Arsip

Posts Tagged ‘CALVINISME’

8 Khotbah Kebenaran Yang Memerdekakan

26 Desember 2015 Tinggalkan komentar

Dengarkan khotbah-khotbah “Kebenaran yang Memerdekakan”:
1. Mengapa Percaya Ada Allah oleh Dr. Steven E. Liauw
2. Alkitab Satu-Satunya Firman Allah oleh Dr. Suhento Liauw
3. Alkitab Firman Tuhan oleh Dr. Suhento Liauw
4. Bagaimana Mendapat Kepastian Masuk Surga oleh Dr. Suhento Liauw
5. Kepastian Keselamatan oleh Dr. Suhento Liauw
6. Bukti Lahir Baru oleh Dr. Suhento Liauw
7. Mencari Gereja yang Alkitabiah oleh Dr. Suhento Liauw
8. Membahas tentang Kalvinisme oleh Dr. Suhento Liauw

Program “Kebenaran yang Memerdekakan” adalah serangkaian khotbah yang diputar di Radio Berita Klasik, AM 828 kHz, setiap harinya satu khotbah. Khotbah-khotbah ini membahas kebenaran yang teramat penting bagi semua manusia, sesuai dengan tahapan-tahapan yang logis. Khotbah pertama adalah mengenai ada atau tidaknya Allah, setelah itu dilanjutkan dengan khotbah mengenai Alkitab sebagai Firman Allah, untuk menuju kepada pemberitan tentang jalan keselamatan. Bagi mereka yang telah selamat, ada khotbah tentang bukti kelahiran kembali, dan memilih jemaat yang benar. Khotbah-khotbah ini sudah menjadi berkat bagi banyak sekali orang, baik yang belum percaya Tuhan, maupun yang sudah. Karena diberikan dalam bentuk uraian yang argumentatif, maka kebenaran di dalamnya mengajak setiap pendengar untuk berpikir dan merenungkan aspek-aspek terdalam kehidupan manusia. Anda pasti akan mendapat berkat dari “Kebenaran yang Memerdekakan,” dan bahkan akan ingin membagikannya kepada sebanyak mungkin orang.
Selain mendownload khotbah-khotbah ini dari website Graphe, anda juga bisa menikmatinya melalui Radio Berita Klasik, AM 828 kHz, setiap hari jam 10:00 WIB, dan jam 18:00 WIB.
Jika anda ingin memiliki khotbah-khotbah ini dalam bentuk CD (format MP3), silakan hubungi kami atau toko buku Graphe. CD “Kebenaran Yang Memerdekakan” dijual Rp. 25.000 untuk mengganti ongkos produksi.

PREDESTINASI (KALVINISME) VERSUS KEHENDAK BEBAS MANUSIA (ARMINIANISME)

1 Juni 2015 2 komentar

election-free-will-predestinationBacalah dulu Surat Efesus 1, Roma 8-10

Titus 2:11 adalah keseimbangan terhadap bagian-bagian PB yang lain untuk pemilihan. Secara teologis mungkin akan membantu untuk memberikan catatan komentar Dr. Bob Utley dari Roma 8:29 dan 9, serta Efesus 1.

I. Roma 8:29
Paulus menggunakan kata “dipilih dari semula” (proginōskō,”mengenal sebelumnya”) ini dua kali, di sini dan 11:2. Dalam 11:2 ini menunjuk pada perjanjian kasih Allah untuk Israel sebelum waktu ada. Ingat bahwa kata “mengenal” dalam bahasa Ibrani berhubungan dengan hubungan pribadi dan keintiman, bukan pada kenyataan dari seseorang (lih. Kej 4:1; Yer 1:5). Di sini kata ini diikutsertakan dalam suatu rantai peristiwa (lih. ay 29-30). Baca selanjutnya…

Perbandingan DOKTRIN CALVINISME dengan ALKITABIAH

tulipdown2Providensia
C: Semua yang terjadi pada akhirnya disebabkan oleh Allah; Allah adalah penyebab utama dan agen manusia adalah penyebab sekunder.
A: Semua yang terjadi disebabkan atau diizinkan oleh Allah.

Dosa Asal/Original Sin
C: Orang-orang mulai hidup bersalah karena dosa Adam, bahkan sebelum mereka melakukan perbuatan dosa.

A: Orang-orang mulai hidup dengan sifat dosa karena dosa Adam tetapi menjadi bersalah hanya ketika
mereka menjadi bertanggung jawab secara moral dan sadar melakukan dosa.

Mati Rohani 
C: Orang yang belum diselamatkan tidak bisa menanggapi Injil kecuali Allah pertama melahir-barukan mereka. Baca selanjutnya…

Seminar KESELAMATAN ALKITABIAH 31 Maret 2014

23 Februari 2014 5 komentar

Brosur Seminar Soteriologi 2014 - medium

Seminar “Doktrin Keselamatan Alkitabiah“
APAKAH SETIAP ORANG YANG MENYEBUT NAMA YESUS AKAN MASUK SORGA?

Baca selanjutnya…

Liputan Debat Terbuka: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

Liputan Debat Terbuka Calvinisme, Apakah Alkitabiah ?

Debat-Terbuka-UBJawaban.com – Debat terbuka dengan tema “Calvinisme Apakah Alkitabiah?” diselenggarakan Sekolah Tinggi Theologia Graphe (STT Fundamental) di Gedung STT Fundamental, Jalan Danau Agung 2 No. 7, Blok D1A, Sunter Agung, pada Jumat (24/8) lalu.

Acara yang memperdebatkan mengenai dua poin TULIP dari Calvinisme ini menghadirkan dua pihak yakni dari pihak Calvinis (selaku yang pro) diwakili oleh Pdt Budi Asali, M.Div dan Pdt. Esra Alfred Soru, S.Th., M.Pdk dan pihak Baptis Independen (selaku kontra) diwakili oleh Dr. dr. Steven E. Liauw, S.Ked., M.Div., D.R.E., Th.D, dan Ev. dr. Andrew M. Liauw, S.Ked., M.Div.

Adapun kedua poin Calvinisme yang dijadikan sebagai topik perdebatan adalah Unconditional Election (Pemilihan yang tidak bersyarat) dan Perseverence of The Saints (Ketekunan orang-orang kudus).

Seperti diketahui, para Calvinis memercayai bahwa dari sebelumnya Allah sudah menetapkan orang-orang tertentu untuk masuk ke surga dan orang yang lain untuk binasa/ masuk neraka dan mereka meyakini bahwa orang Kristen tidak mungkin kehilangan keselamatannya.   Baca selanjutnya…

Seminar Apakah Kalvinisme Alkitabiah, Selasa 12 Maret 2013

16 Februari 2013 6 komentar

brosur_seminar_kalvinisme_2013

Benarkah semua yang anda lakukan hari ini SUDAH ditentukan Tuhan dari sejak kekekalan? Orang yang akan Masuk Surga dan Neraka SUDAH ditentukan Tuhan sejak kekekalan tanpa melihat apapun dalam diri orang itu? Bisakah Anugerah Keselamatan di TOLAK orang? Tuhan Yesus mati menebus DOSA semua manusia atau dosa sebagian orang saja? Benarkah Tuhan hanya mengasihi orang-orang pilihan saja? Masih banyak topik lainnya akan dibahas secara terbuka dan jujur dalam Seminar ini. Anda bebas tanya jawab! Baca selanjutnya…

Debat Terbuka: CALVINISME vs Kristen Fundamental

13 Juni 2012 44 komentar

Doakan dan Hadirilah

COMING SOON

Debat  TERBUKA

 VS 

Calvinisme vs Kristen Fundamental

Tema: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

sesi 1 :  Unconditional Election  (= Pemilihan yang tidak   bersyarat).

Ini mengajarkan bahwa dari permulaan segala jaman, sebelum segala sesuatu ada,

Allah sudah menetapkan / memilih orang-orang tertentu untuk selamat / masuk surga,

dan orang-orang yang lain untuk binasa / masuk neraka.

Penentuan / pemilihan ini dilakukan semata-mata berda-sarkan kehendak Allah,

bukan karena apa yang ada atau yang akan ada dalam diri manusia. Baca selanjutnya…