Arsip

Posts Tagged ‘Budi Asali’

Liputan Debat Terbuka: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

Liputan Debat Terbuka Calvinisme, Apakah Alkitabiah ?

Jawaban.com – Debat terbuka dengan tema “Calvinisme Apakah Alkitabiah?” diselenggarakan Sekolah Tinggi Theologia Graphe (STT Fundamental) di Gedung STT Fundamental, Jalan Danau Agung 2 No. 7, Blok D1A, Sunter Agung, pada Jumat (24/8) lalu.

Acara yang memperdebatkan mengenai dua poin TULIP dari Calvinisme ini menghadirkan dua pihak yakni dari pihak Calvinis (selaku yang pro) diwakili oleh Pdt Budi Asali, M.Div dan Pdt. Esra Alfred Soru, S.Th., M.Pdk dan pihak Baptis Independen (selaku kontra) diwakili oleh Dr. dr. Steven E. Liauw, S.Ked., M.Div., D.R.E., Th.D, dan Ev. dr. Andrew M. Liauw, S.Ked., M.Div.

Adapun kedua poin Calvinisme yang dijadikan sebagai topik perdebatan adalah Unconditional Election (Pemilihan yang tidak bersyarat) dan Perseverence of The Saints (Ketekunan orang-orang kudus).

Seperti diketahui, para Calvinis memercayai bahwa dari sebelumnya Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk masuk ke surga dan orang yang lain untuk binasa/ masuk neraka dan mereka meyakini bahwa orang Kristen tidak mungkin kehilangan keselamatannya.   Read more…

Debat Terbuka: Apakah Calvinisme itu Alkitabiah?

15 November 2012 1 komentar

Debat tentang Kalvinisme (Calvinism Debate) 24 Agustus 2012 di STT Graphe, Sunter
antara:
Dr. Steven E. Liauw, Th.D & Andrew M. Liauw, M.Th berhadapan dengan
Budi Asali, M.Div & Esra Alfred Soru, M.Pdk

Sesi 1: Unconditional Election (Pemilihan Tanpa Kondisi)

Sesi 2: Perseverance of the Saints (Ketekunan Orang-Orang Kudus atau Sekali Selamat Tetap Selamat=OSAS=Once Saved Always Save)

Jawaban.com – Pada hari Jumat 24 Agustus 2012 Sekolah Tinggi Theologia Graphe (Graphe International Theological Seminary) yang ada di Sunter Agung, Jakarta, mengadakan debat terbuka yang membahas tentang pemahaman teologi John Calvin, terkusus tentang poin “Unconditional election/Pemilihan TUHAN Yang Tanpa Syarat” dan tentang “Perseverance of the saints (Ketekunan orang-orang kudus)” Read more…

Debat Terbuka: Kalvinisme Apakah ALKITABIAH?

28 September 2012 9 komentar

Debat Terbuka: Kalvinisme Apakah ALKITABIAH? (membahas 2 point TULIP yaitu Unconditional Election dan Once Saved Always Save / Perseverance of the Saints) antara Pihak Kalvinis Budi Asali, M.Div dan Esra Soru, M.Pdk dengan Kristen Fundamental / Independent Baptist Dr. Steven Einstain Liauw, Th.D dan Andrew Monroe Liauw, M.Th di STT GITS, Sunter.

DVD (6 cd) selengkapnya dapat di pesan ke http://www.graphe-ministry.org dengan harga Rp 120.000,00. Telepon ke (021)-6471-4156.

Kata-kata Penutup dari Suhento Liauw, Th.D selaku pihak penyelenggara/tuan rumah, Rektor STT Graphe dan Gembala GBIA Graphe.

 

 

 

Debat Terbuka: CALVINISME vs Kristen Fundamental

13 Juni 2012 44 komentar

Doakan dan Hadirilah

COMING SOON

Debat  TERBUKA

 VS 

Calvinisme vs Kristen Fundamental

Tema: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

sesi 1 :  Unconditional Election  (= Pemilihan yang tidak   bersyarat).

Ini mengajarkan bahwa dari permulaan segala jaman, sebelum segala sesuatu ada,

Allah sudah menetapkan / memilih orang-orang tertentu untuk selamat / masuk surga,

dan orang-orang yang lain untuk binasa / masuk neraka.

Penentuan / pemilihan ini dilakukan semata-mata berda-sarkan kehendak Allah,

bukan karena apa yang ada atau yang akan ada dalam diri manusia. Read more…

Tanggapan terhadap Artikel Budi Asali tentang Pembahasan Seminar Akhir Zaman Suhento Liauw

12 Juni 2012 55 komentar

Bacalah terlebih dahulu artikel Pdt. Budi Asali, M.Div berikut PEMBAHASAN SEMINAR SUHENTO LIAUW TENTANG ESKATOLOGI

                         Jakarta, 12 Juni 2012

Tanggapan seorang murid dari Dr. Suhento Liauw yang bernama Dji ji liong (belum wisuda /Mahasiswa Theologia) untuk Bapak Pdt. Budi Asali, M. Div atas catatan dan tanggapan tgl 7 Juni 2012 yang berjudul:

ANUGERAH ALLAH  mengenai:

“PEMBAHASAN SEMINAR SUHENTO LIAUW TENTANG ESKATOLOGI.”

Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Suhento Liauw yg memberikan kesempatan dan izin kepada saya untuk memberikan tanggapan kepada Bapak Pdt. Budi Asali, M. Div.

Sebelum menanggapi catatan dan tanggapan Bapak Pdt. Budi Asali (tgl 7 Juni 2012), saya ingin pembaca memperhatikan beberapa ayat Firman terlebih dahulu:

Amsal 10:13 “Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi.

Amsal 10:14 “Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.”

Amsal 14:3 “Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.”

Amsal 15:2 “Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.”

Amsal 15:14 “ Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan.”

Amsal 24:7 “Hikmat terlalu tinggi bagi orang bodoh; ia tidak membuka mulutnya di pintu gerbang.

Pkh. 10:12 “Perkataan mulut orang berhikmat menarik, tetapi bibir orang bodoh menelan orang itu sendiri.”

Keterangan: Point-point (dari no. 1 sampai no. 19) adalah catatan Bapak Pdt. Budi Asali, M. Div atas pernyataan-pernyataan Dr. Suhento Liauw dalam acara seminar tgl: 1 Juni 2012 di Surabaya. Karena point-point yang telah ditulis oleh Bapak Pdt. Budi Asali, M. Div ini dikutip dari penjelasan seminar oleh Dr. Suhento Liauw maka tidak tertutup kemungkinan adanya salah kutip/salah paham oleh Bapak Pdt. Budi Asali, M. Div sendiri terhadap penjelasan dari Dr. Suhento Liauw (sesuai warna tulisan aslinya: diblok warna hitam). Read more…

Pertanyaan Berhadiah BMW Terjawab Sudah !! (Bag 3)

26 September 2009 Tinggalkan komentar

B. Tentang kematian Yesus

Yes 53:8-9a – “(8) Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umatKu ia kena tulah. (9a) Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, …”.

1. ‘Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil’ (Yes 53:8a).

Kata ‘terambil’ maksudnya ‘ia terambil oleh kematian’.

Harus diartikan seperti ini sehingga sesuai dengan kata-kata selanjutnya dalam Yes 53:8c: ‘Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup’.

Juga kalau kita membandingkan dengan Kis 8:33 yang mengutip Yes 53:8 ini, maka jelas bahwa pandangan ini memang benar. Read more…

PERTANYAAN BERHADIAH BMW TERJAWAB SUDAH !! (Bag 4-Ending)

26 September 2009 1 komentar
Kalau ada orang yang tetap mau menyamakan cara orang Yahudi menggunakan istilah dengan kita, itu karepe dewe (semaunya sendiri). Dan akan terjadi kekacauan dalam banyak bagian Alkitab.

Dalam kalangan orang-orang Yahudi ada banyak penggunaan istilah / ungkapan yang mempunyai arti yang khas bagi mereka.

Misalnya:

a. Istilah ‘Anak Allah’ harus diartikan ‘Allah sendiri’ atau ‘setara dengan Allah’.

Yoh 5:18 - “Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuhNya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah BapaNya sendiri dan dengan demikian menyamakan diriNya dengan Allah”.
Read more…