Beranda > KRISTOLOGI, tuhan yesus > BELAJAR DARI IMAN ABRAHAM

BELAJAR DARI IMAN ABRAHAM


BELAJAR DARI IMAN ABRAHAM
Kej 22:1-14, Ibrani 11:17-19
Gembala Dr. Steven Liauw

Abraham pergi ke negeri yang tidak pernah ia lihat, Abraham dengan iman melakukannya.

Abraham juga beriman mempunyai anak.

Namun dalam semua peristiwa, hal yang paling besar adalah saat ia beriman mempersembahkan anaknya.

Tuhan tahu betapa berarti dan bernilainya Ishak bagi Abraham. Tuhan memberitahu harga yang harus dibayar Abraham.

Kisah Abraham mempersembahkan Ishak di Gunung Moria menggambarkan:

1. Allah Bapa mempersembahkan Yesus Kristus bagi kita

Secara Pribadi
Abraham menggambarkan Bapa
Ishak menggambarkan Yesus Kristus.

Ishak dan Yesus lahir secara ajaib, sama-sama anak Tunggal.
Ishak adalah Anak Tunggal Abraham dari istrinya Sara. Ishak inilah Anak Perjanjian yang dijanjikan Tuhan akan dilahirkan istri Abraham Sara.

Keduanya Nama yang spesial diberikan langsung oleh Tuhan

Yesus dan Ishak sama-sama dianiaya saudara sebangsanya.

Bukan hanya kesamaan dalam hal pribadi, namun juga kesamaan dalam kejadian/peristiwa

Peristiwa Abraham mempersembahkan Ishak menggambarkan Peristiwa Penyaliban Yesus Kristus.

Yesus Kristus dan Ishak rela memberi diri dipersembahkan.
Kerelaan dari mereka. Sama-sama memikul kayu di atas bahunya.

Lokasinya sama di Gunung/Bukit Moria dekat Yerusalem

Didapatkan kembali pada hari yang ketiga.

3 hari menuju bukit Moria. Bagi Abraham Ishak sudah mati.

Pada hari ketiga ketika benar2 mau dipersembahkan, Ishak tidak mati. Demikian juga Yesus tidak mati selamanya. Bangkit hari ketiga.

Keduanya terlibat dalam substitusi atau penggantian.

Ishak digantikan dengan Domba.

Yesus Kristus menggantikan kita manusia berdosa. Yesus menggantikan Barabas (tipologi orang berdosa kita)

Lagu no 77  Humnoi “Suatu Hari”  mengandung kebenaran Hidup Yesus Dia kasih, Dia Mati Slamatkan, Kubur Dia hapus segenap dosa, Bangkit, Dia benarkan aku selamanya
Dia kan kembali Hari termulia!

Perbuatan Baik Hasil dari Keselamatan, bukan syarat untuk memperoleh keselamatan
Roma 4

Tidak ada Cara lain, Jalan lain untuk manusia diselamatkan, jika ADA Jalan lain, tidaklah perlu Yesus Kristus datang dan mati.

Adakah manusia yang rela memberikan nyawa anaknya bagiNya?

2. Menggambarkan Kita pada hari ini. Menjadi Teladan bagi kita supaya kita pun melakukan hal yang sama seperti Abraham.
Kita pun dituntut memberikan persembahan kepada Tuhan.

Roma 12:1-2
 1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
 2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Gembala Tabernacle Baptist Church lebih senang mengkhotbahkan agar orang mempersembahkan dirinya daripada hanya dompetnya/hartanya.

Tuhan menuntut suatu hal yang berbeda dari kita: mempersembahkan diri.

Mengapa Abraham sampai rela mempersembahkan anaknya?
Karena IMAN. Ayat 19.

Anak kecil persembahkan 5 roti dan 2 ikan.
Petrus memperbolehkan Yesus memakai perahunya.
Hana mempersembahkan Samuel bagi Tuhan

Apakah mereka menderita kerugian?

Justru yang mereka persembahkan, namanya kita ketahui dan ingat sampai hari ini

Kita pun bisa mempersembahkan korban kalo kita melihat ke depan ada kebangkitan, kehidupan kekal setelah kematian.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: