Arsip

Archive for the ‘RENUNGAN’ Category

ADAT DI SEKITAR ACARA KEMATIAN

3 Juli 2017 1 komentar

adat-kematianKematian adalah peristiwa besar dalam kehidupan manusia. Setelah hidup bersama puluhan tahun, tiba-tiba meninggal, dan seterusnya tidak bisa berkomunikasi lagi. Oleh sebab itu peristiwa kematian biasanya sangat sedih, dan ada yang sangat menggoncangkan jiwa. Konsep Alkitab Tentang Kematian Tuhan sudah memperingatkan manusia untuk tidak memakan buah pohon pengetahuan baik dan jahat, karena akan mati. Orang yang memakannya akan dihukum mati. Tetapi Hawa tidak percaya kepada Allah, melainkan lebih percaya kepada Setan, sehingga memakannya, dan memberikannya kepada suaminya. Baca selanjutnya…

Iklan

Contoh Tabur-Tuai dalam Alkitab

hukum_tabur-tuai__galatia_6_ayet-7Ketika Alkitab mengajarkan tentang prinsip menabur dan menuai dalam kehidupan manusia, maka itu bukan teori belaka, melainkan terdapat banyak contohnya di dalam Alkitab. Prinsip tabur tuai ini adalah sebuah bukti bahwa manusia diberikan kehendak bebas, dan juga akal budi untuk memutuskan apa yang patut ditaburnya supaya suatu hari kelak ia menuai hasilnya.

Tanpa akal budi manusia tidak bisa menabur, seperti burung di udara, kata Tuhan Yesus bahwa mereka tidak menabur, hanya menuai. Bukan hanya perlu akal budi, namun juga perlu kehendak bebas, sebab kalau sudah ditetapkan apa yang harus ditabur, juga hasilnya, maka bukan tanggung jawab si penabur lagi melainkan si penetap.

Baca selanjutnya…

Kategori:RENUNGAN Tag:

Dua Macam Dasar

Dua Macam Dasar

Matius 7:24-27 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Baca selanjutnya…

MENABUR MENUAI

28 April 2017 1 komentar

hukum_tabur-tuai__galatia_6_ayet-77 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

 9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. (Gal 6:7-10 ITB)

Apakah Hukum Karma Itu?

Banyak orang bertanya kepada saya, “apakah kekristenan mengenal hukum karma?” Dan saya menjawab mereka bahwa prinsip kekristenan ialah hukum tabur tuai, bukan hukum Karma. Dan biasanya mereka langsung bertanya, apa bedanya? Baca selanjutnya…

3 Model Manusia Bertahan di Akhir Zaman

Kebaktian Umum GBIA Graphe, 24 Juli 2016, 2 Tim 2:3-7
Dr. Andrew M. Liauw

Kedatangan Tuhan Yesus sperti pencuri datang, ada tanda2
Ayat 12-13 hidup beribadah kpd Yesus mengalami aniaya
Dunia ini semakin jahat dan semakin jahat, ada orang yang jd guru palsu, mesias palsu yang menyesatkan orang2.

3 model utk membantu bertahan di akhir zaman:
1. Prajurit yang berdedikasi
Tahan thdp cobaan, susah, dianiaya.
Level pasukan khusus: berani mati, tahan. Baca selanjutnya…

Catatan Harian Sebuah Alkitab

Bible

Sumber : Christiantoday.com

14 Januari: Aku sudah beristirahat lebih dari satu minggu. Pada hari-hari pertama tahun baru, pemilikku sangat giat membuka lembaranku dan membacanya, tetapi sekarang ia sudah melupakanku begitu saja.

25 Februari: aku dikeluarkan dari laci dan dibawa pemilikku ke gereja. Ini adalah kedua kalinya aku dibawa ke gereja pada tahun baru ini. Baca selanjutnya…

Bagaimana Cara Hentikan Amarah Anda?

Efesus 4 26
Beberapa dosa terasa seperti tertahan dan melekat selama bertahun-tahun. Hal ini berlaku bagi dosa yang berurusan dengan amarah dan emosional. Anda dapat melihat satu atau kedua orangtua Anda berjuang dengan itu, begitupun juga Anda. Hal itu terlihat seperti sifat keluarga yang harus dimiliki selama sisa hidup Anda.  Baca selanjutnya…