Arsip

Posts Tagged ‘FUNDAMENTALIST’

Kongres Kristen Fundamental ke-8

30 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Tanggal 17 Agustus 2006, pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, tepat pukul 08.30, Dr. Suhento Liauw tampil ke mimbar untuk memimpin seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dikarang seorang pahlawan kemerdekaan yang beragama Kristen, Wage Rudolf Supratman. Sesudah bernyanyi Dr.Liauw berkata, “hari ini adalah hari yang berbahagia bagi orang Kristen yang menjunjung tinggi Alkitab di Indonesia. Kita sudah menjadikan hari ini, yaitu tanggal 17 Agustus sebuah tradisi, untuk menyelenggarakan kongres Kristen Fundamentalis Indonesia, dan kali ini adalah yang ke-8. Mengapa kita melaksanakannya di hari kemerdekaan ini? Karena hanya orang yang sungguh dimerdekakan oleh kebenaranlah yang sungguh merdeka. Oleh sebab itu apakah anda sungguh sudah dimerdekakan? Baca selanjutnya…

Iklan

The Fundamentalist Must Know the ‘Storm’

30 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Fundamentalis Harus Mengenal Badai itu

Oleh: Dr. Steven Liauw pada waktu dikhotbahkan diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Andrew Liauw

Apakah semua hadirin masih segar? Tema Kongres kita tahun ini adalah ‘Standing Strong Challenging the Storm’ jadi kita tidak bisa berdiri teguh kalau ngantuk. Pada sesi kedua ini kita akan membahas ‘apa itu storm-nya’. Kaum Fundamentalis dikatakan berdiri teguh menantang badai, kita perlu menyelidiki seperti apakah badai yang akan menerpa kita.

Coba kita buka Alkitab kita dalam II Taw 18:12 (silakan baca seluruh pasal 18) “Suruhan yang pergi memanggil Mikha itu berkata kepadanya: “Ketahuilah, nabi-nabi itu sudah sepakat meramalkan yang baik bagi raja, hendaklah engkau juga berbicara seperti salah seorang daripada mereka dan meramalkan yang baik.” Baca selanjutnya…

Apa yang perlu Anda ketahui mengenai Gereja Fundamental Baptist Independent?

Disusun oleh Gembala GBII Malioboro, Jogjakarta, Gmb. Yakub Harianto

Independent -Dalam pemerintahan dan disiplinnya, setiap jemaat Perjanjian Baru adalah terpisah dan independent dari jemaat-jemaat lain. Tidak ada denominasi atau organisasi atau lembaga lain yang dapat mengontrol jemaat setempat selain jemaat setempat itu sendiri.

Gereja Baptist Independent tidak akan menjadi bagian dalam suatu organisasi nasional manapun yang akan mengontrol keberadaan jemaat setempat. Jadi nama “Independent” digunakan maksudnya adalah bahwa gereja tersebut..
1. Mengikuti pola dan contoh gereja-gereja Perjanjian Baru
2. Hanya tunduk kepada otoritas Firman Allah.
3. Bebas dari intervensi luar.

Perjanjian Baru mengajarkan bahwa Kristus adalah kepala jemaat (Efesus 5:23) dan Gembala Agung (1 Petrus 5:4). Pendeta setempat adalah gembala atau pemimpin jemaat (Ibrani 13:7, Kis 20:28, Ef. 4:11). Gereja Baptist Independent memiliki bentuk pemerintahan di mana tiap-tiap anggota memiliki hak pilih dan setiap urusan jemaat diatur oleh jemaat setempat dengan mengikuti bimbingan Firman Allah. Baca selanjutnya…

Berita Mingguan 21 November 2009

21 November 2009 Tinggalkan komentar

LEE STROBEL BERASOSIASI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG BERBAHAYA
Lee Strobel, penulis terkenal akan beberapa buku apologetika yang dipakai luas, termasuk The Case for Christ, adalah seorang “injili,” dan asosiasinya dengan penyesat-penyesat memberikan peringatan yang nyaring. Pada bulan Januari 2010 ia dijadwalkan untuk berbicara di konferensi Break Forth di Kanada bersama dengan William Paul Young, penulis dari buku The Shack, dan Leonard Sweet, seorang perenung New Age. Lighthouse Trails mengobservasi, “[Walaupun banyak orang mengagumi karya Strobel di masa lampau,] sama sekali tidak mengherankan bahwa dia ikut serta dalam acara Break Forth. Dia mendukung pelayanan anaknya yang bersifat sangat emerging/kontemplatif, yaitu Metamorpha, dia tampil berkali-kali di Crystal Cathedral milik Robert Schuller selama tahun-tahun ini, dan dia terus memiliki koneksi dengan Gereja Saddleback dan Willow Creek, jadi membedakan antara yang benar dan salah bukanlah sesuatu yang menjadi perhatian utama Strobel” (“Why Are Joel Rosenberg and Frank Peretti Appearing With New Age/New Spirituality Sympathizers, ” Lighthouse Trails, 9 Nov. 2009). Orang yang akan berbicara bersama dengan Strobel nanti, Paul Young, menggambarkan Allah sebagai seorang wanita dan mengklaim bahwa Dia tidak menghakimi dosa atau mengirim siapapun ke neraka. Leonard Sweet mempromosikan kerohanian New Age yang universal (semua orang selamat) yang dia sebut New Light dan “kesadaran Kristus.” Dia menggambarkan konsep ini dengan kata-kata “persatuan antara manusia dengan Allah” yang adalah “hal utama dalam semua agama dunia” (Quantum Spirituality, hal. 235). Dia mengatakan bahwa hal yang sama dialami oleh Mohammad, Musa, dan Krishna. Dia mempromosikan Matthew Fox, M. Scott Peck, dan Ken Wilber, orang-orang New Age yang percaya keilahian manusia. Sweet mengatakan bahwa kemanusiaan perlu belajar kebenaran kata-kata Thomas Merton, seorang imam Katolik-Budha, “kita memang sudah satu” (Quantum Spirituality, hal. 13). Baca selanjutnya…

Kategori:BERITA Tag:

SIAPAKAH FUNDAMENTALIS ITU?

Kebanyakan orang Kristen di Indonesia tidak mengenal Kristen Fundamentalis. Yang dikenal adalah kaum Injili, Liberal, Pantekosta, dan Reform atau Protestan. Tahun 70-an di mata sebagian orang Kristen Indonesia, yang alkitabiah adalah yang Injili sedangkan yang Liberal itu salah tanpa pengertian.

Tahun 80-an setelah Stephen Tong mendirikan (Gereja-red) Reform, sebagian orang Indonesia yang kurang informasi berpikir yang berbau Reform itulah yang alkitabiah. Sesungguhnya siapakah Fundamentalis, Liberal, Injili, dll. itu? Apakah ada perbedaannya jika kita menjadi salah satu dari mereka? Ikutilah nasehat Yakobus, “tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit (tidak menegur), maka hal itu akan diberikan kepadanya (1:5). Baca selanjutnya…