Arsip

Posts Tagged ‘CALVINISME’

Debat Terbuka: CALVINISME vs Kristen Fundamental

13 Juni 2012 44 komentar

Doakan dan Hadirilah

COMING SOON

Debat  TERBUKA

 VS 

Calvinisme vs Kristen Fundamental

Tema: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

sesi 1 :  Unconditional Election  (= Pemilihan yang tidak   bersyarat).

Ini mengajarkan bahwa dari permulaan segala jaman, sebelum segala sesuatu ada,

Allah sudah menetapkan / memilih orang-orang tertentu untuk selamat / masuk surga,

dan orang-orang yang lain untuk binasa / masuk neraka.

Penentuan / pemilihan ini dilakukan semata-mata berda-sarkan kehendak Allah,

bukan karena apa yang ada atau yang akan ada dalam diri manusia. Baca selengkapnya…

Iklan

INJIL FILIPI

Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik. Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil, tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara. Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita (Filipi 1:15-18).

Injil Iri Hati

Rasul Paulus mensinyalir ada injil yang agak aneh beredar di Filipi. Ternyata selain ada Injil yang benar dan yang diberitakan dengan tulus ikhlas dan maksud yang baik, terdapat juga injil yang diberitakan dengan maksud tidak ikhlas atau kepentingan sendiri. Baca selengkapnya…

Kategori:CALVINISME Tag:

TOTAL DEPRAVITY (Bag. 3-Ending)

27 Februari 2009 Tinggalkan komentar

arminianDapatkah Kalvinisme mengatakan, bahwa mereka adalah kelompok yang menjunjung Allah dan merendahkan manusia dengan konsep:

• Manusia tidak bebas berbuat baik
• Manusia tidak bebas percaya kepada Allah
• Manusia tidak bisa merespon kepada Allah

Bukankah konsekuensi dari konsep ini, bahwa Allah adalah Pribadi yang sangat bodoh:

1. Memberi perintah untuk memenuhi bumi ini kepada mayat.

Baca selengkapnya…

Kalvinisme – Mengenai Arminianisme

27 Februari 2009 Tinggalkan komentar

Salah satu senjata dari pengikut Kalvinisme, adalah menuduh semua orang yang tidak setuju dengan Kalvinis sebagai penganut Arminianisme. Suatu intimidasi terselubung yang akhirnya mengakibatkan dari pada dikatakan Arminian lebih baik saya mengaku sebagai Kalvinis.

Salah satu hal yang biasanya dilakukan adalah dengan cara menjelek-jelekan Arminianisme. Yang lebih menyedihkan hal ini dilakukan walaupun banyak dari antara mereka yang tidak tahu apa pengajaran Arminianisme (Jacobus Arminius) sebenarnya ataupun membaca hasil tulisan Armenius.

Beberapa kutipan di bawah menjelaskan kebencian kaum Kalvinis yang sangat irasional terhadap sistem Arminian. Dimana kita akan menemukan kebencian mereka yang tidak rasional terhadap sistem Arminian:

* “Arminianisme adalah inti dari kepausan.” (MacLean) Suatu propaganda untuk menyatakan bahwa Arminianisme adalah sama dengan Roma Katolik
* Arminianisme adalah “monster terbesar dan terakhir dari manusia dosa itu; zat inti anti kekristenan.” (Leighton)
* “Saya rasa mungkin saja ada beberapa penganut Arminian yang diselamatkan. “(Palmer).

http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/kalvinisme-mengenai-arminianisme.html

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

1. Tidak benar bahwa hanya ada dua pilihan: Kalvinisme dan Arminianisme.
2. Para penganut Kalvinis sendiri sering berbeda tentang poin-poin Kalvinisme. Di antara mereka ada yang setuju dengan 5 point TULIP, tetapi ada juga yang hanya setuju dengan beberapa point saja.
3. Sistem Kalvinis adalah sistem yang sangat sistematika dan mengandalkan logika, namun hanya didasarkan atas ayat-ayat tertentu saja dari Alkitab.
4. Tetapi karena tidak berdasarkan keseluruhan Alkitab di dalam penalarannya, maka jelas ada banyak hal yang tidak konsisten di dalam sistem Kalvinisme.
5. Kebenaran yang sejati, haruslah sistematika dan masuk akal, tetapi logika yang digunakan haruslah didasarkan pada seluruh Firman Tuhan.
6. Selain itu, kalau kita terus mengajar kelemahan-kelemahan Kalvinisme, mereka sering berkelit, dengan berkata bahwa itu bukanlah Kalvinis, tetapi Hyper-Kalvinis. Suatu tempat persembunyian mereka bila kehilangan posisi dalam berargumen. Padahal itu adalah konsekuensi logis dari TULIP.
7. Hiper-Kalvinisme sulit didefinisikan (macam-macam definisi oleh orang yang berdebat), dan sebenarnya hanyalah menerapkan prinsip-prinsip Kalvinisme secara konsisten.

http://gbiasemarang.blogspot.com/2009/01/hal-hal-yang-perlu-diperhatikan.html

Hasil Sinod of Dort

Total Depravity = Kebobrokan Total. Kebobrokan total dalam konsep Kalvinis adalah manusia tidak bisa percaya kepada Kristus dan tidak memiliki kehendak bebas, manusia kehilangan kehendak bebas untuk percaya kepada Tuhan. Kalau tidak bisa percaya bagaimana manusia itu bisa selamat? Dengan pemilihan yang tanpa melihat kondisi.

Unconditional Election = Pemilihan yang tanpa melihat kondisi. Mereka melihat dari kekekalan dengan konsep pemilihan yang terbatas, pemilihan tanpa kondisi.Orang percaya karena dipilih, bila tidak dipilih, maka ia tidak akan bisa percaya kepada Kristus. Dengan kata lain Allah telah memprogramnya sedemikian rupa. Jadi untuk apakah Yesus datang kedunia? Untuk menebus orang-orang pilihan. Maka muncullah penebusan yang terbatas.

Limited Atonement = Penebusan yang terbatas. Allah hanya memilih sebagian untuk masuk Sorga, dimana yang tidak terpilih masuk ke Neraka. Karena Allah telah memilih orang yang pasti masuk surga, maka kematian Yesus terbatas hanya untuk orang-orang pilihan saja.

Irresistable Grace = Kasih Karunia yang tidak bisa ditolak Manusia telah jatuh dalam dosa secara universal. Karena sudah bobrok, tidak bisa merespon, maka Allah pilih tanpa melihat kondisi dan yang Ia pilih terbatas bagi orang pilihan saja. Oleh karena itu karunia itu tidak bisa ditolak.

Perseverence Of The Saints = Ketekunan orang-orang percaya. Dan ini adalah kesimpulan dari teologia TULIP.

PENGANIAYA ATAS NAMA YESUS

REFORMASI KEPALANG TANGGUNG
Pada 31 Oktober 1517, seorang rahib yang bernama Martin Luther memakukan 95 dalil yang bertentangan dengan kebijaksanaan Gereja Roma Katolik di gerbang gereja kota Wittenberg. Tentu Paus pada saat itu menjadi kalang kabut. Luther sampai pada kesimpulan bahwa Gereja Roma Katolik telah MENYIMPANG JAUH DARI KEBENARAN. Mereka mengajarkan jalan keselamatan yang melalui perbuatan manusia. Contoh yang paling konkrit pada saat itu ialah ‘surat pengampunan dosa’ yang diperjualbelikan.

Sayang sekali Luther tidak melihat bahwa akar permasalahannya ialah baptisan keselamatan (baptism regeneration) , yaitu paham tahyul tentang baptisan yang dimulai jauh-jauh sebelumnya yang mengajarkan bahwa baptisan dapat melindungi seseorang dari gangguan iblis, dari sakit-penyakit, dan memastikan keselamatan. Baca selengkapnya…