Arsip

Posts Tagged ‘hermeneutika’

MENAFSIR DENGAN TEPAT

MORRISMari kita telaah ayat-ayat yang dipakai orang-orang mempromosikan mujizat di akhir zaman.

14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. 17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” 19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. 20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. (Markus 16:14-20 ITB) Baca selengkapnya…

MENAFSIR ALKITAB DENGAN BENAR

bUKU sUHENTO LIAWBanyak orang bertanya, mengapakah dalam kekristenan muncul banyak denominasi?Apakah pengajaran semua denominasi kekristenan sama-sama benar? Apakah pengajaran yang berbeda satu dengan yang lain bisa sama-sama benar? Apakah kebenaran Alkitab adalah kebenaran absolut atau kebenaran relatif? Orang Kristen yang masih sehat pikiran pasti tahu bahwa jika Alkitab adalah firman dari Allah yang satu-satunya, maka kesimpulan yang berbeda-beda tidak mungkin sama-sama benar. Kalau begitu, berarti ada gereja yang salah dan yang benar? Mengapakah bisa demikian? Jawabannya adalah dari cara para pemimpinnya menafsirkan Alkitab. Cara menafsirkan Alkitab adalah penyebab utama adanya kesimpulan yang berbeda-beda. Lalu, cara yang benar seharusnya bagaimana? Baca selengkapnya…