Arsip

Posts Tagged ‘Jokowi-Basuki’

JOKOWI-AHOK Presiden dan Wapres NKRI 2014-2024

27 Desember 2013 1 komentar

Duet Maut Tak Saling Sikut

JOKOWI-BASUKIAhok.Org – Jokowi-Ahok tak hanya menonjol sebagai model kepemimpinan pemerintahan daerah yang penuh terobosan. Keduanya juga menyajikan sinergi unik. Potensi konflik pasangan ini diredam dengan memaduserasikan keunggulan masing-masing. Eksperimen berharga di tengah banyak pasangan yang awalnya bersanding, akhirnya bertanding.

Ada kesamaan antara duet Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Prov. DKI Jakarta 2012, dengan pasangan SBY-JK di Pilpres 2004. Jokowi, sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta itu dan SBY, panggilan presiden, sama-sama rising star politik pada masanya. Elektabilitas Jokowi pasca-pemilihan gubernur Jakarta 2012 terus menanjak, begitu pula tingkat keterpilihan SBY selepas Pilpres 2004. Baca selengkapnya…

Suhento Liauw Jadi PRESIDEN

14 Oktober 2012 2 komentar
Setelah  pulang  dari  block-class  satu minggu penuh di Remnant International  Theological Seminary (RITS),  saya  terpaksa diopname di RS Royal Progress. Dokter mendiagnose  jalan  darah kurang  lancar  di  belakang  otak  yang diperkirakan disebabkan diabetes  sehingga mengalami  vertigo.  Ketika  sejumlah mahasiswa membesuk, dan saat  itu sedang ramai  dengan  berita  kemenangan  Jokowi-Ahok serta kekalahan Pak Hasan Karman di Singkawang,  seorang mahasiswa bertanya, apakah orang Kristen Fundamentalis boleh menjadi  pejabat  negara.  Saya  menjawab bahwa kalau orang baik tidak mau memimpin  maka  orang  jahat  yang  akan  menjadi pemimpin. Lalu dia bertanya lagi, kalau Pak Suhento dipilih jadi Gubernur apakah mau? Saya menjawab, tidak mau, tetapi kalau jadi Presiden, mau, dan semuanya  tertawa. Tentu pertanyaan  berikutnya  ialah,  alasannya? Saya menjawab  bahwa menjadi Gubernur tidak bisa berbuat banyak, tidak bisa membuat negara  ini baik,  tidak bisa membasmi korupsi.
Sistem negara Republik Indonesia sekarang  dalam  bentuk  otonomi  setengah  hati. Gubernur, Bupati, Walikota  tidak memiliki wewenang atas aparat hukum. Polisi  tidak dibawah  Gubernur  melainkan  di  bawah Kapolri.  Seorang  Gubernur  bahkan  tidak berwenang  atas  listrik  di  wilayahnya melainkan  PLN  pusat  yang  di  bawah kementrian  BUMN.  Dan  banyak  lagi ketimpangan  managemen  kepemerintahan yang terkesan otonomi daerah kacau balau. Semua  ini karena kekurangan hikmat pada para elit politik  Indonesia. Baca selengkapnya…

Hasil Akhir Quick Count: Jokowi Kalahkan Foke!

Gambar

Jakarta Tuntas sudah quick count Pilkada DKI yang dilakukan lembaga-lembaga survei. Hasil quick count, pasangan Jokowi-Ahok unggul. Posisi kedua adalah Foke-Nara. Selisih suara Jokowi-Ahok dengan Foke-Nara antara 7-9 persen.  Baca selengkapnya…

Umat Kristen dan Politik

9 Juli 2012 2 komentar

“Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang (Matius 26:52).”

Bila dalam skala nasional manusia Indonesia ramai membicarakan Pilpres 2014, di DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta masa kini orang ramai berbincang soal Pemilukada DKI 2012 yang akan digelar tiga hari lagi. Bagaimana sikap umat kristen ditengah gejolak politik pemilihan kepala daerah/negara itu, pasif, ikut aktif, atau berkelompok mengambil langkah prakmatis berpihak kepada salah satu pasangan calon pilpres/pilkada? Baca selengkapnya…