mereka. Apalagi samyang punya ciri khas yang menambah popularitas, yaitu sensasi pedas yang menyertai makanan ini.

Makan mi instan sendiri memang terbukti tidak menyehatkan.

Baca selengkapnya…

Kebiasaan Makan Mi Instan yang Tidak Sehat Menurut Pakar

mie instanDetikhealth – Jakarta, Apapun mereknya, entah itu samyang atau mi instan lokal yang beredar di Indonesia, keduanya diklaim sama-sama tidak menyehatkan. Namun bukan hanya produknya saja yang tidak sehat.

Sejumlah pakar sepakat cara pengolahan mi instan yang tidak sehat atau tidak tepat juga ikut memperburuk risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat mengonsumsi mi instan.

Seperti apa kebiasaan makan mi instan tak sehat yang dimaksud? Berikut paparannya, seperti dirangkum detikHealth, Senin (19/6/2017).

Baca selengkapnya…

Ini yang Terjadi Saat Anda Makan Mi Instan Terlalu Banyak

mie instanDetik.com – Jakarta, Karena proses pengolahannya yang kurang tepat dan kandungan gizinya yang tidak memadai, mi instan menjadi salah satu jenis makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Namun nyatanya masih banyak yang tidak percaya dengan klaim ini. Untuk membuktikannya, beberapa waktu lalu, tepatnya di tahun 2011, beredar sebuah video tentang kondisi usus saat seseorang mengonsumsi mi instan.

Baca selengkapnya…