Arsip

Posts Tagged ‘Musik’

THE RAPPER DEATHSTYLE

Updated April 21, 2010 (first published December 5, 2002) (David Cloud, Fundamental Baptist Information Service, P.O. Box 610368, Port Huron, MI 48061, 866-295-4143, fbns@wayoflife.org)

A study published in the May 2003 issue of the Journal of Personality and Social Psychology found that students who listen to violent music are more likely to act violently. “Across five studies, we found that violent lyrics do increase violent thinking and aggressive feelings,” said lead researcher Craig Anderson of Iowa State University.

Rap is violent music, and it is not surprising that it is accompanied by violence. The following is only a small sampling of this violence.

Rapper Scot Sterling (aka Scot La Rock), whose debut album was titled “Criminal Minded,” died in August 1987 at age 25 of a gunshot wound. Baca selanjutnya…

Kategori:ISU POPULER Tag:

MUSIK: SALAH SATU JENIS RAGI DI TANGAN IBLIS

17 Februari 2010 3 komentar

Musik Duniawi Dalam Gereja Rohani

Banyak orang tidak sadar bahwa Iblis sedang berusaha keras menyusupkan hal-hal duniawi ke dalam gereja, agar gereja menjadi duniawi. Lebih banyak lagi yang tidak sadar bahwa Iblis berupaya memasukkan musik duniawi ke dalam gereja. Dan ternyata ia sangat sukses, karena orang Kristen tidak peduli tentang hal ini. Ketika Iblis berhasil memasukkan musik yang duniawi ke dalam gereja, ia akan perlahan-lahan mengubah gereja itu menjadi gereja duniawi.

Salah satu alasan iblis begitu sukses menyusup masuk ke dalam gereja ialah perangkapnya yang sangat hebat, dan banyak orang Kristen yang masuk dalam perangkap itu. Iblis sengaja menghembuskan paham bahwa “musik adalah netral/amoral.” Artinya musik itu tidak baik dan juga tidak buruk, atau dengan kata lain “tidak punya nilai moral.” Yang membuatnya baik atau buruk ialah pemakainya. Kata mereka bahwa itu hanya pada kata-katanya, isi hati penyanyinya, dsb. Ini adalah kebohongan yang ditelan bulat-bulat oleh kebanyakan orang Kristen. Baca selanjutnya…

Kategori:ISU POPULER Tag:

Southern Gospel Music

30 Januari 2010 2 komentar

Southern gospel is not a single style of music, but is a classification for a broad range of harmonizing, country-tinged Christian music that originated in the southeastern part of the United States. Some Southern gospel is lovely and spiritual and seeks not to entertain the flesh but to edify the spirit. (There are also quartets that are not Southern gospel in style; an example is the Old Fashioned Revival Hour Quartet that was featured on Charles Fuller’s radio program.) We praise the Lord for all Christian music, Southern or otherwise, which doesn’t sound like the world, which has scriptural lyrics, which seeks solely to glorify Jesus Christ and edify the saints, and which is produced by faithful Christians. Sadly, though, much of the Southern gospel incorporates worldly pop, country, ragtime, jazz, boogie-woogie, and rock rhythms, and is oriented toward entertainment. It is the latter that is closely akin to Contemporary Christian Music. As a matter of fact, commercial Southern gospel today is one of the branches of the larger CCM world. Baca selanjutnya…

Kategori:ISU POPULER Tag:

HOMOSEKS, TATO, MUSIK, SEDERHANA

Berikut ini disadur dari Way of Life Ministry

PASANGAN KRISTEN DIDENDA OLEH HUKUM ANTI-DISKRIMINASI DI NEW MEXICO
Pada tanggal 9 April lalu, Jon dan Elaine Huguenin dari Albuquerque, New Mexico, ditetapkan bersalah melakukan diskriminasi terhadap homoseksual dan diperintahkan untuk membayar denda lebih dari $6000. Setelah mereka menolak untuk menjadi fotografer bagi sebuah “upacara komitmen” lesbian, salah satu dari lesbian yang bersangkutan menuntut studio fotografi Huguenin di Komisi Hak Asasi Manusia New Mexico. Jordan Lorence dari Alliance Defense Fund, yang mewakili pasangan tersebut, berkata: “Keputusan ini adalah pengabaian yang mengejutkan terhadap kebebasan beragama dan kebebasan yang dijamin oleh Amandemen Pertama bagi orang-orang beriman, orang-orang Kristen, dan mereka yang percaya bahwa definisi pernikahan tradisional adalah satu orang lelaki dengan satu orang wanita. Ini menunjukkan fakta yang sangat menggelisahkan tentang para aktivis homoseksual, yang menggunakan hukum-hukum non-diskriminasi sebagai senjata melawan orang-orang Kristen dalam dunia bisnis dan di gereja-gereja mereka. Baca selanjutnya…