Arsip

Posts Tagged ‘Iman’

I M A N

Sudah kita bahas pada edisi sebelumnya, bahwa pertobatan dan iman tidak dapat dipisahkan. Keduanya ibarat koin dengan kedua sisinya. Keduanya berjalan seiring. Kita tidak bisa bertobat tanpa percaya kepada Yesus Kristus, dan percaya tanpa bertobat dari dosa-dosa kita. Hal itu tidak membawa kepada keselamatan.

Pentingnya Iman

Menurut Alkitab, Iman adalah syarat mutlak untuk mendapatkan anugerah keselamatan (Efesus 2:8-9). Tanpa iman mustahil seseorang dapat berkenan kepada Allah (Ibr. 11:6). Tanpa iman kehidupan rohani kita mati (Roma 1:17, Hab. 2:4). Dengan kata lain, tanpa iman kita tidak mungkin masuk sorga. Artinya jelas, bahwa iman adalah sarana yang dengannya kita diselamatkan (Rm. 10:9).

Jangan salah mengerti. Bukan iman yang menyelamatkan kita. Yang menyelamatkan kita adalah objek iman, yaitu Yesus Kristus. Iman hanyalah sarana, penghubung atau syarat memperoleh anugrah keselamatan dari Kristus. Yesus Kristus harus menjadi objek iman itu sendiri, barulah iman tersebut membawa kepada keselamatan. Baca selengkapnya…

Apakah Seseorang Yang Sudah Diselamatkan Dapat Meninggalkan Iman dan Terhilang

22 November 2011 5 komentar

Apakah Seseorang Yang Sudah Diselamatkan Dapat Meninggalkan Iman dan Terhilang

Ini adalah sebuah topik yang diperdebatkan dengan sengit dalam kalangan orang Kristen. Maka tidak mengherankan bahwa masing-masing pandangan memiliki pendukung setia, dan diskusi biasanya berlangsung dengan semangat dan berapi-api. Namun demikian, kita harus selalu mengingat bahwa yang kita cari adalah kebenaran, bukan sekedar suatu cara untuk mempertahankan pendapat atau doktrin kita.

Seharusnya kita sebagai orang percaya selalu menjadi hamba kebenaran, sebagaimana Paulus katakan: “Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran” (2 Kor. 13:8). Jika anda hanya mencari cara untuk membenarkan apa yang anda selama ini percayai, atau apa yang diajarkan pada anda, maka mata anda tidak akan pernah terbuka. Saya sendiri pernah diajar dan pernah percaya bahwa “sekali diselamatkan, kamu tidak bisa meninggalkan iman.” Saya berusaha untuk mempertahankan ajaran ini mati-matian, sampai akhirnya saya tidak dapat lagi menutup mata pada banyaknya bukti Alkitab bahwa hal tersebut tidak benar. Nah, berikut ini adalah rangkuman dari penyelidikan saya mengenai topik ini, dari Alkitab.

Pertama-tama, marilah kita memperhatikan beberapa hal mendasar mengenai keselamatan. Saya akan paparkan ini dalam bentuk poin-poin, dan setiap poin akan membangun di atas poin sebelumnya, sehingga kebenaran tentang hal ini dipaparkan bukan saja secara Alkitabiah, tetapi juga sistematis. Baca selengkapnya…

Seminar DOKTRIN KESELAMATAN ALKITABIAH 10 Desember 2011 Jogjakarta

22 Oktober 2011 1 komentar

10 Hambatan Iman

2 Juni 2011 1 komentar

Apakah Iman Anda tidak bertumbuh? Mungkinkah Iman Anda dari tahun ke tahun sedikit mengalami kemajuan, atau bahkan mengalami stagnasi – tidak mundur,  juga tidak maju? Hal itu dikarenakan kita gagal mengenali hambatan-hambatan yang menghalangi pertumbuhan Iman kita. Iman tidak berhenti  ketika kita mengambil keputusan percaya dan bertobat kepada Yesus Kristus. Iman harus di jalani, iman harus bertumbuh, berbuah, sampai mencapai tingkat kedewasaan iman. Alkitab dalam 2 Petrus 3:18 dan Efesus 4: 14-15 memerintahkan kita agar bertumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus, dan mencapai kedewasaan penuh.

Dalam perjalanan iman menuju kedewasaaan penuh, iblis dengan tipuan muslihatnya menyebarkan ranjau, jebakan, guna menghambat pertumbuhan iman kita. Iblis tidak akan pernah berhenti mengganggu kita sampai kita terkapar jatuh. Bagaimana mengenali hambatan-hambatan Iman, apa saja yang menjadi hambatan-hambatan iman kita? Baca selengkapnya…