Beranda > BUKU > 21 Hukum Kepemimpinan Sejati

21 Hukum Kepemimpinan Sejati


2885461_a571444b-d44f-43cc-ab20-0c37fd6b131d_1080_108021 Hukum Kepemimpinan Sejati karya John C. Maxwell

Bro n sis, untuk mendapatkan kepemimpinan sejati, mari pelajari dan terapkan prinsip-prinsip berikut ini :

1. Hukum Katup (The Law of The Lid): Kemampuan memimpin menentukan keefektifan seseorang.

Dick dan Maurice McDonald bersaudara memiliki bakat dalam bisnis resotran. Karena budaya Amerika menjadi tergantung pada mobil, mereka mengembangkan metode untuk menyiapkan makanan cepat saji. Akhirnya mereka fokus untuk menjual hamburger. Namun, McDonald bersaudara gagal ketika mereka berusaha menawarkan franchise untuk usaha mereka. Mengapa? karena mereka kekurangan kemampuan kepemimpinan. Rekan kerja mereka, Ray Kroc, memiliki visi dan keterampilan untuk membuat McDonald mendunia.

2. Hukum Pengaruh (The Law of Influence): Kepemimpinan adalah pengaruh–Tidak Lebih, tidak kurang.

Kepemimpinan sejati tidak dapat anugerahkan, ini haruslah diperoleh. Memimpin dan mengatur adalah dua hal yang berbeda. Manager yang baik belum tentu menjadi pemimpin yang baik. Pemimpin mempengaruhi orang sementara manager fokus untuk melakukan operasi dengan baik. Pengusaha juga belum tentu pemimpin yang baik. Bahkan inovator bisa saja kekurangan kemampuan untuk membangun organisasi. Memiliki banyak pengetahuan juga tidak membuat Anda menjadi seorang pemimpin. Hanya kerja keras dan dedikasi yang dapat melakukannya.

3. Hukum Proses (The Law of Process): Kepemimpinan berkembang setiap hari bukan dalam satu hari.

Jika Anda tidak mengetahui hal yang menjadi kekurangan Anda, Anda tidak akan tahu apa yang perlu Anda pelajari. Ketika Anda mengetahuinya, Anda dapat mulai mengembangkan keterampilan kepemimpinan Anda dengan mengisi hal-hal yang masih kurang. Sementara pengetahuan Anda berkembang, begitu juga kemampuan kepemimpinan Anda.

4. Hukum Navigasi (The Law of Navigation): Siapapun dapat mengemudikan kapalnya, namun hanya pemimpinlah yang dapat menentukan arahnya.

Kepemimpinan memerlukan perencanaan dan perhitungan sebelumnya. Putuskan apa yang akan Anda lakukan, dan beritahu staf-staf kunci tentang tujuan Anda. Berilah waktu bagi mereka untuk menerima peta yang Anda buat. Setiap hari, periksa kembali peta yang sudah Anda tetapkan.

5. Hukum E.F. Hutton (The Law of E.F. Hutton): Jika pemimpin sejati berbicara, orang akan mendengarkan.

Orang yang memegang jabatan, orang yang memimpin rapat, belum tentu seorang pemimpin sejati. Kepemimpinan sejati bergantung pada pengaruh. Orang yang didengarkan orang-orang lain itulah yang merupakan pemimpin sejati. Pemimpin sejati memiliki kekuatan karakter, membangun hubungan baik, dan mengetahui banyak tentang pekerjaan mereka.

6. Hukum Landasan yang Mantap (The Law of Solid Ground): Kepercayaan adalah landasan dari kepemimpinan.

Kepercayaan pengikut Anda adalah aset yang paling bernilai bagi Anda sebagai seorang pemimpin. Orang ingin mempercayai karakter Anda. Jika Anda berbuat salah dan tidak mengakuinya, Anda akan menumbuhkan ketidakpercayaan.

7. Hukum Kehormatan (The Law of Respect): Orang dengan sendirinya mengikuti pemimpin-pemimpin yang lebih kuat dari pada dirinya.

Orang yang kuat mencari pemimpin yang kuat, berdasarkan rasa hormat dan kedalaman karakter.

8. Hukum Intuisi (The Law of Intuition): Para pemimpin mengevaluasi segalanya dengan intuisi seorang pemimpin.

Intuisi adalah sebuah kualitas yang sulit untuk didefinisikan. Anda mengembangkan intuisi seiring berjalannya waktu, melalui pengalaman, tetapi Anda harus siap melaksanakannya dalam satu detakan jantung. Intuisi memampukan pemimpin untuk membaca keadaan mereka, orang-orang lain, dan sumber daya yang tersedia, dan mengintegrasikan pengertian itu sehingga mereka dapat bertindak dengan spesifik di dalam konteks yang lebih luas. Intuisi menawarkan sebuah cara kreatif untuk menghubungkan masalah dengan solusi dengan melihat setiap situasi melalui lensa kepemimpinan.

9. Hukum Magnet / Daya Tarik (The Law of Magnetism): Anda menarik orang-orang yang memiliki kualitas sama dengan diri Anda.

Pada umumnya orang yang Anda tarik akan memiliki kualitas yang mirip dengan Anda. Mereka pada umumnya memiliki sikap, nilai, kemampuan dan pengalaman hidup yang serupa dengan Anda. Jika Anda tidak menarik orang yang Anda inginkan, periksalah keterampilan kepemimpinan Anda untuk menemukan bidang-bidang apa saja yang perlu ditingkatkan.

10. Hukum Koneksi / Hubungan Baik (The Law of Connection): Seorang pemimpin akan terlebih dulu menyentuh hati, baru minta tolong.

Untuk mengkomunikasikan pesan Anda, Anda perlu berhubungan dengan orang-orang dalam tingkat emosional. Bahkan ketika Anda menemui sebuah ruangan yang penuh dengan orang-orang, ingatlah bahwa mereka adalah pribadi. Berhubunganlah dengan mereka sebagai orang yang berbeda. Robert E. Lee menghabiskan waktu di sekitar api unggun dengan tentaranya pada malam sebelum pertempuran besar. Jenderal Norman Schwarzkopf berkata bahwa selama Perang Teluk Persia, dia telah menjabat lebih dari 4000 tangan. Dengan berusaha berhubungan dengan tentara mereka secara pribadi, pemimpin-pemimpin ini tentu mendapatkan dukungan pengikut mereka.

11. Hukum Lingkungan Sepergaulan (The Law of Inner Circle): Potensi seorang pemimpin ditentukan oleh mereka yang paling dekat dengannya.

Untuk membuat organisasi Anda lebih efektif, carilah potensi kepemimpinan kuat di antara orang-orang yang membentuk lingkaran dalam Anda. Jangan menghabiskan waktu berusaha untuk meyakinkan atau menginspirasi orang yang bersikap nega.negatif. Investasikanlah waktu dengan orang-orang yang berbagian dengan visi Anda.

12. Hukum Pemberdayaan (The Law of Empowerment): Hanya pemimpin yang memiliki rasa aman yang kuat yang bisa memberikan kepercayaan dan kekuasaan penuh kepada orang lain.

Kekhawatiran akan keamanan pekerjaan biasanya menghalangi pemimpin untuk memberdayakan orang lain. Sebaliknya, kemampuan untuk mengembangkan pemimpin lain membuat Anda sangat berharga bagi organisasi Anda. Abraham Lincoln mengundang lawan politik dan pengkritik ke dalam kabinetnya karena dia menginginkan nasihat yang baik dari pemimpin-pemimpin yang sama kuat atau bahkan lebih kuat dari dirinya. Ketika Anda memberdayakan orang lain, Anda mengangkat mereka, dan pada prosesnya, Anda mengangkat diri Anda sendiri.

13. Hukum Reproduksi (The Law of Reproduction): Seorang pengikut tidak mungkin melahirkan pemimpin, hanya pemimpin yang bisa melahirkan pemimpin.

Sebagian pemimpin secara alamiah berbakat. Sementara yang lain bisa muncul pada saat ada krisis. Namun, sebagian besar pemimpin diinspirasi dan dibimbing oleh pemimpin-pemimpin lain. Pembimbing terbaik bagi pemimpin yang potensial adalah para pemimpin yang berpengalaman. Menghasilkan pemimpin baru penting bagi perkembangan organisasi Anda. Semakin banyak pemimpin yang Anda miliki, semakin kuat organisasi Anda.

14. Hukum Kepercayaan Terhadap si Pemimpin (The Law of Buy In): Orang percaya dulu kepada sang pemimpin, baru visinya.

Mahatma Gandhi menetapkan cara perjuangan tanpa kekerasan saat menentang penjajahan. Sangatlah sulit untuk menyakinkan orang-orang akan cara ini. Namun, tetap saja berjuta orang mengikutinya. Mengapa? Karena mereka percaya kepadanya sebagai seorang pemimpin sehingga mereka menerima visi dan rencananya.

15. Hukum Kemenangan (The Law of Victory): Para pemimpin mencari jalan agar timnya menang.

Bahkan seorang pemimpin yang ingin menang harus menyadari bahwa kemenangan sering kali adalah hasil perjuangan sebuah tim. Meningkatkan kemampuan tim akan menuntun pada kemenangan. Mencapai kemenangan memerlukan visi bersama, gabungan dari keterampilan dan seorang pemimpin berdedikasi yang memotivasi setiap anggota timnya.

16. Hukum Momentum Besar (The Law of The Big Momentum): Momentum adalah sahabat terbaik seorang pemimpin.

Momentum yang berkelanjutan membuat lebih mudah untuk mengatasi tantangan dan masalah ketika itu muncul.

17. Hukum Prioritas (The Law of Priorities): Para pemimpin memahami bahwa aktifitas/kesibukan belum tentu berarti prestasi

Sekadar aktif tidak berarti Anda menyelesaikan hal yang benar, jadi tetapkanlah prioritas-prioritas. Ini sangatlah penting. Untuk memprioritaskan kegiatan, tetapkan apa yang Anda harus lakukan, aktivitas apa yang menghasilkan keuntungan terbesar dan apa yang membawa penghargaan terbesar. Untuk memaksimalkan usaha Anda, fokuslah pada area-area yang paling produktif.

18. Hukum Pengorbanan (The Law of Sacrifice): Seorang pemimpin harus rela berkorban demi peningkatan.

Kadang-kadang Anda harus melepaskan sesuatu agar Anda dapat maju. Anda akan dipaksauntuk mengambil satu langkah mundur supaya dapat maju dua langkah ke depan. Kadang-kadang ini berarti harus bekerja di luar jam kerja tanpa mendapatkan kompensasi atau apresiasi.

19. Hukum Waktu Yang Tepat (The Law of Timing): Kapan harus memimpin adalah sama pentingnya dengan apa yang harus diperbuat dan harus menuju ke mana.

Sering kali, penempatan waktu yang tepat memiliki dampak yang besar terhadap hasil sebuah peperangan.

20. Hukum Pertumbuhan Yang Eksplosif (The Law of Explosive Growth): Untuk mengalami pertumbuhan, pimpinlah para pengikut. Untuk mengalami pelipatgandaan, pimpinlah pemimpin-pemimpin.

Pemimpin yang mengembangkan pemimpin lain mengembangkan potensial mereka sendiri berkali lipat dan mengaktifkan hukum pertumbuhan secara berlipat.

21. Hukum Warisan (The Law of Legacy): Nilai langgeng seorang pemimpin diukur dari suksesinya.

Pada tahun 1997, CEO Coca Cola Roberto Goizueta meninggal dunia secara mendadak. Krisis semacam ini biasanya membuat kondisi perusahaan menjadi tidak stabil. Namun, Goizueta telah menyiapkan perusahaannya dengan baik. Akhirnya, perusahaan ini tetap kuat. Dengan mengembangkan pemimpin, Anda meningkatkan potensi perusahaan Anda saat ini dan menyiapkan ketahanannya untuk masa mendatang.

Silahkan miliki buku ini,  dapatkan di

https://shopee.co.id/product/21104469/1060916957?smtt=0.0.9

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: