Arsip

Posts Tagged ‘pertanyaan berhadiah bmw’

Pertanyaan Berhadiah BMW Terjawab Sudah !! (Bag 2)

26 September 2009 Tinggalkan komentar


pembicara dalam dialog

1. Alkitab bisa menuliskan nubuatnya dalam bentuk TYPE, yang lalu digenapi oleh anti-TYPEnya dalam Perjanjian Baru (kebanyakan dalam diri Yesus).

Apakah Type itu?

a. Type adalah hal-hal dalam Kitab Suci yang ditentukan Allah sebagai bayangan dari hal-hal lain yang terjadi sesudahnya.

Jadi, ada 2 hal yang berhubungan, dimana hal pertama terjadi lebih dulu dan merupakan bayangan / Type dari hal kedua yang terjadi belakangan. Hal pertamanya disebut Type; dan hal keduanya disebut Anti-Type. Baca selengkapnya…

Pertanyaan Berhadiah BMW Terjawab Sudah !! (Bag 3)

26 September 2009 Tinggalkan komentar

B. Tentang kematian Yesus

Yes 53:8-9a – “(8) Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umatKu ia kena tulah. (9a) Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, …”.

1. ‘Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil’ (Yes 53:8a).

Kata ‘terambil’ maksudnya ‘ia terambil oleh kematian’.

Harus diartikan seperti ini sehingga sesuai dengan kata-kata selanjutnya dalam Yes 53:8c: ‘Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup’.

Juga kalau kita membandingkan dengan Kis 8:33 yang mengutip Yes 53:8 ini, maka jelas bahwa pandangan ini memang benar. Baca selengkapnya…

PERTANYAAN BERHADIAH BMW TERJAWAB SUDAH !! (Bag 4-Ending)

26 September 2009 1 komentar
Kalau ada orang yang tetap mau menyamakan cara orang Yahudi menggunakan istilah dengan kita, itu karepe dewe (semaunya sendiri). Dan akan terjadi kekacauan dalam banyak bagian Alkitab.

Dalam kalangan orang-orang Yahudi ada banyak penggunaan istilah / ungkapan yang mempunyai arti yang khas bagi mereka.

Misalnya:

a. Istilah ‘Anak Allah’ harus diartikan ‘Allah sendiri’ atau ‘setara dengan Allah’.

Yoh 5:18 – “Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuhNya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah BapaNya sendiri dan dengan demikian menyamakan diriNya dengan Allah”.
Baca selengkapnya…